Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Kontrak Sang Mafia

Pernikahan Kontrak Sang Mafia

Dunia Allea Maxwell runtuh saat ibunya tewas misterius. Merasa ayahnya menutupi kebenaran, gadis dua puluh tahun ini berubah menjadi pemberontak dan sering melampiaskan amarah di kelab malam. Ketegangan memuncak ketika sang ayah menjodohkannya dengan Morgen William, pria temperamental yang paling ia benci. Di tengah misi mengungkap konspirasi kematian sang ibu, Allea harus berjuang membatalkan pernikahan kontrak dengan pria brengsek tersebut sebelum hidupnya terjebak selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Hallo Allea, kita bertemu lagi." Salah satu dari lima orang itu menyapa Allea dengan suara lembut, serta sedikit senyum seringai di wajahnya.

"K-kau? Kenapa kau ada di sini?" Allea membelalak tidak percaya, tatkala indera penglihatannya menatap sosok yang sangat dia kenal kurang lebih satu setengah tahun lalu.

Dia adalah Morgen William. Mantan kekasih Allea, pria yang kini sangat Allea benci. Juga pria yang sudah Allea masuk dan tempatkan pertama kali ke dalam daftar hitam, serta kategori jajaran pria brengsek dan wajib ditolak untuk menjadi calon suaminya.

"Bukankah kau sudah mendengar penjelasan dari papamu barusan, Allea?" Pria itu menanggapi pertanyaan Allea dengan tersenyum miring.

"Haruskah aku mengulangi penjelasan ayahmu sekali lagi, hmm?" Selanjutnya dia mengusap surai hitam panjang Allea dengan lembut namun tapi penuh dengan penekanan.

"Tidak, tidak mungkin, ini pasti salah!" Allea menggelengkan kepalanya sendiri beberapa kali. Menghindari usapan tangan Morgen di kepalanya sembari terus berontak dan berusaha melepaskan diri dari pengawal ayahnya.

"Lepaskan! Kalian menyakiti calon istriku." Namun, Morgan tidak terpengaruh sama sekali. Pria itu justru bersikap sangat ramah terhadap Allea di hadapan semua orang, termasuk Adam Maxwell, ayah kandung Allea.

Mendengar perintah dari Morgen William, seorang pria yang dinilai paling berkuasa di kota tempat mereka tinggal, para pengawal yang memegang kedua tangan Allea pun secara otomatis langsung melepaskan cengkraman tangannya dari lengan Allea.

"Keparat! Siapa yang sudi menjadi istri dari pria brengsek seperti dirimu, hah?" sahut Allea cepat.

Dia begitu muak mendengar suara Morgen William yang sengaja dilembut-lembutkan oleh pria itu di hadapan ayah Allea, ibu tirinya, dan juga semua pengawal baik dari pihak Adam maupun Morgen William sendiri.

"Allea, papa tidak pernah mengajarimu menjadi kasar dan juga tidak tahu aturan seperti ini!" Tidak menyadari kesalahannya yang tidak pernah adil dalam memperlakukan antara Allea anak kandungnya sendiri dengan anak tirinya, Adam Maxwell kembali berteriak lantang menegur ketidaksopanan putrinya.

"Kenapa, apa papa mau bilang jika malu mempunyai putri seperti aku?" Begitu pula dengan Allea yang sudah lebih dulu tersulut emosi karena keegoisan papanya yang semakin hari semakin menjadi.

"Kau, ...." Adam Maxwell mengangkat salah satu tangan bersiap menampar putrinya untuk kedua kali dalam satu hari yang sama.

"Honey, bersabarlah. Mungkin Allea hanya butuh waktu." Dengan segera Rena, istri muda Adam mengambil peran sebagai ibu yang baik. Mengusap-ngusap punggung suami dengan lembut, seolah dirinya adalah obat yang mampu membuat pria paruh baya itu lebih tenang.

"Tapi anak ini harus diberi pelajaran agar dia berhenti bersikap sesuka hati dan tidak lagi urakan, Mi!" Darah Adam yang masih mendidih menghadapi anak kandungnya, tidak lantas langsung menerima permintaan istri keduanya.

"Papi, tolong kendalikan emosi papa, lihatlah di sini ada banyak orang, apa papi tidak malu dengan Tuan Morgen?" Rena berbisik pelan tepat di depan daun telinga suaminya.

Setelah itu pria berusia paruh baya itu pun kembali menurunkan tangan dan mengurungkan niat untuk menampar putrinya tatkala melihat William Morgen yang terus memperhatikan interaksi ayah dan anak itu. Mungkin Adam Maxwell merasa tidak enak, mungkin juga ayah kandung Allea itu berusaha menjaga image di hadapan calon menantu sekaligus relasi bisnisnya tersebut.

"Kenapa ayah tidak jadi menamparku? Aah papa malu jika terlihat menjadi ayah yang kasar dan suka memukuli putrinya di hadapan si brengsek yang ingin papa jodohkan padaku ini?" Gadis bertubuh mungil itu tersenyum sinis kepada Adam Maxwell, ayahnya sendiri, seolah dia tengah mengejek sikapnya yang ingin menutupi kekerasan yang dia lakukan terhadap putri kandungnya sendiri demi menjaga image.

Image yang selama ini mati-matian Adam jaga di hadapan seluruh rekan bisnis maupun masyarakat umum, sebagai pria yang sangat menyayangi keluarga dan selalu memperlakukan orang-orang terdekatnya dengan sangat lembut. Berbanding terbalik dengan apa yang dirasakan oleh Allea sejak satu setengah tahun lalu, tepat setelah hari kematian sang mama.

"Tuan Adam, sebaiknya anda bersikap lebih lembut lagi kepada calon istriku, aku tidak ingin wajah cantiknya terlihat lebam di hari pernikahan kita seminggu lagi!" Morgen William yang dari awal menyaksikan dan memperhatikan perdebatan sengit antara kedua ayah dan anak itu pun akhirnya kembali bersuara.

"Aku tidak ingin kecantikan istriku berkurang, terlebih di hari yang sangat membahagiakan dan kami harap hanya terjadi sekali seumur hidup." Imbuh Morgen dengan suara serak yang sangat khas.

Suara yang sebenarnya terdengar menggoda setiap perempuan yang kebetulan mendengar dan berada di dekatnya. Termasuk untuk Dena, saudara tiri Allea, anak bawaan Rena, ibu tirinya. Dena menatap penuh minat ke arah pria tampan pemilik manik berwarna biru muda yang mencuri perhatian darinya sejak awal kedatangannya di rumah itu. Sayangnya pria itu harus dijodohkan dengan Allea, bukan dirinya.

Namun itu tidak berlaku untuk Allea. Gadis yang sudah terlanjur menyematkan gelar pria paling brengsek sejagad raya, pada Morgen William sejak terakhir kali mereka bertemu satu setengah tahun lalu.

"Aku benar bukan, Sayang?" ucap Morgen dengan mengerlingkan salah satu mata kepada Allea berniat menggoda gadis itu, tidak peduli bagaimana sebal, marah dan juga seberapa besar kebencian yang Allea tunjukkan kepada dirinya.

"Dasar iblis! Apa kau tuli, aku tidak mau menikah denganmu." Umpatan demi umpatan terus ke luar dari mulut Allea.

Gadis itu tidak lagi memikirkan bagaimana sikapnya sebagai seorang gadis yang menjadi bagian dari keluarga Adam Maxwell yang sangat menjunjung tinggi tata krama.

"Jika memang kalian sangat ingin menjadikan si brengsek itu sebagai seorang menantu, kenapa tidak kalian nikahkan saja dengan putri kesayangan kalian, hah?" Ibarat sebuah bom, mungkin ini adalah ledakan terbesar yang terjadi pada Allea sejak dia melakukan protes secara terang-terangan di hadapan Adam.

Jika biasanya dia hanya jarang pulang ke rumah, dan tidak pernah lagi menegur ayahnya saat mereka kebetulan saling bersisipan atau tidak sengaja bertemu ketika Allea mengambil baju ganti sebelum berangkat kuliah, maka kali ini dia bisa berteriak bebas.

Ia tidak lagi bisa mentolerir semua sikap kasar, pilih kasih serta Adam yang selalu menomorsatukan Dena anak tiri bawaan Rena, dibandingkan dirinya yang anak kandung Adam sendiri.

"Ayah, jika memang kakak tidak mau menikah dengan Tuan Morgen, aku bersedia menggantikannya untuk kakak." Dena tersenyum lebar mendengar penuturan Allea.

Lihatlah betapa tidak tahu dirinya anak bawaan Rena ini. Tanpa ada yang minta atau menunggu jawaban dari Adam, Rena atau pihak Morgen sendiri pria yang ingin dijodohkan dengan saudara tirinya, dia sudah menawarkan diri sendiri seolah sangat berharap bisa menikah dengan pria mapan, tampan dan juga sangat berkuasa seperti Morgen.

Memang sedari awal dia meminta agar ayahnya mau merubah posisi perjodohan Morgen dengan dirinya, bukan Allea. Tapi sayang permintaannya Dena ditolak tegas oleh Morgen, sebab dari awal Allea lah gadis yang dia incar. Bukan Dena.

"Benarkah kau mau melakukan itu, Nak?" Tidak butuh waktu lama, Adam menjawab permintaan Dena. Menatap putri tirinya dengan tatapan penuh kasih. Perlakuan yang seratus delapan puluh derajat sangat berbeda dengan perlakuannya kepada Allea.

"Aku tidak suka mengubah kesepakatan. Allea atau tidak sama sekali, Tuan Adam!" Morgen William yang tidak menyukai pernyataan Dena, segera menunjukkan kuasanya.

Dengan suara tegas serta ekspresi wajah yang dingin, pemuda itu berkata tanpa memberikan pilihan pada Adam Maxwell yang terlihat menatap lembut dan penuh kasih ingin menuruti kemauan anak tirinya. Dia membenci gadis murahan yang bisa menyodorkan diri dengan mudah.

Sementara Allea yang mendengar semua kegaduhan di rumah peninggalan sang mama, mulai memperlihatkan senyum tipis di sudut bibirnya. Sangat tipis, hingga tidak disadari oleh semua orang yang berada di ruangan tersebut.

Tiba-tiba sebuah ide cemerlang hinggap di otaknya. Dia menyukai persaingan ini, netra hazel terang itu menatap wajah dingin William. Lalu berkata, "Baiklah jika kau memaksa dan sangat ingin menikah denganku, Tuan William. Aku akan menerima permintaanmu untuk menikah denganku, dengan satu syarat ...."

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95MFM" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95MFM
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam dari Ayahnya Sahabat
9.7
Balas Dendam dari Ayahnya Sahabat menyajikan kisah kelam pembalasan dendam. Akibat ulah ayahnya yang menyakiti putri Om Charlie, protagonis kini harus menanggung hukuman pahit. Ia dipaksa tunduk dalam posisi memalukan oleh sosok berkuasa tersebut. Sembari mendengar suara kemesraan sang ayah dengan sahabatnya dari dalam kamar, ia hanya bisa pasrah dan menyerah sepenuhnya pada setiap perlakuan intim serta kendali mutlak dari Om Charlie.
Sampul Novel Diatas Ranjang Papa Angkatku
9.5
Bianca dibesarkan oleh Emanuel Carlos, pemimpin mafia kejam yang menghabisi keluarganya. Tumbuh menjadi gadis cantik, Bianca mengira Emanuel adalah ayah kandungnya meski pria itu selalu bersikap dingin dan acuh. Namun, rahasia besar terungkap bahwa ia hanyalah anak angkat. Bukannya menjauh, Bianca justru kian terobsesi menaklukkan hati pria tampan itu. Di tengah sikap keras Emanuel, Bianca bertekad mengubah status hubungan mereka menjadi sepasang kekasih.
Sampul Novel Guru Tampan Seorang Yakuza
8.1
Akeno Taoka, anggota Yakuza dari klan Barakujaga, menyamar menjadi guru SMA di Tatsuno demi misi rahasia. Targetnya adalah Reina Akinara, putri pemimpin klan musuh, Tuan Kudesai. Akeno bertekad menjadikan Reina alat balas dendam atas kematian orang tuanya yang dibunuh secara licik. Namun, sebuah fakta mengejutkan mengenai identitas asli Reina terungkap di tengah rencana tersebut. Akankah dendam Akeno tetap membara, atau justru ia akan luluh oleh pesona Reina?
Sampul Novel Mafia dalam penjara
8.5
Seorang narapidana harus menjalani masa hukuman di balik jeruji besi demi menebus dosa masa lalunya. Namun, ia segera menyadari adanya kejanggalan besar yang menyelimuti seluruh area lembaga pemasyarakatan tersebut. Atmosfer yang tidak biasa dan berbagai kejadian misterius mulai memicu rasa curiga yang mendalam. Apa sebenarnya rahasia gelap yang tersembunyi di dalam penjara ini? Ikuti perjalanan penuh aksi dan teka-teki ini hingga akhir cerita.
Sampul Novel Pengabdian dan Cinta
9.7
Ardi dan Bara, dua polisi tangguh, berusaha keras menjatuhkan jaringan mafia yang kebal hukum. Namun, tragedi melanda saat Bara tertembak dalam pengintaian hingga misi mereka berujung kegagalan fatal. Situasi kian pelik ketika Ardi menemukan fakta mengejutkan bahwa Arkana, sang gembong kriminal, adalah ayah kandungnya sendiri. Terjepit antara loyalitas keluarga dan tugas negara, Ardi akhirnya memilih melepaskan tembakan maut demi pengabdiannya pada hukum.
Sampul Novel Pengantin Pengganti Yang Buruk Rupa
8.0
Angela menjalani hidup penuh penolakan. Dianggap buruk rupa dan tidak berharga, ia tidak pernah merasakan kasih sayang. Takdirnya kian kelam saat dipaksa menjadi pengantin pengganti bagi kakak tirinya. Ia harus menikahi sosok misterius yang sangat ditakuti, Dimitri LaRocca. Sebagai pemimpin mafia yang terkenal kejam, buas, dan posesif, Dimitri membawa Angela masuk ke dunianya yang gelap. Kini, Angela terjebak dalam pernikahan penuh dominasi dan gairah berbahaya.