Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel My Crazy Boss

My Crazy Boss

Alexander Aimes adalah bos dingin yang kerap berganti asisten. Nasib mempertemukannya dengan Winona Kim, wanita yang pernah melukainya di kelab malam dan tak sengaja menabrak mobilnya. Winny, putri konglomerat bangkrut yang butuh biaya untuk ayahnya, dipaksa bekerja sebagai asisten Alex guna melunasi ganti rugi. Meski Winny memberontak, ancaman penjara membuatnya tak berkutik. Dimulailah hubungan penuh ketegangan antara bos arogan dan sekretaris yang keras kepala.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Hey, setidaknya kalau kau kurang cerdas ... berdandanlah lebih seksi, jangan berpenampilan seperti kutu buku!" tukas Alexander Aimes sembari menatap seorang wanita yang sedang berdiri gemetaran di hadapan meja CEO.

Wanita itu asisten pribadi ke 21 yang mencoba bertahan dengan kelakuan semena-mena dan mesum bosnya. Alexander Aimes bukannya tidak rupawan, tapi auranya terlalu liar dan berbahaya, berlidah tajam dengan kelakuan minus.

"Ma—maaf, Pak. Sa—"

"Tak perlu minta maaf, pintunya ada di belakang kamu. Silakan keluar dan lapor ke bagian HRD kalau kamu selesai bekerja di perusahaan ini, Miranda," potong Alex dengan cepat lalu memutar kursinya memunggungi asisten pribadi merangkap sekretarisnya yang baru saja ia pecat.

Sebuah desahan lelah meluncur dari bibir wanita berkacamata tebal dengan penampilan yang membosankan itu. Dengan langkah gontai ia meninggalkan ruangan CEO PT. Everlasting Global International.

Tak lama kemudian, Jofran Kesuma masuk ke dalam ruangan CEO setelah mengetok pintu itu 3 kali. Dia melangkah tanpa suara hingga sampai di hadapan meja bosnya yang masih duduk menghadap kaca yang menampakkan pemandangan gedung pencakar langit kota Jakarta.

"Pak Alex, apa Anda ingin mencari asisten pribadi yang baru?" tanya Jofran Kesuma dengan nada hangat. Sebuah berkas lamaran kerja baru saja mendarat di meja kantornya pagi tadi, profil wanita itu agak luar biasa dan menurutnya cocok dengan minat bosnya yang nyeleneh itu.

Kursi hitam itu berputar menghadap Jofran Kesuma dan pria blasteran Amerika-Indonesia itu tersenyum miring menatap karyawan kepercayaannya. "Apa sudah ada calon aspri baru untukku, Jo?" balas Alex dengan suara malas.

Sebuah berkas diulurkan ke tangan Alex. Pria blasteran itu segera membaca isinya dan bersiul mesum. Dia tertawa senang melihat foto 4R dari calon asprinya itu. "Winona Kim ... cantik dan seksi. Hmm ... terima dia, Jo! Aku punya banyak pekerjaan pribadi yang akan membuatnya sibuk mengurusiku," ujarnya menekankan kata 'pribadi' yang nampaknya berbahaya.

"Siap, Pak Alex. Besok pagi Nona Winy akan menghadap Anda," jawab Jofran lalu ia pun meninggalkan ruang CEO yang dingin karena AC yang dipasang 16° celcius itu.

Alexander Aimes melirik jam tangannya lalu bangkit berdiri dari kursi CEO. Dia memiliki janji temu dengan klien di sebuah restoran besar di mall untuk membahas proyek perusahaannya. Pria itu turun ke lantai lobi dengan lift khusus CEO dan melangkah ke depan lobi.

Tak lama kemudian sebuah mobil Porsche 911 Turbo S warna merah berhenti di depan pintu lobi, seorang sopir pribadi tergopoh-gopoh membukakan pintu belakang mobil itu untuk Alexander Aimes. "Silakan, Pak Alex!" ucapnya lalu menutup kembali pintu mobil dan berlari kecil ke kursi pengemudi.

"Senayan City, Pak Jono!" titah Alexander Aimes singkat dan jelas.

Mobil supercar mewah itu melaju sempurna dengan gagahnya di tengah hiruk pikuk jalanan ibukota yang agak semrawut di sebuah perempatan Jakarta Selatan. Tiba-tiba ...

"Ciiiiiitttt ... BRAAKKK!"

Sebuah sedan Ayla putih menggasak mobil berharga 5 milyar lebih itu dari belakang. Tentu saja sang pemilik naik pitam. Alex mendesis kesal dan dengan geram ia buru-buru turun dari mobilnya. Kemudian dia mengetok kaca jendela mobil sedan Ayla putih itu.

