Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Nyawaku di Ujung Kematian Saat Dia Bersenang-senang

Nyawaku di Ujung Kematian Saat Dia Bersenang-senang

Setelah ditinggalkan saat miskin, Elton kembali sebagai gembong mafia berkuasa yang memaksa mantan kekasihnya masuk ke dalam pernikahan dingin. Meski publik mengira wanita itu adalah belahan jiwanya, Elton justru kerap membawa wanita lain ke rumah untuk mempermalukannya. Alih-alih cemburu, sang istri hanya mengurung diri dalam keheningan. Sikap dingin ini memicu kemarahan Elton yang tidak menyadari sebuah kenyataan pahit: waktu istrinya di dunia ini hanya tersisa tujuh hari lagi.
Bab
Bagikan

Bab 3

Tengah malam, efek obat tidur telah hilang dan aku terbangun karena rasa sakit. Barulah aku sadar kalau Elton sudah pulang.

Elton sudah lama tidak pulang ke rumah. Dia membeli sebuah vila di luar kota untuk Yvette dan tinggal bersama di sana, seperti pasangan suami istri pada umumnya.

Elton bersandar di depan jendela besar sambil memegang segelas anggur. Dia menatapku dengan malas. Sorot matanya menyiratkan kelembutan yang sudah lama tidak kulihat.

Aku berjalan melewatinya, ingin mencari dua butir obat pereda nyeri, tapi Elton tiba-tiba menarik tanganku.

"Hedy, kenapa kamu kurus sekali belakangan ini?" Nada suaranya penuh kekhawatiran, seolah dia masih mencintaiku. Namun, aku tidak akan percaya kalau dia masih mencintaiku. Melihat penampilannya saja sudah jelas, dia baru saja turun dari ranjang wanita lain.

Aku menepis tangan Elton dengan jijik. "Bukan urusanmu."

Elton terhempas, ekspresinya seketika menjadi dingin.

Saat aku berjalan ke ruang tamu, barulah aku melihat di meja ada sebuah kue pesta berlapis lilin dan beberapa kotak cupcake cokelat kesukaan kami dulu.

Baru aku sadar, ternyata telepon itu bukan mimpi. Aku bilang ingin makan kue dan Elton benar-benar membelinya tengah malam. Apakah ini bentuk penyesalannya karena lupa ulang tahunku?

Akan tetapi, aku sudah hampir meninggal. Aku tidak butuh kue itu dan aku juga tidak butuh Elton lagi.

Aku bahkan tidak melirik kue itu untuk kedua kalinya. Elton mengerutkan kening dan menggenggam tanganku dengan erat. "Hedy, kamu sedang mempermainkanku, ya? Atau kamu masih marah karena aku lupa ulang tahunmu? Sebenarnya aku nggak lupa, aku cuma ...."

Elton ingin menjelaskan bahwa dia hanya sibuk bekerja dan berniat datang menemaniku setelah urusannya selesai, tapi ucapannya langsung kupotong dengan tajam. "Benar, aku memang mempermainkanmu. Kenapa?"

"Siapa suruh kamu semurahan itu! Aku bilang mau makan kue, kamu langsung beli. Sama seperti dulu, murahan sekali!"

Aku sengaja menyebut "masa lalu". Itu adalah masa yang paling tidak ingin diingat Elton dan masa paling memalukan baginya.

Elton menarik kerah bajuku dan menyeretku ke arahnya, lalu mengangkatku dan melemparkanku ke tempat tidur di kamar. Dia marah besar dan menciumku dengan kasar. Aku bisa merasakan bibirku sampai robek karena gigitannya.

"Elton, kamu kenapa sih?! Jangan sentuh aku, menjijikkan!"

Elton semakin marah, dia menggigitku dengan keras. "Hedy, kamu bakal mati kalau ngalah padaku sedikit saja, ya? Kamu tahu nggak, selama ini aku selalu nunggu kamu minta maaf padaku? Aku sudah nunggu bertahun-tahun!"

"Kamu tahu nggak, waktu kamu bilang ingin makan kue, aku senang sekali. Aku nekat keluar malam-malam cuma buat beli kue buat kamu! Dan kamu bilang kamu cuma mempermainkanku!"

Matanya memerah dan menatapku tajam dengan amarah yang tertahan. Aku terdiam di dalam kegelapan, tidak berkata apa-apa. Kami berdua terdiam lama, tak ada yang mau mengalah terlebih dulu.

Akhirnya, Elton menghela napas pelan. "Hedy, aku harus bagaimana sama kamu?"

Dia menunduk, wajahnya makin mendekat dan bibirnya hampir menyentuh bibirku. Tiba-tiba suara dering telepon yang nyaring memecah keheningan.

Elton mengernyit, panggilan itu dari Yvette. Dia berhenti dan mengangkat teleponnya.

"Elton, aku sendirian di bar sekarang. Tadi ada orang yang coba ngajak kenalan, aku takut sekali .... Kamu benaran mau ninggalin aku demi Hedy? Elton, tolong jemput aku pulang, ya?"

Elton tidak menjawab. Dia hanya menatapku. "Hedy, minta aku untuk tinggal. Kamu cukup memintanya, aku nggak akan pergi, aku nggak akan hubungi dia lagi." Nada bicaranya terdengar seperti permohonan.

"Elton, kamu nggak pantas."

Elton tertawa getir, lalu berkata ke telepon, "Yvette, tunggu ya, aku segera ke sana."

Kemudian dia mengambil bajunya, membanting pintu, dan pergi.

Aku menatap punggungnya yang menjauh, dan dalam hati berbisik pelan, 'Masih ada enam hari lagi.'

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Berselingkuh dengan calon suami adik ipar
9.0
Amel terjebak dalam pernikahan hambar bersama Andre, pria kasar yang tak pernah menghargainya. Di tengah rasa frustrasi, wanita 24 tahun ini justru menjalin hubungan gelap dengan Arman, calon suami dari adik iparnya, Bella. Bagi Amel, Arman adalah pelarian sempurna dari derita batin dan finansial. Meski bertahun-tahun tak terendus, rahasia mereka terancam saat Andre tiba-tiba ingin berubah. Akankah Amel memilih setia pada penebusan Andre atau tetap bersama selingkuhannya?
Sampul Novel Bucinnya Cowok Temprament
9.2
Bastian Theo Raymond dan Liliana Mahendra terpisah selama lima tahun akibat kecelakaan yang memicu amnesia. Takdir mempertemukan mereka kembali saat Theo jatuh hati pada Lili yang kini menjadi dokter. Demi meminang Lili, Theo rela menyerahkan sepuluh miliar kepada ayah Lili. Meski temperamen, Theo berubah menjadi sangat bucin. Di sisi lain, Lili mulai merangkai kepingan ingatan masa lalunya melalui sentuhan Theo guna mempertahankan pernikahan rumit mereka.
Sampul Novel CEO lumpuh itu, suamiku
9.5
Rachel Martinique, seorang dokter bedah, terjebak dalam pernikahan paksa sebagai alat penebus hutang keluarganya. Ia harus bersuami dengan seorang CEO lumpuh yang tidak ia kenali sebelumnya. Kehidupan baru ini penuh ketegangan karena sang suami menyimpan kebencian mendalam terhadap dirinya. Tanpa landasan cinta, Rachel harus menghadapi ketidakpastian dalam rumah tangga mereka. Akankah kasih sayang tumbuh seiring waktu, ataukah nasib buruk yang menanti?
Sampul Novel Cinta yang Kupikir Abadi, Ternyata Bohong
8.0
Aldric dan Keira terikat pernikahan kontrak demi kepentingan finansial keluarga. Setelah dua tahun penuh kepura-puraan, Aldric memilih bercerai demi mantan kekasihnya, tanpa tahu Keira pergi dalam keadaan mengandung. Lima tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali di sebuah kota kecil. Aldric terkejut melihat anak laki-laki yang sangat mirip dengannya. Kini, ia harus memilih antara menebus kesalahan masa lalu atau kehilangan keluarga kecilnya selamanya.
Sampul Novel Hari Pernikahanku Menjadi Kematian Ibuku
8.5
Hari pernikahan impian berubah menjadi tragedi kelam dalam novel romantis miliarder Hari Pernikahanku Menjadi Kematian Ibuku. Di saat sang ibu mengembuskan napas terakhir akibat syok karena Ezra mengganti pengantinnya dengan Naila, Ezra justru menuntut pernikahan tetap berjalan. Menolak perintah kejam itu, sang protagonis memilih pergi membawa jasad ibunya. Di tengah duka, ia harus menyaksikan kemesraan Ezra dan Naila yang memamerkan hubungan mereka tanpa rasa bersalah sedikit pun.
Sampul Novel Istri Kelima Sang Presdir
8.3
Menjadi istri Presdir kaya mungkin impian banyak orang, namun bagi Cassandra, hal itu adalah jebakan maut. Lewat siasat licik Bardolf Konstantino, ia terikat kontrak sebagai istri kelima. Hidupnya penuh penghinaan dan ia dipaksa melahirkan anak demi bertahan hidup. Demi melindungi masa depan sang adik dari ancaman keluarga Konstantino, Cassandra harus bertahan. Kini ia bertekad memenangkan hati suaminya yang dingin, meski pria itu tampak tak punya perasaan.