Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penyesalan Mantan Suami di Depan Makamku

Penyesalan Mantan Suami di Depan Makamku

Kepulangan Rina Januar menandai akhir pernikahan tokoh utama dengan miliarder Galih Gunawan. Setelah mengabaikan istrinya semalaman dan kedapatan bermesraan dengan Rina di media sosial, Galih tanpa ragu menyodorkan surat cerai demi mengembalikan posisi Nyonya Gunawan kepada cinta sejatinya. Tanpa penolakan, sang istri yang diam-diam sedang sekarat memilih merelakan segalanya. Namun, setelah kematian menjemputnya, penyesalan hebat justru menghantam Galih yang kini hanya bisa menangis pilu di depan makamnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sebelum mereka menyadari keberadaanku, aku bergegas masuk ke kamar mandi.

Galih memanggilku beberapa kali di ruang tamu, sementara aku menangis diam di dalam kamar mandi. Aku tidak berani jawab.

Setelah menyeka air mata dan merapikan diri, aku keluar dan mendapati mereka sedang menikmati bubur masakanku di ruang makan dengan disertai canda tawa.

Itu sungguh gambaran keluarga yang bahagia.

Aku berjalan cepat menuju meja makan, lalu memelototi mereka dengan tajam.

Galih mengangkat kepalanya dan bertanya dengan bingung, "Ke mana saja kamu? Tadi aku memanggilmu beberapa kali, kamu nggak jawab."

Rina tersenyum manis, tapi tatapannya penuh sindiran. "Kak, ayo duduk dan makan sarapan bersama kami!" Nada suaranya seolah menunjukkan bahwa dia adalah nyonya rumah, sementara aku hanyalah tamu yang datang untuk meminta makan.

Ekspresiku pasti sangat mengerikan karena aku merasa dadaku hampir meledak oleh kemarahan.

Aku bahkan belum sempat mencicipi bubur masakanku, tapi malah dimakan oleh pasangan yang tidak tahu malu ini!

Dengan kasar, aku merampas mangkuk dari tangan mereka dan membuangnya ke tempat sampah di samping meja makan. "Bubur ini aku masak untuk diriku sendiri, bukan untuk kalian!"

Galih tidak sempat menghindar sehingga lengan bajunya terkena tumpahan dari mangkuk yang aku buang. Dia mengelapnya sambil berteriak dengan marah, "Rini Januar, ada apa denganmu pagi-pagi begini?"

Aku lanjut merampas dan membuang mangkuk dari anaknya Rina, lalu berkata dengan dingin, "Kalau kamu ingin bercumbu dengan kekasih lamamu, silakan! Tapi jangan bawa dia ke hadapanku."

"Selain itu, dia nggak pantas makan masakanku! Tentu saja, kamu juga nggak pantas!"

Rina berdiri, kemudian meminta maaf dengan mata berkaca-kaca dan suara lembut, "Kak, kamu salah paham. Sekarang aku dan Galih hanyalah teman biasa. Nggak ada hubungan apa pun di antara kami. Aku membawa anakku ke sini untuk bertemu denganmu."

Aku mencibir sinis, "Kalau kamu benar-benar nggak ada hubungan apa pun dengannya dan datang hanya untuk menemuiku, kamu seharusnya memanggilnya kakak ipar, bukan Galih."

Rina tampak terkejut. Dia lagi-lagi meminta maaf, "Maaf, Kak. Aku sudah terbiasa memanggil namanya, ke depannya aku akan memanggilnya kakak ipar."

Galih membuang tisu di tangannya dan menatapku dengan geram. Dia berteriak padaku, "Cukup, Rini! Rina datang dengan niat baik untuk melihatmu, kamu malah memperlakukannya seperti ini. Nggak jelas!"

Aku tidak menghiraukannya, melainkan menunjuk ke arah pintu dan berkata kepada Rina, "Bawa anakmu dan keluar dari rumahku!"

Rina meneteskan air mata. Dengan suara tersedu-sedu, dia bertanya pada Galih, "Apakah aku telah melakukan kesalahan sehingga kakak begitu benci padaku?"

Galih langsung mendorongku, berlari ke sisi Rina, memeluknya dan menghiburnya dengan lembut, "Ini bukan salahmu, kakakmu yang nggak tahu diri."

Kemudian dia berbalik padaku dengan ekspresi penuh amarah. "Rini, minta maaf pada Rina sekarang juga!"

Aku mendongak dan memejamkan mata dengan kuat untuk menahan air mata yang ingin keluar. Pria ini tidak pantas membuatku meneteskan air mata.

Melihat kedua orang yang berpelukan itu, aku berkata dengan suara tenang, "Kalian berdua sama-sama keluar dari rumahku sekarang juga!"

Galih kesal. "Rini, sadarlah! Ini rumahku, apa hakmu mengusirku?"

Benar. Awalnya rumah ini memang milik Keluarga Gunawan. Namun, dua tahun lalu ketika aku berhasil membantu Grup Gunawan mendapatkan pesanan besar dari klien yang membuatku mabuk sampai lambung berdarah dan dilarikan ke rumah sakit, ayahnya Galih mentransfer kepemilikan rumah ini padaku sebagai kompensasi.

Jadi, sekarang rumah ini adalah milikku.

Aku memelototi Galih tanpa berkedip sekali pun. "Galih, apa perlu aku tunjukkan sertifikat rumah ini untuk membuktikan siapa pemiliknya?"

Galih seketika teringat perihal transfer nama. Ekspresinya pun berubah.

Akan tetapi, dia tetap bersikeras. "Lalu kenapa? Aku adalah suamimu, jadi milikmu juga milikku!"

Aku tertawa sinis. "Ternyata kamu masih ingat kalau kamu adalah suamiku?"

"Biar aku tanya, acara apa yang kamu hadiri semalam? Ranjang siapa yang kamu tiduri semalaman?"

"Perlu aku tunjukkan foto-fotonya?"

Galih tampak bingung. "Aku mabuk dan tidur di hotel semalam. Foto apa yang kamu maksud?"

Sebelum aku sempat menjawab, Rina langsung menyela, "Kak, kalau kamu nggak mau melihatku, aku akan bawa Jason pergi dari sini sekarang juga."

Usai itu, dia melihat Galih dengan ekspresi murung, lalu menggandeng tangan anaknya dan pergi dengan langkah terburu-buru.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bos, Jangan! Nanti Ketahuan
8.0
Terjebak dalam aturan suami yang melarangnya bekerja, hidup Selena berubah setelah kedatangan Haris, bos besar suaminya. Pesona sederhana Selena memikat sang miliarder, yang kemudian menawarinya posisi sebagai sekretaris pribadi. Pekerjaan ini menjadi pelarian sekaligus awal hubungan terlarang di antara mereka. Demi ambisi promosi jabatan, sang suami memilih menutup mata. Kini, mereka semua terseret dalam pusaran gairah dan intrik yang siap menghancurkan pernikahan Selena.
Sampul Novel (Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan
9.4
Serayu terpaksa mengikat janji suci dengan Abra, seorang dokter angkuh yang juga ahli waris rumah sakit besar. Meski awalnya pernikahan ini hanyalah sandiwara tanpa rasa, benih asmara perlahan tumbuh di antara mereka. Namun, kebahagiaan ini segera diuji oleh intervensi orang tua serta kembalinya mantan kekasih Abra. Kini, mereka terjebak dalam pilihan sulit antara mempertahankan rumah tangga atau berpisah, di mana kedua keputusan tersebut sama-sama menorehkan luka mendalam.
Sampul Novel CINTA DINGIN TUAN BESAR
8.4
Marla masuk ke kediaman Austin sebagai pelayan, namun ia tidak menyadari bahwa Margaret memiliki agenda tersembunyi untuk menjodohkannya dengan sang cucu tertua, Richard Branson Austin. Richard adalah pria kaku yang sangat pendiam, kontras dengan adiknya, Ascar, yang gemar memberontak. Terjebak di antara dua kepribadian yang bertolak belakang, Marla kini menghadapi dilema besar: bertahan dalam rencana perjodohan tersebut atau memilih untuk melarikan diri.
Sampul Novel Cinta Segitiga Yang Rumit
9.6
Alana Putri Pratama terjebak dalam pernikahan hambar dengan Raihan Wijaya, manajer muda yang hanya menjadikannya alat untuk memancing cemburu mantan kekasihnya. Raihan yang terobsesi masa lalu mengabaikan Alana sepenuhnya hingga sang cinta pertama kembali muncul mengusik mereka. Di tengah kerapuhan ini, hadir Daniel Sanjaya, CEO tampan yang mulai mendekati Alana. Akankah Raihan sadar sebelum Alana berpaling, ataukah bayang masa lalu akan menghancurkan segalanya?
Sampul Novel GAIRAH LIAR IBU TIRIKU
9.7
Meghan Crafson adalah mantan model dewasa yang tetap menawan di usia kepala tiga. Meski hidup bergelimang harta setelah menikahi miliarder New York, ia merasa hampa karena suaminya yang jauh lebih tua tak mampu memuaskannya. Situasi berubah saat Hardin, putra tiri yang tampan dan atletis, datang ke rumah mereka. Terpikat pesona Hardin, Meghan mulai melancarkan godaan terlarang. Hardin pun terjebak dalam dilema antara moralitas dan gairah liar yang ditawarkan sang ibu tiri.
Sampul Novel Keluarga yang Mengkhianatiku Sendiri
8.8
Aluna adalah cucu kesayangan Hartawan, sang taipan besar yang mempersiapkannya menjadi pewaris utama. Tumbuh dalam kemewahan, ia memiliki sifat ceria dan bebas. Aluna bertekad mendapatkan apa pun, termasuk menaklukkan hati Reyhan, pria dewasa yang sangat disiplin dan dingin. Meski Reyhan selalu menjaga jarak dengan hidupnya yang kaku dan teratur, kehadiran Aluna yang penuh energi mulai mengusik ketenangan dunianya yang selama ini stabil dan tanpa celah.