Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel MILIARDER CANTIK ITU ISTRIKU

MILIARDER CANTIK ITU ISTRIKU

Terdesak kebutuhan hidup, Zio terpaksa setuju melayani seorang wanita dalam satu malam. Ia sempat mengira akan bertemu wanita tua, namun justru sosok muda yang sangat cantik muncul di hadapannya. Secara mengejutkan, wanita itu memintanya untuk menghamili sekaligus menikahinya. Di tengah beban hidupnya yang sangat berat, mampukah Zio memenuhi permintaan gila tersebut dan menjadi pendamping sang miliarder cantik yang misterius itu?
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah mendapatkan ancaman besar dari beberapa penagih hutang itu, serta kabar buruk mengenai keadaan ibunya, Zio terpaksa kembali menuju restoran hotel tempat ia bekerja dan berniat menemui Vinson—atasannya. Langkah Zio terasa berat dan tatapan matanya begitu kosong penuh kepasrahan.

Ia membuka pintu ruangan, dan langsung disambut hangat oleh Vinson yang sudah menunggunya.

“Baru tiga jam kamu menolak dan pergi gitu aja. Lalu sekarang kamu datang lagi dengan ekspresi kayak mayat hidup gitu.” Vinson terkekeh. “Apa kamu mempertimbangkan sesuatu?”

Zio menatap lurus dan datar. Sorot matanya terlihat lelah dan pasrah. “Saya siap untuk pekerjaan besok malam.”

Vinson menaikkan kedua alis kemudian tertawa puas. Ia berdiri dan berjalan ke arah Zio. “Bagus! Ini baru namanya lelaki tangguh! Yakinlah, Zio. Kamu pasti akan mendapatkan keuntungan besar. Langkahmu tidak salah!”

Zio hanya terdiam. Dari sekian banyak usahanya, hanya ini pilihan terakhir yang dapat ia lakukan dalam keadaan yang mendesak seperti ini.

“Tapi satu syarat!” Ucapan Zio membuat tawa Vinson terhenti.

“Apa itu?”

“Aku hanya ingin melakukannya malam itu saja. Hanya satu malam.” Zio menatap lantai dengan hati yang membeku.

Lengang. Vinson hanya mengangguk dengan bibir yang mencebik. Seolah meremehkan permintaan Zio yang menurutnya tidak mungkin.

“Baiklah. Aku hanya sebagai perantara saja sebetulnya. Sisanya ... kamu bisa bicarakan lagi sama pelangganmu besok malam. Good luck! Jangan sampai telat. Dan aku sarankan, lebih baik kamu segarkan diri dulu sebelum bertempur besok!” ujar Vinsen seraya berbisik. “Nge-gym dulu lah. Biar makin maco!!”

Zio menarik napas mendengarnya. Rasanya sangat muak dan enggan untuk membayangkan.

***

Waktu begitu cepat berputar. Hingga 24 jam berlalu dan kini tiba saatnya dia harus menjalankan tugas yang sangat berat.

Langkahnya terasa melayang di koridor hotel itu. Dengan hati yang berat ia membuka pintu kamar dan memasukinya. Kamar yang luas dan sudah di hias sedemikian rupa selayaknya perayaan bulan madu.

Zio tersenyum miris melihatnya. Lelaki tampan itu menatap langit malam dari balik jendela besar di kamar hotel mewah ini. Ada semburat pantulan dirinya dalam jendela itu, menatap miris dan iba pada dirinya sendiri yang sebentar lagi harus menyerahkan seluruhnya pada seseorang yang tak ia kenal. Bahkan, dalam benaknya mungkin saja orang itu memiliki rupa yang buruk dan jauh dari kata sempurna.

Zio memejamkan mata dan menguatkan hatinya. “Hanya satu malam demi uang. Aku bisa melaluinya. Ah, kalau saja tamuku itu gadis perawan, mungkin akan lebih menyenangkan.”

Zio terkekeh sendiri. Berusaha menghibur hatinya.

“Tidak peduli seperti apa rupa wanita peot itu! Yang jelas, aku harus memuaskannya dan memeras dia untuk bisa memberikan imbalan yang lebih!”

Meskipun ia belum berpengalaman dalam dunia bercinta dan seks. Tetapi ia sudah cukup dewasa untuk mengetahui bagaimana cara bermainnya. Ia pun pernah melihat sebuah adegan dewasa dalam film atau pun video 21+. Pernah juga ia membayangkan tidur dengan seorang wanita, tetapi tentu saja dalam bayangan itu adalah wanita yang cantik dan masih muda.

“Tapi nasibku sangat buruk. Tidak seperti dalam mimpi yang bisa bercinta dengan wanita spek bidadari. Ah, kasihan sekali aku ini!” Zio membanting tubuh di atas kasur yang bertabur kelopak mawar merah.

Zio semakin maskulin dan seksi dengan setelan kemeja putih berbahan lembut yang kancingnya sengaja terbuka hingga bagian dada. Wanita mana pun pasti akan tergoyahkan melihatnya. Ia sudah pasrah saat melihat waktu semakin mendekati detik-detik kedatangan wanita itu.

Tak lama kemudian, terdengar suara pintu terbuka. Zio tak perlu repot-repot membukakan pintu itu, karena katanya sang wanita juga mempunyai akses khusus dengan kamar itu. Entah bagaimana caranya Zio tidak peduli dan hanya mempersiapkan diri dengan tugasnya malam ini.

“Selamat malam.” Suara wanita itu terdengar lembut dan manis. Sementara Zio sengaja memunggungi dan berdiri menghadap jendela kaca besar. Belagak sok jual mahal.

‘Ini dia. Wanita peot itu sudah tiba. Tapi ... suaranya terdengar hangat sekali.’

“Kamu ... Zionathan, kan?” Wanita itu kembali bersuara, dan suara derap langkah sepatunya semakin mendekat ke arah Zio.

“Ya.” Zio menjawab singkat.

“Baik. Sekarang berbalik badanlah. Apa seperti ini caranya menyambut tamu istimewamu?” kata wanita itu agak tegas.

Zio membuang napas dan mendelik. “Aku memang tidak tau caranya. Karena memang ini pengalaman pertama sekaligus terakhir untukku!”

Wanita itu tertawa. Kemudian Zio pun akhirnya berbalik badan dan bersiap melihat bagaimana rupa dari wanita yang akan ia tiduri malam ini.

“Kau ....” Zio menelan ludah dengan mata yang melebar saat melihat wanita itu.

“Kenapa?”

“A-apa kamu tamuku?” Zio menatap heran dan sangat tercengang.

Next ...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Menikah, Tapi Bukan Untuk Dicintai
9.6
Terdesak utang, Lana menerima tawaran Valerie untuk menggoda ayahnya, Cedric Vellani, demi membatalkan pernikahan pria kaya itu dengan wanita pemburu harta. Namun, Cedric yang dingin tak mudah ditaklukkan. Lana justru terjebak dalam pesona sang target hingga hubungan transaksional mereka berubah jadi perasaan terlarang. Saat Valerie merasa dikhianati, Lana harus memilih antara uang atau cinta yang berawal dari kebohongan. Akankah ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Dendam Membara CEO Mesum
8.5
Jent adalah CEO sukses yang menghadapi keretakan rumah tangga akibat belum hadirnya buah hati. Kecurigaan menuntunnya mengikuti sang istri secara rahasia, hingga ia menyaksikan sendiri pengkhianatan istrinya di ranjang pria lain. Terbakar amarah, Jent menolak sekadar bercerai. Ia merancang rencana pembalasan dendam yang kejam bagi sang istri dan selingkuhannya. Tragedi ini mengubah Jent menjadi sosok pria berdarah dingin demi menuntut keadilan.
Sampul Novel Membebaskan Diri: Cinta CEO yang Hilang
8.8
Miley bertahan dalam pernikahan dingin dengan Harold meski sang suami mencintai wanita lain. Saat semua orang menanti kehancurannya karena kembalinya cinta sejati Harold, Miley justru memilih pergi dan menandatangani surat cerai. Harold yang murka menuntut penjelasan, namun Miley dengan tenang mengumumkan rencana pernikahan barunya. Ternyata, selama ini Miley tidak benar-benar mencintai Harold; ada sosok lain yang selama ini diam-diam ia dambakan dalam hatinya.
Sampul Novel Mendadak Presdir
9.7
Melly Sabira hidup dalam kekangan finansial oleh suaminya, Alan, serta penindasan dari kakak iparnya, Lian. Di tengah penderitaan tersebut, Melly diam-diam membangun bisnis kecantikan hingga sukses secara nasional. Konflik memuncak saat Lian mencoba menjodohkan Alan dengan Siska, yang ternyata bawahan Melly. Merasa terhina, Siska melakukan aksi kejam yang merenggut nyawa orang-orang terdekat Melly. Kini, Melly harus menghadapi tragedi besar di balik kesuksesannya.
Sampul Novel My Crazy Man
8.2
Azura adalah supermodel ternama yang menyimpan trauma mendalam akibat kegagalan cinta di masa lalu. Hidupnya yang tenang dan dingin seketika berubah saat Devano Mackzie muncul. Alih-alih menjadi sosok CEO yang berwibawa, Devano justru pria menyebalkan yang penuh kekonyolan. Kegigihan serta sifatnya yang cerewet benar-benar menguji kesabaran Azura. Akankah sikap acuh sang model luluh menghadapi kegilaan cinta pria yang tak bisa berhenti bicara ini?
Sampul Novel My Possessive Sugar Daddy
9.6
Terhimpit kemiskinan dan tekanan kaum elit, Fahira terpaksa mengesampingkan prinsip hidupnya demi menjadi sugar baby milik Fatih. Meski batinnya berontak, tawaran sang CEO tampan itu menjadi satu-satunya jalan keluar dari jerat nestapa. Kehidupan Fahira pun berubah drastis berkat gelimang harta, namun kemewahan tersebut nyatanya membawa petaka baru. Ia kini harus menghadapi berbagai sabotase licik dari saudara sepupunya sendiri yang berusaha menghancurkannya.