Sampul Novel Pembalasan Dendam Seorang Ayah

Pembalasan Dendam Seorang Ayah

9.6 / 10.0
Dalam novel misteri Pembalasan Dendam Seorang Ayah, seorang ayah mencari keadilan setelah putrinya tewas akibat diculik ambulans misterius. Saat pelaku dibebaskan dengan dalih gangguan jiwa, ia memutuskan berpura-pura gila demi membalas dendam. Baca novel online menegangkan ini.
Ringkasan Pembalasan Dendam Seorang Ayah
Niat baik seorang putri membantu lansia ke ambulans berujung petaka saat dia diculik ke sebuah desa. Sang ayah yang berhasil melacaknya mendapati putrinya telah tewas mengenaskan akibat dilecehkan. Kecewa karena hukum membebaskan pelaku dengan dalih gangguan jiwa, sang ayah memutuskan untuk ikut berpura-pura gila. Dia sengaja menjadi pasien rumah sakit jiwa demi bisa mendekati dan membalas dendam langsung kepada pembunuh putrinya.
Baca Selengkapnya

Pembalasan Dendam Seorang Ayah Bab 1

Putriku berbaik hati memapah orang tua ke ambulans.

Siapa sangka, ambulans itu menuju ke sebuah desa.

Ketika aku menemukannya, dia sudah mati karena dilecehkan.

Aku menemukan pelakunya, tetapi pelakunya dibebaskan karena menderita gangguan jiwa.

Jadi, aku juga menggila dan menjadi pasien gangguan jiwa.

Setelah menerima telepon dari polisi, aku bergegas ke desa itu secepat mungkin. Begitu turun dari mobil, aku melihat tatapan penuh belas kasihan dari para polisi di sekitarku. Merasakan firasat buruk, aku meminta istriku menunggu di dalam mobil.

Saat melangkah masuk ke rumah itu, aku melihat putriku yang dulunya ceria, kini terbaring tak berdaya di ranjang semen dengan ditutupi jaket polisi wanita yang ada di sana.

"Lili ...."

Aku tidak percaya. Dengan lembut, aku memanggilnya, berharap dia akan bangun seperti biasa dan menjawabku. Namun, tidak ada respons sama sekali.

"Lili, bangun, ayo kita pulang .... Tidur di rumah, ya?" Aku mendekat ingin menggendongnya, tapi seorang polisi mencegahku.

"Pak Johnson, kami turut berduka ...." Tanganku gemetaran saat menggenggam polisi itu sambil bertanya, "Siapa pelakunya? Cepat tangkap orang yang membunuh putriku ...."

Aku menggertakkan gigi dengan marah. Ingin sekali rasanya aku menemukan pelaku itu dan menghukumnya sekarang juga. Namun, polisi itu hanya menggeleng dan menghela napas dalam-dalam.

Katanya, hal seperti ini sudah sering terjadi di desa itu. Pelakunya ada di desa ini dan pada dasarnya, setiap orang di desa itu adalah pelakunya.

Aku bertanya kenapa polisi membiarkan mereka berbuat semena-mena? Dengan nada putus asa, polisi itu menjelaskan bahwa semua penduduk desa tersebut menderita gangguan jiwa dan mereka tidak pernah menimbulkan korban jiwa sampai sekarang.

Namun, putriku adalah pengecualian yang tragis. Dia adalah satu-satunya korban jiwa sejak desa itu dikonfirmasi sebagai desa dengan penduduk berstatus gangguan jiwa.

Aku tidak percaya dan mencengkeram kerah polisi itu. "Putriku cuma ingin membantu ... bukan untuk kehilangan nyawanya ...."

"Turut berduka ...." Polisi juga tidak berdaya menghadapi para penderita gangguan jiwa ini.

Aku tak pernah menyangka, putriku yang begitu baik hati dan lembut, harus kehilangan nyawa karena kebaikannya sendiri.

Melihat aku tak kunjung keluar, istriku juga ikut masuk ke rumah itu. Hanya dengan sekali lihat, dia bisa langsung mengenali Lili. Dia langsung pingsan karena syok.

Dengan panik, aku membawa istriku ke rumah sakit. Saat pergi, aku sempat melihat penduduk desa itu mentertawakan kami dengan wajah tanpa malu.

"Putrimu lumayan juga," kata seorang pria di antara mereka tanpa suara. Aku mencengkeram erat kemudi mobil, nyaris saja menginjak gas dan menabrak mereka. Namun, melihat istriku yang masih pingsan di sebelahku, aku akhirnya berhasil menahan diri dari melakukan tindakan nekat itu.

....

Aku tidak percaya dengan kebetulan seperti ini. Mana mungkin seluruh penduduk desa mengalami gangguan jiwa? Bagaimana mereka bisa lolos dari jeratan hukum?

Di kantor polisi, aku bertemu dengan orang yang memimpin mereka. Dengan sikap tak acuh, dia melemparkan berkas medis ke wajahku, seolah-olah yakin aku tidak bisa berbuat apa-apa padanya.

"Namaku Alfred. Ini riwayat medisku, lihat baik-baik nama yang tertera." Aku menahan amarah sambil mengepalkan tanganku. Istriku yang baru pulih dari syok, memungut berkas itu dan memastikan bahwa diagnosisnya memang gangguan jiwa. Dia tidak kuat menahan beban ini dan mulai menangis tersedu-sedu.

