Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar

Dituduh Sebagai Simpanan Setelah Membeli Guci Abu Seharga 16 Miliar

Pemakaman keluarga berubah kacau saat seorang wanita asing melabrak sang istri sah dan menuduhnya sebagai simpanan. Di depan kerabat yang acuh, wanita itu merobek pakaian sang istri. Menolak ribut, sang istri memancingnya ke arah guci abu seharga hampir 20 miliar yang dibeli pacar wanita itu. Karena murka, wanita itu menghancurkannya berkeping-keping. Dia tidak tahu bahwa guci tersebut berisi abu ibu mertua sang istri, yang tidak lain adalah ibu kandung dari pacarnya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Kamu menghasilkan uang dari orang mati, apa kamu nggak punya malu? Kalian sekeluarga, jangan harap mendapatkan satu sen pun dari pacarku bahkan setelah mati!"

Setelah berkata begitu, Chika mengarahkan orang-orangnya untuk menghancurkan semua barang di rumah itu.

Baru saat itu aku menyadari bahwa Chika datang dengan segerombolan orang. Paling tidak, ada dua puluh sampai tiga puluh orang yang datang bersamanya. Masing-masing dari mereka memegang tongkat.

Foto almarhum yang tergantung di dinding dilempar ke lantai, membuat kaca bingkainya pecah berserakan.

Beberapa guci keramik yang baru aku beli, yang masing-masing bernilai beberapa puluh juta, jatuh satu per satu, hingga serpihan porselen melukai kakiku.

Aku ingin menghentikan mereka, tetapi ketika melihat kamera pengawas yang baru dipasang di dinding, aku menelan kembali kata-kataku.

"Chika, barang yang kamu hancurkan bernilai lebih dari miliaran. Kalau kamu sanggup membayarnya, silakan terus hancurkan."

Chika merasa aku sudah menghinanya. Tiba-tiba, dia menggila, lalu mulai menyerangku lagi.

"Kamu masih mau berlagak sombong? Uang yang kamu pakai semuanya adalah uang pacarku! Aku akan menghancurkan semuanya! Mau apa kamu?"

Chika menarik rambutku, lalu menyeretku di lantai. Gaun sutra yang aku pakai robek terkena serpihan porselen, lalu suara robekan kain yang tajam terdengar di telingaku.

Aku tanpa sadar menutupi dadaku. Namun, aku melihat tatapan mata Chika yang makin menggila.

"Gaun ini pasti mahal juga, 'kan? Apakah ini juga pacarku yang membelinya untukmu? Lepaskan sekarang juga! Kembalikan semua barang yang pacarku beli!"

Aku menyadari bahaya dari situasi ini. Aku mati-matian menahan gaunku, berharap Chika akan segera tersadar.

"Meski pacarmu selingkuh, kamu seharusnya menghadapinya untuk menyelesaikan masalah. Kenapa kamu malah menyerangku?"

Chika sudah memanggil beberapa orang untuk menahan tangan dan kakiku, lalu dengan ganas mulai merobek pakaianku seperti orang gila.

"Kalau bukan karena kamu merayu Viktor, dia nggak akan tergoda! Semua ini salahmu, dia nggak bersalah!"

Begitu dia selesai bicara, pakaian terakhir yang menutupi tubuhku pun sudah direnggut olehnya.

Dia tertawa sambil mengangkat ponselnya untuk memotret, lalu terus mengoceh, "Bukannya kamu sangat menggoda? Biarkan keluargamu dan netizen melihat seperti apa kamu sebenarnya!"

Ketika mendengar itu, wajah para penonton yang semula tampak acuh, kini berubah jahat. Beberapa di antara mereka mengeluarkan ponsel, lalu mulai merekam ke arahku.

Kepalaku mulai berputar. Perasaan yang sudah lama terkubur kembali muncul.

Beberapa tahun lalu, kejadian yang sama juga pernah terjadi. Mertuaku juga memperlakukanku seperti ini.

Tak kusangka, beberapa tahun kemudian di pemakamannya, aku mengalami penghinaan yang sama.

Ketika aku menutup mataku dengan putus asa, asistenku datang bersama dengan lima orang pengawal.

Para pengawal ini adalah orang yang sangat terlatih. Mereka menjatuhkan beberapa orang hanya dalam hitungan detik, lalu langsung melindungiku.

Ketika melihat ini, para kerabat mulai gelisah.

"Kenapa kalian ikut campur? Kami belum puas melihatnya!"

"Benar, apa hanya kalian yang boleh menonton, tapi kami nggak boleh? Alasan macam apa ini?"

Salah satu pengawal yang sudah sangat marah, langsung meninju seorang pria paruh baya yang sedang berkomentar dengan kata-kata kotor. Pria itu menjerit kesakitan sambil memegangi perutnya, lalu darah mengalir dari hidungnya.

Ketika semua orang melihat perkelahian meluas ke pihak mereka, para penonton pun segera berlari kabur sambil berteriak. Dalam sekejap, rumah kecil itu dipenuhi oleh keributan yang kacau balau.

Meski pengawal kami sangat terlatih, mereka kalah dalam hal jumlah. Para kerabat serta orang-orang yang dibawa oleh Chika mulai bergabung melawan pengawal, tidak membiarkan mereka mendekatiku.

Chika berjongkok di depanku dengan senyum penuh kemenangan.

"Wah, wanita jalang keluar rumah dengan membawa pengawal ya? Pasti uang Viktor lagi yang kamu pakai, 'kan?"

"Apa kamu pikir kamu benar-benar akan menikah dengan orang kaya? Apa kamu bermimpi sampai otakmu rusak?"

Pandangan mataku melewati Chika, mendarat pada wajah-wajah jahat yang sedang tersenyum. Akhirnya, mataku tertuju pada guci abu yang berkilauan di sana.

Aku mengangkat tanganku, lalu tersenyum mengejek kepada Chika.

"Memang kenapa kalau kamu menggila seperti ini? Viktor tetap mau menghabiskan uangnya untukku."

"Lihat guci abu itu. Harganya 16 miliar! Viktor yang membayar semuanya! Kalau berani, hancurkan saja!"

Chika melihat ke arah yang aku tunjuk dengan tatapan tak percaya. Kemudian, dia berdiri dengan penuh amarah.

"Jadi memang benar, kamu yang menghabiskan 16 miliar itu, dasar jalang!"

"Kenapa? Ini hanya pemakaman keluargamu yang nggak berguna. Kenapa pacarku harus membayarnya?"

"Orang sepertimu nggak pantas memakai barang bagus. Keluargamu nggak pantas menerima sepeser pun dari pacarku!"

Sambil memaki, Chika mengambil guci abu yang dibuat secara khusus itu dari meja.

Kemudian, dia melemparkannya dengan keras ke lantai.

"Aku akan menghancurkan ini untuk pacarku. Biar keluargamu semua nggak bisa hidup dengan baik!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Palsumu Menghancurkan Hidupku
9.4
Bagi Pratama, Dewi hanyalah persinggahan sementara sebelum ia kembali ke pelukan kekasih masa lalunya. Setelah mencampakkan Dewi, ia membiarkan wanita itu hancur dalam hinaan keluarganya. Di tengah kegelapan masa depan yang penuh luka akibat janji palsu, Dewi bertemu Reza. Pria ini menawarkan ketulusan yang sangat berbeda dari pengkhianatan sebelumnya. Kini, Dewi harus memilih antara menutup diri atau kembali membuka hati di bawah bayang-bayang trauma masa lalu.
Sampul Novel Gairah Liar Istri Kecilku
8.5
Maia Vandini, seorang lulusan SMA, terjebak dalam situasi berbahaya saat kencan butanya berubah menjadi mimpi buruk. Setelah diberi obat perangsang oleh teman kencannya, Maia berusaha melarikan diri demi menyelamatkan diri. Dalam kondisi yang tidak terkendali, ia bertemu dengan seorang CEO asing. Maia yang kehilangan kesadaran memohon bantuan padanya, memicu pertemuan panas yang tak terduga. Sang pria memperingatkan bahwa Maia-lah yang memulai segalanya.
Sampul Novel Harga yang Harus Dibayar : Sugar Baby
8.0
Arina merupakan sosok gadis cerdas dan ambisius yang terjebak dalam pusaran dunia mafia setelah bertemu Alvaro. Sebagai pemimpin jaringan bisnis ilegal berpengaruh di kota, pria berusia awal 40-an tersebut terobsesi menjadikan Arina miliknya. Alvaro tidak ragu memanfaatkan kekayaan serta kekuasaannya demi mendapatkan apa yang diinginkan. Kini, kehidupan Arina berubah total saat dirinya dianggap sebagai permata berharga oleh sang penguasa gelap tersebut.
Sampul Novel MENANTU KONTRAK
9.2
Pasca diusir ibu tirinya, Anindya yang hidup sulit terpaksa menerima kontrak pernikahan dengan Reivan, miliarder yang menutup diri akibat masa lalu kelam. Nyonya Nadia menjodohkan mereka demi memenuhi permintaan terakhir Nenek Zylvana yang sedang sakit. Meski awalnya terpaksa, sikap manja sang nenek justru mendekatkan mereka. Namun, ego Reivan memicu konflik besar hingga Anindya harus mempertaruhkan nyawa demi cinta di tengah rahasia yang mulai terkuak.
Sampul Novel My Husband Ex-GIGOLO
8.8
Fadly, pemuda yang terusir, beralih profesi menjadi gigolo setelah bertemu Sandra. Namun, hidupnya kian rumit saat ia menghamili Saraswati dan jatuh cinta pada Soraya, mahasiswi yang ternyata putri Dahlia, cinta pertamanya. Di tengah kemelut asmara, Fadly mewarisi 90 persen saham ayahnya, Tuan Surya Adjie. Kini ia harus memilih: bangkit memimpin perusahaan besar tersebut atau tetap menjadi pecundang selamanya. Sebuah dilema antara harga diri dan amanah.
Sampul Novel NADA CINTA
9.6
Rama adalah pemuda kaya raya yang hidup dalam gelimang kemewahan, namun ia justru merasa hampa dan terasing dari dunia. Segalanya berubah saat ia melakukan perjalanan ke sebuah desa terpencil. Di sana, Rama bertemu dengan Siti, gadis desa sederhana yang memiliki kepribadian ramah serta keceriaan yang memikat. Pertemuan tak terduga ini mulai mengisi kekosongan hati sang miliarder yang selama ini merindukan kebahagiaan sejati di balik hartanya.