Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pria Impiannya, Sahabat Terbaiknya

Pria Impiannya, Sahabat Terbaiknya

Lima tahun membangun bisnis bersama Danu berakhir tragis bagi Maya. Di hari perayaan, Danu justru bermesraan dengan sahabat Maya, Karina. Pengkhianatan memuncak saat Danu lebih membela Karina hingga Maya mengalami patah kaki akibat kecerobohannya. Puncaknya, liontin warisan nenek Maya dijadikan mainan anjing oleh mereka. Muak dengan sikap dingin Danu yang terus memihak Karina, Maya akhirnya memutuskan pergi membawa luka hati dan fisik yang mendalam.
Bab
Bagikan

Bab 2

Danu bersikeras mereka harus sarapan di luar untuk merayakannya. Dia berlari kembali ke atas setelah menyadari dompetnya tertinggal.

Alina turun ke garasi parkir.

Dia membuka pintu penumpang mobil Tesla milik Danu.

Karina sedang duduk di sana, memoles lipstik di cermin rias.

"Hai, Alina! Aku juga belum sarapan. Semoga kalian tidak keberatan kalau aku ikut!" kata Karina, suaranya manis memuakkan. "Oh, dan kamu suka smart hub baruku? Keren banget."

Dia menunjuk ke perangkat desainer yang ramping dan terpasang di konsol mobil.

"Astaga, kamu nggak benar-benar suka model standar yang besar dan jelek itu, kan?" tanyanya, matanya melebar dengan kepolosan palsu.

"Keluar," kata Alina, suaranya dingin. "Kursi penumpang itu kursiku. Kamu bisa duduk di belakang."

Dia tidak ingin membuat keributan. Dia hanya ingin semua ini berakhir.

"Nggak ah, kayaknya aku di sini saja," kata Karina, menatap Alina dari atas ke bawah. "Aku begadang semalaman... networking. Aku capek banget!"

"Aku bilang sekali lagi. Keluar," suara Alina rendah, dengan nada berbahaya.

"Kalau bisa," Karina menyeringai, memainkan smart hub desainer itu. "Kurasa aku pantas mendapatkan tempat ini."

Amarah yang panas dan tajam meledak di dalam diri Alina. Ia mencengkeram lengan Karina untuk menariknya keluar dari mobil.

"Aduh! Alina, sakit tahu!" Karina tiba-tiba menjerit, melirik ke belakang bahu Alina. "Oke, oke, maaf, aku pindah!"

Kemudian Karina menjatuhkan dirinya ke samping, terguling keluar dari mobil dan jatuh ke lantai beton. Smart hub desainer yang dipegangnya berderak di sampingnya.

"Alina, kamu ini kenapa, sih? Dia itu temanmu!" teriak Danu. Dia mendorong Alina ke samping dan menggendong Karina ke dalam pelukannya.

Tangan Karina hanya tergores sedikit. Dia membenamkan wajahnya di dada Danu dan mulai terisak-isak.

"Danu, ini salahku," rengeknya. "Seharusnya aku tidak mencoba ikut dengan kalian. Aku hanya ingin merayakannya dengan bosku..."

Danu menatap Alina dengan tajam. "Dia hanya ingin sarapan bersama kita. Kamu punya masalah serius, ya? Menyerang temanmu sendiri."

Dia memunggungi Alina.

"Kamu jelas tidak lapar kalau punya energi sebanyak ini untuk menyerang orang. Diam di rumah dan tenangkan dirimu."

Dia dengan lembut menempatkan Karina di kursi penumpang, lalu masuk ke sisi pengemudi tanpa melirik Alina sedikit pun. Dia menginjak gas dengan kasar dan melesat pergi.

Ban belakang mobilnya menghantam kakinya saat mobil itu keluar dari tempat parkir.

Suara retakan yang mengerikan menggema di garasi. Alina ambruk, suara tulangnya yang patah bercampur dengan derit ban mobil.

Danu melakukannya dengan sengaja.

Saat mobil Tesla itu menghilang, rasa sakit yang membakar menjalar ke kakinya. Inilah pria yang telah dicintainya selama lima tahun. Dia tega meninggalkannya dalam keadaan patah tulang di lantai garasi hanya karena sebuah kebohongan.

Alina mengeluarkan ponselnya dan memesan Gojek untuk membawanya ke UGD.

Hasil rontgen mengonfirmasinya: retak rambut pada tulang fibulanya. Dia membutuhkan gips dan kruk.

Tawa getir dan kering keluar dari bibirnya. Ini bagus. Sekarang tidak akan ada keraguan lagi. Tidak ada momen kelemahan.

"Alina? Kamu baik-baik saja?"

Bima Wijaya bergegas masuk ke UGD, dahinya basah oleh keringat. Dia melihat gips di kaki Alina, dan matanya menjadi gelap karena campuran amarah dan kekhawatiran.

"Alina, maafkan aku tidak ada di sana."

Dia dengan lembut mengangkat Alina ke dalam pelukannya dan membawanya ke mobilnya. Dia dengan hati-hati meletakkannya di kursi penumpang dan memasangkan sabuk pengamannya. Wajahnya dekat, kepeduliannya nyata dan terasa. Itu adalah jenis keintiman yang tidak pernah dia dan Danu miliki.

"Ke mana?" tanyanya lembut.

"Bawa aku kembali ke apartemen," kata Alina, menatap ke luar jendela. "Ada beberapa barang yang harus kuambil."

Hidup bersama Bima mungkin tidak akan seburuk itu. Dia tidak pernah menyalahkannya. Dia tidak pernah meninggikan suaranya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Wanita Biasa
8.6
Madina kembali bertemu Adnan, mantan suami yang mengusirnya akibat fitnah perselingkuhan. Setelah tiga tahun bertahan hidup sebagai buruh kasar karena ijazahnya dirusak, Madina kini ditawari rujuk. Adnan terobsesi mengambil kembali putra mereka demi warisan keluarga, meski dulu ia menelantarkannya. Di tengah trauma dan kehadiran pria lain yang tulus, Adnan berusaha membersihkan nama Madina. Akankah Madina luluh atau memilih bangkit dari luka masa lalu?
Sampul Novel Deviant Love
9.5
Dunia Windy runtuh setelah Jimmy tiada. Sejak saat itu, serentetan aksi pembunuhan keji mulai menghantui orang-orang di lingkaran terdekatnya. Akibat pola mengerikan ini, Windy justru menjadi sasaran kecurigaan dan tuduhan miring. Di tengah tekanan publik, ia juga harus menghadapi teror misterius dari sosok tak dikenal yang mengincar nyawanya. Apakah sang pembunuh dan pengirim teror adalah orang yang sama? Windy terjebak dalam misteri yang mengancam.
Sampul Novel Gairah Istri yang Tersembunyi
8.9
Abigail Putri terikat pernikahan paksa demi wasiat sang kakek. Di balik sosoknya yang biasa, ia menyembunyikan identitas profesional yang penuh gairah. Suaminya, seorang psikolog sekaligus CEO penerbitan yang dingin, justru terobsesi pada satu penulis misterius tanpa tahu itu adalah istrinya sendiri. Saat rahasia besar Abigail mulai terancam terbongkar, ia harus bernegosiasi dengan sang suami. Namun, perlindungan atas rahasia tersebut menuntut harga yang sangat mahal.
Sampul Novel Gairah Nakal Sang Billionaire
8.5
Raisa Aquila Nazara, wanita cantik berusia 25 tahun, terjerat dalam skema jahat Helena, ibu dari kekasihnya sendiri. Jebakan itu membawanya berakhir di satu kamar dengan Raka Mirza Bramantyo, CEO tampan berumur 27 tahun yang dikenal sebagai seorang player. Setelah malam tak terduga itu terjadi, Raisa harus menghadapi kenyataan pahit atas apa yang mereka lakukan. Akankah insiden memalukan ini menjadi akhir segalanya atau justru awal hubungan baru bagi mereka?
Sampul Novel Kau Bersandiwara Seolah Tak Bersalah
8.0
Pernikahan Nadira hancur seketika saat terungkap bahwa Fadlan, calon suaminya, masih berstatus suami orang. Demi menutupi aib keluarga besar, Nadira terpaksa menyetujui usulan ibunya untuk menikahi Rafli, tetangga duda yang dingin dan jauh lebih tua. Meski awalnya menolak karena asing, Nadira mulai melihat sisi lembut dan tanggung jawab di balik ketegasan Rafli. Kini ia harus beradaptasi dalam pernikahan mendadak ini dan menemukan makna cinta sejati.
Sampul Novel Misteri Birahi Kampung Cilendir
9.5
Kehidupan Reza sebagai duda di lingkungan baru terusik saat bertemu Naila. Meski dikenal sebagai ustazah yang salehah dan santun, Naila menyimpan gejolak rasa yang sulit dibendung terhadap Reza. Kedekatan mereka memicu dilema antara iman dan hasrat yang melanggar norma. Saat pertemuan rutin berubah menjadi momen penuh getaran, mampukah mereka menjaga batasan? Ataukah keduanya akan menyerah pada gairah terlarang yang mulai membakar hati mereka?