Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perjanjian 100 Hari Menikah Dengan Om CEO

Perjanjian 100 Hari Menikah Dengan Om CEO

Insiden salah masuk mobil menyeret Tiffania Almora ke dalam kehidupan Elnathan Devandra, sang CEO terpandang. Pertemuan yang intens membuat Devan nekat melamar Fania demi menghindari perjodohan dari keluarganya. Fania menyetujui ajakan tersebut, namun dengan syarat pernikahan kontrak selama seratus hari saja. Akankah Devan sepakat? Bagaimana nasib hubungan mereka saat perasaan cinta mulai tumbuh dan rahasia kontrak tersebut terancam terbongkar?
Bab
Bagikan

Bab 1

“Sudah Fan, lo sudah minum banyak.” Karina mengambil gelas

kecil di tangan Fania.

“Sekali lagi, Rin. Gue janji ini gelas terakhir.” Fania

memegang gelas dengan erat meski Karina memaksa mengambilnya.

Karina memutar bola matanya. Dia sudah sangat jengah pada

sahabatnya ini.

“Terserah, lo! Kalo sampai ada apa-apa. Jangan bawa-bawa

gue. Gue males berurusan sama bokap, lo!” Karina mengancam Fania. Sedangkan,

Fania hanya tersenyum mengangguk.

Kesadaran Fania sudah sedikit hilang. Ia bahkan sampai

limbung.

“Nah ‘kan!” Karina langsung menangkap tubuh Fania yang mulai

sempoyongan. Karina bahkan sedikit panik, tetapi Fania malah tertawa

terbahak-bahak.

“G**a, lo, ya, Fan. Udah kaya gini masih bisa ketawa-tawa!”

seru Karina terheran.

“Udah, sih. Lo berisik banget. Lo senang  lihat gue ketawa apa nangis sih?” sahut Fania.

“Iya, ketawalah. Tapi nggak gini juga, Fan. Makanya dengerin

orang tua kalo ngomong. Riko itu laki-laki nggak bener, udah tau ‘kan kalo dia

buaya darat. Masih aja ke makan omongannya. Heran gue sama lo,” gerutu Karina.

Badannya masih menahan Fania agar tetap berdiri tegak.

 Fania terdiam.

“Gue udah berkali-kali ngomong sama lo, tapi nggak pernah di

dengerin. Cinta boleh, tapi g****k jangan,” cecar Karina lagi pada Fania yang duduk

di kursinya kembali.

Fania bukannya menimpali ia malah  menangis. Membuat Karina mengusap wajahnya

dengan kasar.

“Maafin gue, Fan. Bukan maksud gue marahin lo. Gue bicara

kaya gitu, itu karena gue sayang sama lo. Gue peduli sama lo, Fan. Gue nggak

suka lihat lo disakiti kaya gini,” ucap Karina. Ia merasa bersalah sudah bicara

berlebihan pada sahabatnya. Namun, ia sendiri geram kepada sahabatnya yang masih

aja mau dikibulin oleh janji manis Riko—mantan kekasih Fania.

“Lo nggak salah, Rin. Lo bener, gue emang g****k. Riko sudah

berkali-kali khianati gue, tapi gue tetep aja percaya sama omongannya. Dan

sekarang gue nggak mau percaya sama Riko lagi. Gue benci sama dia!” Fania

mendongak menatap Karina. Dia langsung memeluk sahabatnya itu.

“Makasih, Rin. Lo baik banget sama gue. Dan lo juga peduli

banget sama gue,” ucap Fania lagi saat memeluk Karina.

Karina menepuk-nepuk punggung sahabatnya. “Iya, Fan. Gue

harap mata hati lo terbuka ya. Gue nggak mau lagi lihat lo kaya gini. Janji?” Karina

melepas pelukannya dan menunjukkan jari kelingkingnya.

“Janji.” Fania menautkan jari kelingkingnya ke jari Karina.

Perasaan Fania langsung lega. Fania juga berharap dirinya

akan lebih baik lagi dalam masalah percintaan. Dan pastinya tidak percaya

dengan janji manis yang Riko berikan padanya.

Ini sudah ke sekian kalinya Riko mengkhianati. Namun,

bukannya Fania meminta putus. Ia malah memaafkan kesalahannya. Dengan berjanji

tidak akan mengulangi lagi.

“Ingat, Fan. Selingkuh itu penyakit. Penyakitnya itu nggak

ada obatnya. Dan yang bisa ngobatin itu hanya dirinya sendiri.” Karina berkata

kembali pada Fania.

“Iya, Rin. Tau kok,” ujar Fania.

