Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel PETAKA STATUS WHATSAPP

PETAKA STATUS WHATSAPP

Kehidupan Hilda mendadak berubah drastis setelah sebuah rahasia besar yang selama ini disembunyikan oleh Rian terungkap. Tanpa pernah ia duga sebelumnya, segala kebohongan dan pengkhianatan pasangannya terbongkar melalui sebuah ketidaksengajaan yang sangat fatal. Hanya lewat sebuah unggahan status WhatsApp, tabir penipuan Rian akhirnya terbuka lebar. Kini Hilda harus menghadapi kenyataan pahit mengenai sosok pria yang selama ini sangat ia percayai.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku dan Mas Rian baru saja menikah tiga bulan lalu. Seperti pengantin baru pada umumnya, kami pasangan yang sangat bahagia. Apalagi kami juga baru saja berbulan madu. Setelah beberapa bulan lalu terlalu sibuk dengan pekerjaan masing-masing.

Mas Rian bekerja di sebuah perusahaan yang cukup besar. Sedangkan aku mempunyai sebuah usaha konveksi yang masih berkembang.

Kami berbulan madu di pulau Bali dengan menyewa hotel yang lumayan mewah. Meski Mas Rian harus merogoh kocek agak dalam, tetapi itu tak masalah demi bisa memiliki waktu berdua yang berkualitas.

Senja ini kami menghabiskan waktu di pantai Sanur. Kami duduk berdua beralaskan pasir putih. Kami saling bercerita, sesekali mengungkapkan rasa cinta yang menggema di dada.

"Kamu bahagia, Dek?" tanya Mas Rian sambil memandangku penuh cinta.

"Sangat. Mas sendiri?"

"Enggak bisa diungkapkan dengan kata-kata," sahutnya. "Terima kasih, ya, Dek. Terima kasih sudah melengkapi hidupku."

Mas Rian meraih jemariku dan menciumnya mesra. Angin sepoi seolah ikut merayakan kebahagiaan yang tercipta di antara kami. Diantara manusia-manusia yang sedang menghabiskan waktu di bibir pantai ini seolah kami berdualah yang paling bahagia.

Melihat matahari yang hendak kembali keperaduan, aku meminta Mas Rian mengambil potretku. Berbagai pose dengan berlatar belakang sunset pun diabadikan melalui ponsel pintar yang kami bawa. 

Tak terasa matahari telah usai melaksanakan tugasnya hari ini. Mas Rian mendekatiku kemudian mengajakku meninggalkan pantai.

"Udah mulai gelap, nih, Dek. Kita mau makan di kafe atau di hotel aja?" tawar Mas Rian saat aku melihat-lihat hasil jepretannya di ponselnya.

"Emmm. Kita makan di kafe aja deh, Mas. Mumpung kita liburan di Bali, jarang-jarang loh kita bisa liburan di sini," jawabku dengan sumringah.

"Iya juga, ya. Ya udah, ayo kita makan di kafe itu!" ajak Mas Rian sambil menunjuk kafe yang menjual makanan laut.

Setiba di kafe sana, aku memutuskan untuk makan makanan kesukaanku yaitu kepiting jumbo asam manis. Sedangkan Mas Rian memilih menu cumi udang tepung porsi besar. Kami makan dengan lahap di temani es kelapa muda yang segar.

Setelah kenyang kami memutuskan untuk kembali ke kamar hotel.

"Mas mau mandi nih, udah gerah," kata Mas Rian sambil mengambil handuk yang di gantung di balik pintu. 

"Iya, Mas. Kalau begitu kamu mandi duluan saja, ya!" jawabku sambil melepas hijabku.

"Kenapa kita nggak mandi berdua aja, Hil? Mas kangen nih mandi berdua dengan kamu," goda Mas Rian.

"Ah, Mas! Kan, kita sudah sering melakukannya di rumah. Hehe," balasku malu-malu.

"Ya udah. Kalau begitu, aku mandi duluan, ya?" Mas Rian mengeringkan matanya dengan manja kepadaku.

Aku kembali mengambil ponsel Mas Rian karena aku ingin mengirim foto-foto tadi ke ponselku. Muncul keinginanku untuk mengupload salah satu foto tadi. Selama ini Mas Rian jarang memasang foto kami berdua. Baik sewaktu masih pacaran dulu maupun sekarang kami telah menikah. Alasannya karena katanya kurang nyaman memamerkan hal-hal bersifat pribadi kepada publik.

Aku pun memasang fotoku sebagai status di WA Mas Rian. Kuberi judul, "kecantikanmu seperti indahnya senja di hari ini." Terkesan berlebihan memang, tetapi sekali-kali, kan, tidak apa-apa. 

Beberapa menit kemudian sebuah pesan muncul. Tertera nama Anita sebagai pengirimnya. Sepertinya Anita ini temannya Mas Rian. Karena sebelumnya Mas Rian pernah bercerita tentang Anita. 

Dengan penasaran kubuka pesan itu. Biasanya aku tak pernah mau membuka pesan dari teman Mas Rian karna menurutku itu privasi masing-masing tetapi entah mengapa hatiku tergerak untuk membuka pesan dari Anita. 

