Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pria Bajingan Itu Ayah Anakku

Pria Bajingan Itu Ayah Anakku

Hidup Ninda berubah total demi memenuhi wasiat Yani, sahabatnya, untuk membesarkan Leon yang baru berusia empat tahun. Sebagai selebgram, Ninda bekerja keras demi masa depan anak itu. Namun, ketenangannya terusik saat Fino Vasikal Gantara, pria berpengaruh yang juga ayah kandung Leon, muncul menuntut hak asuh. Meski diancam, Ninda teguh melindungi Leon sesuai janjinya. Kini, ia harus berhadapan dengan kekuatan Fino demi mempertahankan putra sahabatnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Drt

Drt.

Drt.

Suara ponsel yang kencang. Membuat kedua bola mata Ninda terbuka lebar. Tangan Ninda dengan cepat mengambil ponsel tersebut. Ninda langsung saja mengangkatnya panggilan masuk tersebut.

"Ya hallo," ucap Ninda seraya melihat sekeliling unit apartemennya yang berantakan sehabis live streaming sampai jam 1 pagi hari.

Ninda mendengarkan orang yang menghubungi dirinya ini. "Oke, saya akan datang dan terima kasih," sahut Ninda.

Panggilan masuk ini berakhir.

"Aku harus ke rumah sakit," ujar Ninda dengan pandangan matanya yang masih melihat ruang tengah unit apartemennya ini.

Ninda memijat keningnya sendiri karena pusing, bagun tidur secara tiba-tiba. "Aku ketiduran lagi disini dan make up ini masih melekat di wajahku."

Pandangan mata Ninda melihat ke arah jam yang menunjukkan pukul 8 pagi hari. Lantas saja Ninda bergegas menuju kamar mandi untuk menghapus make up yang dirinya pakai semalam.

Ninda menghapus make up dengan cepat sekali, sebab panggilan dari dari sakit. Membuat Ninda harus bergegas, oleh karena itu Ninda hanya membutuhkan waktu 11 menit saja untuk menghapus make up dan mandi. Bahkan pakaian yang dikenakan sama Ninda, hanya setelan olahraga.

Ninda mengendarai mobil miliknya menuju rumah sakit. Mengendarai mobil dengan cepat, walaupun ini jam sibuk. Ninda tetap tekad berkendara dengan cepat. Hingga akhirnya Ninda sampai di rumah sakit pukul 8 lewat 45 menit.

Setelah memarkirkan mobil yang dikendarai sama dirinya itu. Ninda berlari cepat menuju kamar Vvip yang di tempat sahabatnya tersebut.

Ting. Ninda keluar dari lift dan kembali berlari menuju kamar VVIP rumah sakit tersebut. Saat Ninda masuk ke dalam kamar rumah sakit itu. Ninda melihat Yani sedang diperiksa dengan intein sama dokter yang menanggani Yani.

"Selamat pagi dokter," sapa Ninda dengan senyuman ramah seraya mengenggam tangan Leon yang datang memeluknya disaat dirinya baru saja masuk ke dalam kamar ini.

"Wali dari pasien Nyonya Yani?" tanya dokter laki-laki yang nampak berusia 65 tahun.

"Iya saya," jawab Ninda.

"Bisa bicara?"

"Tentu bisa dok."

"Bisa datang ke ruangan saya?” tanya dokter laki-laki itu yang ramah.

"Bisa dok," sahut Ninda

Dokter yang menangani Yani keluar dari kama rumah sakit ini bersama dengan 2 perawat itu.

Setelah melakukan pembicaraan dengan dokter selama 1 jam untuk menjelaskan penyakit yang dialami sama Yani. Setelah itu semua, Ninda kembali ke dalam kamar rumah sakit tersebut dan melihat Yani yang sudah terbangun dari tidurnya.

“Mamah kok ga makan? Leon saja sudah makan, bahkan Leon makan sendiri tadi," ucap Leon.

Ninda yang baru saja masuk, mendengar ucapan Leon.

“Kenapa kamu ga makan Yani?” tanya Ninda.

“Jujur saja Ninda kalau aku sama sekali tidak semangat makan. Makanan rumah sakit sangat hambar dan tidak enak," jawab Yani.

"Jika sudah sembuh. Nanti aku akan mentraktir dirimu makan makanan yang enak di negeri ini, jadi bertahanlah untuk memakan makanan rumah sakit," ungkap Ninda.

Yani tersenyum mendengar jawaban itu. "Bertahan sampai kapan Ninda? kamu sudah tahu sekali kondisi tubuh aku yang sekarang ini."

"Jangan mengatakan kalimat buruk. Apalagi di depan leon," ujar Ninda.

"Ninda," panggil Yani.

"Iya?" jawab Ninda

"Yani!!" seru Ninda melihat sahabatnya itu sepertinya mengalami sesak nafas.

“Sus!!” panggil Ninda dengan suara yang lantang.

"Sus, apa yang terjadi?" tanya Ninda disaat melihat perawat masuk ke dalam kamar ini.

"Tiba-tiba saja kondisi tubuh Nyonya Yani menurun drastis," ucap perawat itu.

Ninda melihat sekeliling saat dirinya menyadari akan satu hal yaitu Leon. Kedua mata Ninda berkaca-kaca disaat melihat Leon yang berada di dekat sofa seraya menangis.

Ninda lantas saja langsung mendekati Leon dan memeluknya dengan sangat erat. "Jangan menangis jagoan Bunda," ucap Ninda seraya memberikan usapan di puncak kepala Leon.

"Bunda, apa Mamah baik-baik saja?"

Mamah kamu harus baik-baik saja," jawab Ninda seraya menatap ke arah dokter yang sedang melakukan sesuatu untuk membuat kondisi Yani tidak drop lagi.

"Nona Ninda bisakan anda mendekat," ucap dokter laki-laki dengan ramah.

Ninda menganggukan kepalanya. Ninda mendekati ranjang Yani seraya terus memeluk Leon yang mana tangisannya sudah berhenti.

"Anda tahu bukan kalau Nyonya Yani memiliki kanker getah bening stadium 4. Kondisi Nyonya Yani semakin buruk, seharusnya pasien melakukan perawatan lebih awal."

"Saya mohon dok. Bantu saudara saya sembuh, saya akan membayar berapapun yang rumah sakit inginkan. Jadi saya mohon tolong saudara saya agar cepat sembuh," ungkap Ninda.

Saat Ninda menunggu jawaban dari dokter itu. Tiba-tiba saja tangannya disentuh. Membuat Ninda spontan saja menoleh dan melihat kalau yang melakukan hal itu adalah Yani.

"Berdoalah, semoga saja ada sebuah keajaiban yang terjadi. Besok pagi pasien akan kembali kemo," ucap dokter.

"Baik dok dan terima kasih," sahut Ninda.

Dokter dan beberapa perawat pergi dari kamar rumah sakit ini yang ditempati Yani.

"Ninda."

"Iya?" jawab Ninda seraya duduk di dekat ranjang yang yang tempati sama Yani.

Leon masih di dalam gendongan Ninda dan terus mengusap puncak kepala bocah laki-laki berumur 4 tahun.

"Ninda, jaga Leon ya. Maafkan aku membuat kamu harus melakukan tugasku, aku tidak bisa mempercayai siapapun kecuali dirimu."

"Aku akan menjaga Leon dengan baik. Kamu urus sana kondisi kamu itu," sahut Ninda.

"Jaga Leon untuk selamanya."

“Jika kamu tidak mampu merawat Leon. Kamu bisa memberikannya sama kandung Leon. Pria itu sangat baik dan bertanggung jawab.”

“Bertanggung jawab gimana!!! Pria bajingan itu sudah membuang kamu dan juga Leon!!” balas Ninda dengan ekspresi wajah yang marah.

"Jangan membahas pria bajingan itu lagi disini!!” timpal Ninda.

"Dia tidak bajingan. Hanya saja keadaan yang membuatnya harus begini."

"Cih!!! Pria bajingan itu meninggalkan mu dan pergi bersama wanita lain!! Membuang dirimu seperti sampah!!”

Yani hanya tersenyum saja. "Dia tidak buruk, karena dia aku bisa melihat Leon."

"Ku harap kehidupan bajingan itu tidak baik-baik saja," balas Ninda.

"Ninda jangan mengatakan kalimat itu. Dia tetap Ayah kandung Leon," ucap Yani dengan suara yang pelan. Agar hanya Ninda saja yang mendengar ucapan yang tadi Yani katakan.

"Aku sangat ingin melihat wajah bajingan itu!!" ujar Ninda.

"Kau sangat cocok dengan pria itu, Ninda. Sifatmu yang sendiri kasar dan keras kepala sangat sempurna untuk pria itu," sahut Yani.

"Ih amit-amit sekali bersama dengan pria itu, yang meninggalkan kamu bersama dengan wanita lain dalam keadaan hamil muda!!"

"Sudah takdir Ninda," jawab Yani.

"Pria siapa yang meninggalkan Mamah, Bunda?"

Ninda dan Yani yang tadi asik bicara. Pandangan mereka berubah menatap ke arah Leon, saat bocah laki-laki berumur 4 tahun bertanya seperti itu.

"Ay…" cicit Ninda, tapi mulutnya sudah ditutup dengan telapak tangan Yani.

"Tidak ada sayang," jawab Yani cepat sambil menatap tajam ke arah Ninda yang mau mengatakan sebenarnya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95JJM" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95JJM
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DI ANTARA NODA DAN CINTA PRASASTI
8.4
Nasib malang Prasasti kian pelik saat terlibat dengan tiga putra keluarga Adisurya yang kaya raya. Cintanya pada si bungsu, Prasetya, harus kandas setelah sulung keluarga itu, Pramudya, nyaris menodainya hingga Sasti dicap buruk. Demi nama baik, Prahara sang putra kedua justru menikahinya. Namun, pernikahan ini mengundang amarah wanita lain yang nekat mencelakainya. Di tengah ancaman maut dan kembalinya Pras, mampukah Sasti bertahan dalam rumah tangganya?
Sampul Novel Harga Diriku 10 Juta Per Malam
9.4
Yatim piatu dan terlilit utang miliaran, mahasiswi bernama Arabella Alexandro terpaksa menjalani kehidupan ganda sebagai wanita penghibur di diskotek. Di balik senyum palsunya, ia berjuang membiayai kuliah serta bertahan hidup sendirian tanpa bantuan keluarga besar. Suatu malam, ia bertemu Arkan Stevanno Orlando, CEO kaya raya yang memesan jasanya. Akankah pertemuan dengan Arkan menjadi pintu keluar dari kemelaratan atau justru memicu konflik baru yang lebih pelik?
Sampul Novel Imperium Rahasia Miliaran Dolar Penggantinya
9.0
Lima tahun Anya menyamar jadi wanita miskin demi mendanai kesuksesan Bima sebagai CEO teknologi. Namun, Bima justru membawa Katrina dan mengkhianati Anya. Setelah dipermalukan di lelang bawah tanah agar tunduk, Anya mendengar pengakuan kejam bahwa dirinya hanyalah pengganti Katrina. Bima tak sadar bahwa Anya adalah investor rahasia di balik kekayaannya. Saat hubungan mereka hancur, Anya memutuskan menghubungi Kian untuk segera menikah dan meninggalkan Bima selamanya.
Sampul Novel ORINAKA (The Perfect Bodyguard)
9.3
Naka telah tiga tahun mengabdi sebagai pengawal keluarga konglomerat Anindito Asmoro. Masalah muncul dari Orin, putri bungsu Anindito yang sukses sebagai CEO namun hidup liar. Suatu malam, Orin mendatangi rumah Naka dalam kondisi mabuk berat hingga ketidaksengajaan terjadi. Demi menjaga kehormatan putrinya yang sudah bertindak terlalu jauh, Anindito meminta Naka menikahi Orin. Mampukah Naka yang lebih muda menerima tawaran ini? Apa rahasia besar yang disembunyikan sang bodyguard?
Sampul Novel Pernikahan Wasiat
8.9
Alayna Liora Setiawan, gadis 21 tahun yang terbiasa hidup mewah, terjebak dalam dilema besar. Ayahnya meninggalkan wasiat yang mengharuskan ia menikah dengan kakak angkatnya, Zariel Vian Karyan. Jika menolak pria berusia 28 tahun itu, Alayna terancam kehilangan seluruh hak warisannya. Tak sanggup membayangkan hidup dalam kemiskinan tanpa harta peninggalan sang ayah, Alayna terpaksa menjalani pernikahan yang tidak pernah ia inginkan tersebut.
Sampul Novel Rahasia Wanita Bergaun Merah
9.0
Rayden Wijaya, pewaris Wijaya Group, terjebak tuntutan pernikahan bisnis ayahnya. Saat melarikan diri ke kehidupan malam Jakarta, ia bertemu Vella, wanita misterius yang memikatnya dalam satu malam penuh gairah. Namun, fajar menyingsing dan Vella menghilang tanpa jejak. Pertemuan singkat itu menyeret Rayden ke pusaran rahasia berbahaya. Siapakah Vella sebenarnya? Takdir akan mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang jauh lebih rumit dan penuh teka-teki.