Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pilihan Yang Membawa Petaka

Pilihan Yang Membawa Petaka

Nerissa, mahasiswi S2 yang cerdas, hancur saat tabungannya dicuri oleh saudara tirinya. Demi biaya kuliah dan magang, ia nekat mencari dukungan finansial dari CEO kaya bernama Leonard Alaric. Meski awalnya hanya sepakat untuk satu malam, Leonard justru terobsesi dan mulai mengendalikan hidup Nerissa dengan kekuasaannya. Di tengah dilema moral dan tekanan kemewahan, mampukah Nerissa lepas dari dominasi Leonard atau justru terjebak selamanya dalam jerat sang miliarder?
Bab
Bagikan

Bab 2

Pagi itu, Nerissa merasa tubuhnya kaku. Ia berulang kali membolak-balikkan dirinya di atas tempat tidur, mencoba meyakinkan dirinya bahwa keputusan ini adalah yang terbaik, atau setidaknya satu-satunya pilihan yang tersisa. Tapi bagaimana bisa? Hanya memikirkan apa yang akan ia lakukan malam ini membuat perutnya mual.

Kata Keira masih terngiang di telinganya: "Ini cuma sekali, Ris. Hanya satu malam."

Namun, saat ia menatap bayangannya di cermin, wajah yang sama sekali tidak mengenali dirinya sendiri muncul. Seorang wanita yang dipaksa melangkah ke dalam dunia yang sama sekali berbeda.

Jam sudah menunjukkan pukul enam sore, dan Nerissa bersiap-siap dengan cepat. Ia memilih gaun hitam sederhana-cukup elegan, namun tidak terlalu mencolok-mencoba menutupi kegugupan yang menggelora. Ia tahu, malam ini bukan hanya tentang uang. Ini adalah tentang dirinya yang terperangkap dalam keputusan yang telah ia buat, dan ia tidak bisa mundur lagi.

Saat ia melangkah keluar dari kamar kos, Keira sudah menunggu di luar dengan ekspresi yang campur aduk.

"Ris, kamu baik-baik saja?" tanya Keira, melihat wajah Nerissa yang pucat.

"Aku... aku nggak tahu," jawab Nerissa lirih. "Tapi aku harus melakukannya."

Keira menggenggam tangannya dengan erat. "Aku cuma harap kamu nggak menyesal. Jangan biarkan dia memanfaatkanmu."

Nerissa hanya mengangguk. Ia tahu, Keira hanya khawatir. Namun dalam hatinya, Nerissa juga tahu bahwa ia tidak bisa lagi memilih jalan mundur.

Setibanya di tempat yang dijanjikan, sebuah restoran mewah yang terletak di lantai atas gedung pencakar langit, Nerissa hampir tak percaya. Restoran itu tampak seperti sebuah dunia lain-di mana segala sesuatu berkilau dan berlebihan. Di dalamnya, semua orang tampak sempurna. Tertata rapi. Seakan tidak ada yang bisa merusak citra mereka.

Di meja sudut, seorang pria duduk menunggu. Saat pandangannya bertemu dengan Nerissa, ia tersenyum dengan senyuman yang membuat hati Nerissa berdebar kencang. Leonard Alaric-lelaki dengan pakaian yang sempurna, tubuh tegap, dan aura kekuasaan yang begitu kuat, membuat Nerissa merasa kecil dan rapuh.

Ia berdiri perlahan, mengulurkan tangan dengan elegan. "Nerissa, bukan?" suaranya dalam dan tegas. "Senang akhirnya kita bertemu."

Nerissa merasakan kekuatan dalam tatapan matanya, namun ia menahan diri, mengulurkan tangannya dengan kaku. "Leonard," ujarnya, mencoba mengatur napasnya.

Mereka duduk. Tidak ada basa-basi. Hanya percakapan yang penuh dengan ketegangan. Leonard mulai menjelaskan apa yang ia inginkan. Sebuah malam, satu malam saja, dan mereka bisa melupakan semuanya. Tanpa ikatan, tanpa harapan, hanya kepuasan.

Namun, seiring percakapan itu berlanjut, Nerissa merasa semakin tidak nyaman. Semua yang ia dengar tampak terlalu mudah, terlalu cepat. Leonard berbicara dengan tenang, seperti seorang pria yang sudah terbiasa mendapatkan apa yang ia inginkan tanpa banyak usaha. Dan itu yang membuat Nerissa terperangkap dalam permainan ini.

"Jangan khawatir," Leonard berkata dengan nada yang hampir seperti memerintah. "Aku takkan mengganggu hidupmu setelah ini. Satu malam ini saja. Tapi aku akan membuatnya tak terlupakan."

Tak ada kata-kata yang bisa keluar dari mulut Nerissa. Hatinya berdegup kencang. Apa yang ia lakukan? Ia merasa seperti boneka yang telah dipasang di tengah dunia ini, di mana semua aturan tampaknya tidak berlaku untuk orang seperti Leonard.