“Syukur, deh. Kalo lo tau sekarang.” Karina meminum soda

yang ia pesan. Setelah di tenggak habis dia mengajak Fania pulang.

“Lo mau ikut pulang atau di sini aja?” tanya Karina saat ia

sudah berdiri.

“Ikutlah, tapi kayanya gue nginep di tempat lo, ya. Nggak

mungkin ‘kan kalo gue pulang dengan keadaan begini!” timpal Fania sambil

mencoba berdiri.

“Iyalah, paham. Sini gue bantu berdiri.” Karina mengulurkan

tangannya ke hadapan Fania.

Fania menerima uluran tangan Karina. Lalu mereka berdua

berjalan keluar dari club.

Saat berjalan ke arah pintu keluar. Pandangan Karina melihat

ke arah gerombolan lawan jenis yang sedang bermesraan. Lalu tatapannya tertuju

pada laki-laki yang dia sangat kenali siapa lagi kalo bukan Riko—mantan kekasih

Fania.

Hatinya geram melihat Riko asik merangkul wanita seksi

dengan bercanda tawa.

‘B******k emang tuh laki, jangan harap Fania bisa kembali

sama lo. Nggak akan gue biarkan!’ batin Karina penuh amarah.

Untung saja Fania sedikit kehilangan kesadaran membuat

dirinya hanya fokus berjalan ke depan.

Sesampainya di depan club. Tiba-tiba perut Karina mulas.

“Aduh, Fan. Perut gue mules banget. Lo ke mobil dulu, ya,” ucap

Karina yang langsung diangguki oleh Fania.

“Ya, udah sana. Gue ke mobil sendiri aja.” Fania berkata

pada Karina yang memegang perut.

“Lo yakin bisa ke mobil sendiri?” tanya Karina cemas. Sebab,

Fania berjalan saja tertatih.

“Iya, bisa. Gue masih sadar Karina,” seru Fania melolotkan

matanya ke Karina. “Mobilmu urutan ke berapa?”

“Ketiga!” teriak Karina sambil berlari masuk ke dalam club.

“Iya, oke.” Fania mengacungkan jempolnya. Ia melangkahkan

kakinya ke parkiran.

Namun, saat sudah di parkiran. Ternyata ada dua mobil hitam

yang sama persis dengan mobil milik Karina.

Jika di hitung dari sebelah kanan dan kiri, mobil hitam yang

berjejer itu sama-sama di urutan nomor tiga.

Fania masuk ke mobil hitam sebelah kanan. Kebetulan mobil

tidak terkunci. Membuat dia sangat yakin jika itu mobil milik sahabatnya.

Apalagi Fania tidak paham dengan nomor plat mobil Karina.

Fania yang merasa pusing ia langsung tertidur tanpa melihat isi

dalam mobil itu.

Sedangkan di dalam club seorang laki-laki berbadan

atlentis sedang duduk santai sambil meneguk sebotol wine.

Ketampanan yang dimiliki olehnya membuat banyak wanita

datang menghampiri. Namun, ia tidak menggubris satu pun wanita yang

mendekatinya.

Pikirannya masih kalut dengan masalah yang sedang ia hadapi.

Apalagi seharian ia disibukkan oleh berbagai pekerjaan yang membuat dirinya

semakin terasa letih. Malam pun semakin larut, pria itu  berdiri lalu meninggalkan tempat duduknya.

“Sepertinya berendam air panas, enak!” gumamnya dalam

hati. Lalu melangkahkan kakinya menuju parkiran.

Saat sudah sampai di depan mobilnya. Ternyata ia lupa tidak

menguncinya. Ia langsung membuka mobilnya karena takut ada orang yang jahat.

Namun, saat pintu terbuka dia malah dikejutkan oleh seorang

wanita yang tertidur pulas. Ya, wanita itu adalah Fania.

Pria itu mengguncangkan tubuh Fania.

“Hei ... Bangun!” kata pria itu.

Dia bahkan sudah membangunkan dengan guncangan keras. Namun,

usahanya sia-sia. Fania tetap tidak bangun.

“Ah, pasti dia m***k!”

Akhirnya pria itu melajukan mobilnya dan terpaksa membawa

Fania. Padahal ia bisa saja melaporkan ke penjaga club. Akan tetapi, dia

tidak ingin terjadi masalah. Apalagi tampilan Fania saat ini sangat berantakan.

Pasti orang akan curiga padanya.

Mobil hitam melaju meninggalkan parkiran club. Dan

saat mobil itu keluar area parkir. Disitulah Karina keluar dari dalam club.

Karina berjalan tergesa-gesa karena merasa tidak enak

berlama-lama di dalam. Padahal ia sudah keluar dari toilet sedari tadi. Namun,

ia dicegah oleh temannya yang baru datang.

Karina sempat menolak. Akan tetapi, temannya memaksa untuk

berbincang sebentar. Mau tidak mau. Karina mengiyakan.

Karina mempercepat langkahnya menuju parkiran. Saat sudah

sampai di samping mobilnya. Pintu mobil langsung dibuka oleh Karina. Ia kaget. Sebab,

Fania tidak ada di dalam mobilnya.

“Lho, Fania mana? Fan ... Fania ....”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Apa Kamu Kurang Istri?
8.0
Dua minggu menjelang pernikahan, Felix Darmaji kembali menunda hari bahagia mereka demi Shifa Adnan. Ini adalah penundaan ketiga, setelah sebelumnya Felix pergi ke luar negeri dan menemani Shifa melukis di gunung. Kehabisan kesabaran, sang protagonis langsung melamar teman masa kecilnya, Callen Harlan, putra mahkota konglomerat properti. Saat Felix menyadari kesalahannya, ia hanya bisa menatap siaran langsung pernikahan megah mantan tunangannya dengan penuh penyesalan mendalam.
Sampul Novel BLIND HEART
9.7
Silvana, mahasiswi tingkat akhir yang terdesak biaya wisuda, terpaksa mencari pekerjaan sampingan demi membantu ayahnya. Alih-alih menjaga anak kecil, ia justru harus mengasuh Max Elgort, miliarder buta yang sangat temperamental. Di tengah bentakan Max, benih cinta mulai tumbuh di hati Silvana. Namun, Max masih terbelenggu bayang-bayang mendiang kekasihnya yang tewas dalam kecelakaan pemicu kebutaannya. Akankah Silvana bertahan saat Max masih setia pada janji masa lalunya?
Sampul Novel Gadis Tak Terlihat dan Sang Jutawan
9.7
Beatriz Sosa berjuang keras demi kesembuhan adiknya di Villa Esperanza yang kejam. Saat terdesak, Eduardo Moura, pewaris kaya yang angkuh, menawarinya kesepakatan rahasia sebagai mata-mata di kediamannya. Dengan imbalan uang dan perlindungan, Beatriz harus terjebak dalam intrik kekuasaan yang mengancam martabatnya. Di tengah kemewahan dan rahasia kelam, muncul gairah terlarang yang menantang batas kelas sosial serta menguji seberapa jauh Beatriz berani mempertaruhkan hatinya.
Sampul Novel HOT AND DANGEROUS BILLIONAIRE
8.0
Geby terjebak dalam pernikahan paksa dengan Jeremy Loghan, miliarder kejam yang menyimpan dendam mendalam. Meski Geby masih mencintai kakak Jeremy, kebencian suaminya justru berujung pada perlakuan kasar di ranjang. Di tengah konspirasi licik keluarga bangsawan di Yorkshire, rahasia besar mulai terungkap. Jeremy pun bimbang saat rasa cinta mulai tumbuh untuk wanita yang seharusnya ia benci. Akankah ia memilih balas dendam atau perasaannya pada Geby?
Sampul Novel Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!
8.9
Dicampakkan di hari pendaftaran nikah setelah lima tahun menjalin hubungan, Nayla yang murka memutuskan menikahi Simon, kakak kandung mantan pacarnya. Simon adalah pewaris takhta Keluarga Jatmiko sekaligus raksasa keuangan global yang disegani. Meski awalnya asing dan dingin, Simon justru sangat memanjakan Nayla sebagai istrinya. Saat mantan kekasihnya menghina Nayla, Simon tidak tinggal diam dan membelanya dengan keras. Bertahun-tahun kemudian, barulah terungkap bahwa Simon sebenarnya telah menyimpan rasa cinta rahasia kepada Nayla selama sepuluh tahun.
Sampul Novel Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris
9.7
Pasca kecelakaan tragis, Aurora Ellis terbangun di tubuh yang asing sebagai istri kontrak Damian Aldridge, sang pewaris bisnis yang manipulatif. Karir cemerlangnya di masa lalu kini berganti menjadi peran sebagai istri kedua yang dituntut memberikan ahli waris. Terjebak dalam intrik elit penuh rahasia berdarah, Aurora yang ambisius menolak untuk tunduk begitu saja. Bisakah ia bertahan di pernikahan gelap ini saat perasaan mulai tumbuh di tengah luka dan konspirasi?