Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perjanjian Takdir: Suami Miliarderku

Perjanjian Takdir: Suami Miliarderku

Pasca dikhianati kekasihnya, Katherine nekat menikahi Esteban, pria yang ia anggap miskin dan hampir bangkrut. Meski tampan, Esteban tampak biasa saja hingga Katherine menyadari semua masalah hidupnya mendadak tuntas dengan mudah. Esteban berdalih ini hanya faktor keberuntungan. Katherine yang menjadi tulang punggung keluarga pun percaya, sampai rahasia besar terungkap bahwa suaminya adalah miliarder kaya raya. Kini, Katherine harus menghadapi realitas baru di balik pelukan hangat suaminya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Berkat desakan Lainey, Katherine dan Esteban akhirnya menikah di KUA dan mendapatkan buku nikah mereka setengah jam kemudian.

"Puas?" tanya Esteban dengan nada tidak puas pada Lainey. Jelas sekali, dia tidak senang dengan pernikahan paksa ini.

Merasa kesal, Lainey menatap tajam pada cucunya dan berkata, "Kamu beruntung kamu menikah dengan gadis yang luar biasa!"

Baru pada saat inilah Katherine sepenuhnya memahami kenyataan. Dia mengangkat kepalanya dan mencoba mengamati pria yang baru saja menjadi suaminya lebih dekat.

Pria di depannya mengenakan setelan jas warna hitam, tampak cerdas dan profesional. Garis wajahnya kaku, dilengkapi fitur wajah yang tampan, dan tingginya lebih dari 180 cm. Secara keseluruhan, dia memancarkan aura dingin dan terasa menindas.

Mungkin karena Katherine terus menatapnya sehingga Esteban tiba-tiba berbalik dan mata pria itu bertatapan dengan matanya.

Saat tatapan pria itu bertemu dengannya, Katherine memalingkan wajahnya dengan panik, merasa seperti anak kecil yang tertangkap basah sedang melakukan kenakalan.

Menyaksikan interaksi kecil mereka, Lainey semakin merasa puas dengan pernikahan ini.

Saat dia hendak memperkenalkan keduanya dengan baik, ponsel Katherine berdering.

Katherine melirik nama penelepon yang tertampil di layar, dan ketika dia melihat neneknya yang menelepon, wajahnya berubah suram. Dia bahkan tidak meluangkan waktu sejenak untuk pamit dan bergegas menjawab panggilan tersebut.

"Kamu ke mana saja? Apa kamu pikir kamu sangat hebat, hah? Beraninya kamu menghabiskan sepanjang malam di luar? Pulang sekarang juga!"

Begitu panggilan tersambung, Myla Lawrence terus mengomelinya dari ujung telepon. Kemudian, bahkan tanpa memberi Katherine kesempatan untuk berbicara sedikit pun, dia menutup telepon.

Katherine hanya bisa menghela napas ketika nada bip yang terdengar di telinganya. Sambil memasukkan kembali ponsel ke tasnya, dia berlari kembali ke arah Lainey dengan tatapan minta maaf, lalu berkata, "Nenek Lainey, ada hal mendesak yang terjadi pada keluargaku, jadi aku harus pulang dulu."

"Oke, pergilah. Beri tahu Esteban jika kamu memerlukan bantuan."

Lainey tidak mempersulitnya, hanya meminta mereka berdua bertukar kontak sebelum berpisah.

Setelah berulang kali meminta maaf, Katherine memanggil taksi dan pergi.

Esteban mendengus jijik begitu taksi melaju pergi.

"Nenek sangat ceroboh. Bagaimana Nenek bisa memaksaku menikahi wanita yang datang entah dari mana? Apa Nenek tidak khawatir dia akan membuat kita mendapat masalah?"

Lainey mendecakkan lidahnya, tidak setuju dengan cucunya. "Dia bukan sekadar wanita biasa; dia pernah tinggal di panti asuhan tempat Nenek sempat bekerja sebagai sukarelawan. Dia selalu bersikap bijak dan patuh, dan Nenek tahu dia sama sekali tidak berubah, dia masih sama seperti gadis yang Nenek kenal dulu. Nenek juga tahu bahwa dia akan menjadi istri yang hebat, dan cepat atau lambat, kamu pasti akan jatuh cinta padanya."

"Mustahil," ucap Esteban sinis. "Aku memberi waktu setahun untuk pernikahan ini. Jika sudah setahun berlalu dan kami tidak menyukai satu sama lain, aku akan menceraikannya."

Lainey memutar bola matanya. Dia tidak menanggapi kata-kata cucunya dengan serius dan yakin bahwa dia telah mengambil keputusan yang benar. "Baik, tapi kamu harus tinggal bersamanya selama satu tahun ini."

Ekspresi Esteban berubah suram, sedikit ketidaksenangan muncul di matanya.

Pada saat ini, sebuah pikiran tiba-tiba muncul di benak Lainey. Dia memijat pelipisnya dan berkata dengan penyesalan, "Nenek sudah sangat tua sehingga Nenek benar-benar lupa memintamu untuk mengantar Katherine pulang. Dia tampak sangat terguncang ketika menjawab panggilan telepon barusan. Sebaiknya kamu mengikutinya pulang, siapa tahu dia membutuhkan bantuan."

