Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengawalku Ternyata Seorang Dewa kehancuran

Pengawalku Ternyata Seorang Dewa kehancuran

Tanya Quinn adalah gadis cantik yang hidup dalam kemewahan hingga sebuah serangan menghancurkan keluarganya. Terpaksa menghadapi dunia luar yang kejam, ia melarikan diri ke Hutan Malapetaka yang mematikan. Saat mengira ajalnya tiba, Tanya justru diselamatkan oleh seorang pria misterius tanpa busana. Di tengah duka dan dendam yang membara, Tanya harus berurusan dengan sosok asing ini. Apakah pria itu ancaman baru atau pelindung yang ia butuhkan?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Tidak ada satupun manusia di bumi ini yang bisa membunuhku. Kau tahu? beberapa saat lalu seekor monster menatapku persis seperti yang kamu lakukan sekarang. Kemudian aku memecahkan kepalanya."

Tanya bergidik ngeri mendengarnya. Tidak seperti laki-laki umum yang memperlakukannya seperti ratu. Lelaki itu bahkan tidak menunjukkan sedikit saja rasa belas kasih.

"Terlepas kamu dewa atau semacamnya. Kamu adalah laki-laki ... dan orang kuat sepertimu harusnya memberi rasa aman untuk gadis kecil sepertiku!" tukas Tanya.

Alih-alih mendengarkan, dewa tersebut malah perlahan mendekatinya.

"Kau! Berhenti di sana!" teriak Tanya, ada kekhawatiran di nada suaranya yang tinggi. "Sudah kubilang seharusnya kamu melindungiku!"

Dewa tersebut berhenti tepat di depannya, mata indah itu lebih indah jika dilihat dari dekat. Dia sempat terpana tetapi dengan cepat menggeleng kecil agar segera sadar.

"Apa untungnya melindungimu?" tanya dewa itu membuka mulut.

"Aku adalah seorang tuan putri. Banyak orang yang ingin menjadi pengawal ku hanya karena ingin selalu melihatku. Dari mereka bahkan ada yang rela bersujud untuk posisi itu."

"Kamu benar-benar anak manja dan tahu caranya membual. Aku akan mencuci ini dan secepatnya mengantarkan kamu keluar dari hutan. Apa itu cukup?" Dia menghampiri pakaian yang tadinya dibuang gadis tersebut. Ada helaan napas kecil ketika dia memulai langkah.

Dada Tanya tidak habis-habisnya dihujam ketika beradu pandang dengannya. Entah itu hasil dari perasaan takut, atau karena lelaki itu terlalu tampan untuk dilihat dengan mata. Dia kembali dapat bernapas dengan normal setelah dewa itu mengambil cukup jarak dengannya.

Tanya mengangguk kecil dan menjawab, "Bisakah kamu mencarikan aku makan? Tubuhku sangat lemah dan tidak bertenaga."

Tanya menunggu jawaban lelaki itu dengan ragu. mau bagaimana pun kini dia memiliki pandangan yang berbeda sekarang. Aura yang sebelumnya dia pancarkan jauh lebih hebat daripada ayahnya–Robert Quinn–selaku pimpinan keluarga cabang yang tinggal di dekat hutan ini.

"Aku sudah bilang bahwa es itu mengambil energi dari tubuh seseorang. Menjauh dari sana dan tunggu aku kembali." Setelah meninggalkan kata-katanya lelaki itu melangkah pergi.

Tanya menjadi lebih fokus pada sekitarnya dan bertanya dalam hati, "Apa es ini benar-benar bisa mengambil energiku? terlepas dewa sifat yang mesum. dewa tersebut sepertinya cukup baik?"

Kemudian Tanya teringat kembali apa yang terjadi. Dia merasa bahwa orang-orang yang mengejarnya sampai ke hutan sudah mendapat karma. Namun, itu hanya sedikit dari mereka yang menyerang keluarganya, Tanya akan mencari sisanya.

Dia akan mencari mereka bahkan jika harus memeriksa sisi terdalam bumi.

Walaupun dirasa mustahil, Tanya berharap ada salah satu dari keluarganya yang bernasib sama sepertinya. Terutama kedua orang tuanya yang begitu ia sayangi. Tanya tidak tahu lagi apakah masih memiliki alasan untuk hidup atau tidak jika mereka berdua telah tiada.

***

Di sebuah rumah, laki-laki kisaran 40 tahunan menatap pedang di hadapannya. Dia tersenyum puas karena sudah berhasil mendapatkan apa yang dia inginkan. Seumur hidupnya ia tidak pernah melihat pedang sebagus itu. Sepertinya legenda tentang kemampuan seorang putri yang menyelamatkan dunia bukan hanya isapan jempol. Sang putri pasti memiliki kemampuan yang luar biasa. Hal tersebut dapat dilihat dari pedang yang dia gunakan saat perang melawan monster ribuan tahun lalu.

Sambil tersenyum pria itu mengelap pedang yang bersinar kebiru-biruan tersebut. Tidak lama setelahnya, seorang pelayan berpakaian jas hitam mengetuk pintu ruangan.

"Masuk!"

Pria yang baru datang itu menunduk hormat kemudian berkata, "Orang-orang yang dikirim oleh pimpinan pembunuh untuk membunuh nona muda Quinn tidak pernah kembali dari hutan malapetaka. Dia bertanya apakah tuan akan membayar mereka lagi untuk mencarinya?"

"Lupakan tentangnya. Hutan tersebut terlalu berbahaya. Tidak ada satupun orang yang pernah masuk terlalu dalam dan bisa pulang membawa nyawanya. Kita sudah menghabiskan banyak uang untuk membayar mereka. Tidak perlu membayar lagi untuk mencari orang dengan persenan tinggi sudah mati."

"Saya mengerti. Saya akan memberitahu mereka sekarang."

Setelah menyelesaikan urusannya pelayan itu undur diri. Dia meninggal tuannya yang memiliki ekspresi cerah di sana.

"Kalau aku bisa menggunakan pedang ini. Tidak sulit bagiku untuk mengambil alih posisi pemimpin di klan. Mungkin saja aku juga tumbuh menjadi kuat dan membuat sepuluh klan paling berpengaruh tunduk," imbuh lelaki itu lalu tertawa terbahak-bahak.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95NNV" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95NNV
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Chasing Vampire
9.1
Julian Donyoung, vampir berusia dua abad, mengembara demi membalas dendam atas kematian ibunya sejak perang klan tahun 1822. Meski enggan berurusan dengan manusia, ia justru jatuh hati pada Elena Karenina yang ceroboh. Namun, situasi berubah mencekam saat identitas Elena terungkap sebagai keturunan musuh bebuyutannya, klan Oyster. Akankah cinta mereka bertahan, ataukah dendam masa lalu memicu pertumpahan darah baru di antara kedua kekasih ini?
Sampul Novel GADIS BIASA VS BOSS MAFIA
8.6
Anne Mary, gadis jenius berusia 18 tahun, terjebak dalam pusaran maut setelah menyaksikan pembunuhan cinta pertamanya oleh bos mafia, Marcio Lamparska. Dituduh sebagai tersangka, Anne diculik Marcio ke Spanyol untuk dilatih secara fisik. Meski awalnya berniat membalas dendam dengan mendekati Marcio, Anne justru jatuh cinta. Konflik memuncak saat Iosef, musuh Marcio yang posesif, menyelamatkannya. Kini Anne tumbuh menjadi pembunuh tangguh yang harus memilih antara dendam atau komitmen hati.
Sampul Novel GAIRAH PEREMPUAN NAGA
8.1
Koh Ho Ming yakin bahwa Diandra, putri dari asisten rumah tangganya, adalah reinkarnasi legendaris Perempuan Naga. Sejak belia, gadis yatim piatu ini menunjukkan tanda-tanda sebagai titisan Dewi Kesayangan Langit dengan kekuatan spiritual besar. Diandra harus berjuang melewati berbagai tragedi dan ujian hidup demi meraih kesuksesan. Kisahnya penuh rintangan rumit, berpadu dengan romansa mendalam serta sisi erotis yang mewarnai perjalanan takdirnya.
Sampul Novel IPRIT
7.9
Di Kampung Keris, saat dunia persilatan dan hal mistis masih mendominasi, Wisaka bertekad membongkar misteri kematian tragis para pengantin baru. Para pria tewas usai malam pertama, sementara mempelai wanita diperkosa hingga membisu. Demi mengungkap kebenaran, Wisaka mempelajari ilmu kanuragan. Namun, perjalanannya penuh rintangan dari bandit, makhluk halus, hingga siluman yang menyamar jadi manusia. Mampukah ia menang, atau justru gugur di tangan iblis?
Sampul Novel Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran
9.5
Anggi Suharjo tersadar bahwa dirinya hanyalah figuran yang dikorbankan demi saudara kembarnya, Wulan. Setelah tewas mengenaskan karena diabaikan keluarganya, Anggi kembali ke masa lalu, tepat di hari pernikahannya dengan Luis Giandra yang kejam. Kali ini, ia enggan mengemis kasih sayang. Mengandalkan kecerdasan taktik militer dan kemampuan medis luar biasa, Anggi siap merebut kembali haknya. Saat keluarganya memohon ampun, Luis yang semula dingin justru enggan melepaskannya.
Sampul Novel Pembuktian Cinta
7.9
Bram berjuang membuktikan cintanya pada gadis masa kecil yang ia temui saat keluarganya dibantai musuh sang ayah. Setelah bertahun-tahun terpisah demi bertahan hidup, takdir mempertemukan mereka kembali saat dewasa. Demi melindungi sang kekasih dari fitnah keji, Bram rela mendekam di penjara. Namun, pengorbanannya dibalas kehampaan karena sang pujaan hati tak pernah datang menjenguk. Akankah Bram menemukan kebahagiaan setelah bebas, atau justru melihat wanita itu bersama orang lain?