Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perjalanan Cinta Alena

Perjalanan Cinta Alena

Alena Kinara Lee memilih hidup mandiri di Hamburg dan sukses menjadi manajer keuangan. Namun, takdir mempertemukannya dengan Devin Abraham, CEO arogan yang menghabiskan satu malam bersamanya. Meski Devin ingin bertanggung jawab, Alena menolak keras. Situasi rumit karena Alena ternyata bekerja di perusahaan keluarga Devin. Devin pun terus mengejar dan mengusik privasi Alena setiap hari. Akankah kegigihan Devin meluluhkan hati Alena yang merasa sangat terganggu?
Bab
Bagikan

Bab 2

Dengan terpaksa Devin mengantarkan Alena sampai Apartemennya, ia mengendong Alena sampai depan pintu Apartemen Alena. Devin pun mencari kunci masuk di dalam tas Alena, tak butuh waktu lama Devin menemukannta lalu Devin menempelkan sebuah kartu lalu pintu terbuka. Devin membawa masuk Alena, setelah menutup pintunya Devin bertanya kepada Alena di mana kamarnya.

Alena menunjukkan dengan jarinya, dengan segera Devin pun mengantarnya ke dalam kamar dan menidurkannya. Devin yang melihat Alena terbaring dengan menggunakan dress yang memperlihatkan lekuk tubuhnya dan terlihat sangat sexy di mata Devin dan ingin rasanya Devin menerkam Alena.

Devin sudah tidak tahan dengan situasi ini, Devin pun mendekati Alena dan kini Devin berada di atas Alena Devin mendekatkan wajahnya lalu ia langsung mencium bibir Alena dengan lembut, Alena yang tidak membalas ciuman Devin. Devin mengigit bibir bawah Alena karena Alena merasakan sakit ia pun menjerit dan kesempatan Devin memperdalam ciuamannya, lidahnya menjelajahi rongga-rongga mulut Alena.

Alena yang sudah terlena dengan perlakuan Devin, ia mengalungkan tangannya ke leher Devin. Tangan Devin juga tak tinggal diam kedua tangannya meremas buah dada Alena yang begitu sangat kenyal dan sangat pas di tangannya. Devin pun berlanjut mencium leher jenjang milik Alena dan itu membuat Alena mendesah, Devin juga meninggalkan beberapa jejak di sana.

Setelah puas bermain di leher dan membuat jejak di sana. Devin berusaha membuka dress milik Alena dengan paksa akhirnya berhasil juga, lalu segera ia membuka bra Alena. Devin sangat kagum dengan pemandangan yang sangat indah di depannya. Devin pun melepaskan pakaiannya, kejantanan yang sudah begitu tegang sudah ingin di puaskan. Devin pun mengesekkan miliknya ke klitoris Alena dan membuat Alena mendesah.

Devin secara perlahan memasukkan kejatannya ke milik Alena dengan pelan-pelan. “Aakhhh ... sakit,” teriak Alena air matanya keluat. Devin pun mengusap air mata Alena dan menciumnya agar rasa sakit hilang.

“Sssttt ... apa masih sakit?” tanya Devin dan hanya di jawab anggukan oleh Alena. Alena merasakan sakit dan rasa perih di area intimnya.

“Ini hanya sebentar sayang, setelah ini kamu akan terus mendesah,” ucap Devin. Lalu Devin pun mengesek miliknya dengan tempo pelan.

Mereka berdua pun melakukan kegiatan panas mereka sampai jam 04.00 pagi baru berhenti. Mereka berdua tertidur karena sudah terlalu capek dengan Alena di pelukkan Devin yang begitu sangat nyaman.

Waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 siang, Alena terbangun karena merasakan ada yang menimpa pinggangnya. Alena mengerjapkan matanya dengan perlahan, ia melihat dada bidang yang begitu nyaman. Alena pun mendongakkan wajahnya ke atas dan ia mengjngat-ingat siapa laki-laki ini dan kenapa dia bisa tidur di kamarnya.

Alena pun teringat bahwa yang berada di sampingnya ini cowok aneh kemari. Lalu ia beralih melihat tubuhnya yang berada di dalam selimut.

Satu detik

Dua detik

Tiga detik

“Aaaàaaaaaaa,” teriak Alena. Devin yang terganggu tidurnya karena ada suara teriakan ia pun terbangun.

“Berisik banget sih,” ucap Devin sambil meregangkan badanya.

“Apa yang loe lakuin ke gue tadi malam? Dan ini jam berapa? Gawat gue telat masuk kerja,” ucap Alena dengan panik saat melihat jam di Hpnya sudah menunjukkan pukul 12.00 siang.

“Kita semalam melakukan kegiatan panas dan tentunya kamu juga menikmatinya,” ucap Devin dengan santai.

“Hah ... itu tidak mungkin kan?” tanya Alena

“Mungkin ... dan ternyata kamu masih perawan,” ucap Devin

“Kenapa kamu tega lakuin itu, kamu udah mengambil mahkota yang selama ini aku jaga,” ucap Alena sambil terisak karena Alena sudah mengeluarkan air matanya. Devin yang melihat Alena menangis ia menjadi merasa berasalah. Sial ini gara-gara obat perasang sialan, siapa yang menaruh obat itu ke dalam minumannya.

Devin pun langsung memeluk Alena dan menenagkannya. “Gue akan tanggung jawab apa yang sudah gue lakuin ke kamu,” ucap Devin

Alena pun melepaskan pelukkannya. “Tidak perlu anggap saja kita tidak pernah melakukannya dan tidak pernah saling ketemu sebelumnya atau pun saling kenal. Lebih baik kamu pergi sekarang dari Apartemenku,” ucap Alena

Devin pun memakai pakaian, lalu ia pergi dari Apartemem Alena meninggalkan Alena yang masih menangis. Sebenarnya Devin masih ingin menenagkan Alena tapi Alena terus mengusirnya. Devin lebih baik mengalah dan meninggalkan Alena sendiri.

Alena turun dari ranjangnya dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Alena memenuhi air di bathub dengan air hangat, ia ingin berendam. Alena menjeburkan ke dalam bathub yang sudah terisi air penuh, ada rasa perih di area intimnya serta badannya terasa remuk.

Setelah selesai mandi Alena mengenakan dress ia segera menelpon temannya.

“Hallo Neta maaf hari ini gue nggak masuk kerja, izinin aku ke bos ya,” ucap Alena

“Hah loe kebiasaan Ale, udah dari tadi pagi gue izinin. Ini udah jam berapa baru minta suruh izinin,” ucap Aneta dari sebrang telepon.

“Makasih ya, kamu emang sahabat gue yang paling the best deh pokoknya,” ucap Alena

“Iya, tapi ngomong-ngomong loe kenapa kok bisa nggak masuk kerja?” tanya Aneta

“Ceritanya panjang Neta, nanti pas gue masuk kantor gue bakal ceritain semuanya. Ya udah, gue matiin ya,” ucap Alena lalu langsung mematikan Hpnya. Setelah itu Alena ke dapur mencari makanan dan satu gelas jus jeruk ia bawa ke ruang tamu. Alena menghidupkan Tv.

DJ kamar yang begitu luas dengan bercat abu-abu, Devin yang baru saja sampai rumahnya langsung menuju ke kamarnya. Devin masih memikirkan apa yang selanjutnya harus ia lakukan. Devin benar-benar pusing memikirkan ini. Kenapa bisa ada obat perangsang di minumannya, siapa yang menaruhnya. Devin berpikir apa ini ulah Kevin sama Alvin dua temannya yang suka resek.

Kalau benar iya, Devin harus memberi pelajaran untuk mereka berdua. Tiba-tiba pintu kamar Devin terbuka dan muncullah mamanya dari balik pintu.

“Mama,” ucap Devin

“Devin kamu dari mana aja dari semalam kamu nggak pulang?” tanya Stevani. Stevani pun menutup pintu kamar Devin dan berjalan mendekati Devin lalu duduk ditepi ranjang.

“Itu ma ... tadi malam Devin tidur di rumah teman Devin ma. Maaf lupa kasih kabar ke mama,” ucap Devin sambil mengaruk tengkuknya yang tak gatal, karena bingung mau jawab apa nggak mungkin juga kan Devin semalam tidur di tempat cewek dan melakukan hubungan intim. Bisa-bisa mamanya marah besar lagi.

“Lain kali kamu harus kasih kabar Dev, jangan bikin mama khawatir,” ucap Stevani.

“Iya ma maaf ya lain kali Devin bakal kasih kabar ke mama,” ucap Devin sambil memeluk mamanya.

“Dasar anak nakal, sekarang anak mama yang laki-laki ini sudah dewasa ya. Ya udah yuk kita ke bawah kita makan siang mama udah siapin makanan kesukaan kamu,” ucap Stevani. Devin pun melepaskan pelukannya dan mamanya mengajak keluar kamar untuk turun ke bawah.

Di meja makan sudah ada papa Devin yang menunggunya. Devin pun duduk di kursi dekat papanya.

“Papa ... papa tumben nggak ke kantor?” tanya Devin

“Papa lagi nggak enak badan Dev, harusnya papa yang bertanya begitu,” ucap Abraham

“Maaf pa Devin lupa kalau hari ini harus ke kantor,” ucap Devin sambil menyuapkan makanannya ke mulutnya.

“Ya sudah nggak apa-apa papa masih bisa handle, tapi besok kamu harus masuk kantor,” ucap Abraham

“Siap pa,” ucap Devin. Selanjutnya mereka melanjutkan makan siang dengan hening yang terdengar hanya suara piring dan sendok yang saling beradu.

Setelah selesai makan siang Devin balik ke kamarnya lagi untuk beristirahat, Devin merasakan badannya yang begitu sangat lelah dan harus segera di istirahatkan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BAYAR dengan Tubuhmu
9.6
Celina terpuruk dalam kehancuran setelah dikhianati oleh tunangannya sendiri. Tak hanya difitnah, ia bahkan dijadikan jaminan hutang demi melindungi saudara laki-lakinya. Kini, ia terpaksa menyerahkan dirinya kepada Mikhael, seorang pria berkuasa yang dingin. Namun, saat Celina datang dengan wajah sembab penuh duka, Mikhael justru mencemooh kondisinya yang menyedihkan. Di tengah tekanan keji ini, Celina harus bertahan melayani pria yang terang-terangan menghinanya.
Sampul Novel Bucinnya Cowok Temprament
9.2
Bastian Theo Raymond dan Liliana Mahendra terpisah selama lima tahun akibat kecelakaan yang memicu amnesia. Takdir mempertemukan mereka kembali saat Theo jatuh hati pada Lili yang kini menjadi dokter. Demi meminang Lili, Theo rela menyerahkan sepuluh miliar kepada ayah Lili. Meski temperamen, Theo berubah menjadi sangat bucin. Di sisi lain, Lili mulai merangkai kepingan ingatan masa lalunya melalui sentuhan Theo guna mempertahankan pernikahan rumit mereka.
Sampul Novel Darling Enemy
8.7
Vanilla Putri Mahameru sangat membenci Altan Wijaya Kesuma, putra dari mantan kekasih ibunya yang sering menghinanya tidak berotak. Altan, seorang konglomerat angkuh, menganggap Vanilla hanya mengandalkan nama besar keluarganya. Konflik memuncak saat Vanilla harus magang di kantor Altan selama empat bulan. Sejak sesi wawancara yang penuh drama dan jawaban nyeleneh, Vanilla harus berjuang menghadapi tekanan kerja di bawah pengawasan ketat pria yang ia juluki Setan Borjuis tersebut.
Sampul Novel Istri Rahasia Tuan CEO Dingin
8.0
Hidup Deana hancur setelah orang tuanya wafat. Kini, ia terdesak ancaman preman yang menagih utang besar keluarganya. Demi keselamatan nyawa, Deana nekat menjual kesuciannya kepada pria asing bernama Marvin. Namun, Marvin justru memberikan tawaran tak terduga yang bisa menghapus seluruh beban finansialnya. Deana diminta melahirkan seorang anak untuknya. Meski menjadi solusi instan, kesepakatan dingin ini justru menjadi awal dari masalah baru yang lebih rumit.
Sampul Novel Jangan Jatuh Cinta, Ini Hanya Kontrak
7.9
Demi menyembunyikan kelemahan pribadinya, Arga Satria Wicaksana memutuskan untuk mencari seorang istri sewaan. Tak disangka, keputusan kontrak tersebut membawa perubahan drastis dalam hidupnya. Penyakit kronis yang telah membelenggu Arga selama bertahun-tahun secara ajaib mulai membaik berkat kehadiran wanita yang ia bayar tersebut. Hubungan formal ini pun menjadi kunci kesembuhan yang selama ini mustahil ia dapatkan dari pengobatan mana pun.
Sampul Novel Kasih Sayang Mendalam: Sayang, Kembalilah Padaku
8.7
Dua tahun Nina terikat pernikahan kontrak dengan pria misterius yang identitasnya tidak ia ketahui sama sekali. Sebuah kesalahan fatal terjadi saat ia salah memasuki kamar dan menyerahkan kesuciannya pada orang asing. Terdesak beban kompensasi pelanggaran kontrak, Nina nekat mengajukan perceraian. Namun, saat ia menemui suaminya untuk menyerahkan dokumen tersebut, Nina terkejut menyadari bahwa pria itu adalah orang yang sama yang menidurinya malam itu.