Sampul Novel Mutiara yang Tersia-siakan

Mutiara yang Tersia-siakan

9.4 / 10.0
Empat tahun pernikahan dilalui sang istri tanpa kehangatan, bahkan dianggap norak oleh suaminya sendiri. Namun, sikap sang suami berubah drastis saat cinta sejatinya kembali; ia rela melakukan hal romantis yang dulu ia tolak demi wanita itu. Kecewa, sang istri memutuskan bercerai dan memulai hidup baru di luar negeri. Di saat itulah sang mantan suami justru menyadari kehilangan besar dalam hidupnya. Ia mulai mengejar sang mantan istri, bahkan mencarinya dengan putus asa di antara puing-puing reruntuhan demi mendapatkan kembali mutiara yang telah disia-siakannya.

Mutiara yang Tersia-siakan Bab 1

Menikah selama empat tahun, suamiku tidak pernah mengajakku pergi ke tempat populer yang dikunjungi pasangan, katanya aku norak dan suka ikut-ikutan.

Namun, ketika perempuan yang selalu dia cintai kembali ke negara ini, dia justru tidak sabar membawanya mendaki gunung yang konon bisa membuat sepasang kekasih hidup bersama hingga tua.

Setelah aku bercerai dan pergi ke luar negeri, mantan suamiku malah mengejarku, menangis sambil mencariku di antara reruntuhan...

"Saya ingin bercerai."

Pada tahun keempat pernikahan, Pearly Scott memutuskan untuk mengakhiri rumah tangganya.

Namun, pengacara di depannya sepertinya mengira dirinya datang hanya untuk membuat keributan. Pengacara itu mengangkat alisnya dan berkata, "Adik Kecil, perceraian bukanlah perkara sepihak."

Pearly paham kalau pengacara itu tidak menganggapnya serius.

Bagaimanapun juga, Pearly baru saja pulang kuliah, dia masih mengenakan sweter dan celana jeans saat datang. Sama sekali tidak terlihat seperti orang yang hendak mengajukan gugatan cerai.

Namun, dia sudah menyiapkan semuanya. Pearly berkata dengan tenang, "Anda hanya perlu menyusun draf perjanjian perceraian yang profesional. Saya akan memastikan suami saya menandatanganinya."

Pearly dan Kayden Stewart tidak memiliki anak. Dia juga tidak menginginkan harta gono-gini sama sekali. Perjanjian perceraiannya sederhana, hanya dua lembar kertas.

Begitu masuk rumah, hidungnya langsung diserbu oleh bau menyengat.

Pearly memandang ke arah sumber bau. Lilly Pearce dan Kayden sedang memakan pete, di atas meja juga ada setengah durian.

Entah apa yang mereka bicarakan, keduanya tertawa hingga hampir bersandar satu sama lain.

Saat Kayden menyadari Pearly berdiri di depan pintu, dia segera menahan ekspresinya, lalu bertanya dengan nada serius, "Pearly, kapan kamu pulang? Aku hanya memesan dua porsi. Kamu mau makan apa? Aku akan memesankannya untukmu."

"Nggak usah, aku sudah makan di kampus."

Pearly melirik pete itu, lalu menundukkan pandangannya.

Selama ini, Pearly tidak pernah berani makan makanan berbau menyengat, karena Kayden punya sinusitis. Katanya, dia tidak suka mencium bau aneh di rumah.

Pearly mengeluarkan surat perjanjian perceraian dari tasnya.

Dia menyodorkan sebuah pena pada Kayden dan berkata, "Kampus membutuhkan tanda tangan anggota keluarga untuk surat pernyataan tanggung jawab keselamatan. Tolong tanda tangani untukku."

Pearly adalah seorang yatim piatu, sementara Kayden adalah suaminya. Dia memang satu-satunya keluarga Pearly.

"Biar kulihat dulu."

Kayden sedikit mengernyit, lalu mengulurkan tangan untuk menerima dokumen itu.

Pearly tidak menyangka dia ingin membaca dengan teliti. Selama ini, Kayden jarang memperhatikan urusannya. Apalagi sejak sebulan terakhir, setelah Lilly bercerai dan kembali ke negara ini, perhatian Kayden padanya makin berkurang.

Pearly menggenggam erat surat perjanjian perceraian itu. Tubuhnya kaku, dia bingung apakah harus memberikannya sekarang atau tidak.

"Kayden, apa-apaan kamu ini?"

Lilly membuka bibir merahnya, lalu bercanda sambil menepuk Kayden. "Kamu terlalu jaim di depan Pearly, wajahmu seperti mau menerkam orang. Pearly sampai ketakutan melihatmu."

"Begitukah?"

Kerutan di dahi Kayden seketika menghilang. Dia menerima dokumen dari tangan Pearly dengan tatapan penuh senyum, lalu menandatangani dengan indah pada bagian yang ditunjukkan Pearly.

Dalam hati, Pearly menghela napas lega, tetapi segera terlintas sebersit ejekan pada dirinya sendiri.

Kayden hanya bersikap hati-hati dan serius di hadapannya. Namun, ketika ada Lilly di sampingnya, kewaspadaannya lenyap, dia tampak begitu santai.

Padahal, kalau saja Kayden mau melihat lebih teliti, dia pasti tahu bahwa itu bukan surat pernyataan tanggung jawab, melainkan perjanjian perceraian.

Namun, Kayden sibuk menanggapi gurauan Lilly. "Aku hanya menganggap Pearly sebagai adik. Sebagai kakak, tentu saja aku harus lebih tegas."

Hanya menganggapnya sebagai adik?

Gerakan Pearly seketika terhenti. Dalam hati Pearly berpikir, dulu, setiap malam ketika Kayden menindihnya, terengah-engah sambil memeluknya erat ke dalam pelukannya, bukan ini yang Kayden katakan.

Orang tua Pearly sudah lama tiada. Setelah Profesor Jimmy mengetahui keadaan keluarganya, beliau sering mengajaknya makan di rumah dengan alasan membantunya merapikan data.

Lama-kelamaan, Pearly pun berkenalan dengan putra Profesor Jimmy, Kayden.

Profesor Jimmy adalah pakar klinis terkemuka, tetapi putra tunggalnya, Kayden tidak menekuni dunia kedokteran. Sejak kuliah, dia sudah mendirikan studio game sendiri. Belum genap tiga puluh tahun, Kayden telah menjadi bintang baru yang kerap muncul di majalah keuangan.

Wajah tampan yang disertai aura kekayaan membuatnya menjadi idola banyak gadis muda. Pearly pun tidak terkecuali. Setelah beberapa kali berinteraksi, hati Pearly mulai berdebar tidak karuan.

Namun, karena menyadari perbedaan status mereka, Pearly selalu menyembunyikan rasa sukanya. Bahkan ketika duduk semeja dengan Kayden, dia tidak berani menatapnya dengan leluasa.

Sampai empat tahun lalu, ketika Profesor Jimmy dan istrinya bepergian bersama, mereka meminta Pearly mengantar sebuah berkas ke rumah.

Malam itu, setelah dia mengirimkan paket dan hendak pergi, Kayden yang mabuk berat tiba-tiba masuk dan langsung menubruknya.

Kayden menerjangnya dengan agresif. Pearly tidak benar-benar menolaknya. Keduanya bergumul hingga ke atas tempat tidur, lalu Kayden meninggalkan bekas gigitan kasar di bahunya.

Kayden berkata dengan suara mabuk bercampur keluhan, "Kamu jelas tahu aku menyukaimu!"

Belakangan, Pearly baru tahu bahwa di hari itu, Lilly menikah kilat dengan seorang pria asing.

Hanya saja saat itu, dia sama sekali belum pernah mendengar nama Lilly.

Saat itu, Pearly sangat gembira, dia mengira cintanya akhirnya mendapat balasan. Dalam gelap, dia menyerahkan seluruh dirinya.

Keesokan harinya, istri Profesor Jimmy pulang dan mengetahui kejadian tidak senonoh itu. Di hadapan keduanya, dia langsung meminta Kayden berjanji untuk bertanggung jawab.

Begitu usia Pearly mencapai batas legal, mereka pun resmi menikah.

Empat tahun terakhir, karena Kayden yang sibuk dan Pearly yang tinggal di asrama, keduanya jarang bersama. Ketika Kayden bersikap dingin, Pearly selalu mengira itu adalah watak aslinya.

Pearly rela memberi tanpa menuntut balasan.

Sebulan lalu, Pearly memesan restoran mewah untuk merayakan hari pernikahan mereka yang keempat sekaligus ulang tahunnya yang ke-24, dengan menggunakan uang beasiswanya.

Demi hari itu, Pearly sudah janjian dengan Kayden sejak dua minggu sebelumnya, bahkan berulang kali mengonfirmasi dengan sekretarisnya.

Kayden juga berjanji pasti akan datang. Namun, malam itu Pearly menunggu hingga restoran tutup, sementara telepon Kayden tidak bisa dihubungi.

Setelah diusir keluar oleh pelayan, Pearly melihat berita kecelakaan di dekat situ melalui ponselnya. Hatinya langsung panik.

Dia berlari ke semua rumah sakit di sekitar dalam waktu dua jam, tetapi tidak juga menemukan sosok Kayden. Akhirnya, dia berhasil menghubungi Theo Simpson.

Theo adalah salah satu dari sedikit orang yang mengetahui hubungan mereka. Dia berkata heran, "Kayden nggak memberitahumu? Hari ini Lilly pulang ke negara ini, Kayden sedang mengatur pesta penyambutan untuknya di hotel."

Pearly sama sekali tidak pernah mendengar nama Lilly dari mulut Kayden. Setelah tiba di hotel dan melihat langsung, dia baru tahu ternyata influenser perjalanan Lilly yang selalu diperhatikan Kayden adalah Lilly ini.

Saat tiba di pintu ruang perjamuan, dia melihat sekelompok teman lama sedang bermain game. Di tengah sorak-sorai, Kayden mengangkat Lilly seperti seorang putri dan menghabiskan segelas penuh anggur dalam sekali teguk.

Belum pernah Pearly melihat Kayden sebahagia itu.

Pearly menerobos masuk, berharap Kayden memberinya penjelasan yang masuk akal. Namun, wajah Kayden hanya memancarkan canggung saat melihatnya. Lalu, dia memperkenalkan Pearly kepada yang lainnya.

"Dia adik sepupuku."

Saat itu juga, Pearly akhirnya menyadari bahwa dirinya tidak pernah benar-benar masuk dalam kehidupan Kayden.

Melihat Kayden dan Lilly dengan kompak saling menukar lauk di piring mereka, Pearly menggenggam erat perjanjian perceraian di tangannya.

Setelah masa jeda tiga bulan berakhir dan akta cerai berada di tangannya, Pearly akan pergi. Pergi meninggalkan Kayden yang sejak awal tidak pernah menjadi miliknya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Mutiara yang Tersia-siakan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5 Ch. 6 Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini menyoroti perjalanan emosional antara David dan Arina saat mereka menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah mekarnya bunga musim semi yang sangat berharga, keduanya belajar untuk saling memahami dan mengisi kekosongan hati satu sama lain. Hubungan mereka berkembang dengan indah seiring berjalannya waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam ikatan cinta yang tulus dan sangat mendalam bagi mereka.
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Demi melindungi nyawa buah hati yang tidak berdosa, Neva Zetrix terjebak dalam situasi yang sangat memilukan. Ia terpaksa menekan harga dirinya dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson setiap hari. Perjuangan hidup Neva ini didorong oleh kasih sayang seorang ibu yang rela melakukan apa pun demi sang anak. Di tengah tekanan dari sosok Brian yang dominan, Neva harus bertahan dalam dinamika hubungan yang penuh dengan pengorbanan batin.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan