Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

Sebagai ilmuwan otak ternama, Oscar tega mencekoki tunangannya dengan obat eksperimental penghapus ingatan. Tujuannya hanya satu: agar sang tunangan melupakannya selama sebulan, sementara ia mendampingi Yuki, kekasih masa kecilnya yang sekarat akibat kanker. Di masa jeda itu, Oscar menikahi Yuki dan merajut kenangan indah terakhir. Namun, saat waktu sebulan berlalu dan Oscar kembali dengan penyesalan di tengah guyuran hujan, ia mendapati kenyataan pahit bahwa ingatan sang tunangan telah hilang selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Menjelang subuh, Oscar akhirnya pulang.

Aku tidak menyalakan lampu, hanya meringkuk di sofa sambil menatapnya tanpa berkedip. Dia menyalakan lampu. Saat melihatku duduk menunggunya di sana, dia sempat tertegun sejenak sebelum perlahan melangkah mendekat.

"Kamu sudah tahu," kata Oscar dengan agak gugup dan menelan ludah.

Aku mengangguk. Lima tahun hidup bersama, kami terlalu mengenal satu sama lain. Janji manis yang tiba-tiba, pakaian yang berantakan, semuanya menunjukkan bahwa dia sedang gelisah dan merasa bersalah.

Di mata Oscar, aku selalu ceria. Diam-diam duduk di kegelapan malam seperti ini jelas bukan diriku. Kami sama-sama sadar, ini tidak normal.

Dia duduk perlahan di sampingku, lalu mengeluarkan sebuah tabung kaca kecil berisikan cairan dan meletakkannya di hadapanku.

"Dia kasihan sekali. Aku melihatnya terbaring di ranjang rumah sakit dan seluruh tubuhnya penuh selang," ujar Oscar dengan ekspresi tenang. "Aku pernah janji pada ayahnya untuk menjaga dia."

Hatiku seolah-olah tenggelam ke dasar lautan es. Tangan dan kakiku mulai mati rasa. "Jadi, kamu mau menemani dia melewati bulan terakhir dalam hidupnya?"

"Ya."

Keheningan menyelimuti ruangan. Beberapa saat kemudian, Oscar mengulurkan tangan dengan ragu, menyentuh tabung kecil di depannya.

"Itu apa?" tanyaku sambil menatap matanya. Suaraku terasa getir.

Dia menghindari tatapanku. Suaranya lembut saat menyahut, "Maggie, selama sebulan ini Yuki butuh aku sepenuhnya. Tapi, aku tahu kamu nggak akan pernah menyetujuiku pergi."

"Aku ingin setelah aku menemani Yuki, kamu tetap menjadi pengantinku. Jadi, kamu hanya perlu melupakanku untuk sementara waktu. Setelah aku kembali, kita akan tetap melangsungkan pernikahan."

Aku mulai paham. Jadi, ini adalah obat penghapus ingatan yang baru dikembangkan oleh Oscar. "Kamu mau aku melupakanmu."

Aku terpaku. Orang yang kucintai ingin pergi menemani perempuan lain.

"Bukan! Maggie, aku nggak memintamu untuk melupakanku selamanya, hanya satu bulan saja." Suara Oscar tetap lembut, tetapi kata-katanya terdengar begitu gila. "Satu bulan lagi, aku akan kembali ke sisimu."

Aku duduk terpaku, tatapanku mulai menunjukkan kesedihan. Lima tahun ....

Aku tersenyum mencela. "Obat ini bahkan belum lolos uji klinis. Gimana kalau terjadi kesalahan? Gimana kalau aku melupakanmu lebih dari satu bulan? Gimana kalau obat ini merusak tubuhku?"

Gerakan Oscar yang sedang membuka penutup tabung terhenti sejenak, tetapi hanya sesaat. Dia segera melanjutkan dan terdengar suara "pop" saat botol terbuka.

"Obatku nggak akan bermasalah. Aku adalah ilmuwan otak terbaik di negara ini." Dia menyodorkan tabung itu ke mulutku. "Satu bulan lagi, aku akan kembali. Kita akan menikah, menjadi pasangan paling bahagia."

Aku memalingkan wajah. "Kenapa harus aku? Aku ini bukan tempat daur ulang. Kamu mau kasih aku barang buangan dan rusak? Ini perselingkuhan terang-terangan! Kalau kamu pergi, jangan pernah kembali lagi!"

"Aku nggak selingkuh!" Oscar tiba-tiba naik pitam. "Dia hanya ... sangat menyedihkan. Jangan bicara begitu soal dia!"

Laki-laki yang kucintai selama ini, kini justru membela perempuan lain dalam batas yang tidak wajar.

Oscar menarik napas dalam-dalam, mengangkat tabung itu. "Maggie, satu bulan lagi, semua akan baik-baik saja."

Tiba-tiba, dia bangkit dan menekanku erat di sofa. Daguku dicengkeram kuat, kedua pipiku ditekan keras hingga menempel ke gigi. Tabung kaca yang dingin itu dipaksa masuk ke mulutku. Cairan pahit menyebar ke seluruh rongga mulut.

Karena gerakannya yang kasar, sebagian cairan masuk ke saluran pernapasan, membuatku batuk hebat. Namun, Oscar tidak berhenti, malah semakin kuat menekanku.

Aku berjuang mati-matian, menendang keras perutnya. Oscar meringis kesakitan dan tangannya melemah sejenak. Aku buru-buru mencoba memuntahkan cairan itu, tetapi dia langsung menarik rambutku, menarikku kembali ke sisinya, dan memaksa menuangkan lebih banyak cairan ke dalam mulutku.

Lidahku tergores oleh ujung tabung, rasa pahit bercampur bau amis. Sakit sekali.

Air mataku mengalir deras tanpa bisa kucegah. Karena pandanganku kabur, aku tak bisa lagi melihat jelas ekspresi Oscar.

Begitu cairan dalam tabung habis, Oscar melepaskanku. Aku segera mencoba memuntahkannya dengan mencungkil tenggorokan, tetapi tidak ada yang bisa kukeluarkan. Yang kurasakan hanya cairan asam.

Aku mulai sesak napas, hanya bisa mengeluarkan suara napas yang berat. Aku gemetar sambil memegangi kepalaku. Kepalaku berdenyut hebat, seolah-olah ada sesuatu yang ingin meledak keluar dari pelipisku.

Perlahan-lahan, dalam rasa sakit itu, kesadaranku mulai memudar. Tubuhku lemas dan terjatuh di lantai. Dunia di depanku mulai kabur, aku hanya bisa mendengar suara lembut Oscar.

"Maggie, aku benar-benar mencintaimu. Tapi, Yuki akan segera meninggal. Apa pun yang terjadi, aku harus menemani dia sampai akhir hayatnya. Lupakan aku .... Lupakan Oscar ...."

Suaranya semakin kabur, semakin jauh. Tubuhku miring dan terjatuh ke sofa. Dalam pikiranku, hanya berputar kata terakhir, yaitu Oscar.

Siapa itu Oscar?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Hilang, Dia Mencariku Kemana-mana
9.7
Lima tahun menjadi kekasih rahasia sekaligus restorator seni Denis Sanggu, seorang mahasiswi harus menerima kenyataan pahit saat pria itu bertunangan dengan Bella Rosana. Setelah dipaksa mengalah meski disakiti Bella, puncaknya ia dipaksa menggantikan Bella bermain Rolet Rusia yang mematikan. Setelah menyatakan mengembalikan nyawa yang pernah diselamatkan Denis, ia pun lenyap. Kehilangan dirinya membuat sang bos mafia yang biasa memegang kendali kini kehilangan akal sehatnya.
Sampul Novel Aku Tidak Rela Dimadu
9.6
Lima tahun menikah tanpa buah hati membuat Zeline dituduh mandul oleh Melvin. Meski hasil medis menyatakan dirinya sehat, sang suami yang hilang kesabaran justru memilih menikah siri dengan wanita yang lebih muda. Zeline harus menelan kepahitan luar biasa saat pengabdiannya dibalas dengan pengkhianatan terang-terangan. Di tengah hancurnya martabat dan kepercayaan, akankah Zeline bertahan dalam duka ini, atau ia memilih mengakhiri segalanya dengan perceraian?
Sampul Novel Jatuh Bangun sang Pengacara Cantik
9.7
Setelah delapan tahun bersama, Kaivan ingin menyingkirkan Adeline, cinta pertamanya. Tiga tahun berjuang membuat rasa cinta Adeline habis hingga ia memutuskan pergi. Kaivan meremehkan perpisahan ini dan yakin Adeline akan memohon kembali. Namun, ia justru dikejutkan oleh kabar pernikahan Adeline dengan pria lain. Saat melihat Adeline bersiap melangkah ke altar, Kaivan baru menyadari kehilangan besarnya. Ia berlutut memohon di hari pernikahan, tetapi Adeline memilih mengabaikannya demi memulai hidup baru.
Sampul Novel Jatuh Cinta Dengan CEO Duda
7.8
Pasca perceraian yang menyakitkan, Dimas tumbuh menjadi pengusaha dingin hingga ia bertemu Sinta. Sekretaris barunya yang penuh keceriaan itu perlahan mencairkan hatinya yang beku. Sinta bahkan menjalin ikatan emosional dengan Arya, putra Dimas yang selama ini merasa kesepian. Namun, saat benih cinta mulai tumbuh, mantan istri Dimas datang kembali untuk mengusik ketenangan mereka. Akankah cinta mereka cukup kuat untuk menghadapi gangguan masa lalu tersebut?
Sampul Novel Mengemis nafkah suamiku
8.4
Kehidupan Ajeng Samudra terasa pilu saat ia harus mengemis nafkah pada Alfandra. Sang suami justru lebih memprioritaskan keuangan untuk mantan istrinya dengan dalih kebutuhan anak. Mirisnya, Ajeng dilarang bekerja dan hanya diminta mengurus rumah serta diri sendiri. Tekanan kian berat karena ibu mertuanya terus menuntut materi dari Alfandra, meski ia memiliki anak lain yang jauh lebih mapan. Ajeng terjebak dalam konflik finansial dan ego keluarga.
Sampul Novel Pelayan Dinikahi Tuan Muda
9.4
Demi biaya pengobatan orang tua, Attaya terpaksa menikahi Leon. Namun, Leon merahasiakan status mereka hingga memicu kecemburuan saat melihat Attaya melayani pria lain. Konflik memanas ketika Attaya menyadari adik Leon adalah mantan kekasihnya. Meski ditentang keluarga karena status sosial, Leon memilih membuang harta demi Attaya. Saat sang adik terbukti tak bisa memberi pewaris, keluarga besar memohon Leon kembali, yang ia penuhi dengan syarat Attaya harus diterima.