Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahim Pengganti

Rahim Pengganti

Selly Widya mengira hidupnya telah sempurna saat memiliki suami dan putra yang tampan. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa dirinya hanyalah mesin penghasil keturunan bagi sang suami. Pria itu ternyata memiliki istri lain dan hanya menikahinya demi mendapatkan anak. Dalam kepedihan yang mendalam, Selly harus menghadapi pengkhianatan keji ini. Harapan akan kebahagiaan keluarga yang ia impikan hancur seketika saat ia menyadari posisi sebenarnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Adzan Subuh berkumandang membangunkan Selly dari tidur nya, dirasakan ada tangan yang menggenggam erat tangan nya.

'Mas Rendi.. dia disini' ucap nya dalam hati.

Selly mengusap pelan rambut suami nya, tanpa sengaja gerakan itu membangun kan suami nya.

"Sell, gimana keadaan kamu?" tanya rendi sembari mengusap lembut pipi nya.

"Udah baikan mas, hari ini aku udah boleh pulang, sebenar nya tadi malam juga bisa langsung pulang, tapi Bima kekeh nyuruh aku istirahat di rumah sakit." Balas selly menatap lembut suami nya.

"Maaf ya mas, harus nya aku gk sakit, jadi ngerepotin kamu kan.. padahal kamu lagi kerja". ucap selly lagi

"Enggak Sell udah jangan dipikirin jam 7 nanti kita pulang ya.. kamu bersih-bersih gih"..

*

Tak terasa Kandungan Selly sudah menginjak 9 bulan, tinggal menghitung hari saja dia akan melahir kan, Bima sendiri sejak kejadian di rumah sakit, dia sudah tak tinggal lagi dengan Rendi dan Selly, Ia lebih fokus mengurus pekerjaan nya di bidang properti. Perusahaan nya sudah berkembang dengan pesat. Sesekali Bima akan menjenguk Selly ,dengan membawa makanan yang di idamkan selly. Semntara Rendi seminggu sekali dia tetap mengunjungi istri pertama nya itu.

Pagi itu, saat Rendi tak ada dirumah ,Selly berjalan kecil disekitar teras dan halaman rumah, kata nya itu akan memudah kan seorang wanita yang hendak melahir kan. Deru suara mobil berhenti di depan rumah selly, ia terkejut tatkala Ibu dan bapak nya yang datang.

"Ya Allah bapak ibu.. selly kangen..". Ucap selly yang langsung memeluk kedua orang tua nya bergantian tak lupa pula ia mencium dengan takzim tangan kedua orang yang sudah merawat dan melahir kan nya itu.

"Ayo masuk pak bu."

"Runah kamu besar nak, dimana Rendi.. pasti dia kerja ya?". Tanya Pak hanif pada putri nya.

"Iya pak , sudah dari kemarin Mas Rendi pergi, Selly sendirian di rumah, Bapak sama ibu nginep ya disini". Jawab Selly.

"Nggak apa-apa sama Rendi, Sell.. kalau kami disini?" Tanya bu Siska pelan.

"Enggak bu, nanti Selly yang izin sama Mas Rendi".

*

Malam hari Selly mencoba menghubungi suami nya namun hasil nya nihil, seperti biasa saat Rendi pergi pasti nomor nya selalu tidak aktif.

Selly berjalan mondar mandir di ruang tamu, pikiran nya gelisah sebab ia sudah merasa tak nyaman dengan perut nya sejak tadi pagi.

Pyaaarrr...

Tiba-tiba terdengar seperti balon meletus, Selly mengeluar kan begitu banyak air.

"Ibu...!!" Panggil Selly panik.

"Bu... Air apa ini bu!" Panggil nya lagi.

Pak Hanif dan Bu Siska yang tekejut dengan suara selly lantas lari tergopoh-gopoh menghampiri putri nya.

"Nak seperti nya kamu mau melahir kan, Ayo kita kerumah sakit bu". Ucap Pak Hanif seraya membopong Selly.

Setelah 30 menit menempuh perjalanan , mereka sampai di sebuah Rumah sakit. Pak Hanif dan Buk Siska nampak begitu cemas, bagaimana tidak, menantu nya Rendi sama sekali tidak bisa di hubungi. Beruntung adik sepupu Rendi, Bima mash bisa di telpon dan sdang dalam perjalanan.

Seorang dokter keluar dari ruangan bersalin.

"Suami nya Nyonya Selly??". tanya dokter yang baru saja keluar dari ruangan bersalin.

"Maaf dok, saya ibu dan bapak nya Selly, suami nya belum bisa di hubungi dok, apa ada masalah serius dengan anak saya?". Tanya Bu Siska panik.

"Begini bu, Air yang keluar saat di rumah tadi itu air ketuban bu, saat ini Nyonya Selly hanya pembukaan 1, tidak ada kontraksi sama sekali, jadi kami saran kan untuk segera melakukan operasi caesar bu, jika di biarkan lama takut bayi nya akan kehabisan oksigen." ucap sang dokter lagi menjelaskan.

"Lakukan yang terbaik dok, kami percayakan semua nya pada dokter!". Ucap Bima yang tiba-tiba muncul dari ujung korisor Rumah sakit.

"Baik lah pak". Dokter itu pun pergi meninggal kan mereka.

"Nak Bima?? Syukur lah nak.. Bapak bingung Nak Rendi sama sekali tidak bisa di hubungi." Ucap pak Hanif.

"Maaf kan Rendi ya pak, dia memang begini kalau pergi, tapi saya sudah mencoba mengirimkan dia pesan." jawab Bima lagi seraya duduk di kursi tunggu.

'Sudah tiba waktu rupanya'. Bima bermonolog sendiri dalam hati nya.

Pikiran nya bercabang, apa yang akan terjadi setelah ini. Tak lama ia lalu merogoh saku nya mengeluarkan ponsel nya, mengetik sesuatu lalu menaruh nya kembali.

*

Sementara di tempat lain , Rendi dam Mika tengah menikmati suasana makan malam Romantis di pinggir pantai.

Pikiran Rendi tak serta merta berada disitu,entah mengapa tiba-tiba ia memikir kab Selly, ada rasa cemas disana.

Drttt...Drrrtttt...Drrrttt....

Rendi mengeluarkan ponsel dari saku nya. Pesan dari Bima.

[Selly mau melahirkan.. dia harus operasi karna pecah ketuban duluan sementara tidak ada tanda-tanda jalan lahir, Lo pulang sekarang atau gue seret lo kemari!]

Sontak Rendi mendelik tajam, hal itu disadari oleh Mika.

"Sayang siapa? siapa yang kirim pesan?" Tanya Mika penasaran.

"Selly mau melahirkan, aku harus segera kerumah sakit, Mik, karna Selly mau operasi, aku harus menemani dia di saat seperti ini kan". Jawab Rendi.

"Aku ikut ya mas". Pinta Mika

"Jangan sekarang, waktu nya gak pas, Mik, disana ada Bima, dia pasti marah kalau aku ajakin kamu."

Mika nampak kesal dengan jawaban Rendi, pasal nya Bima sepupu Rendi itu memang tak pernah suka dengam Mika, jangan kan untuk bertegur sapa, sekedar menjabat tangan nya pun Bima benar-benar enggan.

"Gak apa mas, Bima kan udah biasa gitu sama aku, yang penting aku mau liat anak kita.. boleh ya mas... boleh yaaa.. please...". Rengek mika sembari memeluk tangan kekar suami nya itu.

"Jangan sekarang ya.. aku takut nanti Selly curiga". Bujuk Rendi. Bukan tak mau ia mengajak Mika turut pergi bersama, Ia masih bingung harus berbuat apa untuk kelanjutan nya. Lama ia membujuk Mika hingga akhir nya istri nya setuju untuk melepas kepergian suami nya.

Rendi melajukan mobil nya kencang menembus kota Bandung untuk segera menemui istri siri nya itu. Tidak di pungkiri ia juga merasa sedikit khawatir dan cemas tentang keadaan nya dan juga calon anak mereka.

Dirumah sakit, Pak Hanif, Bu Siska dan juga Bima menunggu dengan harap-harap cemas di luar ruang operasi. Tak berapa lama terdengar suara tangis bayi dari dalam.

Ooeeekkk... Ooeekkkkk....

"Apa itu suara anak ku". Tanya Rendi yang tiba-tiba muncul langsung mendekat kearah pintu ruang operasi.

Tak ada yang menyahuti pertanyaannya, hingga seorang perawat keluar dengan menggendong seorang bayi.

"Selamat ya Pak ibu.. Nyonya Selly sudah melahirkan Anak laki-laki.

Deg...

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95KZY" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95KZY
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bertemu Karena Jodoh
8.2
Nasyira terbiasa menikmati kemewahan sebagai putri orang kaya, namun roda kehidupan berputar drastis saat hartanya ludes seketika. Nasib malang menimpa keluarganya ketika sang papa dinyatakan bangkrut total. Kehancuran finansial ini bukan tanpa alasan, melainkan akibat pengkhianatan keji yang dilakukan oleh adik kandung papanya sendiri. Kini, Nasyira harus menghadapi realita pahit setelah orang terdekat menghancurkan seluruh kejayaan mereka.
Sampul Novel Pengkhianatan Sang Pria, Kisah Cinta Tak Tergoyahkan Miliknya
8.5
Ulang tahun ke-22 menjadi mimpi buruk saat tabungan kuliahku di ITB dirampas dua kakak kandungku demi operasi plastik Vanya, adik angkat kami. Mereka mengusirku dan menuduhku egois, lalu asyik berlibur ke Bali tanpaku. Di tengah kehancuran, tawaran proyek medis rahasia selama 15 tahun datang sebagai pelarian sempurna. Aku pergi meninggalkan bukti kebohongan Vanya di meja, memutus ikatan keluarga demi masa depan baru tanpa menoleh ke belakang lagi.
Sampul Novel Cinta Yang Tak Pantas Kupertahankan
8.9
Seminggu sebelum pernikahan, Jimmy menuntut untuk menikahi cinta pertamanya demi memenuhi wasiat terakhir mendiang ibunya. Ia bahkan meremehkan proyek perhiasan bernilai triliunan rupiah yang telah disiapkan bersama. Menyadari ketidakpedulian tunangannya, sang protagonis wanita memutuskan untuk menyerah pada hubungan beracun ini. Ia segera menghubungi keluarganya untuk mencari calon suami baru demi menyelamatkan reputasi dan bisnisnya. Kisah pengkhianatan dan pencarian cinta sejati yang baru pun dimulai.
Sampul Novel Hadiah Menginjak Usia Dewasa
8.1
Menginjak usia dewasa di umur 19 tahun seharusnya menjadi momen bahagia bagi Chika. Namun, catatan hidupnya berubah drastis akibat tindakan tak terduga dari ayah tirinya. Alih-alih perayaan biasa, Chika justru dihadapkan pada situasi traumatis saat sang ayah tiri merobek gaunnya secara kasar dengan dalih memberikan sebuah kejutan ulang tahun yang intim. Kejadian kelam ini menjadi titik balik mengerikan dalam hidupnya, memaksa Chika menghadapi kenyataan pahit di balik kedok kebaikan keluarga tirinya sendiri.
Sampul Novel Istriku Yang Buluk Menjadi Rebutan
8.8
Willia sering kali dipandang sebelah mata oleh suaminya sendiri karena penampilannya yang dianggap tidak menarik. Namun, siapa sangka di balik sosoknya yang sederhana, ia justru menjadi pusat perhatian dan rebutan banyak pria lain yang mengaguminya. Di tengah godaan dan perhatian yang melimpah dari para lelaki tersebut, kesetiaan Willia kini benar-benar diuji. Apakah ia akan tetap bertahan pada pernikahannya, atau justru memilih jalan baru yang lebih dihargai?
Sampul Novel Lelah ku mencintaimu
8.2
Maya telah lama memendam perasaan cinta sendirian kepada Dimas. Keajaiban seolah datang saat orang tuanya menjodohkannya dengan putra rekan sang ayah, yang ternyata adalah Dimas sendiri. Maya merasa sangat bahagia karena impiannya menjadi nyata tanpa usaha keras. Namun, kenyataan pahit muncul karena Dimas sudah memiliki kekasih pilihan sendiri. Akankah perjodohan ini tetap berjalan, dan mampukah Maya memenangkan hati Dimas agar mereka bisa bersatu?