Sampul Novel Permainan Cinta: Topeng-Topeng Kekasih

Permainan Cinta: Topeng-Topeng Kekasih

9.0 / 10.0
Dalam Permainan Cinta: Topeng-Topeng Kekasih, Raivan Bertolius bertunangan dengan gadis desa yang ternyata pewaris triliunan. Temukan rahasia identitas aslinya dalam billionaire romance novel ini. Baca kisah selengkapnya di web novel modern novel populer ini sekarang!
Ringkasan Permainan Cinta: Topeng-Topeng Kekasih
Raivan Bertolius menggemparkan publik saat meminang gadis desa misterius. Namun, pesta mewah mengungkap fakta bahwa tunangannya adalah pewaris triliunan sekaligus desainer ternama. Saat identitas aslinya terbongkar, kaum elit terperangah mengetahui ia putri orang terkaya di dunia. Meski banyak yang meragukan ketulusan hubungan mereka, Raivan dengan tegas menyatakan cinta dan rencana pernikahan. Mengapa ia menyembunyikan jati diri, dan apa yang memikat hati Raivan?
Baca Selengkapnya

Permainan Cinta: Topeng-Topeng Kekasih Bab 1

Seorang wanita muda dengan T-shirt putih dan celana jins sedang berjalan keluar dari stasiun kereta api Kota Duri sambil membawa sebuah koper.

Wajahnya yang menawan berubah sedikit merah saat sinar matahari menyinari dirinya. Dia menyelipkan seuntai rambut bergelombang ke belakang telinganya. Di bawah alisnya yang melengkung terdapat sepasang mata yang cerah dan jernih, hidung yang mancung dan bibir merah seperti buah ceri. Dia terlihat sangat cantik meski tanpa riasan wajah.

"Halo! Apakah Anda adalah Nona Adelia? Saya adalah sopir yang dikirim oleh Keluarga Bertolius."

Adelia Herva mengangguk dan mengikuti sopir ke dalam mobil dengan santai. Dia merasa sangat lelah.

Selama perjalanan, sopir itu berulang kali mencuri pandang ke arah wanita muda yang sedang beristirahat sambil memejamkan mata di kursi belakang.

Wanita muda ini adalah tunangan Raivan Bertolius.

Raivan adalah pria pujaan para wanita di kota. Pada usia 21 tahun, dia sudah menjabat sebagai CEO Grup Bertolius. Kemampuan dan prestasinya jauh di depan rekan-rekannya. Dia adalah orang yang kuat, pandai dan tidak suka omong kosong, sehingga banyak orang di dunia bisnis merasa takut padanya.

Beberapa tahun yang lalu, kakeknya yang bernama Bima Bertolius memutuskan untuk menjodohkan Raivan. Wanita yang dipilihnya ternyata adalah Adelia yang tidak memiliki latar belakang apa pun dan datang dari pedesaan dengan kereta api.

Sopir melirik wajah Adelia yang polos dan mendecakkan lidahnya. Dia sudah bisa membayangkan kesulitan yang akan dialami perempuan desa ini ketika menghadapi Keluarga Bertolius.

Pada saat ini, Adelia membuka matanya dengan perlahan dan mengamati pemandangan kota yang asing dengan ekspresi tenang.

Mobil tidak membutuhkan waktu lama untuk tiba di rumah Keluarga Bertolius. Sopir membantu Adelia membawa barang bawaannya.

Sebelum Adelia sempat menginjakkan kaki ke dalam rumah, seorang wanita paruh baya dengan pakaian mewah muncul. Dia memandang Adelia dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan tatapan jijik.

"Tarmini!"

"Ya, Nyonya Erika."

Begitu Tarmini menerima sinyal, dia mulai menyemprotkan disinfektan ke seluruh tubuh Adelia.

Wanita berpakaian mewah itu adalah Erika Bestan, ibu Raivan. Dia memberi perintah dengan tangannya, "Jangan lupa sepatu dan rambutnya. Tidak ada yang boleh tertinggal."

Wajah dan tubuh Adelia menjadi basah karena disinfektan. Bau menyengat membuat hidungnya menjadi sedikit gatal. Dia berkata dengan dingin, "Apa ada yang salah dengan otak kalian?"

