Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam

Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam

Seorang pria terjebak dalam kengerian Hutan Gondoriyo setelah tersesat saat menjelajah. Di tengah fenomena ghaib kendaraan yang raib, ia bertemu pasangan lansia misterius di sebuah pondok terpencil yang memberinya peringatan. Meski berhasil pulang, rasa penasaran membawanya kembali, namun hutan itu seolah lenyap. Hubungan gelap antara kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terkuak, memaksanya mempertaruhkan nyawa demi mengungkap kebenaran yang menghantui.
Bab
Bagikan

Bab 2

Pagi hari sesampai di kantor saya tanya ke teman kantor tentang lokasi yang saya alami tersebut. Teman kantor bilang daerah itu namanya Hutan Gondoriyo yang mistis dimana truk dan bis yang nyalip tersebut adalah kendaraan yang jadi kurban masuk ke jurang. Rasa penasaranku makin kencang. Aku ingin tahu lebih banyak tentang tempat yang baru saja kujelajahi itu.

Aku mendekati salah seorang teman kerjaku yang duduk di sebelahku, mencoba untuk menyinggung topik tentang hutan Gondoriyo tanpa terlalu terdengar seperti aku sedang bercerita tentang pengalaman mistisku.

"Hey, kamu pernah dengar tentang hutan Gondoriyo?" tanyaku, mencoba untuk terdengar santai.

Teman kerjaku, namanya Arif, mengangguk pelan. "Tentu saja, itu adalah tempat yang cukup terkenal di daerah sini. Katanya ada banyak cerita mistis tentang hutan itu."

Aku mengangguk, mencoba untuk menahan rasa gugup yang mulai memuncak di dalam diriku. "Aku tadi malam tanpa sengaja masuk ke sana, dan rasanya begitu aneh. Aku melihat truk dan bis berlalu-lalang di jalan yang begitu sempit, padahal tidak mungkin untuk dilewati kendaraan besar seperti itu."

Arif mengangkat alisnya, sepertinya tertarik dengan ceritaku. "Itu memang suatu hal yang aneh. Hutan Gondoriyo memang dikenal sebagai tempat yang penuh misteri. Ada yang bilang bahwa truk dan bis yang kau lihat sebenarnya adalah hantu-hantu kendaraan yang mencoba untuk menyesatkan orang-orang yang melewati hutan itu."

Aku menelan ludah, merasa keningku berkerut dalam kebingungan. "Hantu-hantu kendaraan?"

Arif mengangguk serius. "Ya, katanya begitu. Beberapa orang percaya bahwa truk dan bis tersebut adalah roh-roh dari kendaraan yang menjadi korban kecelakaan di hutan Gondoriyo. Mereka terus berputar-putar di jalan-jalan hutan, mencari mangsa baru untuk menyesatkan."

Aku terdiam sejenak, mencoba untuk memproses semua informasi yang baru saja kudengar. Rasanya seperti sebuah pencerahan ketika Arif menjelaskan asal-usul truk dan bis yang kusaksikan di malam itu. Namun, sekaligus juga meninggalkan pertanyaan-pertanyaan baru dalam pikiranku.

Setelah berbicara dengan Arif, aku merasa bahwa cerita mistis tentang hutan Gondoriyo tidak hanya sekedar mitos belaka. Ada sesuatu yang lebih dalam dan misterius di baliknya, dan aku tidak sabar untuk mengeksplorasi lebih lanjut. Namun, aku juga berjanji pada diriku sendiri untuk lebih berhati-hati jika suatu saat aku memutuskan untuk kembali ke hutan yang penuh misteri itu.

Dengan rasa penasaran yang tak tertahankan, aku memutuskan untuk kembali ke hutan Gondoriyo keesokan paginya. Aku ingin memastikan bahwa apa yang kualami semalam bukanlah sekadar ilusi atau mimpi buruk semata. Namun, ketika aku mencapai lokasi yang kuduga sebagai pintu masuk ke hutan, kebingungan kembali menyelimuti pikiranku. Tidak ada tanda-tanda keberadaan hutan itu; tidak ada jalur masuk, tidak ada jejak jalan setapak, bahkan tidak ada pepohonan yang menjulang seperti yang kusaksikan semalam.

Dengan hati yang berdegup kencang, aku memutuskan untuk menanyakan kejadian ini kepada beberapa warga sekitar. Aku mendatangi seorang nenek yang sedang duduk di teras rumahnya, mencoba untuk menyembunyikan rasa kebingunganku di balik senyum lembutku.

"Permisi , Nek," sapaku ramah. "Maaf mengganggu, tapi saya sedang mencari informasi tentang hutan Gondoriyo. Apakah Anda tahu tentang tempat itu?"

Nenek itu menatapku dengan heran, seolah tidak mengerti mengapa aku begitu tertarik pada tempat itu. "Tentu saja saya tahu, Nak. Hutan Gondoriyo adalah tempat yang sangat terkenal di daerah ini. Tapi, mengapa Anda begitu tertarik padanya?"

Aku menyunggingkan senyum yang sedikit terpaksa, mencoba untuk tidak menunjukkan rasa bingungku. "Saya hanya penasaran, Nek. Saya mendengar cerita-cerita tentang keanehan di hutan itu, jadi saya ingin melihatnya dengan mata kepala sendiri."

Nenek itu mengangguk mengerti. "Ah, begitu. Tapi, sepertinya Anda tidak akan menemukannya hari ini, Nak. Hutan Gondoriyo memang sangat misterius. Terkadang, tempat itu muncul dan menghilang begitu saja, seperti mimpi yang menyelinap di antara alam nyata."

Kata-kata nenek itu membuatku semakin bingung. "Apa maksud nenek dengan 'muncul dan menghilang'?"

Nenek itu menggelengkan kepala dengan tegas. "Itu adalah rahasia alam yang tidak akan pernah kita pahami sepenuhnya, Nak. Hutan Gondoriyo memiliki kekuatan yang luar biasa, dan kita hanya bisa berserah pada takdirnya."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini
8.4
Dunia Shiloh Jung runtuh saat bisnisnya hancur dan sang mantan menikah. Sang ayah lalu mengirimnya berlibur ke luar negeri demi memulihkan diri. Di sana, ia bertemu Edward Leung yang misterius. Mereka sepakat menjelajahi Rusia sebagai kekasih tanpa mengungkap identitas asli, sambil berjanji akan bersatu jika takdir mempertemukan mereka lagi. Namun, setahun kemudian Edward justru bersikap seolah tidak mengenal Shiloh. Rahasia besar apa yang sebenarnya ia simpan?
Sampul Novel Beta Romeo and His Rogue
9.0
Rena Schaaci adalah rogue yang tersesat di Pack The Lightcrown Claws demi mencari kakaknya. Setelah kehilangan seluruh keluarga, ia terpaksa bekerja sebagai pelayan dapur. Di sana, ia bertemu Romeo Riley, sang Beta yang berambisi memusnahkan semua rogue. Konflik batin memuncak saat Romeo menyadari bahwa target buruannya adalah mate-nya sendiri. Di tengah penderitaan, Rena memilih menghapus ingatan kelamnya, menciptakan kisah cinta tragis yang penuh luka bagi mereka.
Sampul Novel Bisikan Abu
7.8
Di kekaisaran pemuja api, Asha menyamar sebagai gadis bisu saat dikirim ke kuil Ezen. Ia memiliki bakat terlarang membaca memori dari abu, mengungkap sejarah perang yang terkubur. Bersama Kael, pejuang penuh rahasia, Asha menelusuri asal-usulnya di tengah konspirasi besar. Hubungan mereka tumbuh saat pemberontakan pecah. Melalui ritual dan pelarian berbahaya, kekuatan Asha menjadi penentu apakah dunia akan bangkit kembali atau musnah selamanya dalam kehampaan.
Sampul Novel Broken Vessel
7.9
Di dunia di mana setiap orang memiliki kekuatan spesial bernama Arte, Trystan yang berusia 21 tahun justru terjebak dalam bahaya besar. Kekuatan langka miliknya memicu perburuan mematikan; banyak pihak ingin menghabisinya atau memanfaatkan kemampuannya. Hidup Trystan kini dipenuhi pengkhianatan, dendam, dan rasa kehilangan yang mendalam. Di tengah paksaan serta tanggung jawab besar, ia harus berjuang melindungi hal berharga sambil menghadapi musuh yang terus mengincar.
Sampul Novel Cinta Terlarang Sang Raja Alfa, Dendam Diamku
9.5
Tiga tahun mendampingi Alpha Kaelan, aku hanyalah bayang-bayang Lyra, bibiku sendiri. Saat ayahku wafat, Kaelan justru mengabaikanku demi wanita itu di Paris. Kebenaran pahit terungkap di ruang rahasianya; seluruh pertemuan kami hanyalah rekayasa agar dia memiliki pengganti Lyra. Kini, mengandung benihnya, aku membalas dendam dengan tipu daya. Menggunakan sihir untuk menyembunyikan kehamilan dan surat penolakan resmi, aku pergi selamanya menuju benua baru.
Sampul Novel Ksatria Naga Phoenix
8.3
Ramalan kuno di Benua Arkandaria memperingatkan kemunculan Naga Langit yang akan membawa kiamat. Hanya Ksatria Naga Phoenix yang mampu menghentikannya, namun sosok sakti ini hanya dianggap dongeng. Zhu Fei, putra Panglima Zhu Lei, diramalkan menjadi ksatria pertama tersebut. Di usia lima tahun, ia harus menjalani latihan berat di Pulau Pek Long demi memenuhi takdirnya. Akankah ia berhasil mencegah kehancuran dunia atau ramalan itu tetap menjadi legenda?