Sesungguhnya, ini adalah hal terakhir yang diinginkan Esteban, tapi Lainey adalah wanita tua yang gigih. Dia tidak punya pilihan selain menurut, mencari alamat rumah Katherine dari formulir pengajuan pernikahan yang baru saja mereka isi.

——

Begitu Katherine melangkahkan kaki ke dalam ruang tamu, sebuah cangkir dilempar ke arahnya.

Dia terkejut, tetapi berhasil menghindarinya dengan menundukkan kepalanya tepat waktu.

"Berlutut! Dasar cucu durhaka!"

Duduk di tengah sofa di ruang tamu, Myla menatap Katherine dengan sorot mata penuh kebencian.

Di sebelahnya duduk seorang pria jangkung kurus, mengenakan kacamata berbingkai emas. Pria itu tidak lain adalah Darrell, mantan pacar Katherine yang dia ketahui berselingkuh dengan kakak sepupunya kemarin.

Melihat kehadirannya di sini, Katherine langsung mengerti kenapa Myla begitu marah.

"Aku tidak melakukan kesalahan apa pun, lalu kenapa aku dihukum?" Dia melangkah ke ruang tamu dan menatap ke arah mereka dengan santai.

"Nenek, lihat Katherine! Dia keluar sepanjang malam dan tubuhnya berbau alkohol. Dia pasti menghabiskan malam bersama pria lain. Sekarang, dia bahkan tidak mau mendengarkan Nenek!" Darrell membuka mulutnya dan menjelek-jelekkan Katherine sambil berpura-pura sedih.

Myla sudah kesal dengan sikap kurang ajar Katherine, dan karena Darrell juga menambahkan bahan bakar ke dalam api, amarahnya semakin membara.

"Apa panti asuhan sialan itu tidak mengajarimu sopan santun?! Kamu benar-benar tidak tahu malu, sama seperti ayahmu. Aku bahkan malu memanggilmu sebagai cucuku!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BECOME YOURS
9.4
Rayya hancur saat ditinggal nikah, namun nasib sial membawanya ke kamar Lydon Zimmerman, CEO kejam perusahaannya, setelah mabuk berat. Insiden satu malam itu menjerat mereka dalam pernikahan tanpa cinta. Rayya hanya dianggap alat pemuas dan penghasil keturunan oleh Lydon yang masih terbayang masa lalu. Kehadiran mantan kekasih Lydon kian merusak segalanya. Kini, Rayya harus memilih: bertahan dalam cinta bertepuk sebelah tangan atau merelakan anaknya demi sebuah perpisahan.
Sampul Novel Brave Heart
8.7
Hidup Seruni Arkadewi hancur setelah kecelakaan membuatnya timpang. Ia dikhianati kekasih dan sahabatnya, lalu dipaksa ayah tirinya menikahi pria tua demi harta. Seruni pun kabur demi membuktikan kemandiriannya meski fisik terbatas. Di sisi lain, Antonio Brata Kesuma adalah pria kaya yang membenci segala bentuk kecacatan. Bagi Antonio, tekad Seruni hanyalah misi bunuh diri, namun Seruni tetap teguh berjuang menggapai mimpinya tanpa mau dikasihani.
Sampul Novel CEO itu Tunanganku
8.8
Dua dekade berlalu, Melisa masih menanti cinta masa kecilnya hingga hatinya mati rasa. Saat mencoba membuka hati, ia justru terjebak pria oportunis. Di sisi lain, Rommy kembali dari perantauan sebagai sosok perkasa namun membawa luka lama. Meski Rommy datang melamar, Melisa justru menolak tanpa tahu mereka telah dijodohkan sejak kecil. Di tengah cobaan yang bertubi-tubi, mampukah rahasia perjodohan itu menyatukan kembali takdir cinta mereka yang sempat terputus?
Sampul Novel Kau Tak Pernah Mencintaiku
9.3
Aurora terjebak dalam pernikahan tanpa cinta bersama Leandro, pengusaha sawit kaya. Meski hidup mewah, ia menderita akibat dominasi ibu mertua dan kekejaman adik iparnya. Leandro tak pernah memihaknya hingga Aurora merasa terasing. Penderitaannya memuncak saat kakak kandungnya, Ravela, hadir dan mulai menggoda suaminya. Pengkhianatan ini menghancurkan jiwa Aurora, terutama ketika ia menyaksikan Ravela keluar dari kamar Leandro pada suatu malam yang kelam.
Sampul Novel Mencintai Monster yang Kupanggil Suami
9.0
Elara menggunakan kekuasaan keluarganya demi memaksa Julian, cinta pertamanya, ke dalam pernikahan tanpa cinta. Selama tiga tahun, ia menghadapi dinginnya kebencian Julian yang merasa kebebasannya dirampas. Saat menyadari cintanya hanya menjadi racun, Elara memilih menyerah dan menghilang sepenuhnya. Namun, kepergian Elara justru meninggalkan kehampaan tak terduga bagi Julian. Akankah kebebasan ini yang ia cari, ataukah benci itu sebenarnya adalah cinta yang tersembunyi?