Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perjuangan Dua Sahabat

Perjuangan Dua Sahabat

Ikatan persahabatan yang semula sangat solid kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran seorang wanita menawan. Sandi telah berupaya keras memperingatkan sahabatnya tentang risiko keretakan hubungan mereka, namun teguran itu justru diabaikan sepenuhnya. Di tengah ego dan perasaan cinta yang membara, mampukah keduanya mempertahankan loyalitas mereka? Ikuti kisah dilema moral dan emosional dalam ujian kesetiaan yang mengancam persaudaraan sejati mereka.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sandi, Andre, ibu dan paman telah sampai di terminal bis, segera Andre pergi membeli tiket ke kota tujuan mereka.

"San, aku sudah membeli tiketnya, sebentar lagi bis nya akan segera berangkat" ujar Andre ketika telah kembali membeli tiket.

" lalu kalian akan tidur dimana malam ini?" tanya ibu pada sandi dan Andre

"kami akan mencari penginapan ibu, jadi ibu tak perlu khawatir"jawab Andre pada ibu

"baiklah kalau begitu, jaga diri kalian dan jangan lupa kabari ibu setelah kalian sampai" pesan ibu pada keduanya

"baik ibu, kami akan segera menghubungi ibu ketika kami sampai nanti" jawab sandi pada ibu

" ibu sepertinya kamu harus segera masuk ke dalam bis" ujar Andre pada ibu

Kini ibu mulai memeluk kembali kedua putranya itu, meskipun merasa sangat sedih tapi ibu berusaha untuk menyembunyikan semua kesedihannya."baiklah, kalian hati-hatilah di jalan" jawab ujar ibu

"paman, kami pergi dulu, jagalah ibu dan semua anak-anak di panti" ujar sandi pada paman

"baik, kalian tak perlu mencemaskan hal itu. Paman akan menjaga mereka dengan sebaik mungkin " jawab paman

Ibu melepas kepergian Sandi dan Andre dengan perasaan yang sangat sedih. Kini keduanya mulai berjalan meninggalkan ibu dan paman yang masih berdiri menatap mereka dari kejauhan.

Sandi dan Andre sama-sama merasa sangat sedih,namun keduanya harus melakukan ini demi masa depan mereka. Air mata keduanya juga mulai membasahi pipi mereka, berpisah dengan ibu adalah salah satu hal yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Kini sandi dan Andre telah

berada di dalam bus, mereka mulai

duduk dan berusaha menenangkan

hati mereka.

"Kookie, kali ini kita benar-benar telah pergi dari panti, aku masih tak menyangka hari ini akan datang" ujar sandi pada Andre

"iya san, kita memang harus memilih jalan kita sendiri ini semua demi masa depan kita" jawab Andre

"iya kau benar Kookie, ini semua demi masa depan kita" ujar sandi

"oh ya san, sekarang kau coba cari-cari info penginapan di ponselmu, usahakan carinya yang dekat dengan tempat pertemuan kita dengan agensi itu " ujar Andre pada sandi

"baik, akan aku coba cari" jawab sandi sembari mulai mencari informasi itu di ponselnya

Sandi dan Andre tampak serius kala mencari dan membaca beberapa iklan tempat penginapan di ponsel milik Sandi. Keduanya kini membutuhkan sebuah penginapan untuk mereka menginap malam ini

" ini sepertinya Bagus Kookie" ujar sandi sembari menunjuk sebuah iklan di ponselnya

"iya kau benar, harganya juga lumayan murah" jawab Andre

"kalau begitu bagaimana kalau kita ambil yang ini saja" ujar sandi

"baik, aku setuju denganmu" jawab Andre

"baiklah disini juga tertera nomor ponsel pemiliknya, aku akan coba hubungi dan memberitahu bahwa kita akan sampai di sana malam ini" ujar sandi

Sandj mulai mengirim pesan singkat kepada pemilik penginapan itu untuk memberitahu kalau mereka akan menyewa tempat itu malam ini

apa kau telah mengirim pesannya?" tanya Andre pada sandi

"iya sudah aku kirim, nanti kita bisa langsung ke sana malam ini" jawab sandi

"baguslah kalau begitu" ujar Andre

kini keduanya mulai menikmati pemandangan yang tersaji di setiap perjalanan mereka. Keduanya kini menatap ke arah luar jendela bis itu, untuk melihat keindahan pemandangan yang begitu Indah.

Karena merasa sangat letih kini keduanya mulai tertidur, perjalanan yang masih cukup jauh membuat keduanya merasa mengantuk. Kini kedua sahabat itu tertidur lelap di dalam bis dan tak menghiraukan apa yang terjadi di sekitar mereka.

