Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mertuaku perusak hidupku

Mertuaku perusak hidupku

Pernikahan yang semula diharapkan menjadi sumber kebahagiaan justru berubah menjadi dilema besar bagi sang tokoh utama. Kehadiran ibu mertua yang masih berusia muda menciptakan ketertarikan tak terduga yang sulit untuk dihindari. Terbuai oleh pesona serta rayuan yang terus dilancarkan, sang menantu kini terjebak dalam godaan terlarang. Di tengah pengkhianatan ini, mampukah ia tetap setia dan mempertahankan rumah tangganya yang kini berada di ambang kehancuran?
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah menyelesaikan makan siang mereka, Sofia kembali ke dalam kamarnya untuk melanjutkan tidur siang yang belum selesai, dia masih sangat mengantuk dan tidak bisa begitu saja beraktivitas dalam keadaan seperti ini, badannya yang terasa begitu capek dan lemas karena baru saja tertidur Tetapi, dia harus bangun karena makan siang telah menunggu.

Tidak ingin membuat mamanya kecewa, Dia pun akhirnya duduk dan kembali masuk ke area dapur untuk makan siang bersama, bagi Hesti dan juga Sofia moment makan bersama seperti ini merupakan hal yang sangat ditunggu-tunggu, karena sudah beberapa tahun Sofia tidak pernah menemani mamanya untuk makan siang seperti yang mereka lakukan tadi.

Sofia benar-benar merasa sangat beruntung karena memiliki Mama yang begitu perhatian kepadanya, dia juga tidak ingin menyakiti hati Mamanya itu karena dia telah bersusah payah untuk menyiapkan makan siang dan menunggu momen itu dari lama.

Tetapi setelah berada di dalam kamar, mata yang tadinya tiba-tiba mengantuk sama sekali tidak mau dipejamkan, Sofia sudah berulang kali untuk mencoba memejamkan matanya itu tetapi tetap saja rasakan itu hilang begitu saja dan membuat Sofia merasa kacau karena tadinya dia ingin melanjutkan tidurnya, tetapi malah saat ini rasa kantuk itu lenyap bagai ditelan bumi.

Sofia pun memilih turun dari tempat tidur dan mencari sang mama, tetapi ketika dia sampai di bawah Dia melihat kalau mamanya sudah bersiap untuk segera pergi, Sofia menyimpulkan sendiri hal itu karena mamanya sudah berdandan dan kelihatan modis sekali di saat siang seperti ini.

"Mau ke mana Mam? Udah kece aja? "Tanya Sofia kepada mamanya.

Hesty langsung menjawab pertanyaan dari Putri tercintanya itu, "sayang kamu bikin Mama kaget, Mama mau arisan dulu sayang, biasalah, hal yang selalu Mama lakukan ketika merasa gabut dan Mama ingin merepaskan rasa lelah yang ada di diri mama, "jawab Hesti kepada Sofia.

"Mama lagi gabut? Sama nih, aku juga, padahal tadi aku ingin tidur, tetapi, sama sekali mata ini nggak mau dipejamin ketika udah sampai peristirahatan ternyamanku Mama mah enak bisa kumpul sama teman, Lalu aku mau ngapain," tanya Sofia kepada mamanya.

"Kamu maunya gimana sayang? Apakah mau ikut arisan sama mama? Palingan kamu juga akan bosan ketika melihat kumpulan para ibu-ibu yang omelannya cerewet dan pasti membuat kamu tambah merasa bosan, "ajak Hesti kepada Sofia.

"Aduh mama! Masa iya Sofia Mama ajak untuk pergi arisan bareng mama, ogah banget mah kalau begitu, nggak mungkin juga Sofia ngikut bareng dengan emak-emak yang semuanya pasti mulutnya rempong, nanti deh Sofia pikirin dulu apa yang harus setia lakuin setelah ini, mungkin Sofia akan jalan-jalan sendiri dan keliling kota aja, kan sudah lama Sofia tidak merasakan bagaimana hiruk pikuknya dunia di kota tercinta ini, "jelas Sofia kepada Hesti.

"Baiklah sayang, kalau begitu Mama pergi dulu ya, kamu hati-hati kalau kamu ingin jalan-jalan, jangan lupa kabarin Mama kalau nanti kamu sudah sampai rumah. Mama mungkin pulangnya agak malaman, biasanya kalau arisan seperti itu Mama bakal telat pulangnya, lagian kan selama ini Mama selalu kesepian tidak ada orang yang menemani Mama, makanya, mama mengusulkan kepada semua teman-teman sosialita Mama itu untuk melakukan arisan sampai malam, biar mama tidak terlalu sendirian dan ketika sampai di rumah mama sudah bisa langsung istirahat, "ucapnya.

"Arisan apa yang pulangnya sampai tengah malam nah? Nggak bosen apa lama-lama berada di luar? Hayo ngaku, mama bikin arisan apa? Jangan-jangan Mama ngelakuin arisan yang bukan-bukan ya? "Sofia terhadap mamanya.

"Hus, kamu jangan ngawur, mana mungkin mama ngelakuin arisan bodoh kayak begitu, kamu kira mama ini apaan? Udah ah sekarang lebih baik Mama pergi dulu, takutnya nanti mama kelamaan di jalan, tahu sendiri Jakarta ini macetnya minta ampun, kalau ngeladenin pertanyaan kamu mah Mama nggak jadi pergi kalau begini, "ucap Hesti sambil berjalan meninggalkan putrinya di ruang tamu.

Sofia tersenyum melihat ulah Mamanya, sudah lama sekali dia merindukan tawa seorang ibu yang selama ini tidak dapat dia rasakan ketika berada di luar negeri, bercanda dengan mamanya adalah hal yang paling dinantikan oleh Sofia dari dulu, tetapi, pertanyaannya tadi sepertinya bisa membuatnya sedikit merasa curiga dengan arisan yang dilakukan oleh mamanya dengan teman-teman sosialitanya itu, menurutnya, mana ada arisan yang dimulainya sore tapi pulaunya tengah malam, apalagi bagi dirinya yang saat ini baru pulang dari luar negeri, kehidupan yang tidak sehat sama sekali bisa dengan mudah dia temukan di luar negeri sana, karena hal itu memang dihalalkan dan tidak ada larangan buat mereka untuk melakukan sesuatu yang tidak benar.

Tetapi, dia masih mencoba untuk percaya dengan mamanya itu, tidak mungkin mama Hesti bisa berbuat hal sedekat itu sedangkan, Papa adalah orang yang benar-benar disegani di kota ini, semua orang mengenal papa dan sangat menyegani papa tanpa terkecuali, sedangkan dirinya saja yang berada di luar negeri tidak pernah mencoba untuk mencoreng nama baik Papanya, melainkan dia selalu memberikan contoh terbaik bagi seluruh mahasiswa yang ada di dalam negeri, Karena Sofia sudah berhasil untuk melanjutkan studinya ke luar negeri dan mendapatkan biaya siswa untuk kelangsungan hidupnya di sana.

Padahal dari segi ekonomi, keluarga Sofia adalah keluarga yang sangat berlimpah dengan materi, tidak pernah Sofia merasakan yang namanya kekurangan uang ataupun merasa susah di negeri orang, Tetapi, semua itu tidak dipermasalahkan oleh Sofia, dia bahkan keluar negeri untuk kuliah dengan biaya siswa yang dia miliki, rajin belajar dan juga sangat menekuni yang namanya sekolah membuat Sofia merasa wajib untuk mengenyam pendidikan dan melanjutkannya di luar negeri sana.

Bukannya Sofia tidak ingin melanjutkan kuliah di dalam negeri, Tetapi, dia merasa kalau seumpamanya Sofia akan melanjutkan kuliah di sini, ilmu yang akan didapatkan tidak sebanding dengan kalau dia melanjutkan pendidikan di luar negeri sana, keinginan Sofia itu pun didukung baik oleh papa dan juga mamanya, walaupun Sofia merupakan anak tunggal dari pasangan itu, hal itu sama sekali tidak mengganggu ataupun membuat mereka orang tuanya melarang Sofia untuk melakukan dan melanjutkan kuliahnya ke luar negeri.

Rasa kepercayaan penuh dan dukungan full diberikan oleh kedua orang tuanya agar Sofia bisa maju dan sukses di luar negeri, Karena tekad Sofia waktu itu untuk mendapatkan sekolah di luar negeri itu karena dia ingin Setelah dia nanti berada di luar negeri dan menyelesaikan studinya itu, dia langsung kembali ke Indonesia untuk mempraktekkan semua ilmu yang telah dia dapatkan dari luar dan mengembangkan semua itu di dalam negeri sendiri, menyatakan kesetaraan hidup di luar negeri dengan di sini akan Sofia lakukan dengan seluruh pengalaman dan juga ilmu yang dia miliki serta dia juga ingin memberikan yang terbaik untuk pendidikan yang ada di dalam negeri ini.

Ketika Sofia berada di luar negeri, dia lebih sering bertemu dengan papanya, walaupun dalam jangka waktu yang sebentar, karena kesibukan Sofia di saat sekolah dan juga kesibukan papanya yang hanya berada di luar negeri itu sebentar, tetapi Papa selalu menyempatkan diri untuk melihat keadaan Sofia dan memberikan semua yang Sofia inginkan ketika mereka bertemu.

Sophia tidak pernah mengalami kesulitan yang berarti, apalagi semua orang yang berada di dekatnya selalu menyayangi Sofia, dia benar-benar merasa beruntung memiliki kehidupan yang tidak sama sekali, Papa dan Mama yang begitu menyayanginya dan teman-teman yang selalu mendukung Sofia di manapun Sofia mengalami kesulitan dan ketika Sofia merasa sendirian, mereka membantu Sofia agar tidak merasa kalau dirinya merasa sendiri di negeri orang.

Lebih dari itu, Sofia tetap saja merasa sangat tidak bisa lama-lama di sana, rasa rindunya kepada kedua orang tuanya dan juga tanah air membuat Sofia merasa kalau dirinya akan menyelesaikan studinya secepat mungkin dan kembali ke tanah air untuk berkumpul dengan kedua orang tuanya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95JTG" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95JTG
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO Mesum
9.1
Alice Handerson adalah sekretaris tegas yang harus menghadapi perilaku provokatif bosnya setiap hari. Meski profesional, ia sering terjebak dalam situasi penuh godaan dan makna ganda di kantor. Saat sang atasan mengajukan tawaran skandal, Alice terjepit antara logika dan keinginan hati yang membingungkan. Hubungan benci tapi rindu ini memaksa mereka menjelajahi batas kekuasaan dan cinta dalam narasi romansa kontemporer yang berani dan penuh gejolak.
Sampul Novel CINTA DAN PENGORBANAN
9.2
Vanezha Dynazka, atau Nezha, harus berjuang sendirian setelah ditinggal wafat neneknya saat sedang mencari sang ibu. Hidupnya yang kelam berubah ketika kecelakaan mempertemukannya dengan sosok Aretha. Namun, Nezha terjebak dilema memilukan antara mempertahankan perasaan atau melepaskan cintanya demi membalas budi. Saat rahasia besar mulai terkuak, mampukah ia bertahan menghadapi badai takdir yang mengancam kebahagiaannya?
Sampul Novel Cinta Sepasang Operator Data
8.1
Rizal, seorang duda yang berprofesi sebagai operator data di sekolah swasta, mendambakan sosok istri yang tulus menerima dirinya beserta kedua buah hatinya. Saat ini, ia tengah menjalin hubungan serius dengan seorang wanita yang usianya empat tahun lebih tua. Namun, perjalanan asmara mereka tidaklah mudah karena berbagai rintangan besar terus menghadang. Akankah Rizal mampu mempertahankan komitmennya dan memperjuangkan cinta sejatinya hingga akhir?
Sampul Novel Fatal Attraction: Jatuh Cinta dengan Target
9.6
Sebelum usia 26, aku adalah penipu ulung tanpa empati yang mahir memikat pria demi uang. Bagiku, mereka hanyalah mangsa hingga Dylan Hewitt muncul. Reputasiku hancur karena tipu dayaku gagal menaklukkannya. Saat aku hampir menyerah, Dylan justru menunjukkan jati diri dan perasaan yang selama ini dia sembunyikan. Terjebak dalam situasi tak terduga, aku kehilangan kendali atas permainanku sendiri. Dylan benar-benar mengubah hidup dan hatiku selamanya.
Sampul Novel Mantan Kekasihku CEO Psikopat
8.9
Alya Rahayu pindah ke Jakarta demi karier impian, namun nasib malang membuatnya kehilangan segalanya. Di titik terendah, ia bertemu Dira Pratama, mantan kekasih yang kini menjadi CEO dingin penuh rahasia gelap. Lima tahun berlalu, Dira bukan lagi pria lembut yang ia kenal, melainkan sosok obsesif yang menyimpan dendam masa lalu. Terjebak sebagai bawahan Dira, Alya harus menghadapi trauma dan kenyataan pahit di balik alasan pria itu meninggalkannya dahulu.
Sampul Novel Nenek Mertua Yang Culas
9.7
Ambarningsih bukannya sadar di usia senja, ia justru kian licik dalam menghancurkan kebahagiaan keluarganya. Setelah berhasil memisahkan Ravindra dan Dewi, kini ia mengincar pernikahan cucunya, Elang dan Citra, sebagai target sabotase berikutnya. Akankah rencana jahat Ambar kembali membuahkan hasil? Ataukah ketulusan Citra mampu meruntuhkan kerasnya hati sang nenek hingga ia akhirnya bertobat? Ikuti perjuangan Citra dalam menghadapi mertua yang culas ini.