Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahasia Dalam Dendam

Rahasia Dalam Dendam

Selama dua puluh empat tahun, Aurora dan ibunya hidup dalam penderitaan mendalam. Kini, ia bertekad menuntut balas dengan misi tunggal: menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri. Namun, di tengah aksi nekat tersebut, berbagai rahasia kelam mulai terungkap satu demi satu, mengguncang keyakinannya. Akankah Aurora tetap teguh pada niat mautnya saat kebenaran terkuak? Ikuti perjuangan penuh aksi dan misteri ini dalam menuntaskan sebuah dendam masa lalu.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pemandangan yang sungguh romantis, para penonton bersorak dan terlihat tersenyum melihat tontonan yang begitu menggelitik ulu hati.

Pasola restaurant menjadi saksi seorang lelaki tengah bertekuk lutut di depan perempuan cantik memakai dress biru tua, sedang menyatakan cinta kepada wanita pujaan hati.

"Damara Aurora, apakah kamu mau menjadi pacarku?"

Perempuan bernama Aurora lantas tersenyum senang menyaksikan sesuatu yang telah lama dinantikan.

"Aku mau," ucapnya sukses membuat tempat semakin riuh dengan sorakan penonton.

Aurora mengambil bunga mawar yang disodorkan oleh Gama Yoga Wardhana. Seorang pengusaha terkenal dari keluarga sangat terpandang.

Gama lantas berdiri dan langsung memeluk erat dengan perasaan gembira luar biasa karena cintanya telah diterima.

Pemandangan kota Jakarta di malam hari dari balik jendela besar juga ikut menjadi saksi bisu akan ketulusan cinta Gama. Namun, Gama tidak tahu jika Aurora hanya menjadikannya pion.                                                                               

"Akhirnya, kamu masuk dalam perangkapku, kak Gama. Kakakku," batinnya dalam pelukan dengan mata menyiratkan dendam.

***

Di sebuah kamar tidur nan luas dengan dinding bercorak cream dan coklat menjadi tempat ternyaman untuk menenangkan pikiran.

Namun, tidak berlaku dengan pikiran yang ke mana-mana. Ia mengambil ponsel, mencoba menelepon seseorang.

Tidak lama panggilan tersambung. Aurora segera to the point.

"Aku berhasil menjadikan Gama sebagai pacarku, Bi. Dengan begitu aku sudah semakin dekat dengan tujuan menghancurkan mereka."

Irena, dari seberang sana tersenyum senang mendengar keponakannya memberikan kabar amat memuaskan dan membahagiakan, ia tidak sabar menunggu semuanya terjadi.

"Bagus, sayang. Bagus. Bibi sangat bangga kepadamu, kamu sudah mendekatkan diri dengan target yang telah menghancurkan kehidupanmu serta ibumu."

Aurora memejamkan mata, dada bergemuruh hebat menahan dendam di hati. Bayangan kondisi ibunya menjadi kekuatan besar untuk membalas apa yang sudah dilakukan orang tak bertanggung jawab, selama 24 tahun.

"Aku tidak akan membiarkan mereka berbahagia di atas penderitaanku. Mereka harus membayar apa yang sudah mereka lakukan kepada ibu," ujarnya dengan suara membara.

Aurora tidak akan pernah lupa tujuan ke Jakarta setelah 24 tahun yang lalu. Padahal sebelumnya tinggal di Surabaya bersama dengan sang bibi yang telah membesarkan dari kecil.

Jika ditanya perihal ibu. Ia bahkan tidak mendapatkan belaian kasih sayang ataupun obrolan manis. Itulah yang membuat perih. Ibu bernama Salena Kirana Salsabila tidak mengenali sebagai anak.

Dua puluh empat tahun Aurora hidup dengan penuh luka. Dan semua ulah dari seorang lelaki bernama Elviro Aditya Nugraha, ayah kandungnya sendiri.

Setelah sambungan terputus, Aurora duduk di kursi rias, menatap wajah menyedihkan dengan ekspresi datar.

"Elviro, kamu harus membayar apa yang sudah kamu lakukan. Sebentar lagi kehancuranmu akan tiba," geramnya dengan tangan kiri mengepal.

Satu tangan yang masih memegang ponsel memutar sebuah video, membuat Aurora semakin muak.

Keluarga Nugraha sangat terkenal di kalangan masyarakat dan para pebisnis. Pengusaha properti sukses itu selalu menjadi incaran media untuk meliput kehidupan mereka, tak terkecuali liputan 24 tahun lalu ketika lelaki tersebut menangis di hadapan dua gundukan tanah merah.

Di situ seolah nampak jika lelaki itu tengah berduka atas kehilangan istri beserta anaknya. Salena dan Freya Anatasya Nugraha, bayi yang masih berusia enam bulan.

"Dasar pembohong," teriak Aurora menghentikan video tersebut. Begitu marah melihat wajah penuh kesedihan ditunjukkan di hadapan kamera.

"Tega sekali kamu memalsukan kematianku dan ibu demi agar kebusukanmu tidak tercium oleh media. Lelaki sepertimu bahkan tak pantas lagi disebut sebagai ayah."

"Lihatlah, Freya yang kamu anggap telah tiada sudah menjadi besar dan namanya bukan lagi Freya melainkan Aurora."

"Jika Aurora artinya adalah fajar yang berarti matahari terbit untuk menyinari kehidupan gelap. Maka Aurora yang ini tidak ingin menjadi seperti fajar, melainkan menjadi lambang kematian untukmu, Elviro." Ia memandang wajah penuh dendam pada pantulan cermin.

Perempuan itu kemudian membuka sebuah laci, mengeluarkan beberapa kertas print. Terlihat wajah-wajah orang yang berhubungan dengan Elviro.

Pertama, gambar lelaki dewasa. Meski di usia hampir mendekati kepala lima, ia terlihat tampan dan sangat berwibawa. Segera saja Aurora melingkari wajah Elviro dengan tinta merah lalu menuliskan kata 'penjahat'.

Selanjutnya beralih kepada gambar seorang wanita modis berpenampilan memukau dan menor. Walaupun sudah tak terlalu muda, dia masih cantik. Aurora melingkari wajah perempuan tersebut.

"Kamu, kamu juga bersalah karena telah bermain licik di belakang ibuku," tunjuknya pada gambar wanita itu, dia Hazel, istri Elviro. Alias ibu tiri dari Aurora.

Berikutnya, foto seorang pemuda tampan yang tidak lain adalah Gama. Aurora juga melakukan hal sama, melingkari wajahnya.

"Kamu juga bersalah Gama. Karena kamu ada di antara mereka. Darah daging dari Elviro."

Aurora tertawa kecil.

"Aku juga darah dagingnya. Tapi tidak seberuntung kamu," lirihnya.

Mata itu mulai mengembun, iri dengan kehidupan yang dimiliki oleh kakaknya. Sedangkan ia terbuang. Dulu ketika kecil, Aurora harus terbiasa tegar ketika ditanya 'di mana ayahmu?'

Jika anak sudah tidak diakui dan dianggap meninggal, maka bukankah sepantasnya hal wajar Aurora menjawab ayahnya sudah tiada.

Bukan hanya itu demi menghindari bullying yang kerap kali didapatkan di sekolah, Aurora harus menjalani homeschooling demi menjaga mental tetap kuat di tengah keadaan memaksa untuk gila.

Aurora menatap lama foto terakhir, bukan foto terbaru seperti tiga foto lainnya, melainkan foto 24 tahun lalu. Jika pada foto tersebut perempuan itu sudah berusia 46 tahun, berarti sekarang dia telah berumur 70 tahun.

Dia adalah Windy Akila Marsha, nenek dari Aurora. Orang tua Elviro.

"Aku bingung, apakah nenek telah meninggal atau masih hidup. Dua puluh empat tahun lalu nenek diberitakan kecelakaan dalam pesawat yang ditumpangi, tetapi berita lain menyatakan jika nama nenek tidak ada dalam daftar penumpang pesawat."

"Maka kemungkinan bisa saja hari itu beliau tidak menaiki pesawat tersebut."

Bukan hal sulit mencari informasi keluarga Nugraha. Mereka sangat terkenal, wartawan selalu gencar mencari informasi tentang kehidupan keluarga itu.

"Ini sangat membingungkan. Jika nenek tidak ada di pesawat, maka beliau harusnya masih hidup dan kembali pulang ke rumah."

"Selama bertahun-tahun, tidak ada informasi di mana keberadaannya. Bahkan pencarian pun terpaksa dihentikan. Apakah nenek menghilang atau sudah tiada?"

"Sebenarnya, aku tidak punya masalah dengan nenek karena urusanku hanya kepada mereka bertiga, cuman aku penasaran apa yang terjadi sebenarnya?"

Akila bukan target dalam misi balas dendam, begitu berita terpampang di layar handphone, ia tidak bisa menahan diri untuk mencari tahu.

Jika telah buntu seperti ini, jalan pintasnya adalah bertanya langsung kepada Gama. Banyak hal harus dikorek dari sang kakak yang diterima menjadi pacar

Lucu sekali.

Andai Gama tahu, mungkin tidak akan pernah melabuhkan hati pada adiknya sendiri.                    

"Tunggulah kehadiranku di keluarga Nugraha. Akan kupastikan kalian semua hancur!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 7 NAGA BEREBUT RAGA
8.5
Davey Torres, pria lemah yang sering sakit, tak sengaja menelan makanan bermantra yang memasukkan jiwa Raja Naga berusia 12.000 tahun ke tubuhnya. Davey dan sang naga, Chen, terus berselisih hingga Chen mengungkap misi balas dendamnya terhadap keturunan Ming yang tamak. Keluarga Ming telah menghancurkan bisnis keluarga Torres hingga bangkrut. Kini, Davey harus memilih apakah akan bekerja sama dengan Chen demi menghabisi musuh dan merebut kembali Torres Group.
Sampul Novel Gadis Nakal Sang Bidadari Surga
7.9
Ayana adalah pemimpin geng motor The Wild Ants yang terkenal pemberontak. Kenakalannya membuat sang Papa mengirimnya ke pesantren untuk dibina. Di sana, ia terkejut saat mengetahui dirinya dijodohkan dengan Gus Farhan, putra pemilik pesantren. Ayana tak berdaya menolak karena perjodohan tersebut merupakan wasiat terakhir almarhumah ibunya. Kini, ratu jalanan itu harus berjuang menghadapi kehidupan religi dan komitmen pernikahan yang tak pernah ia duga.
Sampul Novel Istri Tercampakkan, Legenda Hukum Bangkit
8.9
Tiga tahun aku membuang karier hukumku demi menjadi istri idaman Baskara Wijoyo. Namun, kesetiaanku dibalas luka saat dia lebih memilih melindungi mantan kekasihnya, Aurelia, dari tumpahan kopi panas hingga membiarkan lenganku melepuh parah. Saat itulah aku memutuskan untuk pergi. Kini, aku kembali ke ruang sidang sebagai Nemesis, pengacara legendaris yang tak terkalahkan. Aku siap menghancurkan reputasi Baskara dalam kasus terbesar yang pernah ia hadapi.
Sampul Novel Pengkhianatannya, Balas Dendam Mafia-ku
8.4
Melihat suamiku merawat selingkuhan mendiang saudaranya yang hamil menghancurkan hatiku. Dalih tanggung jawab keluarga membawanya ke rumah kami, memicu pengkhianatan saat kalung warisan ibuku dirusak sengaja. Tamparan suami demi membela wanita itu menjadi pemicu perang karena ia berani menyentuh putri kepala mafia. Di makam ibu, aku bersumpah membalas dendam. Aku menghubungi ayahku untuk memulai kehancuran total bagi kerajaannya yang tak lagi punya kehormatan.
Sampul Novel Perebutan Hati Kekuasaan
9.5
Upaya Aeliana melarikan diri dari cengkeraman Lord Zorian Valen selalu berujung kegagalan. Meski sang mafia dikenal kejam, pesona Zorian tetap memikat hati Aeliana sejak kecil. Namun, situasi menjadi rumit saat kakak tirinya, Orion Valen, kembali dan memicu perebutan kekuasaan. Terjebak dalam intrik keluarga, Aeliana dipaksa melayani Orion hingga terjerat hubungan gelap yang tak terduga. Kini ia terjepit di antara cinta lama dan ambisi pria yang ingin memilikinya.
Sampul Novel SANG MATAHARI
9.1
Menjelajahi hutan rimba yang sarat akan keajaiban serta aura penuh misteri, Aria Stormheart melangkah maju dengan penuh keteguhan. Sosok petualang pemberani ini membawa pedang bercahaya yang selalu setia tergantung di pinggangnya. Di tengah perjalanannya, Aria merasakan perpaduan antara gejolak kegembiraan dan rasa cemas yang menyelimuti hati. Setiap langkahnya di dunia fantasi ini menjadi bukti keberanian sang penjelajah dalam menghadapi segala tantangan.