Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel PERNIKAHAN YANG TERNODA

PERNIKAHAN YANG TERNODA

Sadar akan posisinya yang tak lagi diinginkan, Abelia memutuskan untuk mundur dan menghilang dari kehidupan suaminya, Bara. Selama ini, Bara lebih sering menghabiskan waktu di pelukan wanita selingkuhannya daripada pulang ke rumah. Namun, ketika penyesalan mendalam akhirnya menghampiri Bara dan ia berniat memperbaiki segalanya, keadaan telah berubah total. Abelia bukan lagi miliknya karena ia telah menemukan kebahagiaan baru di pelukan pria lain.
Bab
Bagikan

Bab 3

Helena berjalan kearah jendela kamar hotel, kemarin pagi Bara, sang kekasih hati, sudah pulang duluan meninggalkannya. Seminggu menghabiskan waktu berdua di hotel selepas pertemuan di kota makassar ini, buat Helena benar-benar puas.

Kemarin ia sedikit keberatan saat Bara akan pulang duluan, namun mengingat mertua kekasihnya meninggal, Helena terpaksa merelakan, namun ia minta satu ronde dulu dan bara tak menolaknya.

Helena tersenyum mengingat lagi, betapa nakalnya mereka seminggu ini. Sebisa mungkin jadwal meeting di percepat dan Bara menolak bila proyek dibahas secara bertele-tele. Helena tersenyum penuh arti menatap Bara yang sedikit bersuara tegas di hari kedua, saat meeting berlangsung. Bukan apa-apa sebenarnya, hampir tiga minggu Bara tak dapat jatah seks dari Helena, selain karna datang bulan, Pak Subroto juga meminta wanita itu untuk lembur berhari-hari, meghitung dan mengaudit secermat mungkin keuangan perusahaan yang akan digunakan nanti untuk menjalankan proyek yang akan Bara tangani.

Tiga minggu tanpa hubungan intim dengan kekasihnya, buat Bara uring-uringan.

“Kan kamu punya istri, Mas. Pakai aja dulu tahan-tahan.” Helena menggoda Bara saat mereka berpapasan di depan toilet. Tentu saja Bara langsung manyun. Tak ada niat sedikitpun untuk menyentuh Abel. Wanita yang dijodohkan dengannya. Pernah Bara tak tahan dan hampir saja menyentuhnya, namun perkenalannya dengan Helena, buat dirinya semakin menjauh dari sang istri.

Bara langsung meremas dada milik Helena yang membusung indah di balik kemeja kantor ketat yang ia gunakan.

“Ihh, Mas dilihat orang.”

“Kangen tahu.”

“Kangen apanya Sayang?”

“Kangen ini sama ini.” Bara arahkan tangan ke dada dan bokong Helena yang montok.”

“Ih Mas mesum, nakal.”

“Kamu yang bikin mas mesum.”

“Sabar ya, minggu depan kita jalan dinas ke Makassar. Nanti kita…pesta seks, Sayang.” Lalu Helena meremas kejantan Bara sebelum berlari sambil terkekeh, meninggalkan kekasihnya dengan nafsu yang sudah di ubun-ubun.

Helena tahu Bara seorang pria beristri, namun pesona tubuh, kemampuan menaklukkan lawan bisnis dan kemampuannya menaklukkan wanita di atas ranjang, buat Helena begitu tergila-gila pada anak buah pamannya ini.

Bara juga bukan pria baik-baik. Tiga tahun menikah dengan Abel, bukannya melampiaskan nafsunya pada wanita itu secara halal, malah sibuk menghubungi nomor-nomor wanita yang open BO. Mulai dari pelajar SMA, mahasiswi hingga karyawati sudah pernah Bara coba. Namun semuanya tak ada yang perawan. Bahkan rata-rata mereka sudah longgar. Bahkan Bara pernah nekat melayani seorang istri pengusaha, selain kenikmatan yang didapat, uang belasan juta rupiah juga masuk di rekening Bara malam itu.

Kadang Helena merasa kasihan pada istri Bara. Sebab sepertinya wanita itu hanya menjadi pajangan saja di rumah. Bara yang seorang pemain sementara Abel seorang wanita desa yang polos. Helena tahu dan pernah melihat Abel. Bara pernah membawanya sekali saat acara malam tahun baru yang diadakan perusahaan. Bahkan Bara memperkenalkan Abel dengan baik pada mereka.

Namun melihat penampilan Abel yang sederhana dibanding dirinya, nampak kurang sepadan memang kelihatannya antara Abel dan Bara. Kurang serasi dari segi penampilan. Abel yang sederhana sementara suaminya nampak modis dan berwibawa. Abel…terlalu kalem juga untuk Bara.

Memang Bara cocoknya dengan Helena.

Wanita itu sesekali mengusap dadanya yang masih polos, ada beberapa tanda cinta yang Bara tinggalkan di dada putih mulusnya. Lalu tersenyum lagi, mengingat bagaimana Bara memperkosanya dengan membabi buta malam itu, selepas meeting di hari kedua.

[Mas, aku udah selesai haid] Helena mengirim pesan pada Bara yang nampak duduk di kursi depan sana dengan dahi berkerut.

[Beneran?] Bara sigap membalas pesan Helena.

[Bener sayang, udah siap nih diperkosa sama rudal gede kamu. Emoticon mengedip dan kiss]

[Entar malam, mas perkosa beneran kamu.]

Lalu ya… Bara membuktikannya. Bahkan tak perlu menunggu mandi dulu, keduanya gegas masuk ke kamar Bara di lantai tujuh hotel yang terletak di jantung kota Makassar itu. Bara benar-benar memperkosa tubuh Helena, memberikan kenikmatan yang membabi buta diatas tubuh telanjang Helena. Bara lupakan bila dia seorang laki-laki yang bergelar suami dari seorang wanita. Bara luapkan birahi liarnya pada Helena yang siap mengangkang dan menunggingkan tubuh untuknya.

“Akhhh Mas Bara pelan-pelan, Sayang.bisa sobek ini.” Rintih Helena dengan erotis saat benda tumpul suami Abel itu menumbuknya dengan kuat dibawa sana.

“Akhh, sempit banget, Sayang. Enak.” Bara menggeram, seperti singa yang terluka saat Helena dengan binalnya naik turun diatas tubuhnya.

Keduanya bersahutan meneriakkan kata-kata kotor dan vulgar yang semakin membakar birahi mereka.

Helena menikmati permainan seks liar itu dengan suami orang lain. Helena lupa bila dia sedang menyakiti hati perempuan lain. Helena lupa bila laki-laki yang sedang menyodok kemaluannya dibawah sana, bukanlah suaminya. Helena lupa bila laki-laki yang sedang ia tunggangi benda tumpulnya adalah pria beristri, Helena lupa bila laki-laki yang sedang menggeram puas dibawah tubuhnya adalah suami dari Abel. Perempuan yang ia kenal dengan baik.

“Akhhhh, oohhhh” lalu lolongan dan jeritan puas keduanya menandakan selesainya permainan seks liar mereka di jam tiga pagi saat itu.

Helena tersenyum puas, meski tubuhnya terasa remuk dan kewanitaannya terasa kebas.

Ouhh membayangkan permainan mereka saja, sudah buat Helena basah dan banjir di bawah sana.

Sungguh Helena berharap suatu saat Bara akan melepas Abel dan memilihnya menjadi istri. Meski secara materi Bara jauh dibawahnya.

Yang jelas Helena begitu mencinta dan begitu berhasrat pada Bara, suami Abelia Rahayu.

__

“Koq banyak daun kelapa?” Bara sedikit heran saat melihat Abel dengan mata yang masih bengkak, menyimpan daun-daun kelapa yang mulai mengering, bahkan ada juga yang sudah dianyam jadi seperti bentuk ketupat.

“Ibu tahu mas Bara lagi jalan Dinas. Sebelum asmanya kambuh, ibu tanyain kapan mas Bara pulang, aku bilang mungkin minggu depan. Ibu rencananya mau berkunjung ke rumah, mau bawain ketupat santan kesukaan kamu, Mas.” sahut Abel kemudian kembali sibuk memasukkan daun-daun kelapa yang tak jadi dibuat ketupat itu.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95LJS" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95LJS
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DICERAI KARENA MANDUL
8.3
Dunia Kala runtuh seketika saat ia dicerai dengan tuduhan mandul dan dikhianati pasangannya. Di tengah rasa rendah diri dan luka batin yang mendalam, ia mempertanyakan takdir hidupnya yang tragis. Namun, secercah harapan muncul lewat pertemuannya dengan Sheryl Amanta Versha, seorang bocah polos yang kehadirannya ditolak ibu kandungnya. Meski sempat menepis perasaan yang tumbuh, Kala terjebak dalam pusaran emosi baru yang menantang keberaniannya untuk bangkit.
Sampul Novel Dinikahi Mas Pandu
7.8
Pasca lamaran kilat dan pernikahan yang digelar dalam empat jam, Zita memulai babak baru bersama Pandu di kota tempat suaminya bekerja. Zita sering merasa jengkel pada Pandu, bahkan bersumpah tak akan menyerah pada rayuan suaminya yang masih menanti malam pertama mereka. Namun, pertahanan Zita diuji saat sikap Pandu yang terlalu baik pada orang lain justru memicu rasa cemburu. Akankah ia tetap teguh pada pendiriannya atau justru luluh karena perasaan tersebut?
Sampul Novel DOKTER FORENSIK
7.9
Randa adalah dokter forensik yang terjebak di antara realitas dan imajinasi akibat penyakitnya. Kondisi ini membuatnya merasa mampu berkomunikasi dengan jenazah. Dilema muncul saat ia mencintai dua wanita, Evlyn dan Avita. Randa akhirnya memilih Evlyn, namun ia tersadar bahwa Evlyn sebenarnya telah tiada sejak tujuh bulan lalu. Di tengah upaya Avita menyadarkannya, Randa harus memilih antara terus bersembunyi dalam halusinasinya atau kembali menghadapi kenyataan pahit.
Sampul Novel Lentera Rindu
8.6
Rima, seorang gadis berusia 18 tahun, kini resmi menyandang status sebagai istri Bary. Namun, pernikahan muda ini langsung dihadapkan pada penolakan dingin saat Bary, yang usianya tiga tahun lebih muda, enggan memenuhi keinginan istrinya untuk tidur bersama. Di balik penolakan tersebut, tersimpan teka-teki tentang perasaan dan komitmen mereka. Kisah ini membawa pembaca menyelami filosofi rindu dan cinta yang melampaui kefanaan dunia melalui lentera hati.
Sampul Novel Malapetaka Cinta Claire
9.6
Impian Claire akan pernikahan bahagia hancur saat ia terjerat dalam keluarga konglomerat yang penuh siksaan. Hidupnya menderita akibat aturan kejam dan penghinaan mertua hingga akhirnya ia diceraikan Randi karena dianggap mandul. Namun, rahasia kelam masa lalu antara keluarga mereka terungkap. Didorong dendam membara, Claire nekat mengubah identitas dan fisiknya secara ekstrem demi membalas sakit hatinya. Mampukah ia menuntaskan misinya terhadap keluarga Randi?
Sampul Novel Mengandung Anak Dari Musuhku
9.7
Dylan Callahan menyimpan dendam pada Alaina Sinclair karena dianggap sebagai pemicu kehancuran keluarganya. Ia pun melancarkan aksi balas dendam kejam yang menghancurkan reputasi serta karier Alaina. Namun, keadaan kian rumit saat Alaina hamil setelah dibius secara misterius. Dylan menyangkal keterlibatannya meski ia dalang di balik penderitaan Alaina. Di tengah misteri itu, kebenaran masa lalu mulai terkuak, memaksa Dylan menghadapi fakta bahwa benci mungkin salah sasaran.