Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel PERNIKAHAN KONTRAK TUJUH MILIAR

PERNIKAHAN KONTRAK TUJUH MILIAR

Terlilit utang sebesar lima ratus ribu dolar, Selena Watson terpaksa menemui Cristian di kantornya. Meski sempat merasa terhina oleh gurauan pria itu, Selena tak punya pilihan selain menerima tawaran kerja demi melunasi kewajibannya. Insiden memalukan dengan mantan kekasihnya ternyata membawa Selena pada kesepakatan besar. Cristian menjanjikan uang berlimpah, namun syaratnya sangat mengejutkan. Alih-alih tugas biasa, Cristian justru meminta Selena untuk menikahinya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Cristian's pov

"Kau sangat manis Cristian. Aku sangat menikmati kencan ini," ucap jeslyn dengan wajah bahagia.

Aku hanya tersenyum malas. Entahlah mungkin jeslyn hanya sebagai hiburan aku saja. Aku tidak pernah peduli dengannya sedikitpun.

aku menikmati sajian makan malam di hotel yang mewah ini dengan senang. Mereka benar benar menjamu aku dengan sangat baik. Itu karena mereka tahu jika aku adalah anak dari seorang milyader.

Ponselku berdering ketika aku sedang menikmati caviar yang ada di mulutku.

"Halo, Ayah," ucapku dengan ramah.

"Cristian, aku berharap kau menemui Ayah secepatnya. Ini penting sekali,"

"Baik, Ayah aku segera menemuimu," ucapku dengan cepat lalu memasukkan ponselku ke dalam saku celana.

"Kau mau kemana Cristian?" tanya Jeslyn dengan wajah seolah tidak ingin aku pergi.

"Itu bukan urusanmu," ucapku dengan datar. Aku berdiri dan melangkah namun Jeslyn menggenggam lenganku dengan keras.

"Kita berdua bahkan belum sampai ke tahap selanjutnya yang lebih romantis. Kau mau kemana sayang? Jangan buru buru. Aku sangat merindukanmu," ucap Jeslyn dengan suara manja.

"Lepaskan wanita murahan!" ucapku dengan tegas. Aku segera melangkah cepat menuju ke mobil.

Sekarang aku tidak peduli dengan Jeslyn. Karena dia adalah perempuan yang sama seperti perempuan yang pernah aku kencani. Mereka semua tentu hanya sebagai penghibur aku saja jika aku sedang suntuk.

Gerbang tinggi berbahan besi yang sangat rumit itu kini terlihat. Mobilku masuk ke dalam halaman aspal yang berkelok. Pepohonan yang begitu indah terlihat di sisi jalan. Rumah besar milik Ayahku ini sangatlah nyaman sekali. Sampai di depan pintu rumah. Entah kenapa hatiku merasa berdebar. Aku takut terjadi sesuatu dengan Ayahku. Mengingat dia mempunyai penyakit yang cukup serius.

"Selamat datang, pak," ucap pelayan perempuan dengan sopan.

"Ayah, ayah," panggilku dengan cemas sambil berjalan melewati ruang tamu dan ruang tengah. Aku tidak mempedulikan beberapa karyawan ayah yang memberi hormat kepadaku.

Kulihat ayah berdiri di balkon dengan perawakan yang sudah tua. Aku menyapanya dengan pelan. Sepertinya dia terlihat baik baik saja. Dia tersenyum kepadaku dengan hangat.

"Aku kira kau tidak akan ke sini," kata Ayah tertawa kecil sambil menepuk lenganku dengan akrab.

"Tidak mungkin aku hanya diam saja, ketika kau memerintahkan aku menemuimu,"

"Kau memang anak yang baik Cristian. Ya setidaknya kau tidak seperti Lucas," ucap Ayah lalu menghela nafas dengan berat.

"Ayah, aku mendengar dari ibu bahwa kau sering mengunjungi dokter secara teratur. Apa kau baik baik saja? Bagaimana dengan kankermu?"

Tangannya mengelus lenganku dengan lembut sambil memandang wajahku.

"Kau sungguh memperhatikan Ayahmu. Sungguh kau sangat berbeda sekali dengan Lucas adikmu,"

"Ayah tolonglah... Aku serius," ucapku mengerutkan dahi.

Ayah mengangguk angguk pelan.

"Baiklah, kali ini ayah akan berbicara serius denganmu. Jadi sebenarnya aku sudah tidak mampu untuk memimpin bisnis. Kau lihat sendiri bukan? bagaimana Ayah sekarang?" Ayahku membentangkan kedua tangannya sejenak. Kulit wajahnya yang tampak keriput seakan menggambarkan betapa dia begitu berjuang dalam mengembangkan bisnisnya.

"Ayah ingin sekali kau yang memegang bisnis. Ayah ingin mempercayakan bisnis ini untukmu. Ayah tidak mungkin menyerahkan bisnis perusahaan kepada adikmu Lucas. Karena kau tahu 'kan? Jika pengeluaran dia sangat banyak. Dia tidak bisa mengontrol apa yang penting dan tidak penting. Jadi Ayah hanya bisa berharap kepadamu," ucapnya berhenti sejenak lalu dia menatapku dengan serius.

"Ayah juga mempunyai syarat untukmu. Syaratnya adalah kau harus segera menikah. Kau tahu Julia? Dia sangat pandai dalam berbisnis. Keluarganya juga sangat baik. Kecantikan Julia tidak di ragukan lagi. Apa kau...?

"Tunggu tunggu, maksud Ayah?"

"Ya maksudku, mungkin Julia sangat cocok denganmu,"

"Maaf, tapi aku sudah mempunyai tunangan," ucapku dengan spontan. Itu karena aku tidak tertarik dengan Julia. Kita pernah bertemu dan mengobrol dalam acara bisnis. Sungguh aku tidak tertarik dengan Julia sedikitpun. Hal lain yang menjadi alasanku belum menikah karena aku tidak percaya jika benar benar ada wanita yang mencintaiku. Ibuku bahkan menceraikan Ayah. Ibuku seorang yang sangat sombong dan ia hanya cinta dengan harta Ayahku.

"Bagus itu. Fantastis! Kapan kita akan berbicara? Aku ingin sekali mengobrol dengan kalian berdua," ucap ayah dengan antusias.

"Secapatnya ayah, akan aku atur," ucapku dengan yakin. Sial, bagaimana aku harus mencari tunangan? Aku tidak bisa mendapatkan tunangan secepat itu.

"Baiklah , begini saja. Kau undang tunanganmu itu ke acara pesta pensiun Ayah. Oke, hari Sabtu ya?"

Hari Sabtu adalah tiga hari lagi dari sekarang. Oh tuhan! Apa ayahku bercanda.

"Baik ayah, Hari Sabtu,"

Bagiamana mungkin aku berkata seperti ini. Aku bahkan tidak memiliki tunangan sekarang.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Miskin, tapi Bohong
8.2
Maya adalah pewaris kaya yang memilih menyembunyikan identitas aslinya, namun ia justru mendapat perlakuan kejam dari mertua dan suaminya sendiri. Dirga, sang suami yang dahulu memohon untuk menikahinya, ternyata hanya mengincar harta tabungan Maya dan meremehkannya. Meski menderita, Maya terpaksa bertahan demi melindungi sosok yang ia cintai. Akankah ia mampu melepaskan diri dari belenggu keluarga Dirga, atau selamanya terjebak menjadi budak mereka?
Sampul Novel Balas Dendam Sang CEO
8.8
Dahulu Adnan dicampakkan oleh kekasihnya karena kemiskinan yang ia derita. Wanita itu memilih pergi demi mengejar pria kaya. Sepuluh tahun berlalu, Adnan kembali dengan kekayaan melimpah untuk membalas rasa sakit hatinya. Namun, ia terkejut saat menemukan sang mantan kini justru menjadi wanita panggilan demi menyambung hidup. Rahasia apa yang sebenarnya tersembunyi? Akankah Adnan tetap menjalankan dendamnya saat melihat kondisi tragis wanita itu?
Sampul Novel Bayiku Bukan Untukmu
8.7
Nayla, asisten rumah tangga yatim piatu, terjebak dalam tragedi berdarah yang menewaskan majikannya. Setelah menyelamatkan bayi sang majikan, ia bertemu Arkan, pria misterius yang menawarkan perlindungan. Arkan mengajukan kontrak pernikahan senilai satu miliar rupiah agar Nayla bersedia menjadi istri palsu sekaligus ibu bagi bayi itu. Demi masa depan si kecil, Nayla setuju. Namun, rahasia dan bahaya mengintai saat benih cinta mulai tumbuh di antara mereka.
Sampul Novel CLARITTA, KAMU MILIKKU
9.1
Claritta Indriana, model populer, terjerat dalam pernikahan rumit dengan pewaris Andromeda Group, Aslan Teryeka. Meski mengaku cinta, Aslan memperlakukan Claritta semena-mena dan bersikap posesif, bahkan tega berselingkuh dengan sekretarisnya. Di tengah pengkhianatan dan kebencian Aslan yang membara, Claritta terjebak dalam dilema besar. Haruskah ia bertahan sebagai boneka dalam hubungan hancur ini, atau memilih menghilang selamanya demi meraih kebebasan?
Sampul Novel Dari Istri Tercampakkan Menjadi Pewaris Berkuasa
9.3
Dunia Kirana runtuh saat suaminya, Bima Nugraha, memamerkan kehamilan selingkuhannya di depan publik. Demi kelancaran bisnis, Bima dan keluarga angkat Kirana bersekongkol menjadikannya tahanan di rumah sendiri. Kirana difitnah gila dan dipaksa menggugurkan kandungannya. Namun, mereka tidak tahu identitas asli Kirana. Dengan satu panggilan, ia menghubungi ayah kandungnya, Antony Suryoatmodjo, konglomerat kuat yang siap menghancurkan Bima hingga tak bersisa.
Sampul Novel Gairah Liar Setelah Menikah
9.6
Kebahagiaan milyarder ini memuncak setelah menikahi akhwat impiannya. Namun, baru seminggu membina rumah tangga, sang istri mulai kewalahan menghadapi gairah suaminya yang tak terbendung. Sang suami terus meminta jatah di berbagai situasi, mulai dari ruang tamu hingga saat istrinya memasak di dapur. Meski sempat menolak karena sedang sibuk, sang istri akhirnya menyerah pada desakan suaminya. Keperkasaan sang suami yang luar biasa membuatnya lemas tak berdaya.