Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Permainan Mustahil

Permainan Mustahil

Cairan merah pekat mengalir lambat dari leher hingga membasahi kemeja putihku, menempel ketat pada lekuk tubuh yang bergetar. Rasa gugup bercampur ketegangan aneh menyelimuti sanubari saat rona merah itu merembes di pakaianku. Ini adalah langkah nekat pertamaku, sebuah upaya sadar untuk memikat pria asing yang bukan suamiku. Dalam kisah penuh intrik ini, setiap detik dipenuhi keraguan dan gairah berbahaya yang siap menguji batas kesetiaan serta pernikahan kami.
Bab
Bagikan

Bab 1

Anggur merah mengalir perlahan menyusuri leherku yang jenjang, turun hingga ke tulang selangka, lalu ke bagian dadaku yang putih dan berisi.

Cairan merah itu membasahi kedua buah dadaku, sebagian mengalir ke celah yang dalam di antaranya, lalu merembes ke kemeja putih yang kukenakan.

Pakaianku pun menempel erat di tubuhku, membuat dua tonjolan lembut di dadaku tampak samar di baliknya.

Tubuhku mulai bergetar pelan karena gugup, tetapi di saat yang sama, ada sensasi tegang yang sulit dijelaskan.

Ini pertama kalinya aku dengan sadar mencoba menggoda pria lain selain suamiku.

Setelah badai gairah mereda, aku terbaring di pelukan Evan Hermawan, tubuhku masih hangat dan berkeringat. Kedua kakiku melingkar manja di tubuhnya.

"Sayang, gimana kalau kita coba tukar pasangan?" gumam Evan pelan sambil memelukku dan mengepulkan asap rokok dengan tenang.

Namaku Niana Tanjaya. Kami sudah menikah lima tahun.

Belakangan ini, gairah kami saat bercinta mulai berkurang. Kami mulai menjalaninya seperti rutinitas yang harus dijalani, bukan dinikmati.

Aku tahu Evan punya fantasi sendiri dalam hal itu. Saat kami bercinta, dia sering memintaku membayangkan pria lain.

Awalnya aku sangat menolak, tetapi entah sejak kapan, sensasi aneh itu justru memicu gairah yang aneh.

Oleh sebab itu, saat Evan mengusulkan ide gila seperti itu, aku tidak langsung marah. Hanya sedikit gugup dan malu.

"Ah, mana mau aku. Aku cuma mau kamu, Sayang," ujarku sambil mencium pipinya.

"Aku cuma mau kita bisa kembali bergairah, Sayang. Ini untuk menambah sensasi. Kalau kamu belum siap untuk tukar pasangan, gimana kalau aku carikan satu pria gagah untukmu dulu? Aku dan dia bisa melayanimu bersama-sama. Kujamin kamu pasti akan ketagihan," ucap Evan.

Kata-katanya membuat bayangan liar muncul di benakku. Diapit oleh dua pria dalam satu waktu? Tubuhku langsung merespons kuat, nafsu yang baru saja kulepas kembali meningkat.

Melihat aku terdiam, Evan pun girang. "Diam berarti setuju ya. Biar kupilih pria gagah untukmu. Gimana kalau Rinto?"

Saat mendengar nama Rinto, wajahku refleks memerah.

Rinto Arya adalah rekan kerja Evan. Dia berusia 38 tahun, badannya kekar, tidak seperti perut Evan yang sedikit buncit.

Dia biasanya selalu berpakaian rapi, gaya bicaranya pun lembut, dan dia selalu memakai parfum pria yang memikat.

Hatiku sangat tergoda, tetapi bagaimana mungkin aku berani mengatakan itu kepada Evan?

Namun, Evan sangat memahamiku. Melihat reaksiku yang begitu, dia pun tersenyum nakal.

"Oke! Gadis nakal, nantikan saja kedatangannya," ujar Evan.

Hari-hari pun berlalu. Diam-diam aku menantikan sesuatu yang tidak pasti. Namun, Evan bersikap biasa saja.

Aku gelisah, tetapi juga gengsi untuk bertanya.

Sampai akhirnya malam Jumat itu, sepulang kerja, Evan berkata dengan santai, "Sayang, malam ini masak lebih banyak ya. Rinto mau makan malam di sini."

Jantungku langsung berdetak kencang. Aku menahan kegugupan itu dan mengangguk pelan, kemudian berpura-pura biasa sambil mulai menyiapkan semuanya.

Saat Rinto tiba, hari sudah malam. Makanan sudah siap, kami bahkan membuka sebotol anggur untuk melayaninya.

Evan dan Rinto mengobrol seperti biasa, sementara aku yang biasanya cerewet, malah duduk diam, makan tanpa suara. Aku merasa gugup sekali.

Namun, lama-kelamaan aku merasa aneh. Sepertinya Evan tidak memberi tahu Rinto terlebih dahulu tentang hal itu.

Terkadang saat aku bertatapan dengan Rinto, dia sama sekali tidak menunjukkan gelagat penuh nafsu seperti yang kubayangkan. Tatapannya hanya penuh kekaguman.

Saat Rinto pergi ke kamar mandi, aku pun tidak lagi tahan untuk bertanya. Aku mendekati Evan dan bertanya dengan suara pelan, "Kamu ... belum bilang ke dia?"

Evan malah tersenyum penuh kemenangan, lalu berkata, "Dasar nakal, akhirnya kamu nanya juga. Dari tadi kamu kelihatan kalem sekali di luar, ternyata dalamnya sudah nggak tahan, ya? Haha, jangan buru-buru, jadi begini ...."

Evan membisikkan sesuatu di telingaku.

Rencana yang dia katakan membuat wajahku langsung memerah. Dasar pria licik, bisa-bisanya dia memintaku untuk menggoda Rinto! Apa dia benar-benar Evan?

Aku menatapnya dengan kesal, tetapi dia malah berkata, "Kalau aku langsung bilang ke dia, nanti malah canggung. Kita jangan menakuti dia. Sayang, kalau kamu mau kami melayanimu bersama-sama, tentu saja kamu harus tunjukkan ketertarikanmu."

Belum sempat aku menjawab, Rinto sudah keluar dari kamar mandi. Kami langsung terdiam.

Evan memberiku pandangan penuh kode. Aku menarik napas panjang dan akhirnya memutuskan untuk melakukannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Hot Secret On The Rooftop
8.5
Angela mulai curiga dengan keganjilan di kantor tantenya, terutama skandal rooftop dan hubungan gelap antara Tristan si bos galak dengan sekretarisnya, Tike. Di tengah tekanan tugas tak biasa dan gangguan Mark yang licik, Angela harus menjaga reputasi Yoke dari musuh-musuhnya. Tantangan semakin rumit saat ia harus memilih antara sumpah menghindari rekan kerja atau menerima perlindungan tulus dari Tom. Mampukah ia mengungkap rahasia rooftop dan bertahan di lingkungan penuh intrik ini?
Sampul Novel Istri Bayaran
9.5
Demi biaya kuliah dan pengobatan sang ayah, seorang gadis muda terpaksa bekerja sebagai teman kencan bayaran. Takdir membawanya bertemu seorang pria kaya berwajah dingin yang merupakan kakak dari kliennya. Terpikat sejak awal, sang tuan muda menawarkan pernikahan kontrak sebagai solusi finansialnya. Meski awalnya terpaksa, hubungan mereka penuh liku akibat campur tangan keluarga dan rahasia masa lalu. Akankah cinta sejati tumbuh sebelum masa kontrak mereka berakhir?
Sampul Novel Kasih Sayang Yang Datang Terlambat
8.8
Murka karena anak dari wanita dambatannya pingsan akibat dehidrasi, seorang ayah tega menghukum putri kandungnya sendiri. Gadis itu diikat dan disekap di dalam bagasi mobil yang terparkir di garasi. Meski memohon ampun, sang ayah memberi perintah dingin agar tidak ada yang melepaskannya. Jeritannya tak pernah terdengar siapa pun. Saat sang ayah kembali setelah tujuh hari untuk membebaskannya, dia tidak menyadari bahwa putrinya telah tewas dalam kesunyian.
Sampul Novel Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!
8.9
Dicampakkan di hari pendaftaran nikah setelah lima tahun menjalin hubungan, Nayla yang murka memutuskan menikahi Simon, kakak kandung mantan pacarnya. Simon adalah pewaris takhta Keluarga Jatmiko sekaligus raksasa keuangan global yang disegani. Meski awalnya asing dan dingin, Simon justru sangat memanjakan Nayla sebagai istrinya. Saat mantan kekasihnya menghina Nayla, Simon tidak tinggal diam dan membelanya dengan keras. Bertahun-tahun kemudian, barulah terungkap bahwa Simon sebenarnya telah menyimpan rasa cinta rahasia kepada Nayla selama sepuluh tahun.
Sampul Novel Kepingan Hati
9.5
Rafa Dwindra Athaya harus menghadapi kenyataan sulit saat jatuh hati pada gurunya sendiri, Khafa Aseanda Zayn. Meski Khafa terus menolak karena perbedaan usia dan status sosial, takdir justru menyatukan mereka dalam ikatan pernikahan yang tak terduga. Kini, Rafa berjuang keras memenangkan hati sang istri yang masih menutup diri. Baginya, mencintai Khafa adalah pilihan hidup, namun membangun masa depan bersama perempuan itu adalah tujuan akhirnya yang paling utama.
Sampul Novel Mertua Awal Pembawa Petaka
9.3
Kanaya terbiasa hidup mandiri setelah kepergian orang tuanya yang dulu menikah tanpa restu. Meski sukses menjadi asisten CEO dan memiliki suami tampan bernama Lukman, duka menyelimuti tahun keempat pernikahan mereka karena belum hadirnya buah hati. Kepercayaan Kanaya hancur saat mengetahui Lukman ternyata telah berpoligami. Kepedihan kian mendalam karena ibu mertuanya justru merestui pengkhianatan tersebut. Mampukah Kanaya bertahan di tengah badai ini?