Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel POTRET KEHIDUPAN SANG PELAKOR

POTRET KEHIDUPAN SANG PELAKOR

Tiga tahun sudah Kanya terjebak dalam hubungan terlarang bersama Donny, pria kaya yang sebenarnya telah berkeluarga. Meski Donny memiliki istri dan tiga anak, pesonanya selalu berhasil membuat Kanya luluh. Namun, janji manis Donny untuk memberinya pengakuan di depan istri sahnya tak kunjung terwujud. Akankah Kanya berakhir dicampakkan begitu saja, atau mungkinkah Donny justru tega meninggalkan keluarga demi memilih Kanya sebagai pendamping hidupnya?
Bab
Bagikan

Bab 1

[Sayang, hari ini aku lagi nggak bisa ke appartement ya.. Resti memintaku menemani tiga anak ini bermain seharian. Dia mau ke tempat ibunya yang sedang sakit keras di Jogja. Ini ngedadak banget.]

Sebuah pesan singkat dari Donny untuk Kanya. Tentu saja Kanya tak senang akan hal itu. Pasalnya kandungan Kanya sudah memasuki usia empat bulan. Hari ini adalah jadwal Kanya melakukan USG untuk mengetahui jenis kelamin anak yang dikandungnya.

Kanya yang memiliki kebiasaan melempar barang saat marah, berhasil membuat seisi appartement berantakan akibat ulahnya.

Appartement yang Kanya tinggali berada di tengah kota dekat dengan Mall besar. Namun, ukurannya tidak terlalu luas. Hanya dua kamar dan satu dapur bersih beserta kamar mandi berukuran 3mx3m.

Kanya merupakan bos dari adik kandung Resti bernama Suci. Perusahaannya bergerak dibidang telekomunikasi. Setiap hari Suci menerima telpon dari customer atas keluhannya. Ya, pekerjaan Suci adalah call center.

Donny paham atas ancaman yang selalu diberikan Kanya apabila ia tak menuruti keinginannya sekali saja. Tapi Donny selalu berhasil meluluhkan hati Kanya kembali. Biasanya Donny mengirimkan sejumlah uang berjumlah fantastis untuk digunakan Kanya sekedar membeli baju atau barang kesukaan lainnya.

"Kalau saja dulu aku tidak memilih untuk berhubungan dengan Donny, mungkin sekarang hidupku akan lebih bebas. Untung aja Donny kaya. Kalau tidak, sudah kutinggal dari kemarin," batin Kanya.

Perut Kanya semakin lama semakin membesar. Ia sudah menikah sirih dengan Donny tapi ia tak pernah menceritakan hal ini pada keluarganya.

Dari kecil Kanya sudah menjadi korban broken home. Ayahnya meninggalkan keluarga sejak ia berumur tujuh tahun untuk menikah lagi dengan wanita lain. Karena itulah Kanya memiliki kesenangan tersendiri jika ia menjalin hubungan dengan pria beristri.

Terdengar suara ketukan pintu.

Kanya mengintip dari lubang kecil di pintunya. Ada Ajeng sahabatnya yang datang. Ia adalah satu-satunya orang yang paham betul tentang hubungan Kanya dan Donny.

Ajeng membawa tiga tas belanja berukuran besar berisi sayuran dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Setiap bulan semenjak Kanya hamil, Ajeng selalu membantunya. Donny tak pernah mengantarkan Kanya berbelanja.

"Gimana kabar lo, Nya?" tanya Ajeng.

"Ya beginilah. Si Donny malah nggak bisa datang hari ini," jawabku.

"Loh kenapa? Tumben. Biasanya kalau hari sabtu dan minggu pasti udah dateng jam segini."

"Jagain tiga anaknya. Resti ke Jogja, ibunya sakit keras. Padahal ada ART, tapi malah Resti suruh Donny buat jagain."

"Daripada lo bete, mendingan kita masak-masak aja. Gue bantu dah ini beresin appartement lo. Gile nggak kurang berantakan lagi apa? Kebiasaan," kata Ajeng setengah berteriak sambil menyisir seluruh area appartement Kanya.

***

Malam pun tiba, Donny menitipkan anak-anak ke kakak kandungnya. Ia beralasan ada urusan kerjaan penting yang tidak bisa ia tinggal. Dengan mudahnya kakaknya yang bernama Bella percaya akan ucapan Donny.

Donny bergegas menemui Kanya. Baru saja Ajeng pulang, Donny sudah sampai di depan pintu dan Kanya pun menyambutnya.

Ciuman mesra selalu ada untuk Kanya jika Donny baru sampai di appartement. Tanpa pikir panjang Donny memegang pinggang Kanya dan menempelkan bibirnya beberapa menit sembari menutup pintu.

"Aku kangen. Nggak bisa jauh lama-lama dari kamu sayang," ujar Donny masih terus memeluk Kanya. Perasaan Kanya selalu luluh dan tak pernah membahas permasalahan sebesar apa pun lagi. 

"Sudah sana kamu bersih-bersih dan ganti baju dulu. Aku buatkan makanan spesial buat kamu," kata Kanya.

"Iya sayang."

Kanya membuatkan spaghetti bolognese dan greentea latte. Ia menaruhnya di meja makan yang berbentuk bar.

Setelah mandi, Donny memeluk Kanya dari belakang hanya dengan memakai handuk.

"Pakai baju dulu sana. Makan dulu. Belum makan kan pasti?" tanya Kanya.

"Tahu aja," jawab Donny.

Kanya mencuci seluruh alat masak di dapur. Ia terbiasa serba sendiri tanpa ART. Apabila harus mencuci baju, maka ia memilih untuk menggunakan fasilitas laundry di appartement nya.

"Andai saja aku bertemu denganmu sebelum istriku, pasti aku nggak perlu repot seperti ini." Kata Donny seraya duduk di kursi bar.

"Jadi kamu ngerasa repot?" tanya Kanya.

"Bukan itu maksudku. Sudahlah jangan marah-marah. Nanti keriput mau?"

"Amit-amit. Perawatanku mahal. Kamu tau itu kan. Memangnya istri sahmu, mana dia kepikiran merawat diri. Tiga anakmu saja sudah bikin pusing. Makanya nanti aku ingin satu saja lah anak yang menemaniku biar ga kesepian kalau kamu tinggal. Tiga tahun sama kamu pakai KB aman, eh kebobolan juga."

"Hahaha, ya gimana lagi. Terus kamu jadi tadi USG?"

"Ya nggak jadilah, ada Ajeng sih tadi dateng, tapi dia kecapekan katanya kalau harus anter. Lagian dia baru pulang dari rumah orang tuanya di Padang tadi malam."

"Nanti deh pas jam kerja aku sempatin nemenin kamu ya. Tenang, aku akrab sama bos. Jadi gampang ijinnya."

Kanya menyetujuinya. Ia juga mudah sekali untuk ijin. Karena direksi perusahaannya saja teman akrab sedari di bangku sekolah.

Ponsel Donny berbunyi.

"Halo?" jawab Donny menerima telpon dari Resti. "Iya aku lagi ada meeting. Hah apa? Oh emang sampai malam. Lagian kan Deo, Deshinta, sama Dita sudah kutitipkan sama kakak."

Percakapan Donny dan Resti pun berakhir. Dilihatnya jam menunjukkan pukul sembilan. Buru-buru Donny memberi kode meminta 'jatah' pada Kanya lalu pergi.

***

[Aku udah jalan pulang ya Mas, ibu sudah sembuh.]

Resti mengirimkan pesan hari minggu pagi. Paling tidak senin sudah tiba di rumah.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Istri Bayaran Untuk Bos Galak
8.9
Keinginan Devan untuk memiliki Cecil kembali berujung pada ancaman yang sangat ekstrem. Meski masa kontrak mereka telah berakhir, Devan menolak melepaskan wanita itu begitu saja. Dalam suasana penuh tekanan, sang bos yang angkuh bersumpah akan menghamili Cecil agar ia tak bisa pergi lagi. Cecil yang ketakutan mencoba memohon, namun Devan justru semakin terobsesi untuk mengikatnya melalui kehadiran seorang anak demi mempertahankan hubungan mereka.
Sampul Novel Membalas Para Pengkhianat
8.4
Aira Maheswari, putri pengusaha kaya yang tulus, menyerahkan takhta perusahaan kepada suaminya, Andra, sebagai bukti cinta. Namun, setelah berkuasa, Andra justru berselingkuh dengan sekretarisnya, Tiara. Ironisnya, ibu mertua Aira mendukung pengkhianatan ini demi menyingkirkannya. Enggan terus ditindas, Aira bangkit untuk melawan balik. Ia bertekad merebut kembali harta warisannya sekaligus menghancurkan rencana busuk orang-orang yang telah mengkhianatinya.
Sampul Novel Miliarder Mendadak!
8.4
Vera Dianthe terjebak pernikahan paksa dengan Dorian Ashford, CEO kapal pesiar ternama, demi memenuhi wasiat keluarga. Dorian yang merasa kebebasannya terenggut lantas membuat perjanjian berat untuk Vera. Namun, Vera justru tumbuh menjadi sosok berani yang mampu mengguncang hati Dorian saat konfrontasi mereka terjadi. Situasi kian memanas ketika kekasih Dorian, Isabella Moreau, mulai menyerang. Akankah cinta muncul di tengah manipulasi dan kekuasaan ini?
Sampul Novel Miliki Mu
8.9
Terdesak krisis finansial perusahaan ayah dan biaya medis ibu, Cherly terpaksa menerima tawaran Hartono. Ia harus menjerat Edward, cucu Hartono yang dingin, demi memberikan pewaris. Edward yang berusia 33 tahun masih terjebak duka atas kematian tunangannya, Yuni, lima tahun silam. Ia sangat membenci Cherly yang dianggapnya wanita rendah karena masuk ke ranjangnya dengan licik. Mampukah Cherly meluluhkan hati Edward yang beku di tengah kebencian yang mendalam?
Sampul Novel My Fated Girl
8.9
Ranaya Arabella Raharja nekat meninggalkan rumah demi menghindari perjodohan. Namun, hidupnya berubah drastis saat sang ayah mencabut semua fasilitas mewah miliknya. Tanpa tabungan dan tempat berteduh, Rana terjepit dalam kesulitan. Di tengah keputusasaan, Aiden Saka Bumi yang merupakan atasannya menawarkan tempat tinggal. Meski Aiden sangat menyebalkan, Rana harus memilih antara harga diri atau tawaran sang bos yang menegaskan bahwa tidak ada hal gratis di dunia ini.
Sampul Novel Oriaga Niel, Cintailah Aku
8.5
Menikah sebulan dengan Oriaga Niel, CEO brand Gregorious, menjadi neraka bagi Amanda. Tanpa cinta, hubungan mereka hanyalah ajang pelampiasan nafsu dan dendam masa lalu Oriaga terhadap keluarga Amanda. Amanda merasa terhina karena hanya dianggap sebagai alat pemuas saat dibutuhkan. Terjebak dalam kebencian yang mendalam, ia merasa seperti tawanan yang dibeli selamanya oleh sang suami yang dingin dan penuh ambisi untuk menghancurkannya.