Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pembalasan Seorang Ibu

Pembalasan Seorang Ibu

Saat kebakaran melanda sebuah TK, Nea yang berusia empat tahun terjebak di lantai dua. Sang ibu memohon pada suaminya, Haris, seorang pemadam kebakaran, untuk menyelamatkan putri mereka. Namun, Haris justru menuduhnya egois dan memilih menyelamatkan anak dari Stella Prisa, wanita pujaan hatinya. Haris dipuja sebagai pahlawan saat mendampingi Stella, sementara istrinya mendekap kotak abu putri mereka yang tewas. Rasa duka itu kini berubah menjadi tekad membara untuk membalas dendam.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Nea sudah nggak bisa datang."

Haris langsung marah, "Sudahi sandiwaramu itu!"

"Kuberi tahu saja! Kalau bukan karena mereka ingin bertemu dengan istriku, aku nggak akan meneleponmu!"

"Jangan nggak tahu diri!"

Aku menarik napas panjang sebelum berkata, "Baik, aku akan membawa Nea ke sana."

Setelah terdengar suara "tsk", dia lanjut berkata, "Lihat, kamu memang suka pura-pura! Nea baik-baik saja. Jangan terlambat malam ini, jangan membuatku malu!"

Malam hari, aku tiba tepat waktu di hotel tempat Haris mengadakan pesta perayaannya. Dari kejauhan, aku melihat Stella, dia mengenakan gaun merah ketat dan duduk di samping Haris.

Aku duduk di kursi tanpa ekspresi apa pun. Para petugas pemadam kebakaran bertubuh besar di sekitarku tertegun sejenak ketika mereka melihatku.

Reaksi mereka tidak aneh. Dibandingkan dengan Stella yang berdandan rapi, aku hanya mengenakan kaus lama dan rambutku berantakan. Penampilan yang sangat tidak cocok di tempat seperti ini.

Ketika Haris melihatku, dia mengernyit dengan kesal dan nadanya penuh rasa muak saat bertanya, "Kenapa kamu datang dengan pakaian seperti itu?"

"Kamu nggak tahu ini pesta perayaanku? Nggak bisakah kamu berdandan sedikit? Kamu ingin membuatku malu?"

Aku tidak ingin menanggapinya, langsung berjalan pergi mengambil piring dan sendok di atas meja di samping. Aku mengeluarkan tisu, menyeka piring dan sendok itu dengan sangat kuat, seakan-akan semua yang ada di depanku sangatlah kotor.

"Di mana Nea?" Dia masih menanyaiku dengan nada yang penuh kekesalan, "Kenapa kamu nggak bawa dia datang di hari yang begitu penting ini?"

Gerakan tanganku terhenti. Hatiku terasa sakit seperti ditusuk pisau. "Sudah kubilang, dia nggak bisa datang."

"Nggak bisa datang? Apa maksudmu itu?" Haris merebut sendok dari tanganku dan membantingnya ke meja. "Bagaimana kamu mengajari putrimu? Sejak kapan Nea menjadi begitu nakal?"

Ketika Stella melihat ini, dia segera meraih lengan Haris dan berkata, "Haris, jangan marah. Kak Mika nggak bermaksud seperti itu, dia ...."

"Memang itu maksudku!" Aku langsung berdiri, menatap mereka dengan tatapan dingin dan melanjutkan ucapanku, "Nea nggak bisa datang hari, ke depannya juga sudah nggak bisa datang!"

"Apa maksud ucapanmu itu?" Haris tertegun sejenak sebelum menjadi sangat marah. "Bicara yang jelas!"

Aku menarik napas dalam-dalam, berusaha menekan emosi yang meluap-luap, dan berkata dengan tegas, "Haris, aku sudah memohon padamu, aku memohon padamu untuk menyelamatkan Nea!"

"Tapi kamu nggak melakukannya! Kamu malah menyelamatkan dia!" teriak aku sambil menunjuk dengan marah ke Vina dan Vina seketika menangis dengan keras.

Stella segera mengambil putrinya dari pangkuan Haris dan menghiburnya, "Jangan takut, jangan takut."

Plak! Haris menamparku tanpa ragu, pipiku seketika terasa panas dan sakit.

"Mika, aku peringatkan, jangan menggila di sini!" teriak Haris sambil menunjuk ke hidungku.

"Cepat pulang dan bawa Nea kemari! Kalau nggak, jangan pernah kembali lagi ke rumah!"

Aku menatapnya dengan tatapan dingin, tiba-tiba merasa diriku begitu konyol.

Inilah pria yang kucintai selama sepuluh tahun. Inilah keluarga yang ingin kupertahankan dengan segenap jiwa ragaku.

Saat Nea meninggal, semuanya pun hilang.

"Haris, kamu sungguh memuakkan!" Aku membanting piring di tanganku ke lantai dengan keras, pecahannya berhamburan.

Udara di sekitarku seakan telah membeku, semua orang yang menatapku tercekat dan kemudian mencoba membujukku, "Kak Mika! Bicaralah baik-baik!"

"Jangan ... menakuti anak kecil ...."

"Kak Haris sudah sangat lelah karena melakukan penyelamatan. Mari kita semua duduk dan makan?"

Aku meletakkan tas yang kubawa di depan Haris.

Stella tiba-tiba melindungi Haris dan berkata, "Mika, jangan seperti ini. Haris sudah dua hari nggak bertemu Nea, dia merindukannya, biarkan Nea datang."

"Bagaimanapun juga, Nea adalah putrinya."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AKU DAN TEMAN SUAMIKU
9.7
Kehidupan Tara berubah drastis saat ia terjebak dalam posisi yang tak pernah dibayangkan: menjadi istri kedua dari sahabat mendiang suaminya sendiri. Kini, ia terperangkap di tengah dinamika rumah tangga yang penuh komplikasi dan tekanan batin. Di tengah konflik emosional yang terus menguji kesabarannya, Tara harus menentukan pilihan sulit. Akankah ia bertahan demi komitmen tersebut, atau justru memilih untuk menyerah karena beban yang terlalu berat?
Sampul Novel Di Balik Topeng Bodyguard
9.1
Alice hamil anak Leo, bodyguard yang dianggap rendah oleh ayahnya. Meski ditentang, mereka menikah hingga Alice menyadari sifat asli Leo yang keji. Di tengah penderitaan, Alice mencurigai ibu tirinya, Deborah, sebagai pembunuh ibunya. Dibantu bodyguard lain bernama Deny, Alice berjuang mengungkap kebenaran kelam ini. Di balik misi tersebut, identitas asli Deny dan rahasia cinta masa lalu mulai terkuak. Akankah Alice berhasil membongkar topeng mereka?
Sampul Novel Dilamar Mantan Depan Suami
8.0
Nisa terjebak dalam pernikahan penuh tekanan bersama Arman, suami yang sangat perhitungan dan keras. Meski Nisa berusaha menghormati mertua dan iparnya, Arman selalu merasa istrinya kurang berbakti. Kesedihan Nisa memuncak saat Arman membatasi asupan gizi putra mereka, Ahmad, dengan dalih penghematan. Nisa hanya bisa berdoa agar suaminya menepati janji untuk menerima sang anak sepenuhnya, di tengah tuntutan hidup dan perilaku kasar yang terus diterimanya.
Sampul Novel Kelakuan Suami dan Ibu Mertuaku di Balik Pintu
8.9
Sebuah kebenaran mengerikan menghancurkan hidup seorang wanita ketika ia mengetahui bahwa anak yang selama ini ia besarkan dengan penuh kasih sayang merupakan hasil hubungan sedarah. Di sisi lain, anak kandungnya sendiri telah meninggal secara tragis. Alih-alih menyerah pada keputusasaan, ia memilih jalan pembalasan dendam yang dingin. Langkah hukum ia ambil demi menjebloskan ibu mertuanya ke dalam penjara, sekaligus membongkar seluruh aib suaminya ke hadapan publik sebelum ia melangkah pergi memulai lembaran hidup yang baru.
Sampul Novel Merebut Hati Suamiku
8.4
Kayshilla Chandra dan Aaraf Ibrahim terjebak dalam pernikahan hasil perjodohan orang tua di lingkungan pesantren. Meski sudah sah, Aaraf mengaku belum bisa mencintai istrinya karena hatinya masih tertambat pada perempuan lain. Kayshilla pun harus menghadapi kenyataan pahit bahwa ia harus bersaing dengan masa lalu suaminya. Mampukah kesabaran Kayshilla meluluhkan hati Aaraf yang dingin dan memenangkan cinta sejatinya di tengah ujian rumah tangga ini?
Sampul Novel MUSIM DI ANTARA KITA
8.1
Dua insan yang telah menginjak usia empat puluh tahun bertemu saat masih membawa beban luka dari kegagalan pernikahan masa lalu. Di tengah fase perubahan hidup ini, mereka menyadari bahwa cinta yang hadir di usia matang memiliki tantangan yang jauh lebih rumit. Hubungan mereka diuji oleh kehadiran anak-anak, bayang-bayang mantan pasangan, hingga ambisi pribadi yang saling berbenturan. Sebuah pencarian makna cinta di tengah peliknya dinamika keluarga.