Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Petaka Ponsel Rahasia Suamiku

Petaka Ponsel Rahasia Suamiku

Amelia menganggap Bima suami sempurna hingga ponsel rahasia mengungkap pengkhianatan di balik punggungnya. Kecurigaan tertuju pada inisial L yang misterius. Sambil menyelidiki, Amelia bertekad mengamankan aset demi masa depan si kembar, Yuki dan Yuka. Ia pun hancur saat mengetahui sosok selingkuhan suaminya diduga adalah Dinda, adik angkatnya sendiri. Di tengah kemelut ini, Denis sang cinta pertama muncul kembali, menawarkan pilihan sulit bagi hati Amelia.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sejak keanehan Mas Bima malam kemarin, aku sengaja meminta Bik Marni untuk menginap di sini satu minggu ini. Meski Mas Bima awalnya menolak karena masalah gaji, namun aku berusaha meyakinkannya kalau gaji Bik Marni aku yang menanggung. Akan kuambilkan dari uang belanja lagipula kerjanya hanya mencuci dan menyetrika saja.

Aku masih pura-pura tidur saat kulihat Mas Bima menyibakkan selimutnya. Berjalan mengendap ke luar kamar. Entah apa yang akan dilakukannya. Begitu mencurigakan. Dia menutup pintu sepelan mungkin agar aku tak terbangun. Kulirik jam beker di atas meja. Hampir pukul sebelas malam.

"Iya, sayang. Aku tahu kamu sedang ngidam tapi ini sudah malem banget. Yang jualan bakmi jawa kesukaanmu itu pasti juga udah siap-siap mau tutup. Besok aja, ya?"

Kudengar Mas Bima mengobrol dengan seseorang lewat ponsel barunya. Gegas kuambil ponsel di atas nakas dan merekam percakapan mereka dari balik pintu yang sedikit terbuka.

Suara Mas Bima terdengar cukup keras meski dia sudah berusaha bicara sepelan mungkin, heningnya malam membuat suaranya lebih jelas terdengar.

Lagipula dia duduk di kursi ruang tengah yang berhadapan langsung dengan pintu kamarku. Duduk membelakangiku sembari terus membujuk seseorang di sana entah siapa.

"Bukannya males, sayang. Cuma nggak mungkin mas pergi malam-malam begini. Takut Amel curiga," ucapnya lagi.

Mas Bima menghela napas berat.

"Kenapa kamu manja begini, sih, sayang? Kamu tahu sendiri kan posisiku sekarang? Aku masih berusaha mencuri hati Yuka dan Yuki. Walau bagaimanapun mereka harus ikut aku jika kedua orang tuanya berpisah nanti. Mau dikasih makan apa mereka kalau ikut dengan Amel, iya kan?"

Tak terasa air mataku menetes mendengar obrolan mereka. Kurang a*ar sekali Mas Bima sudah merencanakan perpisahanku dengannya sampai sedetail itu. Bahkan dia akan merebut anak-anak dariku? Tak akan bisa!

"Rumah ini sudah atas namaku, sayang. Saat ini aku cuma berat di anak-anak saja. Mereka masih kecil."

Mas Bima kembali menghela napas panjang.

"Aku tahu, sayang. Kamu juga akan punya anak tapi si kembar tetap anakku juga. Aku harus mengasihi mereka seperti aku mengasihi bayi dalam rahimmu."

"Jangan ngambek dong, sayang. Kalau ngidam emang begitu, ya? Harus dapet dan harus ayahnya yang beliin?"

Mengasihi bayi itu? Ayah katanya? Kekhawatiranku akhir-akhir ini benar adanya. Mas Bima memang selingkuh dan dia akan mempunyai buah hati dari perempuan itu.

Kuseka air mata yang kembali menetes di pipi. Aku harus kuat, tak boleh lemah. Apalagi Mas Bima sengaja ingin memisahkanku dengan anak-anak. Tak akan pernah kubiarkan itu terjadi sampai kapan pun! Saat ini hanya mereka yang bisa membuatku lebih bersemangat untuk hidup ke depan.

"Oke ... oke aku akan membelikannya. Atau pesan gofood aja gimana? Kan sama aja isinya bakmi jawa?"

Entah apa jawaban dari seberang sana yang jelas Mas Bima menyugar rambutnya kasar.

"Oke ... oke. Aku akan membelikannya untukmu sekarang juga," ucapnya sedikit kesal sembari menutup ponselnya.

Mas Bima tak melihat ke arahku sedikit pun. Dia buru-buru mengambil kunci mobil dan berjalan menuju garasi. Kututup ponsel dan memasukkannya ke saku jaket. Segera mengambil kunci motor untuk mengikuti Mas Bima.

Yuki dan Yuka sudah terlelap semoga saja tak bangun mencariku. Mau bangunin Bik Marni segan, biarlah. Yang penting mereka tak sendirian di rumah, ada yang menjaga anak-anak jika ada sesuatu atau tiba-tiba bangun dari tidurnya.

Dengan Masker dan jaket baru serta helm baru yang kusiapkan semoga saja dia tak tahu aku sedang membuntutinya. Apalagi Mas Bima tak terlalu hafal plat nomer matic yang kupakai.

Sekitar sepuluh menit aku mengikuti mobil Mas Bima. Dia berhenti di warung pinggir jalan, memesan bakmi jawa seporsi. Tak berselang lama dia membayar pesanannya dan kembali ke mobil.

Dengan jarak beberapa meter kembali kuikuti mobil Mas Bima. Beberapa menit kemudian dia membelokkan mobilnya menuju sebuah rumah minimalis tak jauh dari jalan raya. Sebuah perumahan baru bahkan belum terlalu banyak penghuninya.

Mas Bima masuk begitu saja melewati pos satpam seolah mereka sudah kenal cukup lama. Hanya membunyikan klakson kecil, Mas Bima sudah diijinkan masuk. Aku tak ingin membuat kegaduhan atau kecurigaan jadi kuintip saja mobil itu tak jauh dari pos satpam.

Dia berhenti di rumah nomer tiga. Seorang perempuan menyambutnya di teras, mencium punggung tangannya lalu berpelukan. Benar-benar tak tahu diri!

Kupicingkan mata untuk melihat siapa perempuan yang kini bersama Mas Bima, namun tetap saja penglihatanku tak terlalu jelas. Karena terlalu buru-buru, aku sampai lupa memakai kaca mata padahal mataku rabun jauh.

Ah sudahlah. Besok aku akan kembali ke perumahan ini untuk cari tahu siapa pemilik rumah itu. Untuk bertanya pada satpam sekarang terlalu beresiko. Aku nggak ingin ketahuan Mas Bima. Setidaknya sampai rumah yang aku tempati berpindah atas namaku. Untuk mobil, aku tak terlalu peduli karena itu juga belum lunas.

Kuputar motor untuk kembali ke rumah. Setelah sampai garasi, segera kumatikan motor dan balik lagi ke kamar. Anak-anak tak ada yang terbangun, syukurlah. Membuka jaket dan helm lalu kumasukkan ke kolong ranjang.

Aku sengaja menyeduh teh hangat sembari duduk di ruang tengah dengan gelap-gelapan. Ingin melihat ekspresi Mas Bima saat dia menyalakan lampu nanti. Kaget atau biasa saja saat dia tahu aku sudah duduk santai di sofa untuk menunggunya.

***

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95HFR" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95HFR
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Si Janda Mandul
8.7
Rieta Bonanza sering dipandang sebelah mata karena statusnya sebagai janda mandul. Namun, di balik stigma tersebut, ia menyimpan bakat luar biasa yang siap ditunjukkan kepada dunia. Rieta bertekad membuktikan kekuatannya kepada keluarga mantan suaminya yang dulu kerap meremehkannya. Di tengah perjuangan itu, hadir sosok pria hebat yang berhasil meluluhkan hatinya. Akankah Rieta menemukan kebahagiaan sejati dan cinta baru meski dihantui masa lalunya?
Sampul Novel Dunia Baru Alyssa
9.2
Alyssa, alumni pesantren yang terbiasa hidup religius, kini harus beradaptasi di SMA Safir. Lingkungan barunya sangat kontras karena pergaulan bebas dan interaksi tanpa batas antara lelaki dan perempuan. Di sana, ia bertemu Debo, Via, Bagas, Riki, dan Denis yang mewarnai hari-harinya. Akankah Alyssa hanyut dalam budaya pacaran dan ikhtilat yang asing baginya? Ataukah ia justru mampu membawa pengaruh positif serta kedamaian ajaran Islam di sekolah tersebut?
Sampul Novel Gairah
8.4
Banyak yang menganggap bahwa jatuh cinta adalah pengalaman yang sangat indah. Namun, apakah perasaan itu akan tetap terasa manis jika hati tertambat pada sosok yang sudah menjadi milik orang lain? Situasi menjadi semakin rumit ketika orang tersebut adalah pasangan dari sosok yang sangat kita sayangi. Kisah romansa dewasa ini mengeksplorasi konflik batin dan gairah terlarang yang menguji kesetiaan serta nurani dalam sebuah hubungan yang sangat rumit.
Sampul Novel Hijrah Cinta Sang Casanova
8.0
Bobby jatuh hati pada Claudia sejak pertemuan pertama, namun reputasinya sebagai casanova membuat Claudia enggan membuka hati. Meski Claudia bersikap baik karena Bobby pernah menolong menantunya, ia tetap merasa risi akan kehadiran pria itu. Sultan, mertua Claudia, justru mendukung Bobby demi mengakhiri masa janda menantunya yang sudah lama. Saat Claudia akhirnya luluh dan menerima lamaran, kejutan masa lalu serta sosok misterius muncul menguji pernikahan mereka.
Sampul Novel Lawyer With Benefit
8.2
Terjebak konflik keluarga, Adara bertekad menjatuhkan ibu tirinya yang telah menggelapkan dana perusahaan saat sang ayah kritis. Ia pun meminta bantuan Deva, pengacara hebat rekomendasi sahabatnya. Namun, hubungan profesional ini berubah menjadi pelampiasan hasrat yang intens. Di tengah duka kehilangan ayah, pesona Deva tak hanya memikat di pengadilan, tapi juga mencuri hati Adara. Akankah skandal dan cinta ini berakhir manis bagi mereka berdua?
Sampul Novel Mengubah Cinta Lampau Yang Menyakitkan
8.6
Di malam Valentine, aku kembali terbangun di masa lalu, tepat di depan bar tempat sahabat kecil tunanganku tergeletak tak sadarkan diri akibat racun. Pada kehidupan sebelumnya, niat baikku menolongnya justru mengungkap tato nama tunanganku di tubuhnya dan memicu tragedi besar. Aku yang dituduh menjadi penyebab kematiannya akhirnya disiksa hingga lumpuh oleh tunanganku sendiri. Kini, demi mengubah takdir kelam dan menghindari siksaan kejam itu, aku memilih berbalik arah dan mengabaikannya.