Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Nafkah Sulit Selingkuh Elit

Nafkah Sulit Selingkuh Elit

Tias teringat pesan gurunya tentang pentingnya kemandirian finansial bagi istri agar tidak bergantung pada suami. Nasihat itu terbukti nyata saat ia menemukan rahasia kelam dalam pernikahannya. Di balik nafkah pas-pasan yang diberikan, sang suami justru menjalin hubungan gelap dengan wanita lain. Tak hanya berselingkuh, sebuah tindakan fatal yang melampaui batas logika akhirnya memicu amarah besar Tias. Mampukah ia bertahan menghadapi pengkhianatan ini?
Bab
Bagikan

Bab 1

"Mas, uang buat daftar sekolah Abi masuk SD udah ada? Sebentar lagi udah mulai masuk sekolah." Tias bertanya sembari mengambilkan sarapan untuk suaminya.

"Pakai uang kamu dulu, ya. Nanti aku ganti," jawab Azam dengan entengnya.

Tias menghembuskan napasnya pelan. Ia sudah bosan dengan jawaban yang keluar dari mulut suaminya. Selalu seperti itu, setiap kali ia meminta uang untuk keperluan sang anak selalu saja berkelit, selalu punya banyak alasan yang pada akhirnya alasan itu menjadikan suaminya tidak memenuhi tanggung jawab sebagai kepala keluarga.

Entah sudah berapa kali Tias mengeluarkan uang tabungan pribadinya untuk keperluan yang seharusnya ditanggung oleh Azam.

"Mas, kok pakai tabungan aku lagi? Ini tanggung jawab kamu. Kok jadi aku yang nanggung tanggung jawab kamu?" Ini adalah pertama kalinya Tias mengucapkan kalimat protes. Ia mengucapkan itu pun dengan nada yang lembut.

Pernikahan yang sudah memasuki usia sembilan tahun nyatanya tak membawa perubahan di diri Azam. Memang sudah bawaan manusia memiliki sifat egois, semua orang punya sisi egois di level yang berbeda. Hanya saja, sisi egois dari suami Tias ini terkadang sungguh keterlaluan.

"Dik, Abi anak kamu, bukan anak tetangga. Aku atau kamu yang bayar, ya, nggak akan jadi masalah. Uang yang kamu dapat itu juga berkat aku. Kamu nggak akan bisa jualan online kalau nggak dapat modal dari aku. Jadi hasil yang kamu dapat sekarang juga untuk keperluan bersama. Kalo aku nggak ada uang, ya, sudah. Pakai uang yang ditabungan kamu, kan, bisa. Buat anak juga, kan, bukan buat aku pribadi." Azam menjawab seraya asyik mengunyah sarapan. Sementara istrinya dibiarkan kerepotan dengan dua anak yang masih balita.

"Iya Mas, aku tahu. Tapi untuk keperluan lain aku juga udah ambil uang pribadi aku buat keperluan sekolah Abi sama kebutuhan adiknya. Tinggal daftarnya aja, Mas. Masa mau ambil uang tabungan lagi. Udah berkurang banyak buat beli keperluan sekolahnya aja. Sementara aku juga butuh modal buat jualan. Uang aku muter, Mas."

"Iya, nanti aku carikan lagi modal buat usaha kamu, ya. Pakai yang ada dulu uangnya. Secepatnya aku ganti." Sebuah kecupan singkat di kening pertanda sebagai penutupan obrolan pagi itu.

Azam pergi ke kantor tanpa peduli bagaimana nasib istrinya yang kerepotan mengurus tiga anak sendirian. Tias sudah terbiasa dengan repotnya. Tapi bukan berarti ia tidak butuh bantuan.

"Kak Abi, ajak adik Salwa main dulu, ya, Sayang. Biar Ibu selesaikan pekerjaan rumah dulu."

Untunglah Tias memiliki anak sulung laki-laki yang bisa diandalkan. Diusianya yang baru tujuh tahun, Abi sudah bisa menjaga dan mengayomi adiknya yang baru berusia empat tahun.

Tias sedikit terbantu jika Abi tidak sekolah. Ia bisa fokus dan membereskan pekerjaannya dengan mudah dan cepat tanpa harus terbelah-belah karena menjaga dua balita.

"Sekarang, Hanifa duduk sini dulu, ya, Nak. Dari bangun tidur tadi udah digendong sama Ibu, kan, ya?" Tias meletakkan anak bungsunya ke apolo bayi yang sudah ada sejak Abi masih bayi.

Tak lupa Tias memberikan beberapa camilan berupa biskuit ke dalam piring. Setelah menyediakan camilan dan air putih di depan Hanifa, ibu tiga anak itu segera mengisi perutnya yang terasa lapar sejak beberapa jam yang lalu. Kesibukan dan pekerjaan rumah yang ia urus sendiri membuat ia seringkali menahan lapar. Ia sudah terbiasa tidak mendapatkan bantuan dari sang suami. Saking terbiasanya, ia tak lagi menuntut bantuan dari suaminya. Terakhir kali ia minta bantuan, justru Azam memarahinya karena menganggap tidak bisa melakukan apa pun.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dari Benci Jadi Tayang Tayang
9.2
Karra Bella Atmadja terjebak dalam dilema cinta segitiga rumit dengan teman kecilnya, Darayan Noah Tedja. Masalahnya, Noah justru mencintai Kanaya, sementara Kanaya sendiri telah lama ditaksir oleh sepupu Bella yang bernama Raquello. Ketidakpastian menyelimuti hubungan mereka karena sikap Noah dan Naya yang sulit jujur. Saat Bella mulai lelah berjuang dan menyerah pada perasaannya, siapakah yang akhirnya akan saling memiliki dalam romansa dewasa muda ini?
Sampul Novel DOKTER FORENSIK
7.9
Randa adalah dokter forensik yang terjebak di antara realitas dan imajinasi akibat penyakitnya. Kondisi ini membuatnya merasa mampu berkomunikasi dengan jenazah. Dilema muncul saat ia mencintai dua wanita, Evlyn dan Avita. Randa akhirnya memilih Evlyn, namun ia tersadar bahwa Evlyn sebenarnya telah tiada sejak tujuh bulan lalu. Di tengah upaya Avita menyadarkannya, Randa harus memilih antara terus bersembunyi dalam halusinasinya atau kembali menghadapi kenyataan pahit.
Sampul Novel Gairah Liar Nayla
7.8
Nayla selalu percaya bahwa kehidupan pasti akan berakhir indah meski badai menerjang. Namun, keyakinannya diuji saat ia jatuh pingsan karena kelelahan di sofa rumahnya. Di tengah kondisi tak berdaya itu, seorang pria misterius yang telah merencanakan segalanya muncul mendekat. Dengan niat terselubung, ia mulai menyentuh tubuh Nayla yang sedang terlelap. Situasi menjadi semakin mencekam saat pria itu meraba dadanya, memicu reaksi tak sadar dari Nayla yang sedang tertidur.
Sampul Novel Hubungan Sebatas Ranjang
8.1
Jonathan Prawira Maulana adalah CEO Maulana Grup yang jenius dalam bisnis namun buta soal asmara. Kesibukannya membuat orang tua Jo khawatir hingga mereka berencana menjodohkannya dengan anak rekan bisnis. Jo menolak keras rencana tersebut, namun ia justru terjebak syarat berat. Ia hanya punya waktu satu bulan untuk memperkenalkan calon istri pilihannya sendiri. Jika gagal, ia harus menerima perjodohan itu tanpa syarat. Mampukah Jo menemukan cinta dalam waktu singkat?
Sampul Novel I'm Sorry, Rachel
8.7
Rachel terbiasa menderita akibat kebencian ibunya yang menganggap kelahirannya sebagai kesalahan masa lalu. Hidupnya kian hancur saat dipaksa menjadi tumbal keluarga dengan menikahi putra bungsu keluarga Halim yang berkebutuhan khusus. Namun, suaminya, Fahlan, ternyata menyimpan rahasia besar yang menyakitkan. Di tengah pengabaian Fahlan terhadap dirinya dan anak mereka, Rachel harus menghadapi kenyataan pahit bahwa dunia memang kejam dan karma itu nyata.
Sampul Novel Kerja samaku Dengan Tukang Pijat
8.2
Dikhianati secara terang-terangan saat suaminya membawa selingkuhannya masuk ke rumah, sang istri yang tersulut kemarahan mengambil langkah ekstrem. Ia memutuskan untuk tidur dengan seorang tukang pijat demi membalas dendam. Tindakan spontan tersebut ternyata mengubah seluruh garis hidupnya. Tidak hanya dikaruniai anak kembar fraternal dari hubungan itu, ia juga akhirnya menemukan arti kebahagiaan sejati yang belum pernah ia rasakan sepanjang pernikahan dinginnya selama ini.