Sampul Novel Pembantuku Menjadi Pendampingku

Pembantuku Menjadi Pendampingku

8.0 / 10.0
Danil dan Karin adalah pasangan kaya raya yang sangat gila kerja. Kesibukan Karin membuatnya memutuskan untuk mempekerjakan seorang asisten rumah tangga baru guna melayani kebutuhan suaminya di rumah. Namun, niat baik untuk meringankan beban domestik tersebut justru memicu keretakan dalam rumah tangga mereka. Kehadiran orang baru ini perlahan berubah menjadi ancaman besar yang menghancurkan keharmonisan pernikahan mereka. Sanggupkah cinta mereka bertahan?

Pembantuku Menjadi Pendampingku Bab 1

Daniel sedang duduk sambil meminum kopi di meja makan dia sengaja malam-malam masih belum tidur karena dia menunggu istrinya yang belum pulang.

"Mbakk Rini sini sebentar," ucap Daniel.

"Nggeh Tuan ada apa?" Tanya Rini.

"Bisakah kamu mencarikan pembantu baru buat disini, saya kesian melihat kamu harus melakukan segala hal sendiri," ucap Daniel ya memang dia juga tidak tega dan kasihan dengan Rini dia pasti sangat lelah sekali membiarkan satu rumah yang besar dan memasak.

Dan lagi Rini Bekerjanya sangat lambat sekarang, mungkin banyak pekerjaan yang Rini pegang.

"Tapi Tuan? Bukankah kata ibu Karin jangan mencari pembantu terlebih dulu?" Ucap Rini.

"Sudah Kamu jangan terlalu ikut campur dengan urusan ku, untuk itu biarkan saja aku yang mengurusnya, dan saya tidak mau tau paling lambat minggu depan harus sudah ada!" perintah Daniel pada Rini dan dia pun mengangguk setuju.

1 minggu kemudian.

Suara ayam berbunyi membangunkan semua seisi rumah yang sangat mewah dan megah sekali, sekarang memasuki pukul 05:00 pagi.

"Hoaammmmmm jam berapa ini?" gumam wanita yang berparas cantik nan seksi, dia bernama karin viona elster, dia adalah seorang istri dari Daniel andra elster, mereka sudah menikah cukup lama, hanya saja mereka belum di karuniai anak sampai sekarang.

Karin bangun dari tidurnya bergegas untuk sholat subuh, dan setelah itu dia akan mandi bersiap-siap berangkat kerja,

"Mbak mbak," panggil Karin. Karin yang berjalan turun dari tangga kamarnya menuju dapur sambil memanggil mbak Rini.

"Iya buuuu," jawab Rini yang langsung dengan sigap mendekati Karin yang memanggilnya.

"Kamu masak cumi ya sekarang buat mas Daniel," Perintah Karin pada Mbak Rini.

"Mohon maaf buk cuminya habis, saya belum sempat kepasar soalnya saya sibuk dengan pekerjaan rumah buk," ucap Rini meminta maaf.

"Hah?? Buat beef aja kalo gitu," ucap Karin lagi.

"Maaf bu, semuanya kosong saya belum belanja, tadinya saya akan belanja sekarang, hanya saja pekerjaan rumah belum beres semuanya buk," jawab Rini yang sangat merasa bersalah sekali pada Karin.

"Hmm yaudah gapapa, kamu masak seadanya aja ya bahan-bahannya, biar suami saya bisa sarapan di rumah," ucap Karin pada Rini.

"Baik bu," jawab Rini mengangguk dan langsung berjalan ke dapur.

"Massss, aku berangkat kerja dulu ya sayang, kamu cepet bangun ini sudah siang, untuk sarapan aku nanti kasih tau sama mbok rini ya mas, dan aku juga nanti bakal sarapan di jalan, kamu tidak usah khawatir sayang," ucap Karin.

Karinpun berangkat kerja, tinggalah Danil sendiri di kamarnya, sambil bengong melihat sekeliling kamarnya.

"Kenapa makin kesini gue merasa jenuh dengan pernikahan ini?" Tanya Daniel pada dirinya sendiri, Danil merasa hari-harinya semakin tidak jelas, dia menginginkan rumah tangganya seperti dulu.

"Ahhh sudahlah mungkin perasaan gue saja yang sedang mumet di kantor jadinya kaya gini," gumam Danil yang langsung berdiri dan menghempaskan semua pikiran-pikiran jeleknya tentang rumah tangganya.

Danil bergegas mandi, hari ini Danil berniat tidak akan berangkat kerja, karena sepertinya dia sedang tidak enak badan, semalam Daniel sudah lembur dari kerjanya, banyak sekali pekerjaan tadi Malam yang harus dia kerjakan.

"Duhhh laper banget nih perutku mulai keroncongan," ucap Danil, yang berjalan kebawah untuk makan kebeteluan Rini Sedang menyiapkan makanannya.

"Masak apa mbak?" Tanya Danil.

"Rendang Tuan," jawa Rini menunduk.

"Rendang? Bukannya tadi kata ibu, akan membuat Cumi?" Tanya Danil yang sedikit kecewa.

"Mohon maaf tuan, bahan makanannya semua sudah habis, tinggal ini saja yang tersisa, dan awalnya tadi saya akan berangkat ke supermarket untuk belanja kebutuhan dapur, tapi sepertinya tidak akan sempat, ucap Ibu tadi, jadinya saya hanya memasak ini saja," ucap Rini yang menjelaskan dan meminta maaf pada Daniel.

"Ya sudah tidak apa, kamu bisa belanja sekarang ke supermarket, kamu di antar pa sapri yah, jangan sendirian," perintah Danil pada Rini.

"Baik tuan, permisi," ucap Rini Yang berjalan menjauhi meja makan.

Danilpun langsung makan karena dia sangat Laper sekali, walaupun Danil sedikit kecewa.

"Rini!!!" Panggil Daniel.

"Kapan Art baru akan datang?" Tanya Daniel.

"Sepertinya agak siangan tuan," jawab Rini, Danielpun mengangguk.

Daniel menanyakan hal itu karena tadi malam Rini berbicara pada Daniel bahwa dia sudah menemukan pembantu baru dan besok siang akan datang kerumah.

Saat Daniel sedang sarapan tiba-tiba bel berbunyi dan itu langsung berdiri dan langsung membukakan pintu tersebut.

"Maaf dengan siapa?" Tanya Daniel yang kaget karena di depannya sekarang adalah perempuan yang masih sangat muda dan badannya sangat ideal, membuat orang yang melihatnya pasti akan Terkesima.

"Saya Nadira, saya disuruh Mbak Rini untuk bekerja di sini," Ucap wanita tersebut yang sangat polos.

"Ohh jadi kamu pembantu baru, oke kenalkan saya Daniel," Danielpun langsung mengajak Nadira masuk ke dalam ruma, dia memperkenalkan sekeliling rumah dan menjelaskan apa saja pekerjaan yang harus dia lakukan selebihnya Rini yang akan memberitahunya.

****

Calingg.... suara dering telepon berbunyi di handphone Daniel dia langsung mengangkat telepon tersebut.

"Hallo ya ada apa?" Tanya Daniel.

"......"

"Apa!!!! Oke kamu selalu tempatnya aku akan langsung berangkat ke sana," Daniel sangat panik.

Danielpun pun langsung bergegas berangkat, setelah beberapa menit kemudian akhirnya Danielpun sampai di rumah sakit.

"Sayang kamu kenapa?" Tanya Daniel yang langsung duduk di samping ranjang kasur rumah sakit.

"Masss, kok kamu di sini Kenapa kamu bisa tahu kalau aku di sini?" tanya Karin.

"Itu tidak penting!!! Yuk kita pulang kerumah sekarang biar aku yang urus kamu," ucap Daniel.

Dan Karinpun tidak menolak Mereka pun pulang ke rumah, setelah beberapa menit dalam perjalanan akhirnya mereka pun sampai dan Karin langsung masuk ke kamar.

"Mbak!!!!! Tolong buatin air hangat dan bubur," ucap Daniel berteriak.

****

Tok...tok...

Pintupun terbuka.

"Sini bawa kesini saja," ucap Daniel, menyuruh pembantu baru tersebut masuk ke dalam kamar.

"Siapa Dia Mas?" Tanya Karin yang kaget Kenapa tiba-tiba ada pembantu baru di rumahnya, tanpa memberitahu dan berdiskusi terlebih dulu dengan Karin.

"Dia Art baru disini, karena aku merasa kasihan dengan Rini, aku juga menyuruh Rini untuk mencarikan pembantu baru dan dialah pembantu barunya," jawab Daniel dengan kaget.

Karin seperti tidak suka dengan keputusan Daniel.

"Perkenalkan buk, saya Nadira pembantu baru di sini salam kenal Bu," ucap Dira dengan sangat sopan dan menunduk.

"Oke," jawab Karin dengan sangat ketus, dia pun menyuruh Dira langsung keluar dari kamar tersebut.

"Kenapa Mas? Kok bisa, kamu mengambil keputusan tanpa berdiskusi dulu bersamaku?" Tanya Karin dengan sangat marah sekali.

"Bagaimana aku bisa berdiskusi denganmu sedangkan kamu sangat sibuk sekali dengan pekerjaanmu, jadi lebih baik aku mengambil keputusan sendiri!!! Dan aku kira kamu tidak terganggu dengan keputusanku, karena kamu sekarang sudah tidak mempedulikan tentang semuanya Karin!!" Ucap Daniel dengan sangat tega, karena dia pun sudah sangat jenuh dengan sifat-sifat Karin yang sekarang, Karin sudah tidak memperdulikan Lagi dengan Daniel, padahal Daniel sangat ingin di perhatikan dan di layani selayaknya suami, Daniel membutuhkan semua itu.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pembantuku Menjadi Pendampingku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel En-PD153
8.9
Mantan kekasihku yang kukira telah tiada tiba-tiba muncul membawa wanita hamil yang disebut penyelamatnya. Dia secara tak masuk akal memintaku tinggal bersama mereka dan menawarkan upacara pernikahan sebagai kompensasi sementara ia menikahi wanita itu. Sebagai putri bangsawan dan menantu keluarga konglomerat, aku tak sudi dijadikan selingkuhan. Jika dia menolak hidup mewah, aku akan memastikan dia kehilangan segalanya hingga menjadi pengemis.
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Bramantyo dan Bima terobsesi menyiksaku dengan kehadiran Sandra demi menguji cintaku. Puncaknya, saat kecelakaan terjadi, mereka membiarkan tanganku hancur demi menyelamatkan Sandra. Karier musikku pun sirna. Mereka menantikan amarahku, namun aku hanya diam membisu, bahkan saat liontin ibuku dihancurkan Sandra. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku mati. Ini bukan cinta, melainkan sangkar kejam. Kini aku bersiap melarikan diri dan membalas kehancuran ini.
Sampul Novel P. S. I LOVE YOU
8.5
Cyra Alesha, mahasiswi cantik berusia dua puluh tahun, harus berjuang di kota besar dengan bekerja paruh waktu. Namun, hidupnya berubah menjadi mimpi buruk saat ia terjebak kesalahpahaman dengan Felix Domil. CEO muda yang kejam itu tega menginjak harga diri Cyra dan menyeretnya ke dalam penderitaan. Meski disiksa oleh kekejaman sang pewaris tunggal, Cyra justru terjebak dalam pesonanya. Mampukah ia bertahan atau justru memilih berontak demi membebaskan diri?
Sampul Novel Secret Wife
9.1
Satu dekade membina rumah tangga, Bram dan Sinta belum juga dikaruniai keturunan. Tanpa pemeriksaan medis, Bram dan ibunya terus menghakimi Sinta sebagai pihak yang mandul. Akibat desakan sang ibu yang ingin segera menimang cucu, Bram akhirnya memutuskan untuk berpoligami secara diam-diam. Namun, sebuah rahasia besar tersimpan rapat: bagaimana jika sebenarnya Bram lah yang tidak bisa memiliki anak? Akankah Sinta tetap diam saat pengkhianatan ini terungkap?
Sampul Novel SETETES DARAH SUCI
8.6
Ramalan kuno mengungkap eksistensi gadis berdarah suci yang mampu memberikan keabadian dan kekuatan luar biasa. Setetes darahnya sanggup mencegah kepunahan klan serta menjamin kemudaan abadi bagi siapa pun yang memilikinya. Kelahirannya disambut pesta pora seluruh makhluk di alam semesta, ditandai awan gelap saat bulan purnama dan hawa dingin yang mencekam. Kini, nyawa dan darah sucinya menjadi incaran utama karena semua entitas mendambakan mukjizat yang ada dalam dirinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan