Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pendekar Serigala Putih

Pendekar Serigala Putih

Setiap lima abad, ancaman besar menghantui Nusantara melalui bangkitnya sang Pendekar Iblis yang membawa petaka. Kirana Sasmaya, putri Chandika Kalandra sekaligus keturunan pahlawan Bhadrika, memikul takdir berat. Ia tidak hanya dilatih menjadi pendekar tangguh, tetapi juga ditakdirkan sebagai penyihir terhebat sepanjang masa. Mampukah Kirana menggapai impian menjadi Pendekar dan Penyihir Putih demi menumbangkan dominasi kegelapan Pendekar Iblis?
Bab
Bagikan

Bab 3

Chandika penuh kebimbangan dengan keputusan yang akan dibuatnya. Ia tahu Sirhaan, induk Serigala Putih di luar pasti akan menjaga anaknya karena dia dan Serigala Putih itu sudah seperti saudara tapi menyerahkannya dengan kondisi cuaca sekarang membuatnya bimbang, apakah anaknya bisa bertahan di tengah cuaca dingin ini.

Tapi dia tahu menahan anaknya lebih lama lagi hanya akan membuat tubuh anaknya menjadi semakin lemah dan bisa berujung fatal menuju kematian. Keputusan sulit harus diambil oleh Pendekar Serigala Putih ini, yang akan menentukan nasib anak gadisnya ini kelak.

Chandika kemudian menggendong bayinya dan diserahkan ke Syakia dengan penuh keyakinan.

“Kirana Sasmaya, kamu harus bertahan ya! Lima tahun lagi ayah akan datang menjemputmu," pesan Chandika.

Sementara itu Ardiyanti pasrah dengan keadaan yang menimpa keluarganya. Tidak ada lagi yang bisa dilakukannya. Hanya berharap Kirana bisa bertahan di luar sana sampai dijemput lagi oleh mereka.

Chandika sebenarnya sudah mengetahui rahasia keluarganya tapi dia selalu menyembunyikan tradisi yang berlaku di keluarganya itu. Saat bayipun Chandika juga diasuh oleh serigala putih di bawah pengawasan penyihir putih. Itulah kenapa dia sangat akrab dengan Sirhaan karena umur serigala putih ini sama dengan umurnya.

Hanya bedanya Chandika tidak langsung diserahkan untuk dirawat serigala putih. Dia diserahkan saat berumur 2 tahun karena kondisi tubuhnya sangat lemah pada saat itu. Hanya susu serigala putih yang berasal dari indukan serigala putih yang bisa memulihkan kondisi tubuhnya.

Sirhaan sebenarnya adalah serigala putih betina tapi kelincahan dan kegesitan bertarungnya tidak kalah dengan serigala putih jantan pada umumnya. Umur serigala putih sangat lama dan bisa melebihi umur manusia normal, karena konon menurut cerita serigala putih ini adalah jelmaan dewa yang ditugaskan mengawasi manusia agar tetap hidup harmonis dan jauh dari tindak kekerasan.

“Seharusnya Tuan Besar bangga karena Sang Terpilih baru muncul tiap lima ratus tahun sekali untuk membersihkan semua kejahatan yang telah timbul selama lima ratus tahun ini. Jangan khawatir Tuan, karena dewa-dewa pasti akan melindunginya," bujuk penyihir putih ini.

“Aku juga akan memantau perkembangannya. Ijinkan aku pamit dulu dari mendampingi Tuan Besar. Mohon jangan melakukan apapun selama lima tahun ke depan. Percayakan Kirana sama aku Tuan Chandika!” ujar Syakia.

“Baiklah. Tolong kamu jaga anakku dan anak Sirhaan biar mereka bisa tumbuh bersama. Aku mau mengundurkan diri dahulu dari dunia persilatan dan memusatkan pikiran untuk memperbaiki stamina dan memperbaharui jurus silat yang akan aku ajarkan ke Kirana kelak," pinta Chandika.

Tiba-tiba terjadi keanehan pada diri Chandika, seperti sedang mendapatkan penglihatan masa depan.

“Jika nanti aku menulis Kitab Silat untuk Kirana, akan aku sebar di beberapa tempat. Tolong kamu mencarinya untuk dipelajari oleh Kirana, jika memang kamu tidak menemukan diriku atau aku sudah meninggal sebelum Kirana dibawa kembali ke rumah ini!" ujar Chandika.

“Bagaimana aku bisa menemukan Kitab Silat itu Tuan Chandika, jika tempat menyimpannya saja aku tidak tahu!" tutur Syakia yang agak bingung dengan keputusan Chandika.

“Kamu hanya perlu ingat ini untuk menemukan Kitab Silat ini, yaitu Bunga Sakura, Lotus Putih, dan Meditasi. Jika saat kamu membawa Kirana ke sini lima tahun kemudian, tapi aku sudah tiada, kamu cari Bunga Sakura. Jika nantinya saat remaja aku baru tiada, kamu cari di Lotus Putih. Untuk meditasi saat dia mulai dewasa dan aku baru tiada, barulah kamu cari di Meditasi," lanjut Chandika yang mulai bersikap aneh.

“Aku tidak mengerti apa yang Tuan maksud barusan," kata Syakia dengan nada bingung. "Ada yang aneh dengan Tuan Chandika," pikirnya.

“Tidak apa-apa! Nanti kamu akan mengerti. Lagian kalau aku masih ada di rumah ini tidak akan jadi masalah. Sekarang kamu rawat anakku baik-baik ya!" kata Chandika sambil tersenyum.

"Satu hal lagi. Kalau kamu tidak menemukan diriku setelah lima tahun, segera bawa Kirana ke Pulau Es. Ada adikku, Abisatya yang menjadi pemimpin di sana. Dia pendekar terkenal, pasti bisa mengajari Kirana ilmu silat berdasarkan kitab yang aku tulis," kata Chandika lagi.

"Tapi jika kamu tidak menemukan Abisatya atau kamu ragu dengan dirinya, pergilah menuju Pulau Peri. Cobalah melatih ilmu silat Kirana di sana. Kirana tidak memiliki chi di dalam tubuhnya karena tubuhnya yang sangat kurus tapi akan ada keajaiban di Pulau Peri nanti," lanjut Chandika.

"Jalan terakhir ... jika kamu tidak menemukan seorang pun untuk melatih Kirana, pergilah ke Pulau Api. Pendekar Super Sakti yang tinggal di sana berhutang budi padaku. Bilang saja kalau Kirana adalah anak Chandika Kalandra yang telah menolongnya beberapa tahun yang lalu, pasti beliau akan menerima kalian untuk sementara. Mintalah pertolongan padanya untuk mengajari Kirana ilmu silat baik ilmu silatnya sendiri maupun ilmu silat Serigala Putih yang kutulis dalam kitab ini."

Syakia sangat kebingungan dengan pesan dari Chandika. Seakan-akan, Tuannya ini telah mengetahui masa depannya yang akan berpisah selama-lamanya dengan putrinya ini.

"Aku hanya merawat Kirana selama lima tahun, Tuan Chandika. Jangan khawatir, setelah lima tahun akan kukembalikan kepada Tuan. Pada masa itu, Tuan Chandika bisa mengajarkan sendiri ilmu silat Serigala Putih padanya," ujar Syakia.

Chandika memandang kepergian penyihir putih ini yang membawa Kirana, anak gadisnya yang ditakdirkaan menjadi Pendekar Serigala Putih dengan penuh kesedihan dan rasa khawatir dengan daya tahan hidup anaknya ini.

Syakia berlalu membawa Kirana dan meninggalkan kediaman Chandika diiringi tatapan sedih Ardiyanti, seolah-olah ini merupakan saat terakhir dia melihat Kirana.

Perlahan-lahan, bayangan putih Syakia menghilang di tengah hutan membawa Sang Terpilih.

Tapi benarkah gadis mungil, kurus, dan lemah ini adalah Sang Terpilih yang akan menghentikan sepak terjang Pendekar Iblis?

Sebenarnya, apa yang dilihat Chandika saat dia mendapat penglihatan masa depannya, sehingga pendekar ini sangat panik dan meninggalkan pesan untuk Syakia?

Apakah Kirana juga akan mendapatkan summon Ruh Api Foniks seperti leluhurnya Bhadrika? Dia bertanya-tanya, namun hanya mampu memendamnya dalam hati.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Beautiful ESCAPE
8.3
Akibat rasa penasaran, Louisa Gonzales menyaksikan pembunuhan oleh gangster Italia di hotel tempatnya bekerja. Wanita 24 tahun ini dipaksa menjadi pengikut setia sang pemimpin mafia, Dominic Theodoretti, yang memanfaatkan keahlian Louisa sebagai mantan hacker. Saat terjebak di Sisilia, Louisa harus menghadapi ancaman yang lebih kejam. Di tengah konflik maut, ia mengungkap rahasia kehamilannya kepada Dominic demi bertahan hidup dan memulai misi pelarian mereka.
Sampul Novel TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU
8.4
Virgolin Asteria, ahli bedah plastik masa depan, diculik ke dimensi asing oleh sosok misterius. Di bawah ancaman maut, ia dipaksa mengerahkan seluruh keahlian medisnya demi menyelamatkan nyawa sang Ratu. Namun, saat gerbang menuju dunia asalnya terbuka, Virgolin justru terjebak dilema batin yang hebat. Cintanya telah tumbuh untuk sang penculik, Pangeran Pisceso Helios. Kini ia harus memilih antara pulang ke keluarganya atau menetap di dunia asing demi sang pujaan hati.
Sampul Novel Dendam Seorang Pelacur
8.3
Felisha membuktikan bahwa wanita yang tersakiti mampu menjadi sosok yang sangat tangguh. Demi menuntaskan dendam atas kematian orang tuanya, ia bergabung dengan Agency The Angel sebagai wanita panggilan kelas atas. Bersama sang adik, Shasya, Felisha rela terjun ke dunia prostitusi elite demi melacak sang pembunuh. Mereka mempertaruhkan segalanya dalam misi berbahaya ini demi mengungkap kebenaran dan membalas rasa sakit hati yang selama ini terpendam.
Sampul Novel Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!
8.5
Yun Xiaowen, calon ratu iblis, terjebak dalam nestapa usai bertemu Liuu Qiang Wen. Kaisar manusia berjuluk The Cyanide King itu membantai orang tua Xiaowen demi ambisi menguasai tujuh dunia. Tanpa cinta, ia menikahi Xiaowen hanya untuk memanfaatkan kelemahannya sebagai pion politik. Di tengah mimpi buruk yang seakan tak berakhir, Xiaowen meratapi nasibnya yang hancur sambil mempertanyakan apakah masih ada sisa kasih sayang di hati sang kaisar yang kejam.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel Occidens
9.7
Tumbuh dalam kebencian akibat keserakahan orang tuanya, Edgar yang berdarah campuran harus memikul kutukan berat. Namun, kehadiran Selena, si gadis pencari kayu yang ceria, mulai meluluhkan hatinya yang beku. Saat cinta mulai bersemi, takdir kejam menghalangi. Edgar terpilih menjadi pemimpin kaum immortal dan penguasa klan demon. Sebagai raja, ia dilarang memiliki pendamping atau ratu. Mampukah cinta mereka bertahan melawan hukum dunia immortal yang mutlak?