Malam itu, saat mereka kembali ke hotel yang lebih mewah dari apapun yang pernah Nerissa impikan, ia merasakan ketegangan yang mencekam. Semua yang terjadi seperti berjalan begitu cepat, namun di sisi lain, terasa begitu lambat. Keputusan yang ia buat tak pernah terasa begitu salah dan benar pada saat yang bersamaan.

Leonard menyambutnya dengan senyum penuh misteri, seperti seseorang yang telah merencanakan segalanya dengan sangat teliti.

Namun, satu hal yang Nerissa tidak ketahui adalah bahwa Leonard tidak hanya tertarik pada uang atau kemewahan. Ada yang lebih gelap, lebih mendalam di balik tatapannya yang penuh kendali. Ia tidak hanya ingin memiliki Nerissa malam itu-ia ingin mengendalikannya. Ia ingin menjadikan Nerissa bagian dari dunia yang tidak bisa ia lepaskan begitu saja.

Dan Nerissa? Ia tidak tahu apa yang sedang terjadi. Semua yang ada di hadapannya-kemewahan, godaan, dan janji-janji-membuatnya terhanyut dalam permainan yang lebih berbahaya daripada yang bisa ia bayangkan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Kembali Bukan Untuk Cinta
9.8
Pasca menjebak Bara di malam pengantin, Ayla diusir dan mengasingkan diri ke luar negeri. Di sana, ia memulai hidup baru yang mapan dan membesarkan buah hatinya tanpa sepengetahuan sang suami. Namun, takdir memaksa Ayla pulang untuk menghadapi pria yang seharusnya ia benci itu. Kepulangannya membawa misi rahasia yang berisiko menghancurkan reputasinya. Meski dicap sebagai wanita murahan, ia tetap maju demi tujuan yang sangat krusial bagi hidupnya.
Sampul Novel Antara Aku, Kamu, dan Gundikmu
8.4
Anisa Amanda, seorang istri berparas jelita, harus menelan pil pahit saat dikhianati oleh suaminya, Hendra, dan adik sepupunya sendiri, Tia. Tak tinggal diam, Anisa bertekad membalas dendam atas sakit hatinya. Di tengah rencananya, ia tak sengaja bertemu Fras Ramadhan, seorang tukang parkir tampan. Siapa sangka, Fras sebenarnya adalah CEO sukses Bintang Group yang menyamar. Pertemuan itu memicu konflik baru sekaligus menumbuhkan benih cinta di antara mereka.
Sampul Novel Dinikahi Sang Penguasa : Suami Kontrakku Memberi Segalanya
8.7
Setelah dikhianati oleh tunangannya, Lily melarikan diri ke alkohol hingga berakhir di ranjang bersama pria asing bernama Arsen. Kesalahpahaman membuat Lily menampar Arsen yang menuduhnya sebagai wanita bayaran. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali dua hari kemudian di sebuah pesta, di mana terungkap bahwa Arsen memiliki hubungan dekat dengan mantan tunangan Lily. Di luar dugaan, pria itu justru menyodorkan kesepakatan pernikahan kontrak dengan alasan dingin bahwa tidak akan ada pria lain yang mau menikahi Lily setelah malam pertama mereka.
Sampul Novel Gairah Liar Tuan Xavier
8.5
Bella terjebak dalam situasi yang sangat mencekam saat ia berusaha keras menolak klaim sepihak dari Tuan Xavier. Meski Bella berteriak menentang takdir yang dipaksakan kepadanya, pria berkuasa itu dengan tegas menyatakan bahwa Bella kini menjadi miliknya sepenuhnya. Xavier tidak memberikan ruang sedikit pun bagi Bella untuk melarikan diri atau memberikan bantahan. Kini, Bella harus menghadapi obsesi liar sang tuan yang tidak mengenal kata penolakan.
Sampul Novel Istri Dadakan Presdir
9.0
Salsabila Ayu Hanifa mengadu nasib ke Jakarta demi mengubur masa lalu kelam. Namun, takdir menyeret gadis desa ini ke dalam pernikahan tanpa cinta dengan Raditya Wijaya. Sebagai pengusaha dingin dan acuh, Radit justru memperlakukan istrinya sendiri layaknya seorang pembantu. Di tengah tekanan batin, mampukah Salsa melunakkan hati suaminya dan diakui sebagai istri seutuhnya, ataukah mahligai rumah tangga mereka akan berakhir dengan kegagalan total?
Sampul Novel Kecanduan Manis: Istri Manja Tuan Wahid
9.4
Kehidupan Rossa hancur setelah hamil akibat cinta satu malam dengan orang asing. Di tengah kemelut itu, ia terpaksa menikahi tunangan masa kecilnya demi kesepakatan bisnis. Meski awalnya dingin, Rossa perlahan menyerahkan hatinya. Namun saat akan melahirkan, ia justru menerima surat cerai yang menghancurkan jiwanya. Setelah memilih pergi, takdir kembali mempertemukan mereka. Sang suami mengaku sangat mencintainya, tapi akankah Rossa bersedia membuka hatinya lagi?