Mendengar ini, Erika langsung marah besar.

"Aku dengar kamu berasal dari pedesaan, awalnya aku mengira kamu setidaknya akan bersikap sopan. Ternyata kamu sama seperti gadis kampung lainnya, kasar dan tidak dididik sama sekali. Aku sengaja menyemprotmu karena aku takut kamu membawa virus atau bakteri ke dalam rumah kami. Apakah kamu ingin kami terkena penyakit?"

Adelia bukan tipe orang yang akan menerima hinaan dari siapa pun. Dia pasti sudah berbalik dan pergi jika bukan karena telah membuat kesepakatan dengan kakeknya.

"Kalau begitu, Tante seharusnya menyemprotkan disinfektan ke mulut Tante karena mulut Tante bau!"

Setelah itu, Adelia mendorong tubuh pelayan ke samping dan berjalan masuk.

"Kamu ... astaga ...." Erika menunjuk Adelia dengan tangan gemetar. Tarmini buru-buru menghampiri dan menghiburnya.

Di ruang tamu, seorang wanita muda yang terlihat seumuran dengan Adelia sedang duduk di sofa. Dia mengenakan pakaian desainer dan riasan yang cerah. Ekspresinya tampak lebih menghina jika dibandingkan dengan Erika ketika menatap Adelia. Dia adalah adik sepupu Raivan yang bernama Cynthia Bertolius.

"Apakah kamu adalah tunangan Kak Raivan yang bernama Adelia Herva?" Cynthia memutar bola matanya ke atas saat melihat Adelia mengenakan pakaian sederhana. "Ck, ck, ck, selera Kakek sangat buruk. Aku tidak percaya beliau memilih seseorang sepertimu. Omong-omong, aku dengar kamu datang ke sini dengan kereta api. Kamu seharusnya memberi tahu kami jika kamu terlalu miskin untuk membeli tiket pesawat. Kami akan membelikan tiket untukmu. Tunggu sebentar, sepertinya tidak ada bandara di pedesaan."

Adelia menatap Cynthia dengan salah satu alisnya terangkat.

Dia bertanya-tanya dalam hati apakah semua anggota keluarga ini begitu sombong.

Memang tidak ada bandara di kampung halamannya, tetapi kakeknya telah memesan seluruh gerbong kereta ke Kota Duri untuknya. Orang-orang sombong ini tidak tahu bahwa dia bepergian lebih mewah dari penerbangan kelas satu.

Lagi pula, dia bisa terbang ke sini dengan jet pribadi jika dia mau.

Adelia dapat memberi penjelasan dengan mudah, tetapi dia tidak mau repot-repot. Dia langsung naik ke lantai atas.

Rasa kesal menyelimuti wajah Cynthia begitu melihat Adelia menaiki tangga. Dia tidak terbiasa diabaikan orang lain, jadi dia segera mengikutinya.

"Kamarku yang mana?" tanya Adelia pada pelayan yang mengikuti di belakangnya.

"Di sini!" Cynthia menunjuk ke sebuah pintu di lorong sebelum pelayan sempat menjawab.

Dia mendorong pintu kamar terbuka dan menambahkan dengan sombong, "Kamu belum pernah tinggal di kamar seluas ini, bukan? Kamu harus menghargai kesempatan untuk tinggal di rumah ini. Aku adalah adik sepupu Kak Raivan, Cynthia Bertolius. Kamu harus menjilatku jika kamu ...."

Sebelum Cynthia sempat menyelesaikan kalimatnya, Adelia masuk ke dalam kamar dan membanting pintu di depan wajahnya. Tindakan Adelia membuatnya semakin marah.

"Ah! Beraninya dia bersikap sombong padaku? Dasar orang miskin! Aku tidak paham jalan pikiran Kakek."

Pelayan itu berjalan mendekat dan bertanya dengan cemas, "Nona, bukankan kamar itu adalah kamar Pak Raivan?"

Cynthia melemparkan tatapan menghina ke arah pintu.

"Diam kamu! Jangan beri tahu dia. Kak Raivan paling benci orang lain masuk ke kamarnya atau menyentuh barang-barangnya. Ketika dia mengetahui Adelia ada di kamarnya, bilang saja bahwa Adelia memilih untuk tinggal di kamar ini."

Kilatan melintas di mata Cynthia saat memberi perintah pada pelayan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Permainan Cinta: Topeng-Topeng Kekasih

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CLARITTA, KAMU MILIKKU
9.1
Claritta Indriana, model populer, terjerat dalam pernikahan rumit dengan pewaris Andromeda Group, Aslan Teryeka. Meski mengaku cinta, Aslan memperlakukan Claritta semena-mena dan bersikap posesif, bahkan tega berselingkuh dengan sekretarisnya. Di tengah pengkhianatan dan kebencian Aslan yang membara, Claritta terjebak dalam dilema besar. Haruskah ia bertahan sebagai boneka dalam hubungan hancur ini, atau memilih menghilang selamanya demi meraih kebebasan?
Sampul Novel Jalan Jodoh Sang Koki
8.1
Max, koki ternama, mendadak jadi buronan setelah masakannya tak sengaja menewaskan perdana menteri. Saat pelarian, jiwanya berpindah ke tubuh seorang wanita yang tenggelam di lokasi berbeda. Dalam raga barunya, Max justru jatuh cinta pada Wulan, sahabat dari Nadia. Begitu berhasil kembali ke tubuh aslinya, Max bertekad mencari dan menikahi Wulan. Namun, meyakinkan wanita itu bukanlah perkara mudah. Akankah cinta sang koki berakhir manis?
Sampul Novel Kesalahan di Malam Sebelum Akad
8.4
Hidup Ardi berubah drastis setelah sebuah insiden fatal akibat pengaruh alkohol. Ia tidak sengaja memasuki kamar yang salah dan menodai Citra, pengasuh anak kembar milik adik angkatnya. Padahal, tepat esok hari Ardi dijadwalkan untuk menikahi Maya, tunangannya. Kini ia terjebak dalam dilema moral yang besar. Ardi harus memilih antara melanjutkan rencana pernikahan dengan Maya atau justru mempertanggungjawabkan kesalahannya dengan menikahi Citra.
Sampul Novel Menantu yang Baik
8.2
Dalam novel modern Menantu yang Baik, seorang wanita berjuang menghadapi dorongan biologisnya yang sangat kuat. Tanpa diagnosis medis, ia tahu dirinya kecanduan seks, terutama saat masa ovulasi ketika tubuhnya menuntut pelepasan beberapa kali sehari. Biasanya, suaminya yang tangguh selalu siap memenuhi kebutuhan fisik tersebut. Namun, kesibukan mendadak memaksa sang suami pergi dinas luar kota selama lebih dari setengah bulan, meninggalkannya dalam kesepian yang menyiksa.
Sampul Novel Pembalasan Saudara Kembar
7.9
Terpisah sejak kecil karena kecelakaan maut yang merenggut nyawa orang tua mereka, Angel dan Tiara akhirnya terhubung kembali melalui media sosial. Namun, reuni ini berakhir tragis saat Tiara tewas secara mengenaskan. Sebelum menghembuskan napas terakhir, Tiara meminta Angel menuntut balas atas kekejaman para pelaku. Kini, Angel harus memulai aksi berbahaya demi membongkar konspirasi di balik kematian kembarannya dan menuntaskan dendam yang tersisa.
Sampul Novel Perpisahan Terakhir, Jejak Abadi
9.2
Selama enam bulan, aku menahan derita penyakit misterius demi mendukung Baskara, suami arsitekku. Namun, pengabdianku dibalas pengkhianatan saat ia memilih asistennya yang sedang hamil. Bahkan ibuku sendiri justru membelanya dan mengabaikan rasa sakitku. Kini, diagnosis kanker otak stadium akhir memastikan hidupku tak lama lagi. Tanpa dukungan keluarga, aku berhenti menjadi korban. Aku akan menghabiskan sisa usiaku demi diri sendiri dan membiarkan Baskara memikul penyesalan abadi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan