Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Penyesalan Abang dan Calon Suami

Penyesalan Abang dan Calon Suami

Setelah dikhianati hingga hancur oleh abang dan calon suaminya demi sang sahabat, Rose mendapatkan kesempatan kedua dengan kembali ke masa tiga tahun lalu. Di kehidupan ini, ia tidak lagi mempedulikan ketidakadilan mereka yang diam-diam memberikan proyek miliknya kepada wanita lain demi alasan keadilan keluarga Tiara dan Qindara. Rose memilih mundur dan pergi ke luar negeri, membiarkan mereka merayakan kebebasannya. Namun, penyesalan mendalam menghampiri mereka saat Rose kembali tiga tahun kemudian sebagai istri dari Presiden Direktur Grup Arkava.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pada kehidupan sebelumnya, demi sahabat baikku, abang dan calon suamiku bersekongkol untuk menghancurkan perusahaanku. Ketika melihat aku yang gulung tikar berdiri di tengah hujan deras, mereka berdiri di samping sahabat baikku sembari mentertawakanku.

“Rose, kamu seperti seekor anjing saja!”

Saat aku membuka mataku kembali, aku kembali ke acara tender proyek pada tiga tahun silam. Awal berdirinya perusahaan pada kehidupan sebelumnya, abang dan calon suamiku memperingatiku.

Mereka tidak mengizinkan aku memanfaatkan kekuatan Keluarga Tiara dan Keluarga Qindara. Katanya, perbuatanku tidaklah adil bagi orang lain. Namun di balik itu, mereka justru menggunakan berbagai alasan untuk memberikan proyek kepada sahabat baikku demi mengembalikan senyum manisnya.

Saat aku terlahir kembali, aku melihat mereka berdua sama seperti kehidupan sebelumnya, diam-diam mengambil proyek yang seharusnya menjadi milikku kepada sahabat baikku. Akhirnya aku pun telah patah semangat.

Sewaktu mereka mengetahui kabar aku hendak ke luar negeri, abang dan calon suamiku memasang kembang api semalaman demi merayakan akhirnya terbebas dari beban sepertiku.

Namun pada acara tender Grup Arkava pada tiga tahun berikutnya, aku menggunakan statusku sebagai istri presdir berpidato di atas panggung. Kedua mata mereka berdua malah memerah.

Setelah kembali ke Kota Simbai, aku tidak menyangka orang pertama yang aku temui adalah mantan sahabatku, Angel Moara.

“Presdir Perusahaan Zenith, Angel Moara, berhasil diterima di universitas terkemuka di Kota Simbai pada usia 18 tahun dengan prestasi gemilangnya. Setelah lulus, dia membangun usahanya dari nol. Dalam waktu tiga tahun yang singkat, dia berhasil masuk jajaran pengusaha muda papan atas di dunia bisnis ….”

Di lantai satu Gedung Pertha, layar televisi di antara dua lift terus menayangkan berbagai pencapaian yang diraih oleh sang pengusaha muda Kota Simbai.

Tiga tahun tidak bertemu. Angel sudah tidak lagi terlihat seperti gadis penakut dan minder yang baru keluar dari desa. Balutan gaun mewah rancangan desainer ternama bahkan menambah kesan berkelas padanya.

Memang benar, kemewahan bisa membentuk seseorang.

Hari ini adalah acara tender proyek milik Grup Arkava yang digelar di Kota Simbai. Para wartawan sudah berjaga-jaga dan menunggu di lobi.

Aku menunduk berpura-pura tidak melihat Angel lantaran tidak ingin menghiraukannya, tetapi dia malah mendekatiku.

“Bu Rose, ternyata kamu, aku hampir saja nggak mengenalimu. Tiga tahun lalu kamu tiba-tiba pergi ke luar negeri, aku kira kamu nggak akan kembali lagi!”

Suara Angel sangat besar. Saking besarnya, wartawan yang berada di kejauhan bisa mendengar dengan jelas.

Selesai ucapan itu dilontarkan, aku bisa merasakan ada banyak tatapan yang tertuju di diriku.

“Bu … Rose … dari Keluarga Tiara ….”

“Grup Qindara … pernikahan ….”

“Mohon … mengejar suami … mau ….”

Dalam seketika, di tengah suara bisikan, terkadang aku bisa mendengar sepenggal ucapan di telingaku.

Aku melirik Angel sekilas. Dia pun berlagak tidak menyadarinya dan melanjutkan omongannya, “Kenapa kamu nggak beri tahu dulu sebelum kamu kembali? Jangan-jangan kamu sudah dengar kabar …. Bu Rose, maaf, aku sudah salah bicara.”

Setelah berbicara panjang, sepertinya Angel menyadari ada yang salah dengan omongannya. Namun, rasa bersalah dengan ekspresi panik itu telah memicu salah paham orang-orang di sekitarnya.

Pada saat ini, ada seorang wartawan bernyali besar menjerit.

“Dengar-dengar, desainer utama perhiasan Grup Tiara, Carlos Tiara dan presdir Grup Qindara, Nelson Qindara, berencana melamarmu. Bu Angel, apa kabar itu benar atau hanya rumor belaka?”

“Bu Angel, seandainya kamu dilamar bersamaan oleh Pak Carlos dan Pak Nelson, siapa yang akan kamu terima?”

Angel tidak menjawabnya. “Uhm … semua itu hanyalah rumor di internet saja. Aku harap kalian semua bisa bersuara dengan akal sehat. Selain itu, Kak Carlos dan Kak Nelson itu orang yang sangat baik. Sekarang kami adalah teman yang sangat baik.”

Pada saat ini, lift terbuka. Angel membungkukkan tubuhnya dan berkata dengan tersenyum, “Maaf, sebentar lagi aku mesti berpidato dalam acara tender Grup Arkava. Aku pergi bersiap-siap dulu.”

Angel bertanya dengan nada bersahabat, “Bu Rose, apa kamu mau naik bersamaku?”

Aku hanya ragu sejenak. Para wartawan yang tidak mendapat jawaban dari Angel pun mulai mengalihkan perhatian ke diriku.

“Bu Rose, dengar-dengar sebelum kamu ke luar negeri, kamu terus mengejar presdir Grup Qindara. Jangan-jangan kepulanganmu yang mendadak ini karena kamu sudah mendengar kabar Pak Nelson ingin melamar Bu Angel?”

“Dengar-dengar Pak Carlos itu abangmu. Bu Rose, apa kamu bisa menerima Bu Angel menjadi kakak iparmu?”

“Seandainya Pak Nelson benar-benar melamar Bu Rose, apa yang akan kamu lakukan? Apa kamu berencana untuk menghalanginya atau merestuinya?”

Tatapan mereka kelihatan bagai serigala kelaparan saja. Suara napas berat itu dipenuhi dengan rasa serakah dan desakan.

Kebanyakan wartawan tidak peduli dengan kenyataan. Mereka hanya menginginkan popularitas saja.

Aku percaya, seandainya aku tidak merespons, tidak sampai waktu dua jam, dugaan mereka mengenai alasan kepulanganku ke dalam negeri akan bertebaran di seluruh internet.

Di dalam benakku terlintas bayangan tubuh seseorang yang suka cemburu. Aku pun melambaikan tangannya terhadap Angel.

“Kalau begitu, aku naik dulu.”

Sebelum pintu lift tertutup, Angel menunjukkan senyuman sinis yang hanya bisa dilihat olehku. Aku mengalihkan pandanganku, langsung membalikkan tubuhku untuk berhadapan dengan wartawan.

Saat aku berencana untuk mengeluarkan kartu undangan, terdengar suara gusar dari sekitar. “Rose, siapa yang suruh kamu kemari? Jangan-jangan kamu masih ingin berbuat seperti tiga tahun lalu, merebut proyek Angel lagi?”

Usai mendengar ucapan itu, sorotan kamera langsung berubah. Mantan calon suamiku, Nelson, sedang melangkahkan kaki panjangnya ke sisiku dengan murka.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Sampah
8.1
Trauma kekerasan seksual mengubah Berlian menjadi sosok tomboi yang nakal. Merasa dirinya kotor dan tak berharga, ia menutup hati serta menghindari hubungan dengan pria mana pun. Berlian yakin tidak akan ada lelaki yang tulus menerimanya. Namun, takdir membawanya bertemu seorang pria kaya raya yang mengubah segalanya. Akankah kehadiran sosok miliarder ini menyembuhkan luka masa lalunya yang kelam, atau justru memberikan penderitaan baru yang lebih menyakitkan?
Sampul Novel Cinta Sang Majikan
9.7
Trauma masa lalu menghancurkan hidup Amber Aileen hingga ia nyaris mengakhiri segalanya. Di tengah keputusasaan, Gavin Austin hadir sebagai penyelamat. Meski dikenal sebagai pria dingin tanpa ampun, Gavin justru bersikap lembut pada Amber, memicu kemarahan ibu dan tunangannya. Sebuah insiden satu malam mengikat takdir mereka lebih dalam. Namun, saat Amber mengandung, sebuah kabar mengejutkan dari Gavin mengancam janji kebahagiaan yang pernah diucapkannya.
Sampul Novel Cinta Yang Kau Balas Dengan Surat Cerai!
9.1
Amara terkejut saat suaminya, Damien Crowhurst, meminta cerai tepat saat ia menyiapkan makan malam. Meski mencintai Damien sejak awal perjodohan mereka pasca kebangkrutan keluarganya, Amara setuju berpisah dan menerima kompensasi besar. Sikap tenangnya mengejutkan Damien serta Selene Marquette, wanita baru yang menghinanya. Setelah empat tahun terbelenggu dalam pernikahan dingin, Amara memilih pergi ke apartemen kecil demi menghirup udara kebebasan yang sesungguhnya.
Sampul Novel Hanya Pria Tak Berguna
9.7
Pernikahan lima tahun hancur saat Vincent Amjaya pulang membawa cinta pertamanya, Cindy Harris, yang telah hamil tiga bulan. Vincent memaksa agar Cindy menetap di rumah mereka dan meremehkan penolakan istrinya. Ia lupa bahwa rumah tersebut adalah hadiah dari keluarga sang istri, dan seluruh keluarganya hidup menumpang. Bertekad menghentikan semua bantuan finansial, sang istri langsung menghubungi asistennya untuk mengurus surat cerai bagi suaminya yang tidak tahu diri.
Sampul Novel Hayu
9.2
Hayu
Hayu awalnya yakin bahwa kriteria kolot seperti bibit, bebet, dan bobot sudah tidak relevan di era modern. Namun, realita pahit menghantamnya saat ia berhadapan dengan Nyonya Adibrata. Sebagai sekretaris biasa, hubungannya dengan Bisma, sang pewaris tunggal Adibrata Group, kini berada di ujung tanduk. Hayu harus melewati serangkaian interogasi kaku dari ibu kekasihnya demi mempertahankan cinta mereka. Akankah perbedaan status sosial ini menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Ibu Susu Anak Hot Duda
7.9
Lisa sering dilecehkan karena kondisi fisiknya akibat kelebihan hormon, yang mengharuskannya rutin memompa ASI untuk didonorkan. Lelah dengan keadaannya, ia menerima tawaran menjadi ibu susu bagi bayi dari seorang konglomerat ibu kota yang ditinggal pergi istrinya. Namun, keputusan ini justru menjebak Lisa dalam hubungan rumit dengan sang ayah bayi, seorang duda yang mulai mengincar kesuciannya secara terang-terangan.