Kuusapkan jariku pada layar ponsel Mas Rian. Kubuka pesan dari Anita.

[Loh, ini yang namanya Hilda ya, Yan?]

[Iya, emang kenapa, Nit?] Aku membalas pesan dari Anita berpura-pura seolah Mas Rian yang membalas. 

Karena penasaran aku tak langsung menutup chat Anita. Aku malah menggeser chat Anita dan Mas Rian ke atas karena ingin tahu apa saja yang mereka bicarakan lewat WA.

Aku pun membaca satu persatu chat mereka dari awal. Dadaku dibuat panas oleh pesan-pesan yang Mas Rian kirim pada Anita. Mas Rian membahas usiaku yang terpaut beberapa tahun darinya. Malukan dia?

Ia juga membahas tentang uang yang ia berikan padaku. Bukankah memang seorang suami wajib menafkahi istrinya?

Lalu uang untuk kedua orang tuaku pun diungkit juga. Dadaku benar-benar terbakar membacanya. Apa maksudnya Mas Rian membahas semua ini pada Anita?

Sampai akhirnya mataku terpaku pada sebuah nama disebut Mas Rian dalam percakapan itu. Sekar. Hatiku benar-benar terbakar.

Benarkah? Benarkah Mas Rian telah menipuku?

Ponsel di tangan akhirnya terjatuh memecah keheningan kamar ini.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balada Cinta Cassanova Impoten
7.9
Bramono adalah casanova angkuh yang hobi berganti pasangan cantik. Namun, hidupnya hancur saat mantan kekasih menjebaknya hingga ia meniduri Mala, gadis sederhana yang sangat ia benci. Bukannya menyesal, Bramono justru menghina Mala hingga gadis itu pergi membawa luka. Tak lama, Bramono mendadak impoten dan kehilangan gairah. Satu-satunya kunci kesembuhan adalah kembali pada Mala. Mampukah ia menemukan Mala yang dulu ia zolimi demi memulihkan kejantanannya?
Sampul Novel Bismillah Anna
9.2
Anna memendam cinta pada Malik sejak SMP, meski Malik bersikap dingin dan menyukai wanita lain. Di tengah perjuangan menjadi dokter muda, Anna harus menghadapi duka mendalam karena kehilangan sosok ayah tercinta. Meski takdir terasa pahit dan cintanya tak terbalas, Anna berusaha tegar menjalani hidupnya yang penuh cobaan. Akankah kesabaran Anna berujung pernikahan dengan Malik, atau justru ia akan bersatu dengan pria lain yang jauh lebih misterius?
Sampul Novel Hurt Wife
9.4
Farida harus menelan kenyataan pahit saat suaminya mengkhianati pernikahan mereka demi adik kandungnya sendiri. Luka batin yang begitu dalam akibat perselingkuhan itu membawa Farida ke dalam situasi tak terduga. Terjebak dalam pusaran emosi yang kalut, ia justru terhanyut dalam godaan nafsu dan hasrat yang membara. Sebuah kisah fiksi dewasa tentang rasa sakit dan pelarian emosional yang mengubah hidupnya secara drastis dalam sekejap mata.
Sampul Novel IMPERFECT BOSS
8.1
Kehidupan Elgar sebagai bos sempurna hanyalah topeng belaka. Kedamaiannya terusik sejak Lea, karyawannya sendiri, mengetahui rahasia kelam yang ia sembunyikan rapat-rapat. Takut reputasinya hancur, Elgar melakukan segala cara demi membungkam gadis itu. Namun, tekanan yang ia berikan justru memicu rasa bersalah karena telah menindas sosok yang lemah. Seiring berjalannya waktu, kebencian Elgar luluh dan benih cinta mulai tumbuh mekar di hatinya yang dingin.
Sampul Novel Ketika Suamiku Tak Mencintaiku Lagi
8.2
Setelah empat tahun terperangkap dalam kegelapan akibat kecelakaan tragis, Bella akhirnya menjalani prosedur pembukaan perban matanya. Di usia dua puluh tujuh tahun, harapan untuk kembali melihat dunia kini berada di depan mata. Sosok yang paling ingin ia temui adalah Galas, suami tercintanya. Namun, sukacita Bella seketika berubah menjadi tanda tanya besar saat menyadari bahwa sang suami justru menghilang secara misterius tepat di saat ia kembali melihat.
Sampul Novel Kisahku Berakhir Di Pusara
8.2
Dua insan yang terikat kekeluargaan ini mulanya saling menyayangi hingga sebuah perjodohan direncanakan. Namun, salah satunya memilih ingkar demi mengejar cinta lain, memicu keretakan hubungan mereka. Di tengah ujian berat, pencarian kebahagiaan sejati tetap berlanjut. Saat perasaan akhirnya bertaut kembali, musibah besar justru datang melanda. Diangkat dari kisah nyata yang penuh duka, akankah takdir menyatukan mereka atau justru berakhir di pusara?