Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mysterious of Wedding

Mysterious of Wedding

Alina Sallyandra, remaja 18 tahun, terpaksa merelakan kekasihnya demi pernikahan kontrak dengan pria asing. Di sisi lain, Jonathan Mike Antonio yang berusia 27 tahun justru sangat mengenal sosok Alina meski ia memilih merahasiakan fakta tersebut dari semua orang. Teka-teki besar menyelimuti motif Mike dalam menikahi gadis muda itu. Bagaimana nasib pernikahan mereka saat rahasia masa lalu mulai terungkap? Sebuah kisah romansa penuh misteri dan pengorbanan.
Bab
Bagikan

Bab 2

-Bedroom, Antonio’s Mansion, Capital City – Paris | 06.30 am-

Silau matahari di celah – celah tirai jendela terlihat. Kicauan burung mulai terdengar, namun hal itu tidak membuat dua insan yang tengah tertidur tidak terganggu. Malahan mereka saling mencari kehangatan dan kenyamanan diri mereka masing – masing. Sang pria memeluk sang wanita dengan erat saling berhadapan, sedangkan sang wanita menenggelamkan kepala di dada bidang sang pria untuk mencari kenyamanan.

Dua insan terlihat bahagia dan sama sekali tidak peduli dengan waktu yang semakin lama semakin berjalan. Tak peduli jika hari sudah disambut dengan senyuman matahari.

Tak berselang lama, sang pria mulai membuka mata perlahan – lahan. Mata elang nan tajamnya mulai menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Ia merasakan bahwa dirinya tengah memeluk seseorang. Seketika ia teringat bahwa seseorang yang tengah ia peluk dengan erat adalah istrinya yang ia nikahi kemarin dengan cara ia paksa.

Ia melirik jam dinding yang telah menunjukkan pukul enam lebih tiga puluh menit. Lalu pandangannya beralih pada wanita yang dipeluknya. Ia menatap wanita itu, ralat, istrinya. Wanita yang cantik dengan kulit mulus dan putih. Tak lupa dengan segala bentuk yang ada di wajahnya. Dimulai dari alis, mata, hidung, tirus pipi hingga bibir ranum. Bibir yang sudah ia cicipi saat pernikahan. Ia yakin bahwa itu adalah ciuman pertama istrinya.

Apakah ia harus bersyukur bahwa ia mendapat ciuman pertama dari wanita yang sudah berstatus istrinya itu?. Jawabannya tentu saja. Tak ada yang lebih membahagiakan jika segala sesuatunya berawal dari yang pertama. Apalagi jika menyangkut dengan wanita.

Ia mulai menggerakan lengannya yang memeluk istrinya sedikit demi sedikit. Ia tidak mau mengganggu tidur dari sang istri. Karena ia tahu, bahwa sang istri sangat kelelahan. Kelelahan bukan karena melewatkan malam pertama, namun murni karena lelah. Terbukti acara pernikahan selesai sore dan mereka tertidur sampai pagi hari dan melewatkan makan malam. Untungnya ia sudah memberitahukan pelayan untuk tidak memasak apapun.

Saat akan memindahkan kepala sang istri ke bantal, tiba – tiba mata cantik nan bulat itu mulai terbuka. Mungkin karena terganggu dengan gerakan dari pria itu. Ia masih berusaha menyesuaikan diri dengan pencahayaan sekitar. Lalu ia terkaget dan membelalakan mata melihat sepasang mata tajam menatapnya intens.

Wanita itu gugup setengah mati. Ia seperti merasakan sekujur tubuh tersiram air es.Tak pernah ia ditatap seintens itu oleh pria lain kecuali kekasihnya dulu.

"Pagi."

Suara itu mengalun indah di kedua telinganya. Tentu saja suara itu berasal dari sang pria.

"P-pagi." Sahut sang wanita dengan gugup. Ini sungguh mendebarkan bagi dirinya. Walaupun ia ingat bahwa statusnya menjadi istri pria tersebut, namun ia tidak bisa menutupi kegugupannya. Ini pertama kalinya ia terbangun dengan seorang pria disampingnya, yang notabenenya adalah suami sahnya.

