Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel PRIME MINISTRE'S DAUGHTER

PRIME MINISTRE'S DAUGHTER

Ken terobsesi menikahi Eleanore, putri perdana menteri yang dingin, hingga nekat memakai cara licik. Namun, setelah resmi menikah, Ken mengungkap rahasia kelam masa lalu istrinya yang memicu kebencian mendalam. Eleanore yang awalnya merasa bahagia karena cinta keponakan raja itu, kini harus menderita akibat perubahan sikap Ken yang drastis. Meski hatinya hancur disakiti sang suami, Eleanore tetap bertahan dalam cinta di tengah konflik masa lalu yang sulit dimaafkan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Namaku Eleanore dan semua orang memanggilku dengan El atau Leanore. Sejak kecil hidupku sudah diatur dengan tata cara kerajaan. Paman Pedro adalah menantu dari kerajaan yang ada di negara ini. Aku dibesarkan tanpa mengenal seorang ibu. Kata kakak pertamaku, ibu meninggal saat melahirkan di usia yang tidak begitu muda lagi.

Ibu pemain harpa yang terkenal di masanya. Sejak ibu meninggal ayah tidak pernah mengijinkan siapapun untuk memainkan alat musik itu. Ayah tidak pernah dekat denganku. Aku tidak tahu apa yang menjadi sebab ayah tak pernah mau mendekatiku. Apakah ayah begitu membenciku? Apa aku yang menjadi sebab ibu meninggal?

Di kastil ini yang disebut rumah bagiku adalah pemberian raja untuk ayah karena jasanya. Ayah adalah perdana menteri kepercayaan raja. Apakah aku beruntung bisa hidup dengan segala kemewahan di kastil ini? Tidak. Aku justru membenci tempat ini di mana semua serba diatur.

Aku memiliki dua pengawal pribadi yang setia menemani kemanapun aku pergi. Bukan itu yang kuinginkan. Aku ingin kebebasan yang tak pernah dimiliki olehku sejak lahir.

"Anda belum tidur, Nona?"

Bibi Brigith adalah kepala rumah tangga yang mengurusi segala keperluan di kastil ini. Beliau juga yang menjaga aku ketika masih bayi. Aku sudah mengganggap beliau adalah ibu.

"Belum, Bi.''

"Cepatlah tidur, Nona. Jangan sampai Tuan Naval tahu jika anda belum tidur." Bibi Brigith selalu memperhatikanku layaknya anak yang masih kecil.

"Apakah kakak pertamaku selalu datang ke sini, Bibi?" Bibi menyelimuti dan mematikan semua lampu kamarku.

"Iya Nona. Tuan Naval senantiasa berada di kamar nona sampai benar-benar anda terlelap."

Aku tahu Naval selalu datang tiap malam hanya untuk menjagaku sampai aku benar - benar tertidur.

"Sampai bertemu esok, Nona. Di depan kamar anda pengawal yang mengawasi anda." Bibi menutup pintu kamarku.

Pintu kamarku hanya bisa di buka melalui sensor mata. Tidak semua orang bisa memasuki kamarku. Ayah merancangnya seperti itu. Di depan kamar dan di luar kamarku selalu ada penjaga yang mengawasi 24 jam.

Sekali - kali aku ingin pergi tanpa adanya pengawalan tapi ayah semakin memperketat penjagaan ketika aku berusaha kabur untuk menyendiri. Aku tidak memiliki teman yang benar - benar sudi bersahabat denganku. Rata - rata mereka semua mundur jika aku dekati. Apakah sebegitu menakutkannya kekuasaan yang ayah miliki?

"Andai ada yang menyelamatkan aku dari penjara ini."

*******

Kampus ini benar - benar membuatku muak. Ya tahu sendirilah. Aku merasa ingin muntah berada di sini. Kampus elite yang terletak di kota besar yang dibangun oleh keluarga kerajaan ini terkenal dengan anak didik dan dosen yang berkualitas. Mungkin nantinya akan dijadikan pejabat negara.

"El, siang bolong melamun lagi." Jason menegurku dengan tepukan keras.

"Siapa juga yang melamun. Dasar beruang."

Hanya Jason yang membuat aku nyaman berteman dengannya. Aku dan dirinya bukan hanya berteman, tetapi dia layaknya saudara bagiku. Jason hanya terpaut 3 bulan. Dia lebih tua usianya. Kami sama - sama mengambil jurusan Ekonomi hal yang tak aku sukai. Ayah yang menentukan bukan aku yang putuskan.

