Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengkhianatan Dibalik Cinta Duda

Pengkhianatan Dibalik Cinta Duda

Pasca pengkhianatan sang tunangan, Alina Mahendra menutup rapat hatinya hingga ia bertemu Adriel Wicaksana, konglomerat properti yang karismatik. Meski Alina berupaya menghindar, takdir justru membawanya menjadi guru privat bagi putri Adriel, Naya, yang yakin bahwa Alina adalah ibunya. Di tengah dominasi Adriel dan trauma masa lalu yang menghantui, hubungan profesional mereka berubah menjadi dilema emosi. Akankah cinta baru ini menyembuhkan luka atau justru menyisakan perih?
Bab
Bagikan

Bab 2

Pagi itu, Alina berdiri di depan sebuah rumah megah yang lebih mirip istana. Gerbang besi hitam berukir itu menjulang tinggi, seolah menegaskan batas antara dunia Adriel Wicaksana dan orang-orang biasa seperti dirinya. Napas Alina terasa berat. Ia merapikan blazer birunya yang sedikit lusuh, mencoba menutupi kegugupannya.

"Tenang, Alina. Ini hanya wawancara kerja," gumamnya pada diri sendiri. Tapi, tidak ada bagian dari situasi ini yang terasa biasa.

Saat ia menekan bel di pintu gerbang, seorang penjaga berseragam segera membukakan pintu. "Silakan masuk, Nona Mahendra. Tuan Adriel sudah menunggu."

Alina mengangguk, meski di dalam hatinya ia bertanya-tanya bagaimana seorang pria seperti Adriel Wicaksana tahu namanya. Langkahnya terasa kaku saat ia mengikuti penjaga itu melewati halaman yang begitu luas, dihiasi taman yang rapi dan air mancur megah di tengahnya.

Setelah beberapa menit berjalan, Alina tiba di depan pintu besar yang diukir dengan detail sempurna. Penjaga mengetuk pintu pelan sebelum membukanya. "Silakan masuk."

Alina melangkah masuk ke ruang tamu yang luas, dihiasi lukisan-lukisan besar dan perabotan mewah. Di tengah ruangan, seorang pria duduk di sofa dengan postur yang tegap dan pandangan yang tajam.

"Alina Mahendra?" Pria itu-Adriel Wicaksana-berbicara dengan nada rendah namun penuh wibawa.

"Ya, saya." Suara Alina terdengar pelan. Ia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari pria itu. Dengan jas hitam yang rapi, wajah yang tegas, dan aura yang mendominasi, Adriel terlihat seperti seseorang yang tidak pernah menerima penolakan.

Adriel berdiri, menghampiri Alina dengan langkah mantap. "Terima kasih sudah datang. Silakan duduk."

Alina mengangguk dan duduk di sofa yang terasa terlalu empuk di bawah tubuhnya. Ia berusaha menenangkan diri, tapi tatapan Adriel yang tajam membuatnya sulit bernapas.

"Saya membutuhkan seorang guru untuk anak saya, Naya. Dia baru delapan tahun, tapi... dia sedikit sulit diatur." Adriel berkata tanpa basa-basi. "Saya ingin seseorang yang bukan hanya pintar, tapi juga sabar. Dari yang saya dengar, Anda punya pengalaman yang cukup."

Alina mencoba tersenyum meski gugup. "Saya senang mendengar itu, Pak. Saya akan melakukan yang terbaik untuk membantu Naya."

Adriel mengangguk, lalu menatapnya lebih lama dari yang diperlukan. "Kenapa Anda mencari pekerjaan ini, Alina? Dengan latar belakang Anda, sepertinya Anda bisa mendapatkan pekerjaan di tempat lain."

Pertanyaan itu membuat Alina terdiam. Ia tidak mungkin menjelaskan bahwa ia hanya ingin melarikan diri dari rasa sakit yang menghantui hidupnya.

"Saya ingin tantangan baru," jawabnya singkat, mencoba menyembunyikan kebenaran.

Adriel tidak mengatakan apa-apa, tapi tatapannya seolah bisa membaca semua rahasia Alina. Setelah beberapa saat, dia berdiri. "Baiklah, saya akan memberi Anda kesempatan. Anda bisa mulai besok."

"Begitu cepat?" Alina terkejut.

Adriel mengangkat bahu. "Saya tidak suka menunda sesuatu yang sudah jelas. Besok pagi, jam delapan. Jangan terlambat."

Alina hanya bisa mengangguk. Sebelum ia sempat bertanya lebih banyak, pintu ruangan terbuka, dan seorang gadis kecil berlari masuk.

"Naya!" suara Adriel terdengar lebih lembut ketika ia berbicara pada anaknya.

Gadis itu berhenti sejenak, menatap Alina dengan mata besar penuh rasa ingin tahu. "Papa, ini siapa?"

"Ini gurumu yang baru," jawab Adriel singkat.

Naya berjalan mendekat, memandangi Alina dengan penuh perhatian. "Kamu cantik. Apa kamu akan tinggal di sini?" tanyanya polos.

Alina tersenyum kecil. "Tidak, Naya. Aku hanya akan datang untuk mengajar."

Namun, sebelum Alina bisa menambahkan apa-apa, Naya memeluknya erat. "Aku suka kamu! Kamu harus jadi mama baruku!"

Dunia Alina seakan berhenti. Kata-kata itu menghantamnya seperti badai. Ia menatap Adriel, berharap pria itu akan mengatakan sesuatu, tapi Adriel hanya berdiri di sana, tatapannya sulit dibaca.

"Aku serius, Papa. Aku mau dia jadi mama baruku," tambah Naya dengan nada penuh keyakinan.

Alina tidak tahu harus berkata apa. Dan saat itu, ia sadar, hidupnya baru saja memasuki babak baru yang jauh lebih rumit.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Istrimu, Mas, Bukan Budakmu
8.8
Pasca diceraikan suami pelit yang merendahkannya karena hanya lulusan SD, seorang wanita miskin dipaksa orang tuanya menikahi duda kaya raya. Pernikahan kedua tanpa cinta ini menjadi awal babak baru yang penuh tanda tanya. Sanggupkah ia menyembuhkan luka batin akibat hinaan mantan mertua dan membangun kebahagiaan bersama pria asing? Simak perjuangannya keluar dari derita demi menemukan cinta sejati dalam rumah tangga yang diawali keterpaksaan.
Sampul Novel Dignity ( Demi Harga Diri)
9.4
Delapan tahun menikah, Suri Hidayah menghadapi kehancuran rumah tangga karena Prasetyo, suaminya, berubah angkuh sejak menjadi direktur. Pras kerap merendahkan Suri dan membandingkannya dengan Murni, atasan yang dianggapnya sempurna. Di tengah luka, Suri bangkit memperbaiki diri dan merintis usaha rajut. Takdir mempertemukannya dengan Damar Adhiyatna, pengusaha benang sekaligus mantan suami Murni. Lewat kerja sama barter, Suri berjuang memulihkan harga dirinya di tengah konflik cinta yang rumit.
Sampul Novel Istri Keempat
9.2
Airin dikenal sebagai putri penurut yang tak pernah membantah titah orang tuanya. Namun, kepatuhannya diuji saat ia dipaksa menikahi Saka Januar Pradipta, pengusaha kaya yang telah memiliki tiga istri. Menjadi istri keempat bukanlah akhir bagi Airin. Di balik wajah polosnya, tersimpan sisi manipulatif dan licik yang selama ini ia sembunyikan rapat-rapat. Meski mampu mengelabui dunia, Airin tak berkutik di hadapan Saka yang sanggup melihat jati diri aslinya.
Sampul Novel Kembalinya Marsha yang Tercinta
9.5
Diusir dan dihina setelah terungkap bukan anak kandung, Marsha dituduh hanya putri petani biasa oleh putri asli yang licik. Namun, kenyataan mengejutkan muncul saat ayah kandungnya ternyata miliarder terkaya, didukung saudara-saudara hebat yang memujanya. Di balik itu, Marsha sendiri adalah pengusaha sukses yang mandiri. Saat mantan kekasihnya yang sombong mencoba menjauh, seorang pria misterius berkuasa muncul untuk melindunginya dan membungkam semua penghina.
Sampul Novel Kepentok cinta om cupu
8.4
Zoya Raveena, gadis muda yang gemar bertaruh, terpaksa menyatakan cinta kepada Danu Atmadja demi memenuhi hukuman taruhannya. Danu adalah pewaris bisnis kaya raya yang sengaja berpenampilan kuno meski aslinya sangat tampan. Saat perasaan tulus mulai tumbuh di antara mereka, sosok dari masa lalu muncul mengancam hubungan tersebut. Kini, keduanya harus berjuang mempertahankan ikatan mereka dari badai konflik yang siap menghancurkan kebahagiaan yang baru saja dimulai.
Sampul Novel Menyukai Bos Pengusaha
8.4
Maya baru saja memulai perjalanannya sebagai asisten eksekutif di sebuah perusahaan besar. Sebagai wanita muda yang penuh talenta dan dedikasi, ia melihat posisi ini sebagai peluang emas demi membuktikan keahlian profesionalnya. Meski harus menghadapi ritme kerja yang sangat padat dan sempat didera rasa cemas di awal, Maya tetap teguh pada pendiriannya. Ia bertekad memberikan performa terbaik dalam menjalankan setiap tugas demi meraih kesuksesan di lingkungan baru.