"Bangun dan bergegaslah mandi. Aku akan mandi di kamar lain. Pelayan akan membawakanmu sarapan." Ucapan sang pria tiba – tiba. Mike bangun dari tidurnya dan berjalan dengan santainya menuju pintu keluar.

Alina baru tersadar bahwa suaminya itu bertelanjang dada. Ternyata dirinya tidur dengan suaminya dengan keadaan sang suami bertelajang dada, apalagi bentuk tubuh yang porposional dan otot – otot perut yang terbentuk. Refleks ia memukul kepalanya. Alhasil ia sedikit mengaduh.

Sebelum benar – benar keluar, Mike memperhatikan sang istri dengan intens. Ia menaikkan sebelah alisnya melihat kelakuan sang istri. Lantas ia melanjutkan langkahnya keluar tanpa memperdulikan apa yang dipikirkan dan dilakukan sang istri.

Suara pintu terbuka dan tertutup secara bersamaan membuat Alina tersadar bahwa sekarang hanya dirinya yang berada di kamar mewahnya. Ia meruntuki kebodohannya yang melamunkan suaminya terang – terangan. Kau bodoh sekali Alina. Bisa – bisanya kau melamunkan suamimu secara langsung. Pikirnya. Toh, tidak masalah karena mereka sudah menikah dan tidak ada hal yang perlu di tutup – tutupi.

Alina mulai turun dari tempat tidurnya dan berjalan ke kamar mandi. Ia melepaskan dress hitam selututnya. Ia berendam selama tiga puluh menit untuk merilekskan tubuhnya. Walaupun ia sudah tertidur lama, tetap saja tubuhnya merasa lelah.

Ia menghembuskan nafas lelah dan memejamkan mata. Sekelebat memori tentang dirinya dan kekasihnya dulu mulai tergambar jelas. Hari – hari yang mereka lewati menjadi kenangan. Ia dan kekasihnya tidak lagi dapat bersama – sama.

Selesai berendam ia keluar untuk memakai baju. Berjalan menuju walk in closet dan disana sudah tertata rapi pakaian untuk ia kenakan. Mulutnya berdecak melihat semua pakaian ini. Dimulai dari pakaian santai, pakaian untuk sehari – hari, bahkan dress resmi untuk acara formal semua sudah tersedia. Sungguh, suaminya ini sangat kaya. Segala keperluan terjamin.

Pilihannya jatuh pada pakaian yang dress polos berwarna pastel dengan bagian atas bahu terbuka. Melihat ada meja rias di ruangan itu, ia berjalan mendekatinya dan melihat penampilannya.

Ia merasa seperti seorang putri. Putri yang dinikahi pangeran berkuda putih. Lalu, ia mengambil make up dan memolesi wajahnya dengan riasan tipis. Tak lupa dengan sedikit lipstick untuk bibirnya. Perfect. Satu kata untuk dirinya. Ia tersenyum.

Tok... tok...

Bunyi ketukan pintu membuat dirinya menoleh dan mendapati seorang pelayan membawa makanan di atasnya.

"Permisi Nyonya. Saya membawakan sarapan untuk Anda." Jelas pelayan itu.

"Letakkan saja di atas nakas." Sahut Alina dengan senyuman ramah. Lalu seketika ia teringat sesuatu.

"Lalu dimana 'dia'?" tanya Alina. Sang pelayan yang paham bahwa Nyonya barunya mencari Tuannya, lantas menjawab, "Setelah sarapan, Tuan bergegas untuk pergi kekantor, Nyonya." Jelasnya.

"Dia berangkat sendiri?" tanyanya penasaran.

"Tidak Nyonya. Tuan berangkat dengan diantar oleh sopir." Pelayan itu menjawab dengan sopan. Pelayan yang sopan. Lina memperhatikan pelayan itu. Pelayan itu jika dilihat berumur empat puluh lebih. Hampir mendekati lima puluh tahunan.

"Siapa namamu?" tanya Alina seraya mendekati pelayan itu.

"Nama saya Emma Cullin. Saya kepala pelayan sekaligus pelayan yang akan melayani Anda dan Tuan." Alna tersenyum mendengarnya.

"Kalau begitu, bolehkah aku memanggilmu bibi? Aku merasa bahwa bibi orang yang baik. Jadi, aku ingin mengganggap bibi sebagai kerabatku. Selama ini aku hidup sendirian." Raut wajah Alina berubah sedih dan sendu. Ia begitu menginginkan kehadiran seorang ibu. Ia sangat kesepian.

Melihat keadaan istri Tuannya, sang kepala pelayan lantas menganggukkan kepala dan tersenyum.

"Tentu saja Nyonya. Dengan senang hati saya menerimanya." Mendengar jawaban itu, Alina sangat senang dan bahkan ia memeluk kepala pelayan itu.

"Terima kasih bibi. Dan juga mohon bimbingan dan bantuannya." Sahut Alina.

"Tentu saja Nyonya. Kalau begitu silahkan habiskan sarapan Anda. Saya akan keluar untuk mengerjakan beberapa pekerjaan." Pamit pelayan itu setelah mendapat ijin dari Alina dengan anggukan kepala.

Alina berjalan ke arah nakas dan mulai memakan sarapannya. Ia memikirkan sang suami dan ia penasaran apa saja yang dikerjakan suaminya itu.

Ditempat lain...

-J’MikeA Corp, Capital City – Paris | 07.45 am-

Sebuah mobil memasuki halaman luas sebuah perusahaan. J'MikeA Corp itulah nama perusahaannya. Perusahan milik Jonathan Mike Antonio yang sudah berdiri selama lebih dari puluhan tahun. Perusahaan yang awalnya milik sang kakek, lalu dikelola sang ayah dan pada akhirnya jatuh ditangannya.

Awal mula nama perusahaan itu bukan J'MikeA Corp. Awalnya adalah TheAn Corp. Nama yang diambil dari nama belakang marga keluarga Antonio. Namun setelah jatuh ditangannya dan jatuh pada kepemimpinannya, nama itu berubah. Ia merubahnya menggunakan namanya sendiri tanpa menghilangkan unsur marga Antonio.

Sedari awal, J'MikeA sudah sangat jaya. Perusahaan ini menjadi pesaing berat perusahaan – perusahaan terkemuka di dunia. Hal ini dikarenakan, J'MikeA Corp bergerak di segala bidang. Transportasi, Mall, Perhotelan, Perumahan, dan jasa pemerintahan seperti kepolisian dan angkatan, semua ada di perusahan ini. Ia sendiri yang menghandel semua. Tak hanya itu, produk makanan dan minuman juga berada di perusahaan tersebut. Banyak pabrik – pabrik yang bekerja sama dengan J'MikeA Corp. Hasil itu akan dikirim baik di dalam negeri maupun luar negeri. As a rich people, do anything what you want. Itulah yang selalu dipikirkan oleh Mike.

Mike turun dari mobil setelah sang sopir membukakan pintu untuk dirinya dan tak lupa ia merapikan pakaian agar lebih rapi lagi. ia berjalan memasuki gedung itu. Karyawan yang melihatnya segera menundukkan badan dan tak lupa menyapa dirinya. Itu sudah menjadi tradisi, jika sang pemimpin masuk maka seluruh bawahannya harus tunduk dan hormat. Jika tidak, siap – siap untuk angkat kaki.

Ia berjalan menuju lift khusus untuk dirinya diikuti oleh sekertaris yang sudah menunggunya.

"Apakah ada yang sangat penting sehingga kau memanggilku di saat aku seharusnya menikmati hari libur bersama istriku?" tanya Mike setelah masuk ke dalam Lift dengan sekertarisnya.

"Maaf jika saya mengganggu hari libur istimewa Anda. Namun, hal ini sangat mendesak. Pemimpin dari perusahaan otomotif ingin bertemu dengan Anda secara langsung." Jelas Sekertaris.

Mike hanya derdeham dan melihat jam tangannya. Ia memikirkan istrinya yang ia tinggal tanpa memberi kabar terlebih dahulu. Padahal hari ini seharusnya menjadi hari mereka berdua.

"Dia sudah menunggu Anda diruangan Anda, Tuan" sang sekertaris menjelaskan jika tamu itu sudah menunggu dirinya.

"Kau bisa pergi. Dan katakan pada siapapun untuk tidak masuk tanpa ijin dan jangan ada yang mengganggu." Titah Mike yang langsung diangguki oleh sekertarisnya.

Mike melangkah masuk ke ruangannya. Mata elangnya menatap seorang pria yang berdiri membelakanginya. Pria itu berdiri di depan meja kerjanya. Sepertinya ia sedang melihat – lihat.

"Bukankah tidak sopan jika memegang barang orang lain tanpa seijin pemiliknya." Perkataan Mike membuat pria yang mengaku sebagai pemimpin perusahaan otomotof itu menoleh. Dia mendapati seorang pria yang berjalan kearahnya dengan kedua tangan berada disakunya. Pria yang dikenal dingin dan tak tersentuh itu terlihat seumuran dengan dirinya.

"Maaf jika aku lancang." Ucap pria itu.

Mike hanya mengacuhkannya tanpa mau membalas ucapan pria itu. Mike lantas duduk di kursi kebesarannya dan menatap pria asing itu.

"Ada keperluan apa sehingga pemimpin dari perusahaan otomotif menemuiku secara langsung. Waktu yang seharusnya kugunakan untuk bersantai dengan istriku, justru harus kugunakan untuk menemui pertemuan ini. Katakan." Tanpa basa basi, Mike langsung pada point nya.

"Sebelumnya maaf jika aku mengganggu waktu dan hari istimewamu. Aku tidak tahu jika Anda menikah. Jika aku tahu mungkin aku bisa membatalkan pertemuan ini." jawab pria asing itu.

"Kau sudah mengatakan maaf dua kali. Aku bosan. Langsung saja pada poin pentingnya. Aku tidak punya banyak waktu." Pria yang menjadi lawan bicara menatap dengan seksama pria dihadapannya ini.

Jonathan Mike Antonio. Rumor yang mengatakan bahwa ia pria dingin, tak tersentuh dan kejam memang ada benarnya. Ia tidak merasa kaget saat melihat Mike pertama kali memasuki ruangan ini. Ia sudah merasakan bahwa pria ini memang berbahaya dan berbeda. Aura yang ada pada dirinya memang bukan aura orang sembarangan.

Ia berdeham lalu duduk dikursi depan meja kerja Mike.

"Sebelum itu, Perkenalkan namaku Caleb Osvanov. Aku pemimpin perusahaan otomotif CaOs Corp. Aku datang kemari ingin menwarkan kerja sama. Perusahaanku membutuhkan wajah baru untuk produk terbarunya. Kami ingin J'MikeA menjadi wajah baru untuk produk kami."

"Dan juga, kami ingin kedepannya J'MikeA akan terus menjadi wajah baru bagi perusahaan kami." Perjelas pria yang bernama Caleb.

Mike yang mendengar hal itu hanya menaikkan sebelah alis. Lantas ia terkekeh pelan.

"Tanpa perlu mengenalkan diri, aku tahu siapa kau. Menemuiku secara langsung, itu artinya kau tahu siapa diriku. Begitupun sebaliknya.” Ujar Mike dingin. Caleb membalasnya dengan senyuman miring. “Mengapa harus J'MikeA? Bukankah ada perusahaan lain yang bisa menjadi wajah baru untuk produkmu itu?" tanya Mike langsung pada intinya. Ia bahkan tidak memperkenalkan dirinya seperti yang ia katakan sebelumnya. Yakin jika pria yang didepannya ini tahu siapa dirinya. Kedok yang bagus, eh.

"Well, jika seperti itu, aku tak perlu sungkan lagi.” sahut Caleb santai. Matanya memandang Mike lurus, “Karena perusahaanmu itu sangat menjanjikan. Selain karena keuntungan, dunia juga akan tahu bahwa dua perusahaan kuat menjalin kerja sama. Sehingga itu akan mempermudah bagi kita untuk menarik perhatian orang – orang." Jawab Caleb.

"Apa keuntungan bagiku? Kau tahu? Aku paling tidak suka dengan yang namanya kerugian, apalagi dengan pengkhianat." Mike bertanya seraya menumpukkan kedua tangan diatas meja dengan memandang Caleb tajam. Pandangannya hanya terfokus pada pria itu.

Ia sedikit menelisik pria yang bernama Caleb. Mencari tahu lewat tatapan matanya. Tanpa cela. Namun bagi Mike, Caleb pasti akan menjadi masalah baginya nanti. Ia yakin itu.

Mereka membicarakan kerja sama tanpa menggunakan bahasa formal. Bagi Mike itu biasa saja. Selama bukan hal yang merugikan, maka ia tidak akan bertindak. Ia akan menggunakan bahasa formal jika memang diperlukan, ketika ada perjamuan penting, pesta penting, atau rapat besar. Jika hanya pertemuan pribadi seperti ini, tidak perlu menggunakan bahasa formal. Lagipula, Caleb – pria di depannya ini, memiliki reputasin yang tak jauh beda dengannya. Underworld.

Ia berusaha untuk tidak terlihat kaku. Ia melakukan ini untuk istrinya. Ia harus sedikit belajar rasa kemanusiaan. Demi istrinya. Pikirnya.

"Keuntungannya tentu saja perusahaan akan menjadi lebih maju. Dunia juga akan mengetahui lebih banyak tentang kita, bukan, maksudku tentang perusahaan ini. Tak akan ada yang bisa mengalahkan atau menjatuhkan kita. Bagaimana?" Caleb menunggu jawaban dari Mike. Sebenarnya ia tak masalah jika Mike menolak hanya saja, ia tertarik dengan J'MikeA sedari awal. Ini akan sangat menguntungkan baginya.

Mike tersenyum miring mendengarnya. Tanpa berpikir panjang ia menyetujui penawaran itu. Bahkan ketika Caleb memberinya proposal, Mike langsung meminta pria itu untuk membawanya kembali. Ia tak mau repot – repot untuk melihat isi berkas itu.

Sebenarnya, ada alasan lain mengapa ia menyetujui penawaran kerja sama tersebut. Ia ingin tahu, permainan seperti apa yang ditawarkan pria itu.

Pertemuan itu hanya berlangsung sebentarnya saja. Karena setelah mengajukan penawaran tadi, pria itu pamit pergi dengan alasan ada pekerjaan lain yang harus ia tangani. Mike langsung menyanggupi dan mempersilahkan Caleb untuk pergi.

Saat bersamaan, Thomas datang dan membawa berkas – berkas harus ia teliti.

"Siapkan keperluan yang harus diperlukan. Aku ingin sebelum jam tiga, semua sudah beres. Hari ini aku ingin menghabiskan waktu dengan istriku." Titah Mike.

"Baik Tuan. Lalu bagaimana hasil pertemuan dengan pria itu, apakah berjalan lancar?" tanya Thomas.

"Aku langsung menerimanya. Kita lihat bagaimana ia akan melakukan kerja sama ini." sahut Mike dengan seringai di bibirnya.

Thomas hanya diam. Karena ia tahu bahwa Tuannya itu tidak pernah melakukan kesalahan baik dalam pekerjaan maupun bukan pekerjaan. Ia hapal betul dengan perilaku Tuannya. Sama seperti yang lain, Mike tak pandang bulu dalam hal apapun. bertahun – tahun ia mengabdi, membuat dirinya hapal luar dalam Tuannya itu. Walaupun banyak orang yang mengatakan bahwa ia pria yang kejam, namun bagi dirinya Mike adalah seorang panutan.

Mike yang dulu dengan yang sekarang sama. Hanya ada sedikit perbedaan. Dan perbedaan itu hanya ada setelah pria yang menjadi Tuannya menikah dengan seorang gadis.

Ia menghela napas dan berdoa. Semoga kehidupan pernikahan mereka berdua selalu diberkati.

****

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DALAM CENGKERAMAN SANG MAFIA
8.3
Dominic Rodrigues, mafia kejam yang menyimpan dendam akibat pengkhianatan masa lalu, menyusun rencana licik demi menghancurkan keluarga Amanda. Demi menyelamatkan suaminya dari ancaman mutilasi permanen, Amanda terpaksa memenuhi tuntutan nafsu Dom yang penuh arogansi. Di tengah kebencian dan jeratan utang, mampukah Amanda yang tangguh melawan dominasi sang mafia? Sebuah kisah romansa dewasa yang penuh misteri, intrik, dan gejolak emosi yang sangat sulit untuk ditebak.
Sampul Novel Draco&Luna
7.9
Sejak yatim piatu, Luna menderita di bawah asuhan bibinya yang kejam hingga ia dijual ke pasar gelap. Di pelelangan itu, hidupnya berubah saat dibeli oleh Draco Riordan, pria misterius dengan masa lalu kelam. Pertemuan ini menyatukan Luna yang lugu dengan Draco yang penuh dendam dan rahasia besar. Di tengah perbedaan latar belakang yang kontras, akankah kehangatan Luna mampu melunuhkan hati Draco, ataukah takdir justru membuat hubungan mereka mustahil untuk bersatu?
Sampul Novel Hot Mama And Could Daddy
8.6
Ditinggalkan Elena membuat Rio dan putra tirinya, Zain, harus bertahan dalam kesendirian. Meski tanpa ikatan darah, Rio belajar menjadi ayah seutuhnya bagi bocah misterius yang memiliki kemampuan meramal tersebut. Rahasia kelam Elena sebagai pelacur mulai terkuak saat Zain memperingatkan Rio tentang rencana jahat ibunya dan Sarah. Mereka berniat menjebak Rio dengan obat-obatan dan godaan malam ini. Rio kini terjebak dalam dilema antara rasa terancam dan kebahagiaan Zain.
Sampul Novel Misteri Birahi Kampung Cilendir
9.5
Kehidupan Reza sebagai duda di lingkungan baru terusik saat bertemu Naila. Meski dikenal sebagai ustazah yang salehah dan santun, Naila menyimpan gejolak rasa yang sulit dibendung terhadap Reza. Kedekatan mereka memicu dilema antara iman dan hasrat yang melanggar norma. Saat pertemuan rutin berubah menjadi momen penuh getaran, mampukah mereka menjaga batasan? Ataukah keduanya akan menyerah pada gairah terlarang yang mulai membakar hati mereka?
Sampul Novel PEMBALASAN RITA
8.5
Setelah satu dekade membangun rumah tangga, pernikahan Rita hancur berkeping-keping. Didorong oleh rasa sakit hati yang mendalam, ia memulai misi pembalasan dendam terhadap pihak yang mengkhianatinya. Namun, langkah tersebut justru menyeretnya ke dalam pusaran rahasia kelam yang selama ini tersembunyi rapat. Setiap kebenaran yang terungkap perlahan mengoyak tabir misteri di balik masa lalunya, mengubah hidupnya menjadi penuh intrik dan bahaya.
Sampul Novel Rahasia Kafe Suamiku
9.5
Dara Jelita, remaja 18 tahun, terpaksa menikah dengan Raka Barawijaya karena tuntutan ayahnya. Ia bertekad membongkar rahasia kelam di balik Kafe Nirwana milik suaminya demi mendapatkan kebebasan. Namun, penyelidikan itu justru menjeratnya dalam misteri yang lebih dalam bersama sosok Raka yang buas. Kini, Dara terjebak dalam dilema besar antara menghancurkan bisnis suaminya atau menyelamatkan pria tersebut dari ancaman yang ada.