Tak bisa lagi menahan diri, aku langsung maju dan mencengkeram kerah Alfred. Kemudian, aku menghantamnya dengan lututku sekuat tenaga. "Kalian ini manusia atau bukan? Kenapa kalian tega menghancurkan putriku! Kenapa bajingan seperti kalian nggak mati saja!"

Para polisi di sampingku terkejut dengan gerakanku yang cepat. Saat darah Alfred menetes, mereka baru maju untuk menghentikanku.

Setelah kupukul, Alfred menyimpan ekspresinya yang sombong sambil menyeka bekas darah di wajahnya.

"Ayo, pukul aku lebih keras kalau kau bisa! Tahu nggak, anakmu itu mengganggu sekali waktu dia minta tolong. Makanya, kami tambah jumlah 'teman bermain' supaya dia cepat diam."

"Tadinya kami sudah mau berhenti. Kalau bukan karena putrimu meninggal, kami masih ingin cari target selanjutnya."

Perkataan Alfred membuatku semakin emosi. Aku berteriak melepaskan diri dari cengkeraman polisi dan berlari ke arahnya. Dia tidak menghindar sama sekali.

Namun, tiba-tiba sebuah sentakan listrik mengenai pinggangku. Tubuhku menjadi kaku dan aku terjatuh tak berdaya. Aku menggertakkan gigi dan mencoba untuk bangkit, tapi tidak ada tenaga yang tersisa.

Aku tidak boleh tumbang sekarang. Putriku, Lili, masih menungguku ....

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pembalasan Dendam Seorang Ayah

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Masih Bocil, Om
9.5
Ulang tahun ke-18 yang seharusnya indah berubah menjadi kenyataan pahit bagi seorang gadis muda. Ia terpaksa menikah dengan David, pria dewasa yang asing baginya. Alih-alih romantis, interaksi mereka justru diwarnai perdebatan konyol soal kartu kredit versus uang tunai untuk membeli jajanan. Di tengah ketidakpastian masa depan pernikahannya, sosok Dinar muncul dan terang-terangan menanti status jandanya. Akankah ia menemukan bahagia atau justru terjebak sengsara?
Sampul Novel ARJUNA MENCARI CINTA
9.3
Arjuna Levin adalah CEO angkuh di Jakarta yang gemar mempermainkan wanita demi kepuasan sesaat. Berbekal kekuasaan, ia dengan mudah menjerat mangsa tanpa melibatkan perasaan. Namun, kemunculan Jane Calista Cintania yang lembut dan lugu seketika meruntuhkan pertahanan hatinya. Sang miliarder kini justru bertekuk lutut dan mengemis cinta pada gadis tersebut. Akankah Arjuna berhasil memenangkan hati Jane, atau ia justru akan mencicipi pahitnya kegagalan?
Sampul Novel Bingkai Suami, Keadilan Sengit Istri
9.7
Baskara Aditama, jaksa ternama yang kupikir penyelamat, nyatanya dalang yang menjebloskanku ke penjara demi melindungi Valerie. Usai tiga tahun menderita di Lapas Cipinang, aku bebas hanya untuk dipermalukan di pesta mereka hingga nyaris tewas akibat pendarahan internal. Baskara justru memalsukan medisku demi menutupi kekejamannya. Kini, harapanku telah sirna, berganti ambisi balas dendam. Aku akan menghancurkan karier, reputasi, dan segala yang ia cintai tanpa sisa.
Sampul Novel Hamil Dengan Pengkhianat
8.6
Nasib buruk di Paris membawa Vera terjebak dalam malam panjang bersama pria asing. Betapa terkejutnya dia saat menyadari pria itu adalah Dante, perundung masa sekolah yang paling ia benci. Dua bulan berlalu di Jakarta, Vera mendapati dirinya hamil dan bertekad membesarkan janin itu sendirian demi menghindari bayang masa lalu. Namun, takdir justru mempertemukan mereka kembali. Kehadiran Dante yang tiba-tiba membuat hidup Vera kian rumit dan penuh dilema.
Sampul Novel Koleksi Kisah Nakal (21+)
9.2
Dalam dinamika hubungan modern yang penuh warna, setiap pertemuan selalu menyimpan rahasia yang tak terduga. Koleksi narasi romansa dewasa ini mengeksplorasi berbagai momen intim yang dipenuhi dengan kejutan tak terbayangkan di setiap babaknya. Pembaca akan dibawa menyelami lika-liku gairah dan emosi yang mendalam, di mana situasi biasa seringkali berubah menjadi peristiwa yang menggoda dan sangat berkesan bagi para tokoh di dalamnya.
Sampul Novel Skandal Cinta Saudara Angkat
9.1
Wulan Prabu Aditama terjebak dalam nestapa saat kehormatannya dirampas paksa oleh Damar, kakak angkat yang selama ini ia anggap sebagai pelindung sejati. Tragedi ini seketika menghancurkan masa depan Wulan di tangan pria yang paling ia percayai. Kini, ia harus menghadapi ketidakpastian hidup yang kelam. Akankah Damar bersedia menebus dosa besar tersebut? Hubungan persaudaraan non-sedarah mereka kini menjadi skandal rumit yang penuh dilema dan luka mendalam.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan