Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Perebutan Hati Kekuasaan

Perebutan Hati Kekuasaan

Upaya Aeliana melarikan diri dari cengkeraman Lord Zorian Valen selalu berujung kegagalan. Meski sang mafia dikenal kejam, pesona Zorian tetap memikat hati Aeliana sejak kecil. Namun, situasi menjadi rumit saat kakak tirinya, Orion Valen, kembali dan memicu perebutan kekuasaan. Terjebak dalam intrik keluarga, Aeliana dipaksa melayani Orion hingga terjerat hubungan gelap yang tak terduga. Kini ia terjepit di antara cinta lama dan ambisi pria yang ingin memilikinya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aeliana merasa dadanya semakin sesak. Ruangan besar itu terasa menekan, meskipun hanya ada dirinya dan Orion di sana. Pria itu bersandar di kursi, memegang segelas anggur dengan cara yang santai namun penuh kendali, seolah ia adalah raja dunia ini. Dan di matanya, Aeliana hanyalah pion kecil dalam permainan yang jauh lebih besar daripada yang ia pahami.

"Kenapa aku harus ada di sini, Tuan Valen?" tanya Aeliana, memberanikan diri. Suaranya terdengar lebih tegas daripada yang ia rasakan di dalam. Ia tidak tahu bagaimana caranya, tapi ia tidak akan membiarkan dirinya terlihat lemah di hadapan pria ini. Tidak malam ini.

Orion tersenyum kecil, senyum yang lebih mirip ejekan daripada keramahan. "Kamu ada di sini karena aku yang memintamu, Aeliana," jawabnya, tatapannya tajam menelusuri wajahnya. "Dan dalam keluarga Valen, permintaanku adalah perintah."

"Aku bukan bagian dari keluarga Valen," balas Aeliana cepat. Ada keberanian dalam nada suaranya yang membuat Orion mengangkat alisnya.

"Tapi kamu terikat dengan kami, apakah kamu mau mengakuinya atau tidak," kata Orion, nadanya berubah lebih dingin. "Dan malam ini, aku ingin mengingatkanmu tentang posisi itu."

Aeliana merasa darahnya mendidih. Terikat? Ia tidak pernah memilih ini. Semua ini dimulai karena Zorian, pria yang ia cintai dengan segenap hatinya, membawa dirinya terlalu dekat ke dunia gelap keluarganya. Ia hanya ingin bersama Zorian, ingin merasakan cintanya yang dulu hangat dan penuh perhatian. Tapi kehadiran Orion mengubah segalanya. Ia membawa badai yang menghancurkan semua yang ia kenal.

"Aku hanya ingin keluar dari sini," gumam Aeliana, hampir seperti bisikan. Ia tidak tahu apakah ia berbicara pada Orion atau pada dirinya sendiri. Tapi pria itu mendengar.

"Keluar? Dari keluarga Valen?" Orion tertawa pelan, suara rendahnya memenuhi ruangan. "Itu mustahil, Aeliana. Sekali kamu masuk, tidak ada jalan keluar."

Aeliana menggigit bibir bawahnya, mencoba menahan air mata yang hampir tumpah. Ia tidak ingin terlihat lemah. Tidak di depan pria ini, yang jelas-jelas menikmati setiap detik melihat dirinya berjuang. Tapi sebelum ia sempat membalas, Orion berdiri dari kursinya, mendekatinya dengan langkah tenang namun mengintimidasi.

"Ada sesuatu tentangmu yang menarik, Aeliana," katanya pelan, suaranya serak dan penuh misteri. Ia berdiri begitu dekat hingga Aeliana bisa mencium aroma maskulin yang memabukkan darinya. "Kamu berbeda. Kamu bukan seperti wanita lain yang hanya menginginkan kekuasaan atau kekayaanku. Tapi itulah yang membuatmu berbahaya."

Aeliana mundur selangkah, mencoba menjaga jarak. "Aku tidak menginginkan apa pun darimu."

"Tapi kamu menginginkan Zorian," balas Orion dengan cepat, tatapannya menembus hingga ke hatinya. "Dan itulah masalahnya, Aeliana. Karena Zorian tidak bisa melindungimu dari dunia ini. Tapi aku bisa."

Kata-katanya membuat jantung Aeliana berdegup lebih kencang. Ada sesuatu dalam nada suaranya yang membuatnya bingung. Apakah itu ancaman? Atau janji? Ia tidak tahu. Dan itu membuatnya takut.

"Aku tidak butuh perlindunganmu," jawab Aeliana, mencoba mempertahankan keberaniannya. Tapi suaranya bergetar, dan ia tahu Orion menyadarinya.

"Benarkah?" Orion menyeringai, lalu membungkuk sedikit, hingga wajahnya hanya beberapa inci dari wajahnya. "Malam ini adalah awal, Aeliana. Kamu akan menyadari bahwa berada di sisiku bukanlah pilihan. Itu adalah takdir."

Sebelum Aeliana sempat merespons, pintu ruangan terbuka lebar, memecah ketegangan yang menggantung di udara. Aeliana menoleh, dan matanya langsung bertemu dengan sosok Zorian yang berdiri di ambang pintu. Wajahnya tegang, rahangnya mengeras, dan matanya menyala penuh emosi saat melihat keduanya.

"Apa yang terjadi di sini?" suara Zorian menggema di ruangan itu. Nada suaranya dingin, hampir seperti ancaman. Tapi Aeliana bisa merasakan kemarahan yang tersembunyi di baliknya.

Orion hanya tersenyum, seolah tidak terganggu oleh kedatangan adik tirinya. "Kami hanya berbincang, Zorian. Tidak lebih."

Zorian melangkah masuk, menatap tajam ke arah Orion sebelum matanya beralih ke Aeliana. "Apa yang dia lakukan padamu?"

Aeliana membuka mulutnya, tapi tidak ada kata yang keluar. Ia tidak tahu bagaimana menjelaskan situasinya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapi kedua pria ini, yang masing-masing memegang kendali atas hidupnya dengan cara yang berbeda.

"Dia tidak melakukan apa-apa," akhirnya Aeliana berkata, suaranya pelan. Tapi Zorian tidak terlihat percaya.

"Aku akan membawanya keluar," kata Zorian akhirnya, melangkah mendekati Aeliana. Tapi sebelum ia bisa menggapainya, Orion berbicara.

"Kamu tidak bisa membawanya pergi, Zorian," katanya dengan nada tenang namun penuh otoritas. "Dia sudah milikku."

Kata-kata itu membuat seluruh tubuh Aeliana membeku. Ia menatap Orion dengan mata terbelalak, sementara Zorian langsung berbalik, wajahnya penuh amarah.

"Aeliana bukan milik siapa pun," balas Zorian tajam. "Dan aku tidak akan membiarkanmu menghancurkan hidupnya."

Orion hanya tertawa kecil, seolah ucapan Zorian adalah lelucon. "Kita lihat saja, Zorian. Kita lihat siapa yang dia pilih pada akhirnya."

Dan malam itu, Aeliana menyadari satu hal-ia tidak hanya terjebak di antara dua pria yang sangat berbeda, tetapi juga di tengah perang yang jauh lebih besar dari yang ia bayangkan. Pertanyaan yang terus menghantuinya adalah: Bagaimana ia bisa keluar dari semua ini tanpa kehilangan dirinya sendiri?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Beauty and The Mafia
8.4
Hidup Rosetta Alighieri hancur saat ia diculik oleh mafia kejam, Marco Botticelli. Ia menjadi tawanan akibat fitnah saudara kembarnya, Caritta, yang menuduhnya mencuri kalung pusaka Marco. Di tengah intrik berbahaya, benih cinta tak terduga justru tumbuh di antara mereka. Saat Marco menawarkan sebuah komitmen serius, Rosetta terjebak dalam dilema besar. Haruskah ia menerima pria kriminal itu dan terjun ke dunia gelap yang penuh risiko demi perasaan yang mulai tumbuh?
Sampul Novel Collateral Fate
9.5
Letnan Arya Pradipta dari pasukan khusus mengemban misi berisiko tinggi demi menyelamatkan Alana Weston, relawan yang diculik teroris internasional. Namun, operasi rahasia ini berubah menjadi perjuangan hidup mati saat mereka terjebak di zona musuh yang berbahaya. Arya segera menyadari bahwa penculikan Alana bukan sekadar aksi kriminal biasa, melainkan bagian dari konspirasi politik besar yang mengancam keselamatan mereka di tengah pelarian.
Sampul Novel Dewa Alkemis
8.9
Tian Fan adalah pemuda berbakat dari keluarga bangsawan rendah yang bermimpi menjadi seorang alkemis hebat. Namun, kejeniusannya justru memicu kebencian para tuan muda dari kalangan atas yang terus menekannya. Di tengah berbagai kesulitan dan intimidasi tersebut, sebuah peristiwa besar menimpa dirinya dan mengubah segalanya. Kejadian tak terduga ini membuka jalan baru yang memperbesar peluang Tian Fan untuk mewujudkan ambisinya menjadi Grandmaster Alkemis.
Sampul Novel Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO
8.8
Setelah sekian lama pergi, sang jagoan tangguh bernama Xion akhirnya kembali dengan satu misi besar: menuntaskan segala dendam masa lalu dan membalas budi baik orang-orang yang pernah membantunya. Langkah pertamanya membawanya menjadi sosok pelindung di balik bayang-bayang seorang CEO wanita yang sangat cantik. Xion rela mengabdikan dirinya sebagai pengawal pribadi demi menjaga sang wanita, menghadapi rintangan berbahaya dalam dunia modern yang penuh intrik dan perebutan kekuasaan demi menegakkan keadilan pribadinya.
Sampul Novel Gadis Rahasia Kapten
8.7
Kapten Anatoly tak pernah menduga bahwa cinta pertamanya adalah Helen, turis Jerman yang ia sembunyikan di rumahnya saat Rusia menyatakan perang. Di tengah ketegangan konflik, hati sang kapten yang dingin perlahan mencair. Namun, kebahagiaan itu hancur saat identitas asli Helen terungkap sebagai putri dari musuh negaranya. Kini, Anatoly terjepit dalam dilema besar antara kesetiaan pada negara atau menyelamatkan wanita yang ia cintai. Pilihan manakah yang akan ia ambil?
Sampul Novel I Choose The Villain Crown Prince
8.6
Pembunuh bayaran bereinkarnasi sebagai Athea Dominic, putri bangsawan yang dibenci karena darah Klan Api. Di kehidupan lalu, ia tewas tragis akibat cinta buta pada Pangeran Alexander. Kini, ia bangkit menjadi prajurit elite demi membalas dendam saat keluarganya dibantai. Athea kemudian bersekutu dengan Azrael, pria misterius yang ternyata Putra Mahkota Klan Api. Bersama-sama, mereka berjuang menggulingkan takhta sang pangeran jahat dan menuntut keadilan bagi klan mereka.