"Setelah selesai ayah akan mencarikanmu jodoh dan menikah."

Nah buat apa aku kuliah jika ujung - ujungnya aku bakalan menikah dengan orang yang tak aku kenal?

Oh, ya kembali lagi ke topik awal. Jason ini adalah anak dari sahabat baik keluargaku. Hanya dia teman pria satu-satunya yang boleh berkunjung ke kastil.

Jason termasuk anak dan cucu pengusaha terkenal di New York dan juga mafia yang tak bisa disentuh oleh hukum, karena itulah ayah begitu akrab dengan ayahnya Jason.

"Tumben hari ini kamu nggak banyak bicara, El?" Jason melototiku pas di depan wajahku.

"Apaan sih Jas?" Kusingkirkan wajahnya dengan tanganku. Dia malah tertawa. Dasar aneh.

Tidak banyak yang tahu jika aku ini sebenarnya bukan seorang yang pendiam dan tidak suka bergaul. Di depan Jason dan Naval saja aku bisa menjadi diriku sendiri.

"Keluar yuk. Aku ingin makan Tuna Salad di kantin," ajakku menggandeng tangannya.

"Memangnya boleh sama pengawalmu tuh kamu makan di kantin?" Dengan enggan Jason mengikutiku.

Di kampus ini hanya Jason yang menjadi temanku yang lain cuek dan tak ramah. Meskipun menyapa hanya tersenyum tipis saja. Aku melirik ke seluruh penjuru lorong ternyata dua tengil itu tidak ada. Kemana tuh dua tengil?

"Ya udah kalau kamu nggak mau aku bisa ke sana sendiri."

"Aku temanin, El. Nanti bisa - bisa kakakmu itu bakal marah sama aku."

"Nggak mungkin mereka marah sama kamu, Jason. Ayah dan kakekmu itu kan ditakuti semua orang."

"Terserah kamu saja deh. Aku selalu kalah berurusan denganmu."

Memang beginilah keseharian kami, kadang bertengkar dan kadang bagai kucing tikus. Karena itulah kami berteman akrab.

*****

"Maaf Nona Muda, kami sedang makan siang tadi."

Dua pengawalku itu tampak tersengal karena belarian. Aku menghela napas, tentu saja mereka harus makan siang. Kenapa harus meminta maaf padaku?

"Kalian ini aneh. Untuk apa meminta maaf? Bukannya ini sudah waktunya makan siang?"

"Ya kami takut kalau anda jauh dari jangkauan kami," sela Juliano mengelap keringatnya.

"Aku tak mungkin kabur, Hellen. Di manapun aku bersembunyi ayah akan mengerahkan tenaganya untuk mencariku."

Meski aku bersembunyi di bawah lautanpun ayah akan menemukanmu dengan bantuan paman.

"Ayo Nona. Kita segera pulang. Anda harus pergi ke pernikahan tuan putri raja."

"Boleh tidak ya aku tidak pergi?" Aku menggoda mereka dan mereka seketika membisu dengan bibir yang ditekuk.

"Ya nggak mungkin aku nggak pergi, Juliano. Bisa-bisa aku akan dihukum oleh ayah."

Setiap pertemuan yang dihadiri kerajaan membuatku tak menyukainya. Banyak mata yang memandangku dengan tatapan palsu. Mereka hanya ingin berkenalan denganku tak tulus hanya karena ayah bekerja untuk raja.

"Nona, melamun?" Hanna menyeletuk sambil memegang pundakku.

"Aku nggak melamun kok," kataku mengusap poninya yang ia potong. Penampilannya berbeda.

"Ya sudah yuk kita pulang."

Kalau boleh memilih aku ingin naik sepeda motor bersama Jason. Tapi lagi-lagi terhalang aturan yang harus aku taati.

Pernah sekali aku bersama Jason dan bukannya Jason yang kena marah karena telah mengajakku. Justru akulah yang dihukum ayah. Sejak saat itu Jason tak pernah mau lagi bersamaku kecuali ia membawa mobil.

"Hellen, untuk kali ini biarkan aku memilih gaunku sendiri ya?" pintaku dengan wajah memelas tentunya.

"Tapi nona. Gaun anda sudah dipersiapkan untuk nanti malam."

Aku hanya bisa menghela napas panjang. Benar-benar memuakkan menjadi diriku yang tak bisa melakukan apa keinginanku sendiri.

"Oh ya kalian itu sedang pendekatan? Tumben kalian tak bertengkar?"

"Dan cincin kalian pun sama."

"Wah nona. Ini hanya hadiah saja kok," kata mereka bersamaan gugup.

"Ya sudah kalian pacaran saja. Aku mendukung kalian," sahutku sembari meninggalkan mereka yang sedang adu pendapat lagi.

Aku ingin ada seseorang yang membawaku pergi dari sangkar emas ini. Namun adakah seseorang itu?

=Bersambung=

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Masuk Tiga Besar Daftar Orang Terkaya di Negara Ini
7.9
Dunia runtuh saat aku divonis tumor otak, tepat ketika suamiku, Ethan Wood, berselingkuh dengan manajernya. Menolak menutupi skandal mereka, aku memilih bercerai dan mengejar impian yang tertunda. Tanpa diduga, investasi impulsif dan galeri seniku sukses besar hingga hartaku melesat ke jajaran tiga orang terkaya di Preayork. Di tengah ejekan Ethan soal sisa umurku, keajaiban muncul: dokter menyatakan diagnosis tumor itu salah. Kini, aku siap berkuasa.
Sampul Novel Anakmu Bukan Anakku
8.0
Edwin Yogaswara terkejut saat dipaksa Gunadi untuk menikahi putrinya, Melati Anastasia. Kemarahannya memuncak ketika mengetahui Melati yang sombong itu ternyata sedang hamil lima bulan. Merasa dijebak dan ditipu mentah-mentah, Edwin harus menjalani pernikahan penuh tekanan ini dengan hati dongkol. Akankah benih cinta muncul di tengah ego mereka yang tinggi, ataukah rumah tangga ini hancur karena pengkhianatan? Ikuti perjalanan pelik mereka.
Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Ibu tiriku menikah dengan ayah 8 tahun lalu, dia dari keluarga yang sangat kaya, entah mengapa dia bisa menikah dengan Ayah yang pekerjaannya hanya bermain wanita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhadap wanita-wanita, entahlah, aku tidak begitu jelas, dan Ayah pun jarang pulang. dia tidak berada di rumah selama berhari-hari dan tidak tahu cara mengurus keluarga. Aku hanya tinggal berdua dengan Ibu tiriku, aku di anggap anaknya sendiri, tetapi kebiasaan Ibu berpakaian Sexy sangat menggangguku. AKu menyukai seorang gadis, dia teman SMA ku dulu, Nama nya Rania. AKu sangat menyukainya, tetapi Ibu tiriku?...
Sampul Novel DIKIRA MISKIN
8.0
Yudi dan Antika kerap menjadi sasaran cemoohan para kakak ipar yang memandang rendah kondisi ekonomi mereka. Di balik hinaan tersebut, pasangan ini sebenarnya telah meraih kesuksesan besar selama menetap di kota. Begitu fakta kekayaan mereka terungkap, sikap sinis keluarga besar seketika berubah menjadi upaya untuk mendekat demi keuntungan pribadi. Akankah Yudi dan Antika menerima perubahan sikap yang mendadak ini setelah sekian lama diremehkan?
Sampul Novel Gairah Suami Perkasa
8.0
Marvin Rock adalah sosok lelaki yang memiliki segalanya, mulai dari kekayaan melimpah hingga kekuasaan besar. Meski dikelilingi oleh banyak wanita hebat yang memuja statusnya, Marvin tetap mengutamakan ketulusan hati di atas segalanya. Kehidupannya penuh dengan gairah dan dominasi, bahkan sang istri sendiri mengakui keperkasaan suaminya dengan penuh rasa bangga. Inilah kisah tentang kekuatan, harta, dan pesona seorang pria yang tak tertandingi di dunianya.
Sampul Novel Ngejar Dari Sekolah
7.9
Airy Julietta begitu mengagumi Nickolas Edsel Sanders, pemuda cerdas yang terus menolaknya dengan kata-kata kasar. Meski disakiti, Airy tak menyerah hingga membuat sahabatnya, Rayna, merasa gemas. Rayna justru berharap Airy berpaling pada murid baru bernama Mark yang tulus mencintainya. Saat perpisahan SMA tiba, Airy bertekad menyatakan perasaannya sekali lagi. Akankah ambisinya terwujud? Ikuti lika-liku hubungan mereka yang berlanjut hingga masa kuliah.