Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel PENGANTIN TITIPAN

PENGANTIN TITIPAN

Kamila jatuh hati pada Dion, mahasiswa KKN yang melamarnya tanpa izin keluarga. Saat restu tak didapat dan hari pernikahan tiba, Dion justru meminta Aldin Nabastala menggantikan posisinya. Demi kehormatan sang ayah, Kamila terpaksa menikahi duda tersebut meski hatinya masih milik Dion. Namun, seiring waktu, Aldin mulai mencintai istri titipan yang shaliha ini. Akankah Aldin merelakan Kamila kembali ke pelukan kekasih lamanya saat rasa cinta mulai bersemi?
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku menangis sejadi-jadinya di atas tempat tidur. Di antara isakan kudengar Kak Mirna mengomel.

"Kakak sudah bilang berkali-kali! Dion itu anak orang kaya! Kamu gak pantes sama dia! Keluarga kita gak pantes buat mereka!"

Mendengar hal itu aku semakin menyesali diri. Mengapa dengan begitu mudah memberikan hati kepada pemuda yang baru beberapa bulan dikenal. Bang Dion ... awalnya dia hanya menggoda kami, aku dan kawan-kawan sesama remaja masjid di kampung. Lama-kelamaan dia semakin mendekatiku dan bilang jatuh cinta kepadaku. Wajahnya manis, ini pertama kalinya aku ... jatuh cinta.

Bang Dion bilang, semenjak berkenalan denganku, dia menjadi lebih baik. Tidak lagi shalat bolong-bolong. Dia lebih semangat untuk mempelajari Islam. Hal itu membuat aku terkesan.

Ketika dia datang ke rumah, ayah bilang bahwa sebenarnya aku sudah dipinang oleh Mas Sugeng, seorang pedagang sukses dan duda beranak dua. Dia pernah meminjamkan sejumlah uang dulu ketika ibu masuk rumah sakit. Sampai saat ini, utang itu belum lunas. Sehingga ayah sebenarnya bingung ingin beralasan apa, agar Mas Sugeng memaklumi penolakannya. Ayah minta waktu untuk bicara padaku, kata beliau.

Aku lalu menceritakan hal itu kepada Bang Dion sepekan lalu sebelum lelaki tersebut berangkat kembali ke kota. Dia pun bilang kepada ayah, kalau akan segera menikahiku.

Aku bahagia mendengar keseriusannya. Karena aku juga tidak mau berhubungan dengan lelaki di dalam status yang tidak jelas. Aku tidak pernah berniat pacaran. Karena itu tidak diperbolehkan dalam agama, kata Pak Ustadz.

Bang Dion pun membantu mencicil utang ayah dengan uang tabungannya. Belum lunas sepenuhnya, hanya sebagian saja. Namun, itu cukup memberikan harapan dan membuat aku semakin percaya atas keseriusannya. Itu juga menjadikan alasan ayah menolak Mas Sugeng. Beliau bilang kepada pria beranak dua itu, bahwa putrinya ini sudah ada calon rupanya dan sudah berniat menikah akhir bulan ini.

***

Pintu kamar berderit. Terdengar suara langkah mendekat.

"Kamu belum makan dari tadi siang, Dek. Ini makanlah," suruh Kak Mirna.

Aku bergeming, tertelungkup dengan kepala di atas bantal. Sejak kembali dari rumah Bang Dion tadi, aku mengurung diri di kamar ini. Tangis sudah mereda, tapi hati ini masih resah dan gundah.

"Kamu ini masih terlalu muda, Mila .... Ini hanya cinta monyet," ujar Kak Mirna.

Huh! Cinta monyet? Aku sudah hampir sembilan belas tahun! Ya ... mungkin ini memang cinta pertamaku. Akan tetapi, ini cintaku yang sejati. Aku tak menyahuti kakakku, tetapi hanya mendumal di dalam hati, tidak terima dengan perkataannya.

"Hei ...." Kak Mirna membelai punggungku.

Aku beringsut dan bangkit. Lalu duduk berhadapan dengannya. Kutundukkan dalam-dalam kepala ini.

"Kalau dia memang jodohmu, dia pasti datang. Kalau dia beneran cinta, dia pasti menghubungi." Kak Mirna mengangkat daguku, bibirnya dilipat, kemudian tersenyum kecil.

Aku pun mengangguk menjawabnya. Pasrah.

"Makan!" suruhnya lagi sembari bangkit dan melirik sepiring nasi yang tergeletak di atas meja di samping tempat tidur.

Kutatap setumpuk nasi dan sepotong ayam goreng krispi di sana.

Tiba-tiba terdengar suara dering ponsel Kak Mirna. Aku terkesiap. Mungkin itu ....

"Dion," bisik Kak Mirna kepadaku.

Sontak aku pun berdiri. Namun, kakakku menunjukkan lima jarinya. "Sshhh ...!"

Aku menahan langkah.

"Halo, Dion!" seru Kak Mirna.

" .... "

"Oke, selesaikan dulu urusanmu di sana."

Aku menatap dengan cemas ke wajah Kak Mirna yang tengah bercakap dengan lelakiku. Tak berapa lama, Kak Mirna pun menutup sambungan teleponnya.

Kembali kutatap wanita cantik di hadapanku itu dengan lekat, berharap tanggapannya.

Apa yang dikatakan Bang Dion?

.

.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BAHAGIA SETELAH DUKA
8.3
Hubungan asmara Gabriel dan Nadya terhalang tembok besar restu keluarga akibat perbedaan keyakinan. Demi meminang Nadya yang merupakan penganut agama yang taat, Gabriel rela berpindah keyakinan dan berkomitmen menjadi imam yang baik. Namun, pengorbanan besar tersebut harus dibayar mahal. Keputusannya membuat Gabriel kehilangan haknya sebagai ahli waris Indofarma Grup dan namanya pun resmi dicoret dari daftar keluarga besarnya.
Sampul Novel Dalam Dekapan Dosen Tama
8.1
Dalam suasana penuh ketegangan, Tama berusaha meyakinkan Runa agar tidak menolak kehadirannya. Dengan suara serak yang sarat akan emosi, ia mendekap Runa dan menghirup aroma tubuh istrinya tersebut dengan penuh damba. Di tengah pergolakan batin yang terjadi, Tama membisikkan penegasan bahwa hubungan intim mereka adalah hal yang sah secara hukum dan agama. Sebagai sepasang suami istri, ia merasa tidak ada lagi alasan bagi Runa untuk terus menghindar darinya.
Sampul Novel Gairah panas my Daddy
8.6
Aldo Bimantara merupakan pria matang dari keluarga terpandang yang tetap terlihat awet muda meski sudah memasuki usia pernikahan. Sebagai sosok sukses, ia mengelola dua cabang restoran besar yang berlokasi di Medan dan Semarang. Di balik statusnya sebagai putra konglomerat, Aldo berjuang menyeimbangkan tuntutan hidup dengan kariernya yang gemilang. Kisah ini mengikuti perjalanan hidup sang pengusaha kaya dalam menghadapi dinamika romansa modern.
Sampul Novel ISABELLA: Dibelai Maut, Dicintai Takdir
9.2
Isabella terjebak dalam dunia prostitusi eksklusif setelah dikhianati ayahnya sendiri. Di tengah kegelapan itu, ia menemukan cinta yang berakhir tragis saat calon suaminya tewas secara misterius. Bertekad menuntut balas, ia justru menemukan fakta bahwa Ronald, pria pertama yang membelinya, adalah sang pembunuh. Kini, Isabella harus menghadapi konspirasi dendam antar keluarga yang mengincar nyawanya sambil mengungkap identitas aslinya yang tersembunyi.
Sampul Novel Istri mandul CEO bucin
8.8
Lima tahun membina rumah tangga, Asmaraloka dan Cadis Diraizel dikenal sebagai pasangan harmonis yang saling mencintai. Namun, kebahagiaan mereka mulai goyah saat Ara divonis mandul oleh dokter. Meski sang CEO tetap setia dan menerima kondisi tersebut tanpa menuntut keturunan, rasa minder Ara memicu keretakan. Situasi kian pelik ketika pihak ketiga hadir memperkeruh suasana dengan berbagai kesalahpahaman. Mampukah cinta tulus mereka bertahan menghadapi cobaan ini?
Sampul Novel Penantian seorang istri
8.9
Dalam sebuah pernikahan modern yang penuh dengan kedinginan, seorang istri berjuang tanpa lelah demi mencairkan hati suaminya yang kaku dan tak tersentuh. Dengan kesabaran yang luar biasa, ia berupaya menghadirkan benih-benih cinta di tengah rumah tangga mereka yang hampa. Namun, tantangan batin terus menguji keteguhannya. Apakah kegigihannya akan membuahkan hasil manis, ataukah ia justru akan memilih untuk menyerah karena rasa lelah yang mendalam?