"Kalau nggak bisa nyetir jangan nyetir woiii!" omelnya kepada sopir mobil sedan berharga ekonomis itu.

Kaca jendela yang diturunkan itu menampakkan seraut wajah rupawan seorang wanita. Rahang bawah Alex sontak menganga seolah kata-kata umpatan ala kebun binatang yang tadi telah tersusun rapi menguap tak bersisa.

"Ma—maafkan kecerobohan saya, Sir!" ucap wanita molek itu terbata-bata dan ketakutan menelan salivanya. Porsche tergores biaya renovasinya bisa seharga sebuah rumah berukuran sedang. Matanya melihat sendiri betapa ringseknya bemper belakang dan kaca lampu samping mobil mewah itu yang remuk.

'Mampuslah kamu, Win! Kok bisa sih sial bener siang ini ...,' batinnya putus asa.

Memang seharusnya jangan main hape kalau sedang menyetir di jalan raya yang ramai begitu. Namun, dia baru saja mendapat kabar baik bahwa dia diterima kerja di PT. Everlasting Global International. Itu juga penting!

Sepasang mata yang tadinya melotot pun mendadak melembut tatapannya. "Nona Manis, Anda silakan bayar ganti rugi kerusakan mobil saya. Sekarang saya ingin minta KTP dan nomor ponsel Anda agar semua bisa diselesaikan secara kekeluargaan," ancam Alex bernada kalem.

Sementara wanita di hadapannya menatap nanar panik ketakutan. Cari uang sebanyak itu dimana? pikirnya kalut. Mendadak kepalanya terasa cenut-cenut pening.

Telapak tangan Alex terulur ke hadapan Winy. "Tolong cepat, Nona. Jalan yang macet akan semakin macet karena Anda lama memberikan KTP dan nomor ponsel," desaknya sembari menyeringai bak serigala mendapat mangsa lezat.

Akhirnya terpaksa Winy menyerahkan KTP dari dalam dompet merah jambunya dan juga menyebutkan nomor ponselnya ke pria bertampang blasteran Kaukasoid itu.

"Nama Anda siapa, Nona?" tanya Alex siap mengetik id name nomor ponsel itu di layar gawainya.

"Winona Kim," sebut Winy lesu menatap wajah Alex dengan pasrah.

'What the hell! Wanita yang mau daftar aspri baruku tadi?!' seru Alex dalam hatinya. Liurnya seakan ingin menitik memindai bodi wanita molek itu yang tampak dari kaca jendela mobil yang terbuka setengah.

Memang Winy mengenakan rok mini kulit sintetis setengah paha dan sleeveless blouse berbahan chiffon warna kuning gading yang anggun sekaligus seksi.

"Saya akan segera menghubungimu, Nona Winona Kim!" ujar Alex sebelum beranjak kembali naik ke dalam mobil Porsche 911 Turbo S miliknya yang ringsek bagian belakangnya itu.

Kemacetan pun terurai setelah kedua mobil yang bertabrakan itu meninggalkan TKP dengan jalan damai sekalipun menyisakan masalah baru yang akan berbuntut panjang.

"Maaf, Pak Alex, apa saya perlu bawa mobil ini ke bengkel?" tanya Pak Jono takut salah memutuskan.

"Jangan dulu, Pak. Biarkan mobil ini seperti apa adanya ... ringsek. Urusan saya dengan pengemudi mobil sedan Ayla tadi belum selesai," jawab Alex menyeringai misterius.

Sopir pribadi itu mengiyakan perintah majikannya dan akan mengganti mobil itu nanti dengan mobil mewah impor Eropa lainnya yang terparkir berjejer di garasi rumah Alexander Aimes.

PT. Everlasting Global International, perusahaan yang dimiliki oleh Alexander Aimes itu bekerja di bidang ekspor impor produk bahan bangunan. Pekerjanya ribuan orang tersebar kantornya di banyak kota besar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan hingga Papua.

Mobil ringsek itu pun sampai di depan lobi mall Senayan City dan menurunkan Alex sebelum meluncur meninggalkan komplek mall itu lagi.

Pria tampan setinggi 194 cm itu pun melangkahkan kakinya dengan santai melewati atrium mall yang ramai karena sedang ada pameran real estate menuju ke sebuah stand perusahaan yang mengikuti acara itu.

"Ohh ... Pak Alex, selamat datang!" sambut seorang manager pemasaran properti itu dengan ramah dan sopan. Dia berjabat tangan dengan pria jangkung itu dan mengajaknya berjalan menuju salah satu gerai coffe shop ternama di mall Senayan City.

"Silakan pesan minuman dan makan siangnya, Pak Alex," ujar Pak Baruna Triantoko, manager pemasaran itu sembari duduk di hadapan Alexander Aimes.

Seusai memesan menu, Alex pun berkata, "Pak Baruna, saya dengar perusahaan Bapak mengambil bahan bangunan dari luar Everlasting Global. Anda tahu 'kan konsekuensinya kalau bertindak seperti itu?"

Mendengar teguran bernada halus dengan efek menyeramkan itu, keringat dingin sontak bercucuran di tubuh Pak Baruna Triantoko. 'Gawat! Aku sudah mengingatkan si bos sebenarnya ...,' batinnya. Dia pun memutar otak untuk menjelaskan baik-baik permasalahan itu kepada pria di hadapannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AKU dan MAS DIREKTUR
9.2
Ajeng bertekad kuat untuk kabur demi menghindari acara pertunangan dari perjodohan yang tidak pernah ia inginkan. Ia merasa sangat terdesak hingga mencari segala cara untuk melarikan diri. Namun, sebuah keberuntungan tak terduga justru berpihak padanya. Saat waktu yang ditentukan tiba, sosok pria yang dijodohkan dengannya ternyata tidak kunjung datang. Ajeng pun merasa telah memenangkan situasi sulit tersebut karena rencana itu gagal total.
Sampul Novel CEO & Sekretaris
8.0
Tasya memberanikan diri melangkahkan kaki ke kantor pusat Adityaswara dengan harapan besar. Sambil menahan debar di dada, ia segera menghampiri meja resepsionis untuk mencari tahu ketersediaan lowongan pekerjaan di sana. Ia sangat berharap keberuntungan berpihak padanya sehingga bisa diterima bekerja di perusahaan bergengsi tersebut. Langkah awal ini menjadi penentu masa depannya dalam mengejar karir di bawah pimpinan CEO perusahaan yang sangat berkuasa.
Sampul Novel Cinta Om Duda
7.9
Rehan Hadinata adalah CEO sukses sekaligus duda dengan satu anak yang merindukan kasih sayang wanita. Meski banyak yang mengejarnya, tak ada satu pun yang berhasil memikat hatinya. Suatu hari, ia mencoba aplikasi kencan daring dan tertarik pada sosok bernama Nesya Cintia Ayu. Rehan pun memberanikan diri untuk mengirimkan pesan dan memulai perkenalan. Akankah interaksi mereka berkembang menjadi hubungan yang lebih serius dan penuh komitmen di masa depan?
Sampul Novel JENUH
8.0
Kehidupan pernikahan Lisa dan Toni tampak sempurna dengan kekayaan dan ketenangan tanpa konflik. Namun, kedamaian itu justru memicu rasa jenuh yang mendalam bagi Lisa. Meski Toni adalah suami idaman yang tampan dan royal, Lisa merasa hambar. Kehadiran seorang pria lajang baru kemudian menggoda kesetiaannya hingga ia terjerumus dalam perselingkuhan. Akankah pengkhianatan ini menghancurkan rumah tangga mereka atau menjadi akhir dari kejenuhan yang ia rasakan?
Sampul Novel Penuh Luka Penderitaan
7.8
Valeria terpaksa bekerja lembur demi menghindari perundungan rekan kerjanya. Saat sedang membersihkan meja di ruang CEO baru, seorang pria asing yang perkasa tiba-tiba menariknya ke sebuah kamar rahasia yang mewah. Valeria terhempas ke atas tempat tidur besar di bawah kungkungan tubuh kekar pria tersebut. Tanpa daya, ia kini terjebak dalam cengkeraman sosok misterius dari dunia yang berbeda, yang secara paksa menuntutnya untuk menjadi bagian dari hidupnya.
Sampul Novel Rasa Sakit Yang Sama
9.1
Trauma masa lalu yang kelam membuat Dara Ayra enggan berkomitmen dalam pernikahan. Luka batin akibat perbuatan jahat seseorang nyaris menghancurkan kewarasannya. Kini, ia terjebak dalam dilema saat cinta pertamanya kembali hadir setelah sempat pergi di masa sulit. Di sisi lain, atasannya di kantor juga mulai menunjukkan perasaan cinta. Mampukah Dara menyembuhkan luka lamanya dan memilih pendamping hidup yang tepat demi masa depan yang lebih bahagia?