Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Kontrak CEO Muda

Pernikahan Kontrak CEO Muda

Adrian adalah CEO sukses yang merasa hampa di tengah kemewahan. Hidupnya berubah drastis setelah terlibat pernikahan kontrak dengan Gea demi tuntutan tertentu. Meski awalnya hanya formalitas, benih cinta mulai tumbuh di antara mereka. Namun, kehadiran orang ketiga dan berbagai rintangan besar menguji komitmen ini. Kini, mereka harus memilih antara logika perjanjian atau perasaan tulus. Akankah cinta mereka menang melawan segala hambatan yang ada?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Sayang, serahkan kertasnya agar di tandatangani Gea," ucap Vera pada Alex. Sebelumnya ia sudah berunding menyusun rencana untuk menikahkan Adrian dengan Gea secara kontrak. Tentunya pernikahan ini tidak akan bertahan lama karena di tentukan oleh jatuh tempo wakti sesuai perjanjian diatas kertas kontrak.

Sedikit kebingungan, Gea mencoba berpikir maksud dari ucapan Vera.

Alex menyodorkan selembar kertas berisi perjanjian kontrak pernikahan," Adrian kemarin sudah tanda tangan. Sekarang, giliranmu."

Celine yang sejak tadi merasa senang dan bibirnya tersenyum pun mendadak pudar, ia segera merampas kertas itu. Membacanya secara teliti, matanya terbelalak tak percaya setelah mengetahui isinya. Disana, tertulis tentang perjanjian pernikahan kontrak yang hanya berlaku selama dua bulan saja.

"Maksud anda apa ini? Kenapa ada surat perjanjian nikah kontrak?" Celine tak terima, ia meremas surat itu hingga tak berbentuk rapi lagi.

Alex dan Vera terkejut, ia tak akan menyangka jika reaksi Celine akan begini.

"Maaf Celine, tapi ini bukan perjanjian kontrak biasa. Ada imbalannya nanti, jikalau Gea berkenan menyetujui kontrak pernikahan ini," Vera berkata cukup tenang, ia tau bagaimana perasaan hancur Celine jika putri semata wayangnya terlibat dalam permainan kontrak nikah.

Mendengar kata imbalan, Celine pun mulai tergiur, pasti imbalannya tidak kecil!

"Memangnya apa imbalan itu? Aku tidak mau menyetujuinya terlalu mudah, apalagi rugi. Kasihan nasib Gea, dia itu benar-benar serius mencari cinta," wajah dengan tatapan sinis tadi berubah menjadi penuh iba, Celine kembali duduk dan merengkuh bahu Gea penuh kasih sayang, ia menujukkan betapa sayang dan berharganya Gea.

Adrian sendiri juga tidak ingat kalau kemarin surat yang ia tanda tangani secara asal-asalan tanpa membaca isinya ternyata surat pernikahan kontraknya dengan Gea.

'Aduh, kenapa aku ceroboh sekali sih? Kalau Laras sampai tau aku menikah dengan Gea, bisa gawat! Laras menjauhiku nanti!' batin Adrian merasa tidak tenang, meskipun tidak akan berumah tangga bersama Gea selamanya, namun biasanya Alex mengundang semua rekan karyawannya. Belum lagi ada beberapa reporter yang meliput jika ada acara pernikahan megah yang di selenggarakan secara besar-besaran dan meriah. Jelas akan tersiarkan di stasiun televisi ataupun radio. Adrian tidak mau sampai Laras tau.

"Imbalannya, uang dan perhiasan emas bertabur berlian. Kalau Gea bersedia, setelah selesai masa kontrak pernikahan, imbalan itu akan di serahkan sepenuhnya kepada Gea," jelas Vera.

Celine menarik Gea menjauh dari mereka, ia ingin menyuruh Gea agar setuju langsung dan segera menandatangani surat kontrak nikah itu.

"Apa mama gila? Aku cinta sama Adrian itu tulus ma. Lagipula bukan karena harta," kesal Gea tidak suka.

"Kamu bisa cari pria lain yang lebih tulus. Adrian itu tidak akan pernah mencintaimu. Buang jauh-jauh harapanmu itu, Gea," tekan Celine sedikit gemas, purtinya ini hanya memikirkan cinta dan cinta, bukan imbalan fantastis itu.

"Tapi ma, Adrian itu cuek. Beda dengan pria lain diluaran sana. Walaupun aku gak munafik tergiur imbalan itu, tapi yang aku suka adalah sifat dingin Adrian. Pasti dia tidak mudah berbaur dengan wanita manapun, ma," Gea mencoba menjelaskan tentang perasaannya, ia berubah pikiran, menikah dengan Adrian hidupnya pasti terjamin, tapi hanya sementara waktu dan bukan selamanya. Gea merasakan kesan kagum, pastinya Adrian itu benar-benar tiper pria yang ia cari selama ini. Sangat mustahil Adrian mudah tergoda oleh wanita lain.

"Buka mata kamu lebar-lebar. Tadi mama di permalukan, mama pikir orang tua Adrian meminangmu karena sudah cocok sesuai kriteria menantunya. Kamu dengar? Vera memujimu cantik, berarti apa? Kamu cocok menikahi Adrian. Tapi manfaatkan hartanya selama Adrian menafkahimu nanti. Rawat dirimu sedemikian rupa melebihi bidadari."

"Ingat ya, Gea. Semua ini, tidak datang dua kali. Pikiran baik-baik dan jangan kecewakan mama!" Celine melangkah pergi kembali ke tempat duduknya. Ia harap Gea menerimanya, tapi ia juga harus sering memperingati Gea untuk tidak jatuh cinta terlalu dalam terhadap Adrian.

"Aku setuju menikah. Aku terima tawaran kalian," ucap Gea. Membuat Adrian terkejut bukan main.

'Terima? Dia sudah gila! Dasar wanita mata duitan! Pasti mengincar uang keluargaku saja,' kesal Adrian dalam hatinya.

"Terima kasih, kami sangat lega mendengarnya. Besok, surat kontraknya akan di buatkan ulang. Kamu tanda tangani ya?" Vera tersenyum senang, bisnis suaminya akan selamat, tidak akan ada lagi yang menghina Adrian gay, sebutan sensitif dan menyakitkan. Vera muak mendengarnya.

"Maaf atas kemarahanku tadi," Celine sedkit malu, seharusnya tadi ia lebih bisa mengontrol emosinya. Tapi karena terkejut bercampur malu, tentu hatinya lebih di dominasi perasaan kecewa dan sakit.

"Tidak apa-apa. Sekarang, ayo pesan makanan. Kita terlalu lama mengobrol," Vera mencoba mencairkan suasana yang sempat menegangkan tadi.

Berbeda dengan Adrian yang mengalihkan pandangannya ke arah lain, ia tau dirinya sedang di perhatikan oleh Gea. Tatapan wanita iti tak mau lepas. Adrian merasa kurang nyaman.

"Hmm, maaf. Mama, aku baru ingat kalau hari ini ada janji temu dengan teman lamaku. Aku harus pergi," Adrian segera bergegas pergi meninggalkan meja makan itu, ia ingin menghilangkan pikirannya sejenak tentang masalah nikah kontrak. Batinnya cukup tertekan dan tidak siap.

"Adrian! Jangan pergi! Kamu belum makan!" seruan Gea itu samar-samar Adrian dengar. Ia tak peduli dan tetap melanjutkan langkahnya keluar darisana.

"Astaga, anak kita. Dia memang sibuk terus. Teman lama yang mana? Pasti wanita," Vera menggeleng heran.

"Bukan, memang Adrian ada teman lama. Satu jurusan kelas bahasa waktu SMA dulu," ucap Alex membenarkan, daripada nantinya Gea berpikiran negatif dan tidak tenang.

"Oh, aku kira wanita," Celine tersenyum kecut, ia juga tidak suka dengan sikap Adrian yang seenaknya. Tak menghargai pertemuan penting ini.

Gea melamun, ia memikirkan nasibnya nanti setelah menikah bersama Adrian. Apakah sikap Adrian akan tetap dingin dan selalu mengabaikannya?

***

Tempat lapangan basket yang cukup terkenal di kota, disitulah Adrian bertemu dengan Arshaka. Teman masa SMA-nya dulu.

Sambil memantulkan bola basket, Arshaka merasakan Adrian sedang di landa stress, terlihat dari raut wajah lesu itu, "Ada masalah?" tanyanya.

Adrian mengangguk samar, "Pernikahan kontrak. Aku harus menikah, dan calon wanitanya bukan Laras. Aku pikir mau di nikahkan dengan Laras. Tapi, itu terdengar mustahil apalagi kedua orang tuaku tidak suka, menilai Laras seperti wanita ber-ekonomi kelas rendah."

"Nikah kontrak sementara saja. Jangan di khawatirkan, kalau masa waktunya sudah habis, kamu bebas."

"Tapi, masalahnya ayahku menggelar pernikahan itu besar-besaran. Pastinya berita pernikahanku tersebar ke ranah publik," ujar Adrian sedikit kesal.

"Kalau memang pernikahan ini tujuannya adalah kontrak, seharusnya bisa di selenggarakan secara tertutup."

Adrian mengangguk, "Ya, aku pikir begitu."

"Apa mungkin, nikah kontrak ini sekedar settingan?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Milik CEO
8.8
Seorang wanita mendadak tegang saat bertemu kembali dengan Davero di dalam lift kantor. Pertemuan yang tak terduga itu berubah mencekam ketika sang CEO tampan memojokkannya ke dinding dengan tatapan tajam yang penuh dominasi. Meski sang wanita merasa ketakutan dan gugup, Davero dengan suara serak menegaskan bahwa ia tak akan membiarkannya pergi lagi. Sebuah klaim penuh ancaman pun terucap, menandai bahwa wanita itu kini adalah miliknya sepenuhnya secara mutlak.
Sampul Novel Calon tunanganku yang direbut adik angkatku
8.2
Setelah bereinkarnasi, aku tidak lagi menjadi gadis lemah yang bisa ditindas. Saat Maudy, anak angkat di keluargaku, mencoba merebut Felix dan mempermalukanku di hari pemotretan pernikahan, aku memilih untuk melawan. Dengan keberanian baru, aku menamparnya dan mempertanyakan haknya atas calon tunanganku serta posisinya di Grup Setiawan. Kisah pengkhianatan, cinta, dan pembalasan dendam ini penuh dengan intrik keluarga kaya yang menuntut keadilan.
Sampul Novel Cinta Satu Malam
7.9
Niat Miranda untuk sekadar bersenang-senang berakhir petaka setelah ia terjebak dalam malam panas bersama Athes Russel. Situasi kian pelik karena pria itu ternyata rekan bisnis ayahnya sendiri. Meski Miranda berusaha keras menjauh dan menolak kehadirannya, Athes justru terus mengejar karena terobsesi dengan memori pertemuan mereka. Kini, Miranda terjepit di antara skandal terlarang dan bayang-bayang pria yang seharusnya tidak pernah ia sentuh.
Sampul Novel Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
8.1
Dikhianati tunangan saat hamil membuat Livia nyaris tewas hingga terpaksa kabur. Lima tahun kemudian, ia kembali dan menyelamatkan seorang bocah yang ternyata putra miliarder terkaya. Pria itu kini melindunginya, menghancurkan para musuh, hingga membungkam saudari jahat Livia dengan pengakuan mengejutkan tentang pernikahan rahasia mereka selama lima tahun. Livia yang bingung kini harus menghadapi rayuan sang suami misterius yang menginginkan anak kedua.
Sampul Novel Istri Kedua Tuan Gio
8.5
Demi menyelamatkan ibu dan anaknya yang sakit, Liana terpaksa memohon bantuan finansial kepada Rafael. Namun, pria berkuasa itu memberikan penawaran yang mengejutkan. Rafael bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan dengan syarat Liana harus bersedia menjadi istri keduanya. Terjepit dalam situasi sulit, Liana harus menghadapi kenyataan pahit dalam ikatan pernikahan yang tak terduga. Akankah ini menjadi awal kebahagiaan atau justru luka yang lebih dalam?
Sampul Novel Kontrak Pewaris Lima Miliyar
8.0
Narendra Adipradana, miliarder dingin yang enggan menikah, terpaksa mencari pewaris demi tuntutan ayahnya. Ia menawarkan lima miliar rupiah kepada Kirana Maheswari, gadis desa yang terdesak utang, untuk mengandung anaknya melalui sebuah transaksi tanpa rasa. Namun, saat kehamilan Kirana dimulai, dinding pertahanan Narendra goyah. Akankah hubungan profesional ini berubah menjadi cinta sejati, atau justru Kirana akan pergi meninggalkan kehampaan setelah tugasnya usai?