Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pembalasan Sang Feniks

Pembalasan Sang Feniks

Mahasiswi seni asal Salatiga ini terjebak tipu daya Baskara Aditama, konglomerat yang memanfaatkan cinta demi menghancurkan bisnis kakaknya. Setelah menyadari foto intim dan perlindungan Baskara hanyalah rekayasa kejam, ia bangkit dari penderitaan fisik dan mental. Ia bukan lagi pion lemah, melainkan api pembalasan yang menghapus jejak rahasia dan merancang kejatuhan Baskara. Saat Baskara memohon di altar pernikahannya, kehancuran pria itu menjadi kemenangan mutlak.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kafe di Senopati yang dipilih Clarissa Gunawan sangat trendi, penuh dengan bata ekspos dan kopi artisan.

Ava langsung melihatnya. Clarissa adalah lambang kaum jetset Jakarta: berpakaian tanpa cela dalam setelan Chanel yang mungkin harganya lebih mahal dari seluruh biaya kuliah Ava, rambut gelapnya disanggul canggih, berlian besar berkilauan di tangan kirinya. Dia memancarkan aura superioritas yang alami.

Ava, dengan celana jins belel dan hoodie IKJ usangnya, merasa seperti spesies yang berbeda.

Clarissa tidak membuang waktu untuk basa-basi.

"Jadi, kau mahasiswi seni kecil itu," katanya, suaranya meneteskan cemoohan saat Ava duduk. "Baskara punya... selera yang eklektik, kuakui."

Dia menyesap espressonya dengan anggun. "Dia akan menikahiku bulan depan. Ini lebih seperti merger, sungguh. Keluarga kami. Sangat penting."

Ava tetap diam, wajahnya sengaja dibuat kosong. Di dalam, ketenangan yang aneh telah menetap. Guncangan kata "tunangan" sudah menghantamnya; ini hanyalah konfirmasi.

Apa yang bisa dikatakan Clarissa yang akan menyakitinya lebih dari kata-kata Baskara sendiri?

Dia pembohong, manipulator. Hubungannya dengan Ava adalah kepalsuan. Pertunangannya dengan Clarissa hanyalah transaksi lain dalam hidupnya yang penuh perhitungan.

Rasa sakit itu adalah simpul dingin dan keras di dadanya, tapi itu adalah rasa sakitnya, bukan untuk ditimpakan oleh Clarissa.

Ava berpikir, Kau tidak bisa menghancurkan apa yang sudah hancur.

Clarissa, jelas kesal dengan kurangnya reaksi Ava, mencondongkan tubuh ke depan.

"Dengar, aku tidak peduli apa yang kau dan Baskara lakukan. Sudah berakhir. Dia sering mendapatkan... gangguan kecil seperti ini. Tapi dia selalu kembali pada apa yang penting."

Dia membuka tas tangan desainer-nya dan mengeluarkan buku cek. "Aku siap bermurah hati. Sebutkan hargamu untuk menghilang. Diam-diam."

Ava hampir tertawa. Uang. Apakah orang-orang ini berpikir uang bisa memperbaiki segalanya?

"Katakan padaku, Clarissa," kata Ava, suaranya mengejutkan stabil. "Kapan tepatnya pernikahan ini? Bulan depan, katamu? Setelah IPO Bima Prakasa, kurasa?"

Mata Clarissa menyipit. "Bagaimana kau...?"

"Baskara punya jadwal untuk segalanya, bukan?" lanjut Ava, rasa pahit di mulutnya. "Dia suka membereskan urusan yang belum selesai."

Penghinaan publiknya sendiri seharusnya menjadi bagian dari "pemberesan" itu.

Ava mendorong latte yang tak tersentuh itu ke samping. "Simpan uangmu, Clarissa. Aku sudah akan pergi."

Dia menatap mata wanita itu. "Tapi biarkan aku memberimu nasihat gratis. Jangan terlibat secara emosional dengan Baskara Aditama. Dia tidak punya hati untuk dipatahkan. Dia hanya mengoleksinya."

Dia berdiri. "Dia milikmu sepenuhnya."

Wajah Clarissa yang riasannya sempurna berubah menjadi murka.

"Jalang kecil sombong!"

Sebelum Ava bisa bereaksi, Clarissa meraih gelas airnya sendiri dan melemparkan isinya tepat ke wajah Ava.

Air dingin membasahinya, mengejutkannya sejenak. Kemudian, Clarissa, tidak puas, menerjang maju, kukunya yang panjang menggores pipi Ava.

Rasa sakit, tajam dan perih. Ava terhuyung mundur, tangannya terbang ke wajahnya, merasakan tetesan darah hangat.

"Apa-apaan ini?!"

Suara Baskara, seperti petir.

Dia ada di sana, berdiri di pintu masuk kafe, wajahnya topeng kemarahan. Dia melangkah ke arah mereka, matanya menyala-nyala.

Dia bahkan tidak melirik Ava. Dia langsung menghampiri Clarissa, mencengkeram lengannya dengan cengkeraman seperti besi.

"Kau gila, Clarissa? Menyerangnya di depan umum?"

"Dia memprovokasiku, Baskara!" jerit Clarissa, mencoba melepaskan lengannya. "Dia menghinamu!"

Mata Baskara akhirnya beralih ke Ava, ke darah di pipinya. Otot di rahangnya berkedut.

Dia kembali menatap Clarissa, suaranya sangat rendah. "Pergi. Sekarang."

Clarissa menatapnya, wajahnya campuran amarah dan ketidakpercayaan. "Tapi Baskara..."

"Pergi!" raungnya.

Clarissa, untuk pertama kalinya, tampak benar-benar terguncang. Dia menyentakkan lengannya dan menyerbu keluar dari kafe.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Sang Ladyboy
8.4
Vanya adalah ladyboy menawan yang kecantikannya mengancam wanita tulen. Di sebuah klub, ia terpikat pada Ricardo Esteban, namun ragu akan statusnya. Pesonanya sebagai penari juga memicu obsesi Peter Hallmark, miliarder New York, serta Don Salvatore, bos mafia Italia yang ingin mengubahnya. Di balik karier MUA, Vanya terjebak dalam gelapnya perdagangan manusia. Mampukah ia bertahan hidup dan menemukan cinta sejati di tengah badai penderitaan tersebut?
Sampul Novel GAIRAH CINTA CEO DINGIN
8.8
Karin Arvantie merasa canggung saat wawancara kerja di Atmaja Corp karena tatapan intens sang CEO, Ryan Atmaja. Meski Ryan merasa pernah bertemu dengannya, Karin justru memberikan jawaban diplomatis. Namun, pesona pria bermata hitam itu memicu gejolak emosi yang sulit diredam. Kini, Karin terjebak dalam dilema antara menjaga profesionalisme atau terhanyut dalam ketertarikan yang membara. Mampukah hubungan mereka tetap sebatas atasan dan bawahan saja?
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Istriku yang Seorang Taipan
9.5
Tiga tahun menikah, Stephanie hanya menerima sikap dingin dari Erik. Saat harapannya hancur oleh niat buruk sang suami, ia bangkit menjadi wanita terkaya di dunia. Erik yang terkejut melihat transformasi sang mantan istri pun berusaha mengejarnya kembali. Namun, Stephanie kini memegang prinsip bahwa pria hanya penghambat kesuksesan. Erik Palmer yang angkuh kini rela merendah di hadapan publik demi membujuk Stephanie agar bersedia membangun mahligai rumah tangga bersamanya lagi.
Sampul Novel Papa Baru Untuk Anakku
8.5
Demi membahagiakan sang putra yang mendambakan sosok ayah, Lily menyetujui pernikahan kontrak dengan Keenan. Sang pria pun membutuhkan istri demi mewarisi perusahaan besar keluarganya. Meski Keenan menegaskan tak akan menganggap Lily sebagai istri sungguhan, benih cinta perlahan tumbuh di antara mereka. Namun, kehadiran masa lalu yang tiba-tiba mengancam masa depan keduanya. Akankah mereka tetap bertahan atau justru memilih menyerah saat kenyataan mulai menghimpit?
Sampul Novel Pengasuh Cantik CEO Duda
9.5
Agatha yang merasa terpuruk akibat rentetan cobaan hidup akhirnya melarikan diri ke bar. Sialnya, tawaran bir gratis dari seorang bartender justru merenggut kesadarannya. Di tengah situasi berbahaya itu, ia tidak menyadari bahwa gerak-geriknya telah dipantau sejak awal. Seorang CEO duda kaya raya yang memerhatikannya pun turun tangan untuk menyelamatkannya secara diam-diam. Pertemuan tak terduga ini menjadi titik balik bagi nasib Agatha ke depannya.
Sampul Novel Pengkhianatan Istriku
9.7
Danu harus menelan pil pahit saat Sakira, istrinya, memilih pergi demi pria kaya dan menelantarkan bayi mereka. Namun, roda kehidupan berputar drastis bagi Sakira. Setelah dicampakkan oleh suami barunya, ia kini terjebak dalam kemiskinan dan menderita kanker paru-paru yang menggerogoti fisiknya. Kehidupan mewah yang ia impikan lenyap, menyisakan penyesalan mendalam di tengah kondisi tubuh yang kian kurus dan keadaan ekonomi yang hancur total.