Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah

Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah

Kirana mengira hari pernikahannya dengan Donny akan menjadi momen bahagia. Namun, ia justru dipermalukan di altar tanpa pengantin pria. Donny rupanya menggelar sandiwara kejam ini bersama sahabat masa kecil Kirana hanya demi menghibur adik tirinya yang depresi. Setelah disiram air dan ditantang menikahi salah satu tamu undangan yang hadir, Kirana memutuskan mengambil langkah nekat. Ia benar-benar menggandeng seorang pria di sana menuju pelaminan, membuat Donny dan yang lainnya seketika panik.
Bab
Bagikan

Bab 4

"Kirana, kamu benar-benar bisa melakukan apa saja demi harga dirimu yang menyedihkan itu."

"Kalau kamu memang begitu ingin menikah, bagaimana kalau langsung pilih salah satu pria di tempat ini buat kamu nikahi?"

Donny pura-pura berbaik hati memberikan saran. Namun, aku tahu jika dia sengaja melakukannya untuk mempermalukanku.

Detik berikutnya, Donny mengambil mikrofon dan berkata kepada semua orang di tempat itu, "Kirana Atmaja, putri sulung Keluarga Atmaja, sedang mencari suami saat ini juga."

"Asal laki-laki, boleh langsung daftar. Kalau ada yang cocok, bisa langsung digelar pernikahannya sekarang juga."

"Ada yang mau coba? Bu Kirana ini sangat setia dan penuh cinta. Dia sudah mengejarku tanpa henti selama bertahun-tahun."

Para tamu mulai ramai berbisik-bisik. Bahkan, ada yang mengeluarkan ponsel untuk memotret.

Wajahku terasa panas. Aku menggigit bibir bawahku dengan rasa terhina.

Aku memang pernah mengejar Donny selama bertahun-tahun. Namun, Donny selalu menerima semua perlakuan baikku dan hanya memberikan jawaban yang tidak jelas.

Berkali-kali dia menginjak-injak ketulusanku.

Angin dingin bertiup melewatiku.

Dari hati sampai tubuhku terasa dingin membeku.

Benar-benar ada orang yang menanggapi perkataan Donny dan menyatakan ingin menikahiku.

Donny membawa seorang pria naik ke atas pelaminan. Usianya sekitar 40 sampai 50 tahun, bahkan terlihat lebih tua dari ayahku.

Dia tersenyum mesum dengan deretan gigi kuningnya.

"Bu Kirana memang berkulit putih dan cantik, ya?"

Haris dan Bayu mendorongku sambil berteriak-teriak ke arah pria itu.

Aku merasa begitu mual sampai tidak bisa berkata apa-apa.

Melihatku yang tidak tahu diri, Bayu pun berkata, "Ini kan lebih cepat daripada kamu menyewa aktor. Cepat nikah saja, jangan mempermalukan Keluarga Atmaja lagi."

Tasya juga ikut bicara, "Kak Kirana, jangan bikin keributan lagi. Kami sudah pilihkan yang terbaik untukmu. Apa lagi yang membuatmu nggak puas?"

Aku menatap orang-orang munafik itu sambil mengepalkan tinju.

"Urusan pernikahanku, bukan hak kalian untuk memutuskan."

Tiba-tiba aku teringat, jika aku baru saja mendaftarkan pernikahan kemarin. Saat ini, buku nikah itu ada di tas pernikahanku.

Aku buru-buru melangkah maju, mengambil tas, mengeluarkan sebuah buku merah dari dalam tas itu, membukanya, lalu melemparkannya ke hadapan mereka.

"Ini buku nikahku dengan suamiku. Sudah kubilang, dia cuma belum datang saja."

Bayu tertegun untuk sesaat. Wajahnya menunjukkan ekspresi aneh, lalu setelah kembali ke akal sehatnya, dia tertawa terbahak-bahak.

"Kirana, aktingmu benar-benar total, ya?"

"Kamu tahu siapa pria dalam foto ini? Berani-beraninya kamu mengedit fotonya jadi suamimu?"

Donny juga mengambilnya dan melihatnya sekilas.

Semua orang yang hadir tertawa mengejek.

"Kamu cari lokakarya mana untuk bikin buku nikah palsu ini? Bahkan, hasil edit fotonya pun nggak masuk akal. Itu kan Pak Ferdy dari Grup Fauzan? Kemarin, aku masih minta waktu untuk bertemu dengannya demi membahas kerja sama."

"Dia bilang, dia baru saja menikah dan sedang sibuk menemani istrinya."

"Kamu bilang itu suamimu? Benar-benar bikin orang ketawa ngakak."

Aku teringat kemarin. Pria itu memang menemaniku mencoba gaun pengantin seharian. Ponselnya terus berdering. Aku dengan penuh pengertian menyuruhnya pergi terlebih dahulu untuk bekerja. Namun, dia bersikeras ingin menemaniku sampai selesai.

Kemudian, Tasya menatapku dengan tatapan iba. "Kak Kirana, mencintai tapi nggak bisa memiliki itu bukan salahmu. Tapi, kalau kamu malah memaksakan diri untuk mengarang skenario dan berakting sendiri, itu cuma akan membuatmu terlihat seperti seorang badut."

Tito akhirnya tidak tahan lagi. Dia naik ke atas pelaminan, menarik tanganku dan menyeretku turun dari pelaminan.

"Cukup, Kirana. Kamu masih belum merasa cukup mempermalukan diri hari ini?"

Akan tetapi, Donny malah menarik tanganku, tidak membiarkanku pergi.

"Bukankah kamu bilang dia sudah hampir sampai?"

"Apa kami nggak boleh melihat pengantin pria yang legendaris itu? Kalau begitu, bukankah kedatangan kami hari ini jadi sia-sia?"

Bayu dan Haris juga menahan dan menarikku agar tidak pergi. Dalam dorong-mendorong itu, aku nyaris terjatuh dari tangga pelaminan.

Tepat di saat aku mengira aku akan jatuh tersungkur seperti orang yang benar-benar malu total dan kehilangan sisa-sisa harga diriku hari ini ….

Seorang pria memelukku erat-erat. Aroma kayu pinus yang segar dan harum menyelimutiku.

"Maafkan aku, Sayang. Aku terlambat."

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B23926" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B23926
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Mauku Menjomlo
9.4
Menjadi wanita lajang di atas usia tiga puluh tahun membuat Hasmi Azzahra kenyang akan cibiran tetangga. Sebagai perawat di desa, ia sering dicap tidak laku, namun Hasmi memilih tetap santai menghadapi tekanan sosial tersebut. Baginya, pernikahan adalah komitmen panjang yang butuh pertimbangan matang, bukan sekadar asal pilih demi status. Meski rindu akan belahan jiwa, Hasmi tetap teguh menanti jodoh yang tepat sambil bertahan di tengah nyinyiran orang sekitarnya.
Sampul Novel Diamnya Istriku
9.8
Bagi seorang istri, kemiskinan mungkin bisa dihadapi dengan ketabahan, namun pengkhianatan suami adalah luka yang menghancurkan harga diri. Ayu memilih jalan yang berbeda saat rumah tangganya diguncang prahara kesetiaan. Alih-alih mengeluh, ia bersimpuh memohon petunjuk Sang Pencipta agar suaminya bertobat. Ia percaya keajaiban doa mampu melunakkan hati yang sekeras batu. Inilah kisah perjuangan batin Ayu dalam menjaga keutuhan pernikahan lewat kesabaran.
Sampul Novel Jejak Cinta di Atas Abu
8.1
Tiga hari pascakematianku, Sandi Subowo menerima panggilan telepon untuk mengidentifikasi jasadku. Alih-alih peduli, dia justru asyik merangkul wanita lain di pelukannya dan dengan dingin memerintahkan agar tubuhku langsung dikremasi sebelum dia dihubungi kembali. Setelah jasadku hangus terbakar menjadi abu di dalam tungku, petugas medis kembali menghubungi Sandi. Dengan nada tidak sabar dan enggan, pria itu akhirnya setuju untuk datang ke lokasi kremasi.
Sampul Novel Kasih Ibu, Dosa Ibu
9.4
Seorang influencer parenting mendidik putranya dengan sangat keras. Hanya karena sang putra mendorong anak dari mantan kekasihnya, wanita itu tega menghukumnya di balkon lantai 18. Sementara putranya ditinggalkan sendirian untuk merenung, ia justru pergi bermain bersama putri cinta pertamanya. Naas, tubuh mungil bocah itu menyusup melewati jeruji pembatas dan jatuh hingga tewas mengenaskan. Meski sang anak sempat berteriak histeris meminta pertolongan saat terjatuh, sang ibu sama sekali tidak menoleh ke belakang.
Sampul Novel Makin Tua Makin Binal
8.8
Kisah romansa modern ini secara khusus dihadirkan bagi pembaca yang sudah menginjak usia matang dan dewasa. Alur ceritanya mengeksplorasi sisi kehidupan yang lebih berani dan mendalam, sesuai dengan pengalaman hidup mereka yang telah lama melewati masa muda. Dengan narasi yang jujur dan blak-blakan, buku ini menyuguhkan dinamika hubungan yang penuh gairah serta intensitas emosional yang hanya bisa dipahami sepenuhnya oleh audiens yang telah dewasa.
Sampul Novel Malaikat dalam Gaun Baru
9.0
Keajaiban pertukaran jiwa membawa seorang wanita masuk ke tubuh istri miliarder ternama. Meski hidup bergelimang harta, ia justru menghadapi sikap dingin sang suami. Saat kekasih lama suaminya kembali, permintaan cerai pun diajukan. Ia setuju untuk pergi tanpa beban, namun takdir cinta berkata lain. Perpisahan itu justru menjadi awal dari babak baru yang tak terduga dalam hubungan mereka. Kisah romansa penuh kejutan ini baru saja dimulai.