***

Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, akhirnya kini keduanya telah sampai di tempat pemberhentian bus. Keduanya segera turun sembari membawa tas mereka masing-masing

"San, kemana kita harus pergi sekarang, ayo ksu coba lihat lagi alamat penginapan itu" ujar Andre kala keluar dari mobil

tunggu sebentar, biar aku cek" jawab sandi

Sandi kini mulai mengecek kembali alamat penginapan yang tadi mereka pesan

"Kookie, letak penginapan itu tidak jauh dari sini, kita bisa berjalan kaki kesana" ujar sandi pada Andre "kau yakin kita harus berjalan kaki, apa itu tidak jauh ?" tanya Andre

"ya tidak terlalu jauh, lagian kita mau naik apa lagi malam-malam begini, sudah tidak ada kendaraan umum yang beroperasi lagi" ujar sandi pada Andre

"hmm baiklah kalau begitu, ayo kita segera berjalan, aku sudah merasa sangat mengantuk sekarang" ujar Andre

Kini keduanya mulai menyusuri jalanan kota itu ditemani dengan udara malam yang terasa begitu sejuk. Tanpa merasa lelah kedua sahabat itu terus berjalan menuju ke arah tujuan mereka"sandi, apa masih jauh? rasanya aku sudah tak sanggup lagi berjalan saat ini " keluh Andre Pada sandi

"sabarlah Kookie, sebentar lagi kita kan segera sampai" ujar sandi pada Andre

Sandi dan Andre mulai melanjutkan perjalanan mereka kembali, malam yang semakin larut membuat jalanan kini terasa sangat sepi.

"kita sudah sampai Kookie" ujar sandi ketika sampai di depan penginapan tujuan mereka

"haa syukurlah, aku memang sudah tak sanggup lagi berjalan" ujar Andre merasa lega

ayo sekarang kita temu penjaga penginapan ini dan segera meminta kunci kamar kita" ujar sandi

Sandi Dan Andre mulai mencari penjaga penginapan itu, setelah berhasil mendapatkan kunci kedua langsung menuju kamar untuk beristirahat.

"aghh akhirnya kita sampai juga, aku merasa sangat lelah" ujar sandi sembari berbaring diatas tempat tidur

"aku akan segera mandi dan beristirahat setelah" ujar Andre yang langsung membereskan beberapa pakaiannya ke dalam lemari

Andre sibuk merapikan semua bajunya kedalam lemari yang telah disediakan di penginapan itu, sedangkan sandi langsung memutuskan untuk segera tidur.Pagi ini Sandi dan Andre bangun sangat pagi, kini keduanya telah rapi dan siap bertemu dengan orang agensi yang telah mengundang mereka.

"Tae, apa kau sudah siap?" tanya Andre pada sandi

" tentu saja, aku sudah sangat siap sekarang, ayo kita segera berangkat" ajak sandi pada Andre

"iya ayo, tapi sebelum kesana, bagaimana kalau kita sarapan terlebih dahulu, bukankah masih ada cukup waktu " ujar Andre"yasudah kalau begitu, lagian kantor agensi itu juga sangat dekat dari sini, kita hanya perlu berjalan kaki sedikit saja" jawab sandi

Taehyung dan Jungkook memang sengaja mengambil penginapan yang dekat dengan kantor agensi yang mereka tuju. Hal itu membuat mereka tak perlu menggunakan transportasi lagi ke kantor itu karena jaraknya yang memang sangat dekat.

Setelah mampir untuk sarapan pada sebuah tempat makam kecil di sana, akhirnya kini keduanya dapat melanjutkan perjalanan mereka menuju kantor agensi itu.

Tak butuh waktu lama untuk berjalan kini keduanya telah sampai di tempat tujuan mereka, sebuah kantor agensi yang cukup terkenal di kota itu, sudah banyak artis-artis terkenal yang lahir dari agensi itu.

"wah kantornya sangat besar Kookie" ujar sandi ketika sampai di depan kantor itu

"iya kau benar San, tapi sebaiknya kita segera masuk" ujar Andre

Kini keduanya langsung memasuki kantor tersebut dan mulai bertanya pada security yang ada disana untuk menanyakan sebuah ruangan yang menjadi tempat pertemuan mereka.Setelah mengetahui dimana tempat pertemuan mereka, keduanya langsung menuju ke ruangan itu, dan ternyata di ruangan itu telah ada seorang laki-laki yang terlihat lebih tua dari mereka sedang menunggu kedatangan Sandi dan Andre.

"permisi " ujar Andre kala memasuki ruangan itu

"oh hallo, silahkan duduk, kalian pasti Sandi dan Andre d kan?" tanya orang itu pada kedua sahabat itu

"iya benar, aku sandi dan ini Andre" ujar sandi memperkenalkan diri mereka"oh hai, saya Park Min Ho, kalian bisa memanggil saya hyung Min Ho" ujar orang itu

"iya hyung Min Ho, senang bertemu denganmu" ucap Andre

"oh jadi begini, saya dan mungkin semua orang telah melihat video kalian yang viral di media sosial, jadi saya ingin menawarkan kalian untuk ikut bergabung dengan agensi ini. Saya bisa melihat kalau kalian mempunyai modal yang cukup besar untuk bergabung dengan agensi ini, skill menari kalian sangat Indah dan keren sekali terlebih lagi kalian juga memiliki paras yang sangat tampak dan pasti akan digilai oleh banyak gadis diluar sana" jelas Min Ho pada keduanya

Sandi dan Andre merasa sangat senang sekali dengan penawaran yang diberikan Min Ho kepada mereka, kini mereka mulai merasa semakin dekat dengan mimpi mereka

" terimakasih atas kesempatan ini hyung dengan senang hati kami pasti akan menerima tawaran untuk bergabung dengan agensi ini" ujar Andre

"wah saya sangat senang mendengar hal ini, untuk masalah penandatanganan kontrak akan dilakukan besok karena ada beberapa hal yang harus disiapkan terlebih dahulu. Jika kalian sudah menandatangani kontrak maka kalian akan mendapatkan beberapa fasilitas dari pihak agensi yaitu berupa sebuah apartemen dan sebuah kendaraan untuk kalian beraktivitas dalam keseharian kalian nantinya" jelas Min Ho

"wah kami sangat senang mendengar hal ini hyung, kami juga tahu kalau agensi ini memang sangat memperhatikan kenyamanan dan kesejahteraan para idol mereka" ujar sandi

" tentu saja kami akan melakukan hal ini, kalian sudah tahu sendirikan kalau agensi ini merupakan agensi terbaik di kota ini. Ada begitu banyak idol terkenal yang lahir dari agensi ini dan diluar sana ada ribuan orang yang ingin bergabung dengan agensi ini. Kalian merupakan orang-orang yang akan sangat beruntung, karena dapat masuk agensi ini dengan sangat mudah" ujar Min Ho

"iya hyung, kami memang sangat beruntung mendapatkan kesempatan ini" ucap Andre

"baiklah, kalian bisa kembali besok untuk penandatanganan kontrak sekarang kalian bisa meninggalkan ruangan ini" tutur Min Ho

"baik terimakasih hyung" ucap Sandi

Kini sandi dan Andre Mulai meninggalkan kantor agensi itu. Keduanya tampak begitu senang kalau bisa memasuki agensi itu yang terbilang cukup mudah, walaupun begitu banyak perjuangan keduanya untuk bisa sampai ke titik ini.

Ini adalah impian keduanya sedari kecil, sedari kecil keduanya telah berlatih menari hampir setiap hari. Ada begitu banyak perjuangan yang ada dibalik semua ini, ada begitu banyak cerita keduanya untuk tetap bisa bertahan di tengah-tengah cobaan yang datang silih berganti.

Sandi dan Andre merasa ini adalah hadiah dari sang pencipta atas perjuangan dan kesabaran mereka selama ini.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cewek kutu buku itu tunanganku
8.8
Sevilla harus kehilangan sang ayah di usianya yang masih sangat muda. Tepat di hari ulangtahunnya, sang ayah meninggal saat perjalanan pulang ke rumahnya. Derita demi derita ia alami, kala perusahaan yang ayahnya rintis bangkrut, dengan sang paman sebagai penyebabnya. Ibunya mengalami gangguan jiwa akibat ini, dan semua aset keluarganya di sita bahkan di jual untuk menutupi kerugian. Kini hanya beberapa rupiah yang tersisa, Sevilla memilih untuk menyewa rumah kecil di pemukiman sempit. Di umurnya yang menginjak 14 tahun, Sevilla harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhannya dan juga ibunya. Suatu hari Sevilla tak sengaja menabrak Verrel, Siswa populer yang terkenal jenius dan tampan. Keduanya bahkan sama-sama mengikuti lomba yang sama. Sejak saat itu keduanya dekat, bukan sebagai teman melainkan musuh. Yusha, mantan kekasih Verrel merasa cemburu pada Sevilla. Ia dan teman-temannya pun mengunci Sevilla di gudang sekolah sendirian, hingga Verrel datang menyelamatkannya. Di rumah sakit, Sevilla di rawat. Ayah dan ibu Verrel juga datang menjenguknya, mereka mengaku pernah menjalin persahabatan erat dengan almarhum ayahnya. Dan mereka ingin Sevilla dan ibunya tinggal bersama mereka. Ayah dan ibu Verrel juga mengatakan bahwa almarhum ayah Sevilla ingin menjodohkan Sevilla dengan Verrel. Semenjak kejadian itu, keduanya menjadi semakin akrab. Perasaan khusus mulai tumbuh di hati keduanya, hingga akhirnya keduanya berpacaran saat mereka duduk di bangku kelas satu SMA. Perjalanan cinta mereka yang mulus tiba-tiba saja terhalang dengan kehadiran Alona dan neneknya, Alona yang sangat membenci Sevilla itu, bekerjasama dengan Yusha untuk menculik nya. Mereka menjual Sevilla di situs penjualan wanita. beruntungnya bibi viona, adik ibunya itu mengetahui hal ini dan membeli Sevilla. Sejak hari itu, Verrel menjadi kesepian. Sampai akhirnya ia mendengar dari kakak sepupu Sevilla, bahwa Sevilla telah pergi ke Amsterdam tanpa sepengetahuannya. Johny dan teman-teman Verrel yang lain mengungkap alasan kepergian Sevilla ke Amsterdam, begitu terkejutnya mereka kala kak Lucas, kakak sepupu Sevilla mengungkapkan kalau Verrel dan Sevilla bersaudara tiri.
Sampul Novel JANDA, MARRY ME!
7.9
Menjadi janda bukanlah sebuah pilihan atau kesalahan yang patut dihakimi. Namun, jika status tersebut dianggap sebagai noda, siapakah yang layak disalahkan? Apakah takdir Tuhan yang harus digugat, ataukah sosok pria yang tega pergi meninggalkan wanita itu sendirian? Inilah kisah emosional mengenai perjuangan seorang janda dalam menghadapi stigma sosial dan luka hati yang mendalam, saat dirinya terus berupaya mencari kebahagiaan yang seolah mustahil untuk ia temukan kembali.
Sampul Novel Jika Cinta Jangan Bercerai
9.0
Keyra, gadis mualaf berusia 20 tahun, memenuhi wasiat ayahnya untuk menikahi Afnan Noor Malik. Meski awalnya skeptis, pesona Afnan sebagai pemilik pesantren dan pria dermawan perlahan memikat hatinya. Namun, kebahagiaan mereka diusik oleh Samuel, mantan kekasih Keyra yang berniat menghancurkan rumah tangga tersebut. Ujian semakin berat saat Afnan terpaksa berpoligami dengan Lathisa. Keyra pun harus berjuang mempertahankan cintanya di tengah badai masa lalu dan takdir baru.
Sampul Novel Kisah Cnta Pembantu Sexy
7.8
Alfarezi adalah seorang pria religius yang memiliki prinsip hidup yang sangat kuat. Namun, dunianya berubah drastis saat ia mempekerjakan Aruna, seorang model majalah dewasa yang berpenampilan berani, sebagai asisten rumah tangga. Meski kepribadian mereka bertolak belakang, Alfarezi tak mampu menahan debaran jantungnya setiap kali berdekatan dengan Aruna. Apakah iman Alfarezi akan goyah karena pesona Aruna, atau justru sang model yang akan berubah?
Sampul Novel MENIKAH DENGAN SULTAN
8.9
Rinai berjuang mencari biaya pengobatan ibunya meski sering dizalimi Natasya, kakak tirinya. Suatu hari, Wira, seorang putra konglomerat yang sedang menyamar, tersentuh oleh ketulusan Rinai dan memborong dagangannya. Saat Natasya mencoba menggusur rumah Rinai melalui kekasihnya, ia tak sadar bahwa Wira adalah bos besar di sana. Setelah jati diri Wira terungkap, Rinai yang minder memilih kabur ke kota. Takdir unik justru membawanya bekerja sebagai ART di rumah keluarga Wira.
Sampul Novel Pahitnya Menjadi Pilihan Kedua
9.2
Kehilangan suami dan calon bayinya memaksa Nadira Arsyad menjadi ibu pengganti bagi anak bos mafia kejam, Rafhael Satrio. Di balik ketakutan, benih cinta muncul meski terhalang dendam. Terungkap bahwa mendiang suaminya terlibat kematian istri Rafhael, sementara Rafhael gagal menolong sang suami di saat kritis karena konflik bisnis. Kini, Nadira terjebak antara pengkhianatan masa lalu dan perasaan rumit. Akankah cinta menyatukan mereka atau justru menjadi musuh abadi?