Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel PASSIONATE CEO WITH TROUBLEMAKER SECRETARY

PASSIONATE CEO WITH TROUBLEMAKER SECRETARY

Briyan adalah seorang CEO berusia 35 tahun dengan sisi mesum yang menyimpan perasaan mendalam pada sekretarisnya sendiri, Sessyl. Namun, ambisinya terhalang oleh kenyataan pahit bahwa Sessyl telah memiliki kekasih. Di tengah dinamika kerja yang intens, sang miliarder berusaha keras memenangkan hati sang sekretaris. Akankah Briyan berhasil merebut Sessyl dari pelukan pasangannya dan menjadikannya miliknya sepenuhnya dalam balutan romansa kantor yang rumit ini?
Bab
Bagikan

Bab 3

PART. 2 MENCOBA MENJADI nakal

Happy Reading😘😘

🍁🍁🌹🍁🍁

Saat ini Sessyl bersyukur karena ruang sekretaris berada terpisah dengan ruangan bos ya, setelah kejadian tadi pagi ia merasa harus menjaga jarak dengan bosnya dan jangan terlalu kepo, karena gara-gara ke kepoan nya dia jadi sasaran Bryan.

"Ishhhh kenapa juga sih ini tubuh pake acara keenakan segala, ini gara-gara punya pacar rasa jomblo heuhh" menyebut tubuhnya kenakan entah kenapa membuat Sessyl wajahnya memanas seolah mengeluarkan asap di kedua telinganya.

Sessyl menopang dagunya diatas tangannya yang menyilang berada di atas meja kerjanya.

"Dasar bos mesum itu, kekasih aku saja belum pernah menjamah tubuhnya ini malah di duluin sama dia, ahh mungkin aku harus sedikit mengggoda kekasih aku, seperti nya nanti malam aku harus memakai pakaian tidur yang tidak biasanya aku pakai," ucap Sessyl pada diri sendiri.

Setelah memikirkan ide menggoda kekasihnya, Sessyl berusaha untuk melupakan kejadian memalukan sekaligus mengenakan itu dengan meneliti beberapa berkas yang harus di tandatangani bosnya.

Tentu saja untuk saat ini Sessyl ingin menghindari bosnya makanya ia akan menyuruh Chiko kepercayaan Briyan untuk berkas-berkas yang harus di tandatangani bosnya.

Masa bodo dengan karyawan lain yang akan mengatai dirinya tidak punya sopan santun dan etika, salahkan saja bosnya itu yang mesum.

"Ada apa Nona memanggil saya,?" tanya Chiko ketika sudah berada di hadapan Sessyl.

Tadi Sessyl memanggil Chiko lewat sambungan THT miliknya, disini karyawan tertentu di anjurkan memakai alat semacam headseat kecil yang di taruh di salah satu telinga, sehingga memudahkan atasan untuk memanggil setiap karyawan yang di butuhkan.

"Saya hanya ingin Pak Chiko memberikan berkas ini kepada bos, karena saya masih ada yang harus saya kerjakan," ucap Sessyl beralasan, namun tentu saja Chiko orang yang peka tahu bahwa Sessyl sedang beralasan.

"Maaf Nona tapi saya juga harus pergi," tolak Chiko lembut.

"Ishhhh ayo lah pak Chiko please, satu kali ini saja," mohon Sessyl dengan kedua telapak tangannya menangkup di depan dadanya.

Terlihat Chiko menghela napas sebelum akhirnya ia berkata.

"Baiklah Nona berikan berkas nya pada saya, dan saya harap ini untuk terakhir kalinya Nona memanggil saya dengan sebutan pak, karena anda lihat sendiri saya masih sangat muda," protes Chiko kepada Sessyl yang selalu menyebutnya pak membuat wanita itu terkekeh.

"Baik lah Chiko, dan ini berkasnya," ucap Sessyl sambil menyerahkan berkas nya kepada Chiko dengan senyum yang menghiasi bibir mungilnya, membuat Chiko tergugu sejenak lalu dengan cepat mengambil berkas di tangan Sessyl dan berkata.

"Begitu lebih baik Nona," ucap Choki sambil tersenyum lalu dengan langkah cepat ia berjalan. Meninggalkan Sessyl yang terlihat kebingungan dengan sikap yang seolah canggung dari sikap lelaki itu.

🍁🍁🌹🍁🍁

Didalam ruang kerjanya senyum terus terpancar di bibir sexy lelaki itu, Briyan selalu terbayang akan kejadian tadi pagi bersama Sessyl.

Dirinya tak menyangka akan bertindak hal semacam itu kepada sekretaris barunya itu, mendengar pintu ruangannya yang di ketuk membuat Briyan tersadar lalu menyuruh nya masuk.

Pintu ruangannya terbuka dan memperlihatkan Chiko orang kepercayaan nya, Chiko berjalan mendekati meja kerja Briyan lalu ia membungkuk hormat kepada bosnya.

"Maaf bos saya ingin memberikan berkas yang harus bos tandatangani," ucap nya lalu meletakkan berkas itu di atas meja Briyan membuat laki-laki itu mngernyit.

Karena yang seharusnya mengantarkan berkas adalah tugas sekretaris nya yang baru yaitu Sessyl.

Seolah tau dengan keterdiaman bosnya Choki berkata.

" Nona Sessyl katanya masih ada yang harus ia kerjakan maka dari itu ia meminta saya untuk mengantarkan berkas ini kepada bos," ucap Choki kembali.

Briyan menghela napas ia berpikir memang nya dirinya bodoh apa sampai harus percaya dengan alasan sperti itu.

Dan tentunya Chiko juga tau kalau bos nya ini tak akan bisa atau mudah untuk di bohongi apalagi dengan alasan semacam ini.

"Okk baik lah," ucap Briyan akhirnya.

"Namun bos ada yang ingin saya tanyakan, maaf kalau saya lancang tetapi sebagai sahabat ini membuat saya semakin penasaran, kenapa bos tertarik dengan nona Sessyl,?"

Pertanyaan yang di ucapkan Chiko membuat Briyan tertawa, lelaki ituΒ  tertawa karena tak menyangka Chiko dengan apa yangΒ  ditanyakan Chiko karena seharusnya lelaki itu tau.

Kalau Sessyl bukanlah seleranya meskipun ada beberapa hal yang ia suka di bagian tubuh wanita itu tetapi itu tidak menjadikan ia harus tertarik kepada wanita itu apalagi untuk cinta rasanya itu tidak mungkin.

"Rasanya itu tidak mungkin aku tertarik kepadanya Chiko, meskipun ada bagian dari tubuhnya yang aku suka tetapi itu tidak membuat diriku harus tertarik kepadanya kan," jawab Briyan yang hanya di angguki dan senyuman sebagai jawaban dari Chiko.

Namun didalam hati Chiko berkata.

" Aku tau kamu tertarik dan bahkan sudah jatuh cinta kepada nona Sessyl tapi kamu tidak menyadarinya atau berusaha menampik perasaan kamu, meskipun aku tau selera kamu bukan seperti Nona, tetapi asal kamu tau yang namanya cinta itu tak memandang selera," batin Choki dalam hati.

"Baiklah kalau kalau begitu saya permisi," ucap Chiko lalu pergi meninggalkan ruangan Briyan setelah membungkuk memberi hormat.

"Aku sendiri tidak tau Chick dengan perasaan ku karena ini hal baru bagi ku, tapi yang ku rasakan saat ini jantung ku selalu berdebar di saat pertama kali aku melihatnya," gumam Briyan pada dirinya sendiri ketika Chiko sudah pergi.

Dan Briyan juga menyadarinya kalau Sessyl menghindari dirinya karena kejadian tadi pagi.

🍁🍁🌹🍁🍁

Malam hari pukul 8 malam di apartemen Sessyl wanita itu sedang membersihkan tubuh nya ia akan menjalankan ide tadi siang yang sudah ia rencakan dengan matang.

Tadi sewaktu pulang ia melihat Gilbert yang sedang menonton di ruang tv, lalu ia pamit pergi ke kamar untuk mandi dan meninggalkan kekasihnya itu.

Jika biasanya wanita itu memakai baju tidur dengan bawahan cenala selutut dan atasan kaos pendek sesiku bermotiv kartun yang ia suka kini Sessyl memakai pakaian tidur yang memperlihatkan buah dadanya yang kencang penuh dan pahala yang mulus, hampir setiap inci tubuh nya terexpos.

Dengan jalan menggoda meskipun tidak di lihat Gilbert karena lalaki itu sedangΒ  fokus menonton acara tv ia mendekatinya.

"Gil," panggil Sessyl kepada Gilbert dengan gaya yang ia buat sesexy mungkin makanya ia menarik kedua tangannya keatas seolah mau mengangkat rambutnya berharap kekasihnya itu akan tergoda.

Gilbert lalu menoleh ke arah suara namun setelahnya ia terperanjat.

" A-a-apa yang kau pakai honey?" tanya Gilbert gugup membuat Sessyl heran karena expresi kekasihnya itu di luar dugaan nya, ia pikir kekasihnya akan tergoda lalu menerkam dirinya seperti bos mesum nya itu.

Tetapi ternyata ia salah Gilbert malah seperti orang yang tak suka, dengan masih rasa punya percaya diri Sessyl langsung duduk diatas pangkuan Gilbert yang sudah terduduk dari rebahannya.

Dengan duduk di pangkuan Gilbert, Sessyl memberanikan dirinya mengalungkan tangannya di leher kekasihnya yang dahinya sudah berkeringat.

"Aku hanya ingin kamu tergoda dengan tubuh ku ini Gil, karena aku pikir sepertinya cara pakaian tidur ku yang lama itu tidak membuat kamu ingin menyentuh ku,makanya aku memakai ini. " ucap Sessyl dengan gunung kembar nya yang sudah menyentuh dan menekan dada bidang lelaki itu dengan sengaja.

Dapat Sessyl rasakan degup jantung kekasihnya itu yang berdebar kencang, yang Sessyl artikan degup jantung itu karena gugup sebab untuk pertama kalinya ia dan Gil melakukan hal seintim ini, tapi tentu saja debaran jantung Gilbert bukan karena itu tetapi karena ia merasakan ketegangan yang membuat dirinya takut.

"Tat-tapi bu-bu," ucapan Gilbert terhenti dan matanya membola karena Sessyl yang tiba-tiba melumat bibir nya kuat.

Dengan cepat Gilbert melepaskan lumayan bibir Sessyl dan mendorong tubuh Sessyl kesisi tubuhnya.

"Apa yang kau lakukan," ucap nya dengan nada tinggi membuat Sessyl tersentak karena kaget air matanya tiba-tiba meluncur membasahi kedua pipinya.

Sessyl berdiri lalu menatap wajah Gil yang terkejut melihat wajahnya bersimbah air tangis karena kecewa atas dirinya yang membentak wanita yang ia cintai.

"Apa salah kalau kita berciuman Gil, kita sudah lama menjadi sepasang kekasih tetapi untuk berciuman saja kita tak pernah, apa aku salah jika sekarang aku mengartikan kalau kamu tidak benar-benar mencintaiku,? " ucap Sessyl dengan nada bergetar dan air mata terus meluncur membasahi kedua pipinya karena ini untuk pertama kalinya ada seseorang berbicara dengan nada tinggi padanya apalagi orang itu ternyata orang yang ia cintai.

Tanpa menunggu jawaban Gilbert ia pergi berlari meninggalkan apartemen nya tanpa menyadari dirinya yang hanya memakai pakaian tidur yang mengexpos hampir seluruh tubuhnya.

Saat ini Sessyl terduduk di bangku taman yang berada tak jauh di apartemen nya ia tadi berlari dan menghiraukan teriakan kekasihnya yang terus memanggil namanya.

Sessyl terus menangis sampai tiba-tiba ada telapak tangan kokoh yang menepuk bahu telanjang ya, ia menoleh ingin tahu siapa pemilik tangan kokoh itu.

Namun alangkah terkejut nya Sessyl begitu tahu siapa yang menepuk bahunya. Dengan cepat ia berdiri ingin berlari meninggalkan taman karena sosok itu, tiba-tiba tubuhnya melayang karena lelaki itu memanggul tubuh mungilnya bak karung beras di bahu kokohnya.

"Lepassss," teriak nya namun lelaki itu tetap berjalan tak memperdulikan teriakan Sessyl.

"Tollooonngg," teriak Sessyl meminta pertolongan namun seperti nya percuma karena taman itu sepi.

🍁🍁🌹🍁🍁

"Chen, katakan kepada semua pengunjung club kamu, kalau hari ini tidak usah bayar karena aku yang akan membayarnya?" ujar Briyan, yang saat ini tengah berada di club ternama di Tokyo bersama Chiko. dengan senyuman terus menghiasi wajah tampan nya.

"Waw, sepertinya sahabat kita sedang jatuh cinta Chick!" seru lelaki yang di panggil Chen oleh Briyan. Chiko hanya mengedikan bahunya acuh sebagai jawaban. Tapi jauh dari dalam lubuk hatinya yang paling dalam Chiko berharap Briyan memang sedang jatuh cinta, sehingga tidak akan mempermainkan perasan wanita lagi.

Chiko menghela napasnya lelah, karena mengingat begitu banyak wanita yang sudah di permainkan sahabat nya.

"Hey! Mana ada seorang Briyan jatuh cinta! Yang ada aku ini cintai tapi aku tidak mencintai mereka," kilah Briyan tak terima dengan ucapan Chen.

"Lalu apa yang membuat kamu tersenyum seperti orang gila sobat?" Chen bertanya sambil menaikkan sebelah alis nya,menatap Briyan.

"Aku hanya mendapat mainan baru itu saja tidak lebih," jawab Briyan dengan santai.

"Oi, Oi Briyan kamu pikir aku bodoh! Kemarin-kemarin waktu kamu punya mainan baru mana ada wajah kau itu senyam senyum kaya orang gila seperti ini! Kalau masalah traktir sih kamu memang sering, bahkan tanpa ada mainan barupun kamu sering traktir! Jadi Ayolah jujur saja kalau kau sedang jatuh cinta!" seru Chen karena tidak puas dengan jawaban Briyan.

Briyan sendiri terdiam mendengar Chen yang merasa tidak puas karena jawabannya. Apa iya dirinya sedang jatuh cinta? Batin Briyan bertanya pada dirinya sendiri. Tapi jawabannya ia tidak tahu.

Lagi-lagi Briyan tidak tau jawabannya seperti saat Chiko bertanya padanya tadi di kantor nya. Tapi jauh dari lubuk hatinya ia sadar ada perasaan yang sangat asing pada hatinya untuk wanita yang saat ini sudah resmi menjadi sekretaris nya.

TBC

🍁🍁🌹🍁🍁

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Hasrat Tuan Muda Adalrich
8.9
Hans merupakan pewaris takhta keluarga Adalrich yang tampak sempurna, namun ia menyimpan rahasia besar mengenai trauma psikologisnya terhadap wanita. Demi menutupi rasa jijik yang ia derita, Hans selalu bersikap angkuh dan dingin. Segalanya berubah saat ia bertemu Sashenka, putri dari rival bisnis bebuyutannya. Kehadiran gadis itu justru membangkitkan gairah yang selama ini mati. Kini, Hans harus berjuang menaklukkan hatinya di tengah perseteruan keluarga.
Sampul Novel Dendam di Balik Cinta
8.8
Pasca kehancuran bisnis keluarga, aku memilih menikahi Kade Mitchell dan meninggalkan Jase Mitchell yang menangis pilu. Empat tahun berlalu, Kade wafat. Ibu tirinya, Katie Fuller, tega mengusirku dan anakku dari rumah. Terdesak tanpa perlindungan, aku terpaksa mendatangi Jase yang menyambutku dengan nada menggoda. Di balik keputusasaan ini, aku menyusun rencana untuk merebut kembali warisan yang dicuri Katie melalui tangan anaknya sendiri.
Sampul Novel Gairah Isteri Kedua
8.4
Ellea terpaksa mengambil keputusan besar dalam hidupnya dengan menjadi istri kedua bagi Anderson. Sebagai seorang CEO muda yang berkuasa, Anderson membawa Ellea masuk ke dalam kehidupan pernikahan yang penuh dengan teka-teki. Apa sebenarnya alasan kuat yang memaksa Ellea bersedia menerima posisi tersebut? Ikuti kisah romansa penuh konflik ini saat ia harus menghadapi kenyataan pahit di balik statusnya sebagai wanita kedua dalam hidup sang konglomerat.
Sampul Novel Harta, Tahta, Anak Tungal Kaya Raya
9.4
Ella terjebak dalam dilema rasa terhadap William, sahabat masa kecilnya yang kini menjadi pewaris tunggal kaya raya. Meski William menganggap Ella sosok terpenting, ia justru jatuh hati pada Camelia. Posisi Ella kian sulit saat ia dituduh sebagai penghambat asmara mereka, sementara William tidak peka atas penderitaan batin sahabatnya itu. Akankah William tetap memprioritaskan Ella, atau justru Camelia akan memutus ikatan lama mereka selamanya?
Sampul Novel Istri Kedua Tuan Abraham
8.5
Demi memenuhi wasiat Mikhaela yang sakit parah, Abraham Wijaya terpaksa meminta Jihan, asisten rumah tangganya, untuk menjadi istri kedua. Meski sempat menolak, Jihan akhirnya setuju demi membalas budi. Namun, situasi menjadi rumit saat Jihan hamil dan sikap Abraham mulai berubah. Rasa cemburu membakar hati Mikhaela hingga ia mengusir Jihan. Kini, Jihan terjebak dalam dilema antara pergi membawa kandungannya atau bertahan demi cinta yang mulai tumbuh.
Sampul Novel Love my adoptive father
7.9
Alexander Lux mengadopsi Bella Laurent dari panti asuhan sejak usia tiga belas tahun untuk mengobati luka hatinya. Meski awalnya Alex berjanji tak ingin menikah lagi, kebersamaan mereka justru menumbuhkan benih cinta terlarang yang sangat mendalam. Kehadiran Bella membawa warna baru bagi Alex hingga hubungan mereka menjadi sangat intim. Namun, romansa ini terancam saat orang tua Alex memaksanya dijodohkan dan sang mantan kekasih kembali muncul mengusik mereka.