Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pernikahan Kontrak CEO Muda

Pernikahan Kontrak CEO Muda

Adrian adalah CEO sukses yang merasa hampa di tengah kemewahan. Hidupnya berubah drastis setelah terlibat pernikahan kontrak dengan Gea demi tuntutan tertentu. Meski awalnya hanya formalitas, benih cinta mulai tumbuh di antara mereka. Namun, kehadiran orang ketiga dan berbagai rintangan besar menguji komitmen ini. Kini, mereka harus memilih antara logika perjanjian atau perasaan tulus. Akankah cinta mereka menang melawan segala hambatan yang ada?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Settingan? Itu tidak mungkin. Orang tuaku saja tadi membuat surat kontraknya. Bagaimana bisa itu settingan? Sedangkan keselamatan bisnis keluargaku jauh lebih penting di bandingkan perasaanku kepada Laras," omel Adrian kesal. Hidupnya terlalu di stir oleh kedua orang tuanya, padahal masalah cinta itu ia bisa memilih pasangan sendiri. Tidak perlu menikah kontrak, dan mengenal wanita matre seperti Gea.

"Begini saja, nanti setelah menikah dengan Gea. Kamu tidak perlu tidur satu ranjang, tidurlah di sofa atau ruang tamu. Daripada nanti Gea nafsu dan terjadi hal diluar batas? Lebih baik cari yang aman saja," Arshaka memberikan sebuah saran yang cemerlang.

Adrian tersenyum senang, "Wah! Idemu bagus. Terima kasih ya. Jadi aku tidak menyentuh Gea. Biarlah dia tetap suci. Dan keperjakaanku hanya untuk Laras. Bukan wanita manapun," sekarang semangat Adrian kembali, yang tadinya merasa khawatir, stress dan tertekan memikirkan pernikahan kontrak seketika hilang, Arshaka telah memberikannya solusi yang tepat.

"Sama-sama. Jangan lupa, bicarakan masalah ini juga dengan Laras, agar dia tidak salah paham."

***

Disinilah Adrian berada, ia akan menjelaskan secara jujur tentang pernikahan kontraknya dengan Gea yang akan segera di selenggarakan beberapa hari lagi.

"Ada suatu hal yang ingin aku bicarakan padamu, Laras," ucap Adrian menatap mata Laras begitu lekat.

Laras mengaduk es tehnya, ia bisa menemui Adrian ketika jam istirahat kantor.

"Katakan saja," ujar Laras tanpa melihat Adrian, ia belum tau jika Adrian memiliki perasaan lebih kepadanya.

Adrian menarik nafasnya dalam-dalam. Semoga saja Laras tidak marah.

"Sebenarnya, aku mau nikah. Tapi ini nikah kontrak," ungkap Adrian terlalu cepat, ia takut reaksi Laras justru marah bercampur kecewa. Adrian tidak ingin menyakiti perasaan Laras.

"Nikah kontrak? Oh ya? Dengan siapa?" bibir Laras tersenyum tipis, matanya beralih menatap Adrian. Sungguh ini adalah berita yang sedikit mengejutkan.

"Kamu setuju?" tanya Laras lagi.

Adrian mengangguk, "Demi keselamatan bisnis keluargaku. Agar para investor dan rekan kerja ayahku tidak memandangku sebagai pria gay yang tak ada ketertarikan pada perempuan," jawabnya kesal. Entah siapa yang membuat rumor buruk itu. Ingin sekali Adrian hajar habis-habisan orangnya, tak peduli pria atau wanita. Karena sebutan gay itu, ia di haruskan menikah kontrak, yang jelas tak bisa menikahi Laras, menunggu habisnya jatuh tempo sesuai tanggal perjanjian surat pernikahan kontraknya.

Laras terkekeh, "Lucu sekali ya. Mereka cuma iri dengan kesuksesanmu. Tapi, kenapa ya orang tua kamu sampai berpikiran menikahkan putranya secara kontrak? Kenapa tidak menikah sepenuhnya saja?" heran Laras.

Melihat wajah bahagia Laras, hati Adrian terasa tenang, apalagi senyuman manis Laras itu menggetarkan hatinya. Sungguh ketika Laras senyum, kecantikan naturalnya bersinar.

"Siapa calon wanitanya? Pasti cantik ya?"

'Lebih cantik kamu, Laras,' batin Adrian menjawab, ia sama sekali tidak tertarik dengan Gea.

"Ya, seperti wanita pada umumnya. Kalau wanita pasti cantik, tidak mungkin tampan."

"Jangan lupa undang aku ya?"

Adrian sebenarnya tak mau mengundang Laras, pasti Vera mencibirnya nanti membandingkannya dengan Gea. Adrian tak mau Laras sakit hati karena ucapan mamanya sendiri.

"Jangan datang ya. Pernikahan ini cuma di hadiri oleh tamu-tamu penting. Maaf," ucap Adrian terpaksa sedikit berbohong.

Laras mengangguk mencoba mengerti, "Ok. Kamu pulang saja ya. Aku mau kembali kerja lagi, jam istirahatnya sudah berakhir," Laras melihat arloji yang melingkar di tangan kirinya.

"Aku pasti akan mengirim pesan, sesibuk apapun," ucap Adrian sebelum pergi, agar ia terus berkomunikasi dengan Laras. Setidaknya ia tidak fokus ke wanita bernama Gea yang akan menjadi mempelainya.

"Semoga pernikahanmu lancar ya. Kalau bisa, buatlah pernikahan itu menjadi sepenuhnya. Bukan cuma janji diatas materai kontrak," Laras bergegas pergi meninggalkan Adrian. Bohong jika ia tidak kecewa, ia menghadiri pernikahan Adrian hanya ingin mengucapkan selamat dan doa. Ia sadar diri, tamu penting yang di maksud adalah rekan kerja dan tamu kalangan atas, sedangkan drinya karyawan biasa dengan gaji yang pas-pasan.

'Laras, aku sayang kamu. Aku cinta banget sama kamu, tolong tunggu aku ya? Aku janji setelah kontraknya selesai, aku segera melamarmu,' batin Adrian pilu, ia menatap punggung Laras.

Ketika orang tua sudah bertindak, Adrian tak bisa berbuat apa-apa. Walaupun tentang pernikahan sementara, tapi Adrian juga ingin membatalkannya.

***

Gea duduk di sebuah mini bar sambil menikmati minumannya. Tiba-tiba, ia melihat Livia dan Mia yang berada di sebelahnya dan tanpa ragu-ragu, ia langsung memamerkan kabar bahagianya kepada mereka. "Kalian tahu Adrian, bukan?"

"Adrian si CEO muda itu?" tanya Livia dan Mia serempak.

"Iya, itulah dia. Dan kalian tidak akan percaya kabar yang saya bawa. Aku akan menikah dengannya!" tambah Gea sambil tersenyum lebar. Tapi ia tidak jujur jika pernikahannya sekedar status kontrak.

Livia dan Mia terkejut mendengar kabar itu. Mereka tahu bahwa Gea telah lama memendam perasaan terhadap Adrian. Namun, mereka tidak pernah membayangkan bahwa Gea akan menikah dengan pria tersebut.

"Wah, Gea! Kamu beruntung sekali!" ucap Livia sambil memberikan pelukan.

 "Kita senang mendengarnya," tambah Mia.

Gea tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Walaupun disisi lain hati kecilnya merasa sedih sekaligus karena ini bukanlah nikah sungguhan yang di landasi atas dasar cinta, melainkan surat kontrak dan imbalan sebagai bayaran-nya.

"Kapan tanggal pernikahannya?" tanya Livia penasaran.

"Kita harus foto dan berpesta!" Mia sangat antusias, apalagi ia menyukai bagian di acara melempar bunga. Ingin sekali ia mendapatkan bunga dari sang pengantin, agar ia bisa di segerakan menyusul.

"Dua minggu lagi," jawab Gea, setelah berunding dengan Vera dan Alex, akhirnya tanggal pernikahan telah di putuskan. Bahkan Vera yang akan memesankan gaunnya, mengurus segala keperluannya. Dirinya cukup senang karena tidak perlu repot mengeluarkan banyak biaya.

"Astaga! Mendadak sekali. Apa dia mantanmu? Atau kamu di jodohkan?" Livia syok, sebelumnya Gea tidak pernah dekat bersama pria manapun, Gea lebih suka sibuk menggeluti dunia profesi modelnya di bandingkan cinta-cintaan.

"Mungkin Tuhan sudah waktunya mendatangkan jodoh untukku," jawab Gea tersenyum samar, padahal ia terobsesi dengan Adrian karena memang laki-laki itu tampan dan kaya raya.

"Nanti aku bawakan hadiah baju lingerie, agar malam pertamamu lebih berkesab dan panas," goda Livia.

Gea menunduk malu-malu, mereka gamblang sekali. Padahal belum tentu nantinya ia tidur se-ranjang bersama Adrian.

"Apasih, masih lama kok. Satu minggu lagi."

"Kenalin dong ke kita," Mia merasa kepo seperti apa calon suami Gea. Kalau tampan, ia memujanya dan meminta foto, suatu kebiasaannya ketika bertemu pria tampan.

"Emm. Dia sibuk kerja, tadi kita ketemu sebentar. Mungkin ada jam meeting," senyuman Gea pudar, mengingat betapa datarnya ekspresi Adrian saat itu, jelas hatinya terasa sakit.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95GMC" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95GMC
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Milik CEO
8.8
Seorang wanita mendadak tegang saat bertemu kembali dengan Davero di dalam lift kantor. Pertemuan yang tak terduga itu berubah mencekam ketika sang CEO tampan memojokkannya ke dinding dengan tatapan tajam yang penuh dominasi. Meski sang wanita merasa ketakutan dan gugup, Davero dengan suara serak menegaskan bahwa ia tak akan membiarkannya pergi lagi. Sebuah klaim penuh ancaman pun terucap, menandai bahwa wanita itu kini adalah miliknya sepenuhnya secara mutlak.
Sampul Novel Calon tunanganku yang direbut adik angkatku
8.2
Setelah bereinkarnasi, aku tidak lagi menjadi gadis lemah yang bisa ditindas. Saat Maudy, anak angkat di keluargaku, mencoba merebut Felix dan mempermalukanku di hari pemotretan pernikahan, aku memilih untuk melawan. Dengan keberanian baru, aku menamparnya dan mempertanyakan haknya atas calon tunanganku serta posisinya di Grup Setiawan. Kisah pengkhianatan, cinta, dan pembalasan dendam ini penuh dengan intrik keluarga kaya yang menuntut keadilan.
Sampul Novel Cinta Satu Malam
7.9
Niat Miranda untuk sekadar bersenang-senang berakhir petaka setelah ia terjebak dalam malam panas bersama Athes Russel. Situasi kian pelik karena pria itu ternyata rekan bisnis ayahnya sendiri. Meski Miranda berusaha keras menjauh dan menolak kehadirannya, Athes justru terus mengejar karena terobsesi dengan memori pertemuan mereka. Kini, Miranda terjepit di antara skandal terlarang dan bayang-bayang pria yang seharusnya tidak pernah ia sentuh.
Sampul Novel Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
8.1
Dikhianati tunangan saat hamil membuat Livia nyaris tewas hingga terpaksa kabur. Lima tahun kemudian, ia kembali dan menyelamatkan seorang bocah yang ternyata putra miliarder terkaya. Pria itu kini melindunginya, menghancurkan para musuh, hingga membungkam saudari jahat Livia dengan pengakuan mengejutkan tentang pernikahan rahasia mereka selama lima tahun. Livia yang bingung kini harus menghadapi rayuan sang suami misterius yang menginginkan anak kedua.
Sampul Novel Istri Kedua Tuan Gio
8.5
Demi menyelamatkan ibu dan anaknya yang sakit, Liana terpaksa memohon bantuan finansial kepada Rafael. Namun, pria berkuasa itu memberikan penawaran yang mengejutkan. Rafael bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan dengan syarat Liana harus bersedia menjadi istri keduanya. Terjepit dalam situasi sulit, Liana harus menghadapi kenyataan pahit dalam ikatan pernikahan yang tak terduga. Akankah ini menjadi awal kebahagiaan atau justru luka yang lebih dalam?
Sampul Novel Kontrak Pewaris Lima Miliyar
8.0
Narendra Adipradana, miliarder dingin yang enggan menikah, terpaksa mencari pewaris demi tuntutan ayahnya. Ia menawarkan lima miliar rupiah kepada Kirana Maheswari, gadis desa yang terdesak utang, untuk mengandung anaknya melalui sebuah transaksi tanpa rasa. Namun, saat kehamilan Kirana dimulai, dinding pertahanan Narendra goyah. Akankah hubungan profesional ini berubah menjadi cinta sejati, atau justru Kirana akan pergi meninggalkan kehampaan setelah tugasnya usai?