Sampul Novel Bertemu Karena Jodoh

Bertemu Karena Jodoh

8.2 / 10.0
Dalam novel modern Bertemu Karena Jodoh, Nasyira harus menghadapi kejatuhan ekonomi setelah ayahnya dikhianati. Di tengah krisis ini, ia terjebak dalam dinamika kekuasaan billionaire romance novels yang memaksa dirinya berjuang demi martabat keluarga melalui pilihan yang sulit.
Ringkasan Bertemu Karena Jodoh
Nasyira terbiasa menikmati kemewahan sebagai putri orang kaya, namun roda kehidupan berputar drastis saat hartanya ludes seketika. Nasib malang menimpa keluarganya ketika sang papa dinyatakan bangkrut total. Kehancuran finansial ini bukan tanpa alasan, melainkan akibat pengkhianatan keji yang dilakukan oleh adik kandung papanya sendiri. Kini, Nasyira harus menghadapi realita pahit setelah orang terdekat menghancurkan seluruh kejayaan mereka.
Baca Selengkapnya

Bertemu Karena Jodoh Bab 1

"Ma, aku berangkat dulu," teriak Nasyira yang masih berada di tangga untuk menuju lantai bawah. 

Mahasiswa semester lima itu sedang terburu-buru untuk menghadiri kelas, karena dia bangun sedikit siang karena kemarin malam terlalu lama menonton film. Nasyira masih sedikit repot dengan lipastiknya sambil terus menutuni setiap anak tangga.

Melly yang mendengar teriakan dari putri satu-satunya itu langsung muncul dari arah dapur, dia menatap Nasyira yang lagi-lagi seperti itu. Wanita setengah baya itu langsung melipat tangannya di dada.

"Kamu ini kebiasaan banget ya, makanya kalo tidur itu jangan malem-malem. Udah tau kalau hari ini ada kelas pagi, jadi nggak sarapan lagi," omel Melly.

"Aku bisa sarapan di kantin kampus nanti. Dadah, Mama." Nasyira langsung melenggang pergi begitu saja sambil melambaikan tangan kepada mamanya.

Saat di luar, Nasyira langsung menyalakan mesin mobil dan langsung meninggalkan pekarangan rumah. Untung saja jarak antara kampus dan rumahnya tidak terlalu jauh, hanya sekitar sepuluh menit dengan menggunakan mobil. Dalam perjalanan Nasyira terus mengingat apa ada tugas yang belum dibawa atau tidak, karena hari ini adalah mata kuliah dosen yang sedikit killer.

Sesampainya di kampus, Nasyira langsung berlari menuju lantai dua untuk masuk ke dalam kelasnya. Gadis itu sangat bersyukur karena kelas belum dimulai, dia langsung duduk di kursi.

"Buru-buru amat," tegur Shani, teman Nasyira.

"Takut telat. Tapi untung aja nggak," jawab Nasyira dengan napas yang memburu.

"Santai aja kali. Kelas jam pertama diundur setengah jam, kamu nggak lihat chat grup?"

Nasyira mengerutkan alisnya, dia langsung merogoh tasnya untuk melihat pinselnya dan ternyata benar kalau ada pemberitahuan kelas diundur setengah jam. "Hah? Tau gini tadi aku nggak buru-buru," ucap Nasyira kecewa.

Shani yang mendengar itu hanya bisa menertawakan temannya itu. 

Setelah itu, Nasyira melihat lagi tugas-tugas yang akan ia kumpulkan nantinya. Dia tidak ingin kalau sampai ada kesalahan karena itu akan mempengaruhi nilainya.

* 

Setelah kelas selesai, Nasyira dan Shani langsung menuju kantin. Mereka berdua berjalan beriringan, Shani memang adalah teman baik Nasyira sejak dulu sampai sekarang. 

"Aku sangat lapar, tadi tidak sempat sarapan," gerutu Nasyira sambil menggandeng tangan Shani.

Gadis dengan rambut keriting itu hanya menggeleng pelan, ini sudah biasa dia dengar saat kelas pagi seperti ini. "Makan apa pun sepuasnya di kantin nanti, sekarang jangan menggerutu terus," balas Shani.

"Iya."

Sesampainya di kantin, Nasyira langsung memesan semua makanam yang dia inginkan. Dia juga tidak melupakan Shani, Nasyira menyuruh temannya itu memesan sesukanya. Dia selalu saja royal kepada siapa saja, itu sudah biasa bagi Nasyira karena anak orang kaya.

Tentu saja keberuntungan bagi Shani bisa berteman dengan Nasyira. Dia selalu dimanjakan oleh temannya, Nasyira juga tidak pernah memperhitungkan apa pun saat mengeluarkan uang kepada Shani.

"Pesan apa pun yang kamu inginkan. Seperti biasa kamu tidak perlu memasalahkan uang," ucap Nasyira sambil menyeruput kuah bakso pesanannya.

* * *

Saat ini Melly sedang sibuk di rumah, karena setelah ini ada teman-teman arisan yang akan berkumpul di rumahnya. Dia tidak mau melewatkan apa pun, jamuan yang disajikan juga terlihat sangat enak dan mahal. Melly tidak mau repot dengan memasak, dia memesan semua masakan itu di restoran mewah.

Saat ini, wanita setengah baya itu sedang menunggu kedatangan temannnya sambil terus memperbaiki riasannya agar terlihat tetap cantik. Melly sangat modis dengan dress brokat hitanm selutut yang ia kenakan, perhiasan yang di kenakan juga tidak terlalu berlebihan tapi harga setiap bijinya sangatlah mahal.

"Halo, Jeng," sapa seorang wanita dari balik pintu rumah Melly.

Melly yang mendengar hal itu langsung membalikkan badannya dan menyambut kedatangan semua temannya dengan senang hati. "Eh, kalian sudah datang semua. Mari silahkan masuk," ucap Melly.

Empat perempuan dengan perhiasan yang sangat mencolok itu langsung masuk, mata mereka liar mentap keseluruh rumah Melly. Mereka semua terlihat sangat terpukau degan semua interior yang ada di rumah besar itu.

"Sendirian aja, Jeng, di rumah?" tanya ibu dengan sanggul besar itu.

"Iya. Si Nasyira juga lagi ada kelas pagi, suami juga sudah berangkat kerja," jawab Melly sambil mendararkan bokongnya di sofa.

Tak lama setelah itu, seorang pelayan datang dengan membawakan minuman dan beberapa cemilan. Semuanya terlihat antusias untuk bisa mencicipi cemilan itu.

"Silahkan dinikmati dulu makanan ringannya. Setelah itu kita beralih ke makanan berat yang sudah aku siapkan di meja makan," ucap Melly mempersilahkan.

Sehari-harinya Melly memang dihabiskan untuk bertemu dengan para teman-temannya itu. Apalagi yang bisa dilakukan oleh Melly selain itu, menjadi seorang pemilik perusahaan besar membuat dirinya mampu malakukan apa pun tanpa memikirkan uang lagi.

Mereka berlima selalu berkumpul di tempat-tempat yang mewah biasanya, tapi untuk kali ini mereka memilih rumah Melly sebagi markas berkumpulnya mereka.

* * *

Disisi lain, Hendra, suami Melly, sedang berusaha untuk mempertahankan perusahaan peninggalan orang tuanya dari kakaknya yang selalu saja ingin merebutnya. Tapi, Hendra selama ini bisa mengendalikan hal itu. Dia menjaga amanah dari orang taunya dulu agar perusahaan tidak jatuh ke tangan kakaknya, karena mereka tahu kalau Revo tidak akan bisa membuat perusahaan itu maju. Sejak kecil Revo memang selalu malas dan iri dengan semua pencapaian Hendra.

Pria berkacamata itu menghembuskan napasnya jengah, hari ini sudah ada dua investor yang mundur dari proyeknya. Entah apa yang menyebabkan hal itu, padahal Hendra sendiri yang bernego dengan mereka saat itu dan investor itu juga terlihat sangat senang degan kerja sama ini, tapi tiba-tiba saja mereka mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas.

Hendra harus menggali masalah ini dengan jelas, jika terus seperti ini nama perusahannya akan diperbincangkan karena banyak investor yang mengundurkan diri. Hendra memijit kepalanya karena lelah memikirkan hal itu.

"Aku harus melakukan apa lagi sekarang ini," monolog Hendra sambil menyenderkan kepalanya ke punggung kursi. Pria itu menatap langit-langit ruang kerjanya, memikirkan cara apa yang harus ia tempuh untuk bisa menggait kembali para investor itu.

Dia sebenarnya ingin sekali melupakan hal ini dengan orang lain, kepada Melly misalnya, tapi dia takut membuat istrinya itu merasa khawatir kepadanya. Hendra tidak suka jika harus membuat orang rumah merasa khawatir, karena masalah pekerjaan itu adalah masalah yang harus ia selesaikan sendiri.

Sebenarnya Hedran sedikit mencurigai permasalahan ini adalah campur tangan dari kakaknya, Revo. Tapi dia tahu kalau saat ini kakanya itu sedang berada di luar kota, entah melakukan apa. Hal itu membuat dirinya tidak bisa menuduhkan hal ini secara langsung kepada Revo, karena tidak ada bukti apa pun untuk bisa membuktikan kalau Revo ada hubungannya dengan masalah ini.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Bertemu Karena Jodoh

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta Tak Terhalang Usia
8.9
Khawatir dengan perubahan sikap anaknya yang sering melamun dan hilang nafsu makan, seorang orang tua menyadari bahwa sang anak sedang puber dan mengagumi sahabat dekatnya. Saat menceritakan hal ini, sang sahabat ternyata menghadapi situasi serupa karena anaknya sendiri menaruh hati pada orang tua tersebut. Demi masa depan anak-anak, mereka sepakat bekerja sama untuk saling membimbing anak sahabat masing-masing agar memahami esensi hubungan lawan jenis dengan benar.
Sampul Novel Istri Kontrak Tuan CEO
8.4
Hidup Scarlett Piers hancur saat ayah dan ibu tirinya menjebaknya untuk dijual kepada duda tua kaya. Di tengah keputusasaan, Xanders Rilley hadir menyelamatkannya. Pengusaha dingin nan misterius itu menawarkan perlindungan, namun dengan syarat pernikahan kontrak selama satu tahun. Kini Scarlett harus memilih: menerima tawaran Xanders demi membalaskan dendam pada keluarganya, atau justru terjerumus ke dalam lingkaran masalah yang jauh lebih berbahaya.
Sampul Novel Kursi Panas di Kantor
8.9
Giselle Putri Natapradja adalah konsultan senior ambisius di The Converge yang mengincar posisi partner. Namun, jabatan itu justru jatuh ke tangan Akira Hangga Aryanto, pria berpengalaman dari perusahaan ternama. Situasi menjadi rumit karena Akira adalah pria dari masa lalu Giselle saat mereka terlibat cinta satu malam. Kini, di tengah persaingan profesional yang sengit untuk membuktikan siapa yang terbaik, keduanya harus berjuang meredam gairah lama yang kembali membara.
Sampul Novel Pedang Kebenaran Sejati Seri 2
8.1
Permana Brata, putra Prabasari dan Baron Smith, memulai misi baru mencari sang ayah. Berbekal pusaka Pedang Kebenaran Sejati serta teknik Sepuluh Syair Bumi Pertiwi dari Ki Sasmaya, ia menghadapi kerasnya dunia persilatan. Meski lahir dari hubungan gelap, tekadnya tak tergoyahkan. Segala rintangan dan musuh yang menghadang diterjang demi menuntaskan pencariannya. Sebuah petualangan penuh aksi dalam membuktikan keteguhan hati di tengah pahitnya konflik.
Sampul Novel Takdir Yang Salah
7.9
Pilihan Alif untuk menjalin kasih dengan Amel berujung menjadi bumerang bagi hidupnya. Sosok Amel membawa perubahan negatif hingga Alif berani membangkang pada orang tua dan mengabaikan prestasi sekolahnya. Hubungan ini memicu penolakan keras dari keluarga besar, menghadirkan badai ujian yang seolah tiada henti. Di tengah konflik batin dan tekanan eksternal, mampukah Alif dan Amel tetap bertahan tanpa restu, ataukah cinta mereka akan hancur oleh keadaan?
Sampul Novel The Lost Princess (Bahasa)
8.8
Sembilan belas tahun tanpa sosok ayah, hidup Mira berubah drastis usai ibunya wafat. Seorang pria asing misterius tiba-tiba menjemputnya ke Belgia atas perintah sang ayah. Meski sempat menolak, pengusiran oleh sang nenek memaksanya pergi ke Eropa. Di sana, Mira terjebak dalam lingkungan keluarga asing yang penuh kebencian. Bahkan bodyguard yang seharusnya melindunginya justru memusuhinya. Mampukah Mira bertahan di tengah misteri dan konflik keluarga barunya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan