Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengantin Iblis Gila

Pengantin Iblis Gila

Isolde Varelle terpaksa menikahi Severian Valemont, Duke yang dijuluki iblis, demi menyelamatkan ayahnya dari fitnah kejam Raja Aldebrand. Di tengah istana yang dingin, Isolde harus menghadapi Severian yang ditakuti semua orang. Namun, ia menemukan sisi lain dari suaminya yang penuh dendam tersembunyi. Saat sang raja yang tamak terus mengancam, Isolde harus memilih: mempercayai sang Duke yang misterius atau menghadapi kehancuran yang sudah di depan mata.
Bab
Bagikan

Bab 2

Malam itu, langit menggelap dengan cepat, seperti sebuah pertanda buruk yang menghantui langkah Isolde. Setelah pertemuan yang menegangkan di aula, segala sesuatu terasa seperti mimpi buruk yang perlahan menjadi kenyataan.

Isolde berdiri di depan cermin besar di kamar tidurnya, menyentuh gaun pengantin yang dikenakannya. Gaun itu berwarna hitam legam, seolah menyimbolkan kegelapan yang akan segera menyelubungi hidupnya. Benar-benar tidak ada yang mengingatkan pada kebahagiaan atau cinta. Setiap detailnya mengingatkan pada keputusan yang tak dapat diubah, pada pria yang akan menjadi suaminya-seorang pria yang dikenal lebih karena ketakutan daripada kekasih.

Suara langkah kaki terdengar di luar pintu.

Isolde menarik napas dalam-dalam, membalikkan tubuhnya untuk menyambut kedatangan pelayan yang masuk dengan wajah muram. "Lady Isolde," kata pelayan itu, "Duke Valemont telah tiba."

Duke Severian Valemont. Nama itu terdengar seperti petir yang menyambar.

Isolde mengangguk tanpa berkata-kata. Dalam hati, ia tahu bahwa ini adalah langkah terakhirnya-sebuah permainan yang harus ia mainkan dengan sangat hati-hati. Ia tak bisa menunjukkan kelemahan, tak bisa menunjukkan ketakutan. Dia harus bertahan, tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi untuk ayahnya yang berada di ambang kematian.

Pintu besar terbuka dengan bunyi gemerincing, dan di ambang pintu, berdiri seorang pria yang tidak terlihat seperti manusia biasa. Severian Valemont begitu tinggi dan tegap, dengan mata abu-abu yang tampak seolah mampu menembus jiwa setiap orang yang dipandanginya. Wajahnya yang tampan tidak mengandung emosi, hanya keheningan yang menakutkan. Rambut hitamnya yang rapi tertata dengan sempurna, seakan tidak ada sedikit pun kekacauan dalam hidupnya.

Isolde merasa hatinya berdegup kencang, namun ia menahan dirinya.

"Lady Isolde," suaranya dalam dan rendah, hampir seperti bisikan maut. "Akhirnya, kita bertemu."

Dia tidak mengulurkan tangan. Tidak ada sapaan ramah. Hanya tatapan tajam yang membuat Isolde merasa seperti seekor kelinci yang sedang diamati oleh serigala.

"Aku sudah mendengar banyak tentangmu, Duke Valemont," jawab Isolde, suaranya terdengar lebih mantap daripada yang dirasakannya. "Dan aku percaya kita akan saling mengenal lebih baik dalam waktu yang sangat dekat."

Severian menatapnya lebih lama dari yang diinginkan Isolde, seolah mengukur setiap inci tubuhnya, mencari kelemahan. Namun, ia tidak berkata apa-apa lagi. Hanya berdiri di sana, mata abu-abu itu masih mengintai, penuh dengan rahasia dan keheningan yang membekukan.

"Ruang makan telah disiapkan," kata pelayan itu dengan cemas, mencoba mengalihkan perhatian mereka dari ketegangan yang tercipta.

Isolde mengangguk dan melangkah menuju pintu, berusaha menyembunyikan rasa takut yang semakin membebani dadanya. Severian mengikutinya, langkah kakinya terdengar berat dan penuh kekuatan. Suara keduanya bergema di sepanjang lorong sunyi menuju ruang makan besar.

Saat mereka tiba, meja besar yang dihiasi dengan makanan dan anggur sudah siap, tetapi suasana itu terasa seperti jamuan bagi dua orang yang saling tidak mengenal.

Tanpa satu kata pun, mereka duduk di kedua sisi meja. Severian memulai makanannya dengan tenang, seakan segala sesuatu di dunia ini adalah urusan biasa baginya, sementara Isolde hanya bisa menatapnya, mencoba membaca ekspresi wajahnya yang tak terbaca.

Namun, suasana hening itu tidak berlangsung lama.

"Kenapa kau memilih untuk menikah denganku?" suara Severian pecah, tajam dan langsung, mengusik ketenangan yang sempat ada.

Isolde menatapnya, berusaha mengontrol suaranya agar tidak terdengar gemetar. "Aku tidak punya pilihan," jawabnya, matanya menatap lurus ke arah mata Severian yang penuh dengan misteri. "Ayahku akan mati jika aku menolak."

"Ah," Severian menyeringai, "sebuah pengorbanan yang menarik."

Isolde menahan diri untuk tidak mengungkapkan kebencian yang merayap di dalam dirinya. "Bukan pengorbanan. Hanya keputusan."

Severian mengangkat alis, tampaknya terkesan dengan keberanian Isolde. "Keputusan yang akan menentukan hidupmu. Keputusan yang akan menentukan hidup kita berdua."

Keduanya terdiam, namun ketegangan antara mereka semakin jelas. Isolde tahu, ini baru permulaan dari sesuatu yang jauh lebih gelap dan berbahaya daripada yang pernah dibayangkannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 7 NAGA BEREBUT RAGA
8.5
Davey Torres, pria lemah yang sering sakit, tak sengaja menelan makanan bermantra yang memasukkan jiwa Raja Naga berusia 12.000 tahun ke tubuhnya. Davey dan sang naga, Chen, terus berselisih hingga Chen mengungkap misi balas dendamnya terhadap keturunan Ming yang tamak. Keluarga Ming telah menghancurkan bisnis keluarga Torres hingga bangkrut. Kini, Davey harus memilih apakah akan bekerja sama dengan Chen demi menghabisi musuh dan merebut kembali Torres Group.
Sampul Novel Crystal Of Soul : Twins
9.7
Terpisah sejak lahir tanpa alasan jelas, sepasang saudara kembar menghadapi garis takdir yang bertolak belakang. Meski satu berada di dunia manusia dan lainnya di dunia kristal, ikatan batin mereka tetap terjalin kuat melampaui ruang dan waktu. Didorong rasa penasaran akan jati diri, keduanya berusaha mengungkap misteri pemisahan mereka. Akankah kekuatan hubungan unik ini mampu mempertemukan mereka kembali dan menjawab semua rahasia yang tersembunyi?
Sampul Novel Fantasi Gilaku
8.0
Kisah wanita bernama Alice yang selama tujuh tahun pernikahannya belum pernah merasakan kepuasan dalam hal seksualnya bersama suaminya. Selama tujuh tahun itu pula ia berpura pura menikmati semua yang dilakukan oleh David sang suami. Semua berawal dari percobaan pertama ia melakukannya sendiri, dari situ ia mulai terobsesi dan mulai melakukannya setiap hari, karena hanya dengan itu ia bisa mencapai kepuasan. Semakin kesini, fakta baru yang mengejutkan mulai bermunculan, seperti David yang ternyata berselingkuh dengan teman kantornya, yang tak lain merupakan mantan pacarnya dulu di masa sekolah dan David yang ternyata seorang gay. Anehnya Alice tak sama sekali menggugat atau membuang David, ia malah senang kala melihat David bercumbu dengan sesama pria. Hingga akhirnya Alice mempunyai seorang teman wanita, ia sangat peduli padanya, Alice dengan terang terangan bercerita soal suaminya kepada Jane. Jane merupakan wanita yang mempunyai trauma besar dalam hidupnya, ia pernah dilecehkan oleh ayahnya sendiri sewaktu masih sekolah. Perlahan traumanya membaik saat jane mengenal pria yang mencintainya yang bernama Bian, namun lama kelamaan Bian juga menunjukkan sifat aslinya, selama ini ia tak tulus mencintai Jane, malah Bian sengaja memperkosanya bersama teman sekelasnya. Semenjak itu ia sangat membenci laki-laki. Ia bersumpah tak akan berhubungan baik dengan laki-laki manapun. Hingga Jane bertemu Alice dan mereka seperti menemukam kecocokan satu sama lain. Mereka berdua memutuskan untuk menjalin hubungan terlarang. Setiap hari mereka habiskan waktu berdua. Alice mengijinkan Jane untuk tinggal bersamanya di rumah mewahnya. Semua orang tak menaruh curiga terhadap Alice dan Jane. Alice memutuskan untuk menceraikan David, karena Jane sangat cemburu dengan David. Sejak saat itu hubungan Alice dan Jane semakin romantis, hingga suatu hari Alice bertemu seorang pria yang berhasil membuatnya jatuh cinta. Kabar tersebut terendus oleh Jane, Jane sangat marah terhadap Alice, namun Alice mencoba meyakinkan Jane bahwa ia juga tak akan meninggalkannya. Akhirnya Alice mendapat restu dari Jane, Pria bernama Steve itu pun berhasil meyakinkan Jane. Steve menyadari bahwa Jane merupakan sahabat terdekat Alice, jadi ia juga harus meyakinkan Jane bahwa ia sungguh sungguh terhadap Alice. Alice hidup bahagia bersama Steve dan Jane. Steve menikahi Alice dan dikaruniai seorang anak yang lucu dan menggemaskan.
Sampul Novel HARLEIN
9.8
Harlein, sang pewaris takhta Kerajaan Fortania, terjebak dalam dilema asmara dengan Anggara Mahesa. Meski Harlein percaya cinta melampaui kasta, Anggara justru merasa tidak layak bersanding dengannya karena perbedaan status sosial mereka. Anggara memilih menjauh demi kebaikan bersama, namun Harlein menuntut perjuangan yang setara. Di tengah penolakan dan rasa lelah karena terus mengemis perhatian, mampukah sang putri mempertahankan perasaannya saat pasangannya sendiri menyerah?
Sampul Novel Kayungyun
8.0
Sejak kecil, tubuh Fatih menjadi wadah bagi entitas misterius yang disebut sebagai teman. Seiring bertambahnya usia, beban mistis ini kian tak terkendali hingga membuat hidupnya kewalahan. Kehadiran sosok-sosok tak kasat mata tersebut mulai meneror ketenangan Fatih dan mengancam keselamatan orang-orang di sekitarnya. Kini, ia harus menghadapi gangguan supranatural yang kian agresif dan merusak tatanan realitas di lingkungan terdekatnya secara perlahan.
Sampul Novel Kontrak Cinta Dengan Iblis
9.6
Aluna, gadis berusia 18 tahun, menyelamatkan pria yang ingin mengakhiri hidup. Namun, ia tak menyadari bahwa sosok itu adalah iblis bernama Denias. Menyamar jadi manusia, Denias berniat menguasai Negeri Barat melalui kontrak rahasia. Tanpa curiga, Aluna menyetujui tawaran kontrak tersebut. Seiring berjalannya waktu, kebersamaan mereka mulai mengungkap berbagai misteri besar yang selama ini menghantui hidup Aluna. Rahasia kelam apa yang sebenarnya tersembunyi di balik kontrak ini?