Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mimpi yang Mengubah Hidup: Si Malaikat

Mimpi yang Mengubah Hidup: Si Malaikat

Pengalaman pertama tidur satu ranjang dengan seorang pria membawa perubahan besar dalam hidupku, terutama karena sahabatku sendiri berada tepat di tengah-tengah kami. Keadaan tak biasa ini memuncak saat fajar tiba. Pria itu diam-diam mendaratkan kecupan di bibirku sebelum pagi sepenuhnya merekah, lalu membisikkan sebuah janji sakral bahwa dia akan bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi. Kisah romansa modern ini penuh dengan ketegangan manis yang tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pertama kali aku tidur di ranjang yang sama dengan seorang pria, apalagi di tengahnya ada sahabatku.

Pada pagi hari, pria itu diam-diam menciumku dan berjanji akan bertanggung jawab padaku.

Aku sudah berusia 25 tahun, tetapi masih belum pernah berhubungan seks dengan seorang pun pria.

Sahabatku, Julia Joman tiba-tiba memberitahuku bahwa kami harus berbagi ranjang dengan dua pria malam nanti.

Mataku langsung berbinar dan memperlihatkan ekspresi canggung.

Sebenarnya, hatiku sama sekali tidak merasa canggung karena aku pernah melihat dua pria itu.

Salah satu dari mereka adalah tipe pria idealku dengan tubuh 185 cm. Pria itu juga memiliki garis rahang yang sangat jelas dan mata yang bersinar cerah, serta jari tangan dan kaki yang panjang...

Dia tampak sempurna dalam segala sisi. Akan tetapi, aku hanya bisa menatapnya tanpa berani mendambakannya.

Sebab, pria itu adalah adiknya Julia. Dia lebih muda delapan tahun dariku.

Hal yang terpenting adalah Sandy Joman masih belum menginjak usia dewasa. Meskipun sikapnya sudah tampak dewasa, aku tetap harus memikirkan hati nuraniku.

Lalu, kenapa kami berempat harus berbagi ranjang?

Aku dan Julia sangat miskin. Kami hanya mendapatkan gaji yang cukup untuk membayar biasa sewa serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dua adik laki-lakinya, Sandy dan Kevin Joman memberitahunya akan bermain ke kota saat liburan musim panas.

Dengan tujuan menghemat lebih banyak dana, kami memutuskan untuk tinggal bersama di satu tempat. Untungnya, ranjang ini cukup besar untuk ditiduri empat orang.

Demi bisa bermain bersama mereka hari ini, aku rela mengenakan sepatu setinggi 7 cm untuk berjalan sepanjang hari.

Aku bahkan memperlihatkan diri sebagai seorang kakak yang dewasa.

Namun, empat orang yang harus mandi setelah pulang ke rumah sontak menjadi masalah. Oleh karena itu, aku langsung pulang terlebih dahulu.

Tak diragukan lagi, aku merasa nyaman setelah melepaskan sepatu dengan ketinggian 7cm.

Meskipun terus mengingatkan diri untuk bertingkah seperti seorang kakak, hatiku tanpa sadar terkekang begitu melihat wajah itu.

Setelah mandi dan mengeringkan rambut, aku pun menyemprotkan sedikit parfum di ruangan. Akan tetapi, itu masih belum cukup. Di malam hari, aku tanpa sengaja mengoleskan sedikit bedak padat di wajah agar terlihat cantik.

Saat ini, aku yang menjadi seorang gadis licik malah menunggu suara ketukan pintu.

Tak lama kemudian, suara ketukan pintu pun terdengar. Aku langsung membuka sedikit celah pintu dan merasakan tekanan dari pria berpakaian hitam di depanku.

Setelah mendongak dan meliriknya sejenak, aku pun berbalik sambil menggerakkan rambutku yang baru saja dicuci dengan harum.

Di dalam cermin, aku bisa merasakan bahwa pria berpakaian itu terus melihatku.

Meskipun kami sudah bermain bersama sepanjang hari, aku tetap merasa malu saat berinteraksi dengan dua adik itu di satu ruangan.

Ketika Julia sedang mandi, Sandy sudah berbaring di sebelahku. Sementara itu, Kevin berbaring di sisi luar dan kemudian aku berbaring di sisi dalam.

Awalnya, aku hanya mengira bahwa Sandy masih kecil, tetapi aku sepertinya lupa kalau dia adalah seorang pemain basket yang bermain setiap hari. Sandy mengenakan pakaian berlengan pendek, dia berbaring di ranjang dan memperlihatkan otot-otot yang kokoh di lengannya. Sungguh menyilaukan! Akan tetapi, aku tidak berani melihatnya terlalu lama.

Sandy terus memancarkan aura maskulin yang kuat.

Sebagai seorang gadis yang baru pertama kali berdekatan dengan pria, aku benar-benar merasa canggung. Sebab itu, aku tidak berani berbaring dan mendesak Julia agar bisa mandi secepat mungkin.

Meskipun kedua adik itu sedang bermain game, aku bisa merasakan tatapan Sandy.

Tatapannya sangat gairah, sehingga membuatku semakin gugup. Akhirnya, aku hanya bisa berpura-pura memainkan ponsel.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Lama yang Membawa Duka
9.7
Demi menutupi pertemuan rahasianya dengan sang cinta pertama, seorang suami tega memanfaatkan putranya yang baru berusia enam tahun sebagai kedok. Namun, keputusan egois itu berakhir fatal saat sang anak dikirim membeli salep luka bakar dan tewas ditikam orang asing di jalan. Di tengah duka mendalam Susi yang menangisi kepergian putranya, sang suami justru menelepon dengan penuh amarah. Tanpa tahu kebenaran tragis yang terjadi, ia menuduh anaknya telah melukai Wenny dan menuntut bocah malang itu segera pulang untuk meminta maaf.
Sampul Novel Cinta Pertama Dari Istri Kedua
9.4
Kehadiran suami yang nyaris tanpa cela ternyata tak mampu memberikan kepuasan bagi sang istri. Dalam sebuah keputusan yang ceroboh, ia justru memilih untuk mendatangkan istri kedua ke dalam rumah tangga mereka. Alih-alih memperbaiki keadaan, tindakan tersebut malah menjadi pemicu bencana besar yang mengancam keutuhan pernikahan. Kini, hubungan yang semula stabil harus menghadapi badai kehancuran akibat kehadiran sosok baru yang tak terduga.
Sampul Novel Dikira Miskin Oleh Keluarga
9.6
Penampilan sederhana Gunawan sering kali membuat orang tuanya salah paham hingga mereka menganggapnya hidup dalam kemiskinan. Namun, di balik kesederhanaan yang ia tunjukkan sehari-hari, tersimpan sebuah rahasia besar mengenai status finansialnya yang sesungguhnya. Siapa sangka bahwa pria yang dipandang sebelah mata oleh keluarganya sendiri ini sebenarnya adalah seorang miliarder sukses dengan kekayaan yang sangat luar biasa melimpah.
Sampul Novel FORBIDDEN INLAWS
9.1
Bagi Alexys, dicintai sepenuh hati adalah impian terbesar. Namun, ia tak menyangka bahwa sosok yang memendam perasaan mendalam padanya justru sang kakak ipar sendiri. Selama ini, Alexys mengira hidupnya akan berjalan normal setelah pernikahan kakaknya, tanpa menyadari ada sepasang mata yang terus mengawasinya. Saat rahasia terlarang ini mulai terkuak, akankah Alexys menyadarinya? Bagaimana nasib hubungan mereka jika Alexys ternyata memiliki rasa yang sama?
Sampul Novel JODOH DEPAN RUMAH
9.5
Naura terkejut saat dipaksa menikah dengan Bagas, tetangga depan rumah yang sangat menyebalkan. Ia terpaksa menjadi pengantin pengganti setelah mempelai wanita pilihan Bagas menghilang tanpa jejak. Meski awalnya tanpa cinta, benih asmara mulai tumbuh di antara mereka. Namun, kembalinya sang mantan kekasih menguji kesetiaan Bagas. Akankah rumah tangga mereka tetap bertahan atau justru hancur karena kehadiran orang ketiga di tengah mereka?
Sampul Novel Lentera Rindu
8.6
Rima, seorang gadis berusia 18 tahun, kini resmi menyandang status sebagai istri Bary. Namun, pernikahan muda ini langsung dihadapkan pada penolakan dingin saat Bary, yang usianya tiga tahun lebih muda, enggan memenuhi keinginan istrinya untuk tidur bersama. Di balik penolakan tersebut, tersimpan teka-teki tentang perasaan dan komitmen mereka. Kisah ini membawa pembaca menyelami filosofi rindu dan cinta yang melampaui kefanaan dunia melalui lentera hati.