Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Noda Asmara

Noda Asmara

Mimpi indah Abell tentang pernikahan hancur saat ia memergoki Dariel, kekasihnya, sedang bermesraan dengan wanita lain. Pengkhianatan keji ini terjadi tepat sebelum hari besar mereka, meninggalkan luka batin yang mendalam bagi Abell. Meski masa depan yang mereka bangun telah sirna, Dariel justru menolak untuk melepaskan Abell dari hidupnya. Terjebak dalam situasi pelik, kini Abell harus menghadapi obsesi Dariel yang tidak ingin mengakhiri hubungan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Aku sangat mencintaimu, aku tidak akan pergi meninggalkanmu." Kalimat itu seakan menjadi penangkal, saat kebimbangan mulai menyapa hati dan pikiran.

Apakah semua adalah rasa cinta yang sebenarnya, ataukah hanya sekadar pengisi kekosongan sementara...

Abelle Dorothy, seorang wanita karir yang cukup sukses. Ia menjalankan bisnis kecantikan. Mulai dari make-up, busana, tas dan kebutuhan para wanita lainnya. Memiliki seorang kekasih crazy rich. Menjalin hubungan selama dua tahun dan terpaut jarak. Sepertinya, Abelle belum sepenuhnya tahu, bagaimana sifat maupun karakter asli dari sang kekasih.

~ ~ ~

Abelle datang berkunjung secara tiba-tiba ke mansion kediaman sang kekasih. Abelle berniat untuk menunjukkan desain gaun pengantin miliknya, dan berharap gaun tersebut akan dikenakan dihari bahagia mereka.

"Mansion kediaman Dariel Herme"

Abelle sudah tidak sabar untuk menunjukkan hasil desain gaun pengantin miliknya.

"Kuharap dia menyukai ini," gumam Abelle tersenyum ceria.

Sudah satu tahun terakhir, Abelle belum bertemu dengan kekasih hatinya. Hari ini merupakan hari yang sangat istimewa baginya, karena setelah sekian lama terpisah oleh jarak dan waktu. Waktu yang dilalui bukanlah sebentar, dan cukup menyiksa ketika rindu mulai hadir.

"Baby!" Seru Abelle dengan melangkah setengah berlari. Hari ini ia sangat bahagia dan tidak sabar untuk memeluk erat sang kekasih hati.

Seluruh pelayan mansion hanya menunduk tak mengatakan sepatah katapun.

Abelle pun berinisiatif untuk mendorong pintu ruangan kerja yang biasa Dariel gunakan sejak dulu.

"Baby..—" saat Abelle mendorong pintu tersebut, seluruh tubuhnya terasa sangat kaku.

"Abelle!" Ucap Dariel terkejut, lalu mendorong wanita yang sedang mencumbu dirinya bahkan melakukan oral sex padanya, tepat di atas kursi kerja milik Dariel.

Saat Abelle tiba, Abelle mendapati Dariel sedang dicumbu oleh seorang wanita berpakaian seksi, sepertinya wanita itu adalah sekretaris pribadi dari Dariel. Wanita itu juga sedang melalukan oral sex pada Dariel tepat di atas kursi kerja milik Dariel.

"Baby.. k-kau dan wanita inihh..?" ucap Abelle dengan bibir gemetar. Abelle hampir tidak dapat berucap sepatah katapun. Hasil desain yang berada di tangannya pun ia remas dan Abelle berbalik dari hadapan Dariel.

Namun Abelle kembali berbalik ke arah Dariel.

"Mengapa kau melakukan hal ini padaku? Mengapa!" Abelle berteriak nyaring hingga membuat suaranya terdengar parau. Dariel berdiri sembari memijat kepalanya pelan, sedangkan si wanita meringuk di sisi ruangan.

"Kau jalang murahan! Aku memperkerjakanmu di perusahaan Dariel, karena aku ingin membantumu! Tapi apa balasanmu, kau membalasku dengan cara yang kejam seperti ini!" Teriak Abelle sedih.

Abelle gemetar menahan rasa kecewa, sakit, sedih, marah yang bercampur menjadi satu.

"Aku hanya membutuhkan seseorang yang dapat berada disisiku, kapanpun aku membutuhkannya." Ucap Dariel menatap ke arah Abelle.

"Bukankah aku sudah berusaha dengan semua yang dapat kulakukan? Aku melakukan semua pekerjaan itu, karena aku ingin menjadi wanita yang hebat bagimu! Aku tidak ingin keluargamu menganggapku hanya mengandalkan kekayaanmu.." isak Abelle yang terdengar semakin sedih.

"Abelle, aku mencintaimu tapi aku juga tidak dapat terus bersabar untuk menanti kedatangamu."

"Cukup! Cukup... aku tidak ingin mendengar apapun lagi dari pria bajingan sepertimu! Kau bajingan yang sangat memalukan! Mulai detik ini kita tidak ada hubungan apapun lagi!" Tegas Abelle lalu berbalik.

Dariel menahan kepergian Abelle,, maraih tangan Abelle, seakan tak ingin Abelle mengakhiri hubungan ini begitu saja.

"Jangan pernah sentuh aku lagi dengan tangan kotormu, pria bajingan!" Teriak Abelle lalu menendangi area selangkangan Dariel.

Dariel Herme

--------

Abelle berlari keluar dari mansion megah kediaman Dariel.

"Bagaimana bisa Dariel melakukan ini padaku! Bagaimana mungkin..." Abelle terus menangis hingga tergugu.

Disaat yang sama, Abelle teringat bagaimana Dariel begitu menyayanginya. Dariel akan melakukan apapun untuk kebahagiaan Abelle, bahkan perihal materi tidaklah sulit bagi Dariel untuk memanjakan Abelle.

Selama menjalin hubungan dua tahun terakhir ini, Abelle sangat mempercayai Dariel dengan sepenuh hati. Abelle sangat tahu, jika Dariel tidak akan mengkhianatinya. Komunikasi diantara mereka terjalin baik dan setiap harinya mereka selalu menjalin komunikasi yang penuh kemesraan.

Namun, hari ini adalah awal kehancuran bagi Abelle. Kepercayaan yang selama ini terbangunpun hancur begitu saja.

"Pria pengkhianat bajingan!" Abelle terus mengumpat dan berlari ke arah jalan raya.

"Abelle!" Dariel berteriak nyaring, saat mendapati Abelle jatuh terlempar ke sisi jalan dan kepalanya terbentuk ke trotoar jalan. Abelle tertabrak saat sedang berlari menjauh dari Dariel yang sedang mengejarnya.

"Bodoh! Apa yang kalian lihat! Cepat panggil mobil! Dasar para pelayan tolol tidak berguna!" Bentak Dariel penuh amarah.

"Abelle kau tidak boleh mati! Kupastikan kau akan segera sadar dan pulih." Gumam Dariel panik.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bos Terkutuk: Jauhi Aku!
8.6
Lima tahun pengabdian Valerie sebagai sekretaris berujung sia-sia saat Edwin membuangnya ke kantor cabang. Namun, pengasingan itu justru menjadi awal kebahagiaannya. Saat seorang pria baru mendekat dan warisan miliarder dari ayahnya menanti, Valerie menyadari betapa suram masa lalunya. Ketika Edwin yang sombong menuduhnya gagal move on di sebuah pesta, Valerie dengan berani membalas ejekan mantan bosnya itu. Kini, roda berputar dan dialah yang memegang kendali.
Sampul Novel Call Girl [21+]
8.0
Yumira terperangkap dalam realita kelam sebagai wanita panggilan akibat nasib buruk. Di tengah keputusasaan mencari cinta sejati di antara pria yang hanya memanfaatkannya, hadir sosok Kai Dipraja. Kai menawarkan kasih sayang tulus yang selama ini Yumira impikan. Meski dunia menentang hubungan mereka, Yumira bertekad mempertahankan perasaannya. Mampukah mereka bersatu selamanya? Akankah Kai tetap menerima masa lalu dan identitas Yumira apa adanya?
Sampul Novel Jerat Cinta Tunangan Kejam
8.7
Nayla tetap bertahan meski Elvan bersikap kasar dan lebih mementingkan Emma, sahabat perempuannya. Ketulusan hati Nayla diuji saat Emma secara mengejutkan menyatakan cinta kepada Elvan. Situasi ini memicu kecemasan mendalam bagi Nayla hingga ia mulai meragukan masa depan hubungan mereka. Kini, Nayla dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan cintanya atau mengakhiri pertunangan demi ketenangan jiwanya sendiri.
Sampul Novel LITTLE MOMMY
8.5
Dunia Delisha runtuh saat Ayden, kekasihnya, mengabarkan bahwa dirinya tengah mengandung. Di usia yang baru menginjak 14 tahun, Delisha harus menghadapi kenyataan pahit akibat hubungan tanpa pengaman yang mereka lakukan. Bukannya bertanggung jawab, Ayden yang masih berumur 16 tahun justru memilih untuk memutuskan hubungan demi mengejar kebebasan. Kini, Delisha terjebak dalam ketakutan dan kebingungan tentang masa depan janinnya setelah ditinggalkan sendirian.
Sampul Novel Obsesi Mister Daniel
7.9
Daniel, CEO Walmart di San Francisco, sangat terobsesi pada Elena, seorang pramusaji yatim piatu. Karena terus ditolak, Daniel nekat menculik dan merenggut kesucian gadis itu secara paksa. Ia bahkan mengancam keselamatan keluarga Elena agar sang gadis bersedia menikahinya. Elena akhirnya menyerah dengan satu syarat: pernikahan harus digelar di masjid dengan paman sebagai walinya. Akankah sang CEO memenuhi permintaan Elena demi ambisi memilikinya?
Sampul Novel Purwoko Family: Selipan Utara
8.8
Pasca kebangkrutan, Pak Purwoko memboyong keluarganya pulang ke kampung demi ketenangan. Namun, kenyataan pahit menanti karena dalang kehancuran bisnisnya ternyata berada di sana. Mereka terjebak dalam konflik lama terkait perebutan usaha penggilingan padi antara orang tua Purwoko dan rivalnya. Teror mencekam langsung menyambut kedatangan mereka, mengancam keselamatan seluruh anggota keluarga. Mampukah Pak Purwoko menghadapi masa lalu dan keluar dari kemelut ini?