Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah

Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah

Kirana mengira hari pernikahannya dengan Donny akan menjadi momen bahagia. Namun, ia justru dipermalukan di altar tanpa pengantin pria. Donny rupanya menggelar sandiwara kejam ini bersama sahabat masa kecil Kirana hanya demi menghibur adik tirinya yang depresi. Setelah disiram air dan ditantang menikahi salah satu tamu undangan yang hadir, Kirana memutuskan mengambil langkah nekat. Ia benar-benar menggandeng seorang pria di sana menuju pelaminan, membuat Donny dan yang lainnya seketika panik.
Bab
Bagikan

Bab 1

Donny akhirnya menyetujui permintaanku untuk menikah.

Dia secara khusus memintaku untuk berpakaian rapi dan mengatakan jika dia sudah menyiapkan kejutan untukku.

Namun, saat aku datang dengan pakaian terbaikku, ternyata tidak ada pengantin pria di acara pernikahan.

Donny berbalik dan tersenyum kepada adik tiriku di sampingnya. "Kamu bilang pernikahan itu rumit dan membosankan. Hari ini, aku tunjukkan pernikahan yang seru padamu, bagaimana menurutmu?"

Pembawa acara pernikahan pun mengumumkan dengan suara lantang, "Pernikahan ditunda."

Sahabat masa kecilku bahkan menarik bola air yang sudah disiapkan sebelumnya dan menjatuhkannya di atas kepalaku, hingga membuat seluruh tubuhku basah kuyup.

Donny tersenyum nakal sambil mengangkat alisnya kepadaku. "Kirana, ini cuma lelucon saja. Kamu benar-benar mengira aku akan menikahimu?"

Pernikahan ini hanyalah sandiwara yang mereka buat untuk menyenangkan adik tiriku yang menderita depresi.

Melihatku diam, Donny kembali tertawa dan berkata, "Kalau kamu memang begitu ingin menikah, pilih saja salah satu tamu yang ada di sini dan menikahlah dengannya."

Namun, ketika aku benar-benar berjalan bersama pengantin pria ke pelaminan ….

Mereka malah jadi panik.

Pembawa acara di atas pelaminan sudah selesai membacakan janji pernikahan, tetapi pengantin pria tidak kunjung naik ke pelaminan.

Para tamu di bawah mulai berbisik-bisik.

Aku pun sadar. Ini merupakan skenario satu lagi yang dibuat untuk mempermalukanku.

Benar saja. Di bawah pelaminan, Donny Aditya dengan santai memainkan cincin di tangannya, lalu berbalik sambil tersenyum dan bertanya pada adik tiriku, Tasya Atmaja.

"Tasya, bukankah kamu bilang upacara pernikahan itu sangat rumit dan membosankan? Dua orang membaca janji pernikahan, memasang cincin, lalu semuanya selesai."

"Sekarang aku akan menunjukkan padamu seperti apa rasanya menikah seorang diri. Bagaimana? Menarik, 'kan?"

Kakakku, Bayu Atmaja, langsung menangkap maksudnya dan dengan lantang mengumumkan lewat mikrofon. "Pernikahan ditunda."

Teman masa kecilku, Haris Andika, juga berteriak keras, "Tasya, lihat ke sini."

Bola air di atas kepalaku tiba-tiba jatuh. Meskipun aku sempat menyadarinya dan menghindar dengan cepat, bola itu tetap mengenaiku secara tidak terduga.

Rambutku basah kuyup dan menempel di sisi wajahku. Sementara, air menetes deras dari rokku yang basah.

Aku mencengkeram erat kedua sisi gaunku.

Barulah pada saat itu Tasya tertawa kecil.

Donny perlahan mendekat, berpura-pura peduli padaku, tetapi suaranya terdengar menggoda.

"Kenapa Kirana? Kamu nggak senang?"

Kemudian, dia menoleh. Sambil bercanda, Donny meninju pelan Haris. "Mainnya keterlaluan begini. Kalian nggak memikirkan kalau hari ini Kirana yang jadi pengantinnya?"

Saat aku mengira Donny benar-benar menyadari jika lelucon ini sudah keterlaluan, Donny justru menyerahkan cincin yang seharusnya disematkan di jari tengahku, beserta kotaknya ke tanganku.

"Bukankah kamu ingin menikah? Ingin jadi pengantin wanita? Aku kabulkan keinginanmu. Aku bahkan memanggilkan pembawa acara, pendamping pengantin dan para tamu untukmu."

Donny malah mencibir melihat tatapanku yang dingin.

"Kamu menatapku seperti itu, jangan-jangan kamu benar-benar mengira aku akan menikahimu? Aku cuma membantumu mewujudkan keinginanmu. Aku nggak pernah bilang kalau aku akan menikahimu."

Terakhir, Donny bahkan berbaik hati menambahkan satu kalimat lagi.

"Jaga baik-baik cincin pernikahannya, jangan sampai hilang. Soalnya pengantin pria nggak punya cincin cadangan untukmu."

"Oh, aku lupa. Pernikahan ini bahkan nggak ada pengantin prianya."

"Wah, ternyata pernikahan ini bahkan tidak ada pengantin prianya, ya?"

Haris tidak menyembunyikan nada ejekan dalam suaranya.

"Tapi, menurutku Kirana sudah siap untuk menikah denganmu. Lihat saja, betapa resmi dandanan dia hari ini."

Kalimatnya langsung membuat semua orang menoleh dan memusatkan pandangan pada gaun pengantinku yang basah kuyup.

Jika ini terjadi sebelumnya, aku pasti akan menahan air mataku dan dengan suara pelan memohon pada Donny agar tidak mempermalukanku di depan begitu banyak orang.

Akan tetapi, sekarang aku hanya bisa menghapus air mata di wajahku secara diam-diam, berusaha agar riasan wajahku tidak rusak.

Dengan suara acuh tak acuh, aku mengucapkan terima kasih pada mereka.

"Terima kasih kalian sudah menemaniku menjalani prosesi pernikahan ini. Tadinya aku agak gugup, tapi sekarang sudah jauh lebih baik. Nanti saat benar-benar menikah, harusnya bisa lebih lancar."

Donny tertegun untuk sesaat, lalu tertawa terbahak-bahak.

"Kamu ini benar-benar bodoh atau cuma pura-pura bodoh? Masih berpikir kalau aku akan menikahimu?"

"Kamu nggak lihat? Aku cuma ingin membuat Tasya senang."

"Wanita yang merendahkan harga dirinya demi merayu pria, cuma akan terlihat murahan."

Donny bahkan tidak mau repot-repot menyembunyikan raut wajahnya yang penuh ejekan itu. Dia sama sekali tidak peduli seberapa besar luka yang bisa ditimbulkan oleh kata-katanya padaku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Mauku Menjomlo
9.4
Menjadi wanita lajang di atas usia tiga puluh tahun membuat Hasmi Azzahra kenyang akan cibiran tetangga. Sebagai perawat di desa, ia sering dicap tidak laku, namun Hasmi memilih tetap santai menghadapi tekanan sosial tersebut. Baginya, pernikahan adalah komitmen panjang yang butuh pertimbangan matang, bukan sekadar asal pilih demi status. Meski rindu akan belahan jiwa, Hasmi tetap teguh menanti jodoh yang tepat sambil bertahan di tengah nyinyiran orang sekitarnya.
Sampul Novel Diamnya Istriku
9.8
Bagi seorang istri, kemiskinan mungkin bisa dihadapi dengan ketabahan, namun pengkhianatan suami adalah luka yang menghancurkan harga diri. Ayu memilih jalan yang berbeda saat rumah tangganya diguncang prahara kesetiaan. Alih-alih mengeluh, ia bersimpuh memohon petunjuk Sang Pencipta agar suaminya bertobat. Ia percaya keajaiban doa mampu melunakkan hati yang sekeras batu. Inilah kisah perjuangan batin Ayu dalam menjaga keutuhan pernikahan lewat kesabaran.
Sampul Novel Jejak Cinta di Atas Abu
8.1
Tiga hari pascakematianku, Sandi Subowo menerima panggilan telepon untuk mengidentifikasi jasadku. Alih-alih peduli, dia justru asyik merangkul wanita lain di pelukannya dan dengan dingin memerintahkan agar tubuhku langsung dikremasi sebelum dia dihubungi kembali. Setelah jasadku hangus terbakar menjadi abu di dalam tungku, petugas medis kembali menghubungi Sandi. Dengan nada tidak sabar dan enggan, pria itu akhirnya setuju untuk datang ke lokasi kremasi.
Sampul Novel Kasih Ibu, Dosa Ibu
9.4
Seorang influencer parenting mendidik putranya dengan sangat keras. Hanya karena sang putra mendorong anak dari mantan kekasihnya, wanita itu tega menghukumnya di balkon lantai 18. Sementara putranya ditinggalkan sendirian untuk merenung, ia justru pergi bermain bersama putri cinta pertamanya. Naas, tubuh mungil bocah itu menyusup melewati jeruji pembatas dan jatuh hingga tewas mengenaskan. Meski sang anak sempat berteriak histeris meminta pertolongan saat terjatuh, sang ibu sama sekali tidak menoleh ke belakang.
Sampul Novel Makin Tua Makin Binal
8.8
Kisah romansa modern ini secara khusus dihadirkan bagi pembaca yang sudah menginjak usia matang dan dewasa. Alur ceritanya mengeksplorasi sisi kehidupan yang lebih berani dan mendalam, sesuai dengan pengalaman hidup mereka yang telah lama melewati masa muda. Dengan narasi yang jujur dan blak-blakan, buku ini menyuguhkan dinamika hubungan yang penuh gairah serta intensitas emosional yang hanya bisa dipahami sepenuhnya oleh audiens yang telah dewasa.
Sampul Novel Malaikat dalam Gaun Baru
9.0
Keajaiban pertukaran jiwa membawa seorang wanita masuk ke tubuh istri miliarder ternama. Meski hidup bergelimang harta, ia justru menghadapi sikap dingin sang suami. Saat kekasih lama suaminya kembali, permintaan cerai pun diajukan. Ia setuju untuk pergi tanpa beban, namun takdir cinta berkata lain. Perpisahan itu justru menjadi awal dari babak baru yang tak terduga dalam hubungan mereka. Kisah romansa penuh kejutan ini baru saja dimulai.