Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menunggu Perceraian yang Dinantikan

Menunggu Perceraian yang Dinantikan

Keputusan cerai bulat diambil saat Navish lebih memilih mengantarkan obat untuk asistennya daripada menolong istrinya yang terjebak klaustrofobia di lift. Navish menandatangani berkas itu dengan santai, yakin sang istri yang sebatang kara hanya sedang merajuk dan akan memohon kembali selama masa tunggu tiga puluh hari. Di saat Navish sibuk memamerkan kemesraan dengan asistennya di media sosial, sang istri justru diam-diam mengemas barang dan bersiap pergi jauh ke New York.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku membuka pintu kelab dan masuk. Ketika Navish melihatku, dia tampak agak terkejut dan alisnya berkerut. "Kenapa kamu di sini? Jangan-jangan kamu mengikutiku?" tanyanya dengan nada penuh tuduhan.

Aku mengangkat ponselku untuk menunjukkan pesan darinya. "Kamu yang kirim pesan padaku."

Miya yang duduk di sampingnya, mencubit lengannya sambil mengerucutkan bibir. "Pak Navish, aku cuma bercanda waktu nyuruh Kak Sasa bawa yogurt. Kamu nggak marah, 'kan?"

Kerutan di wajah Navish perlahan menghilang. Anehnya, aku tidak merasakan apa-apa atas lelucon Miya atau toleransi Navish terhadapnya. Tidak ada amarah seperti biasanya, hanya ketenangan. Aku mengangguk kecil sebagai tanda bahwa aku mengerti.

Namun, kali ini Navish terlihat ingin menjelaskan sesuatu. "Sasa, Miya cuma menemani aku untuk urusan pekerjaan ...."

Aku mengangkat tangan, menyerahkan botol yogurt padanya, dan memotong penjelasannya. "Ini yogurtnya."

Karena Navish sudah minum, dia tidak bisa mengemudi. Setelah memastikan Miya aman, dia mengajakku pulang.

Taksi yang kami tumpangi ada di seberang jalan. Ketika aku berjalan mendekat, tiba-tiba Navish menarik lenganku. Baru saat itu aku sadar ada mobil yang melaju kencang dan hampir menabrakku.

"Kalau jalan, lihat ke arah mobil dong," tegurnya dengan nada cemas. Tangannya menggenggam tanganku erat, seolah memastikan aku aman.

Sejenak aku teringat kebiasaannya dulu. Saat setiap kali kami menyeberang jalan, dia selalu memegang tanganku. Sudah lama sekali sejak terakhir kali dia melakukan itu, sampai rasanya aneh bagiku.

Begitu kami sampai di sisi lain jalan, aku menarik tanganku perlahan dan melepaskan genggamannya tanpa banyak bicara.

Keesokan paginya, aku bersiap-siap pergi bekerja. Ketika aku mengambil barang-barangku, Navish tiba-tiba berkata, "Aku antar kamu ke kantor."

Aku melirik jam. Karena urusannya semalam, aku telat tidur dan nyaris tidak punya waktu jika harus naik kereta bawah tanah. Jadi, aku setuju tanpa banyak basa-basi.

Namun, saat aku membuka pintu kursi penumpang depan mobilnya, aroma manis dan menyengat khas wanita langsung menyerbu penciumanku. Aku melihat interior mobil: sarung jok berwarna merah muda, lengkap dengan bantal kecil Hello Kitty yang lucu di kursi penumpang.

Di bagian depan mobil, ada stiker lucu bertuliskan "Tempat Khusus Miya" yang menunjukkan klaim kepemilikannya dengan sombong. Sungguh ironis, Navish yang biasanya dikenal tegas dan rapi di kalangan profesional, sekarang membiarkan hal-hal manis seperti ini ada di mobilnya.

Ekspresi canggung terlintas di wajahnya saat dia menjelaskan, "Miya itu cuma anak kecil. Kamu nggak perlu terlalu serius mempermasalahkannya."

Anak kecil yang berfoto pasangan dengannya? Pertanyaan itu hampir keluar dari mulutku, tetapi aku menahannya. Aku ingat betul, sehari setelah kami mengajukan cerai, dia memposting foto pasangan dengan Miya di media sosial dengan caption.

[ Merekam setiap momen malumu yang manis. ]

Entah itu cara dia membalas keputusanku untuk bercerai atau alasan lain, yang jelas hatinya sudah lama condong ke arah lain.

Aku memilih untuk menghindari drama lebih jauh. "Aku duduk di belakang saja," kataku singkat, lalu berjalan ke kursi belakang.

"Belum sarapan, 'kan?" Navish mungkin merasa canggung dengan keheningan sehingga dia menyerahkan sebotol susu padaku.

Aku melirik ke arah depan, ada sebuah kotak camilan penuh dengan kue kering, buah kering, dan jelly. Hal itu mengingatkanku pada betapa Navish dulu memiliki standar kebersihan yang sangat tinggi. Dia tidak pernah membiarkan siapa pun makan di mobilnya.

Aku masih ingat ketika aku terkena hipoglikemia di mobilnya, dengan bibir pucat dan penglihatan kabur, aku memohon untuk meminum sedikit teh susu yang kubawa. Namun, dia tetap tidak mengizinkannya, bahkan saat aku hampir kehilangan kesadaran.

Namun, sekarang? Miya dengan mudah mendapatkan toleransi darinya.

Cinta dan tidak cinta, memang terlihat sangat jelas.

Aku menggelengkan kepala, menolak susunya, lalu memalingkan wajah untuk menatap ke luar jendela, memandangi kendaraan yang melintas.

Untungnya, perjalanan ke kantor tidak terlalu lama. Begitu tiba, aku segera kembali ke meja kerjaku.

Secara logis, karena aku dan Navish akan bercerai, aku seharusnya mengajukan pengunduran diri dari perusahaan tempat kami bekerja. Namun, aku masih menangani dua proyek besar, dan atas dasar tanggung jawab, aku ingin menyelesaikannya terlebih dahulu.

Sepanjang pagi hingga siang, aku sibuk hingga hampir tidak punya waktu untuk bernapas. Kurangnya tidur malam sebelumnya membuat pikiranku sedikit kacau. Ketika aku hendak membuat secangkir kopi untuk mengembalikan energi, tiba-tiba seorang kurir masuk dengan membawa sekotak besar teh susu dan kue kecil.

Sontak, rekan-rekanku bersorak gembira.

"Bos traktir teh susu! Wah, dia baik banget, ya!"

"Ah, kamu tahu apa? Ini sebenarnya karena Miya lagi diet dan bos merasa kasihan. Jadi, dia beli teh susu dan kue untuk Miya, kita hanya numpang untung!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bisa Tidak Mencintaimu Saja
8.2
Akibat perselisihan yang menyebabkan Shinta, kekasih rahasia Samuel Dirja, keguguran dan mandul, protagonis dikirim paksa ke sebuah biara di luar negeri. Setahun berlalu, Samuel berniat menjemputnya kembali. Namun, ia terkejut mendapati wanita itu telah lama melarikan diri dan kini menggendong seorang anak. Mengira anak itu adalah alat untuk menghina Shinta atau memaksanya menikah, Samuel murka tanpa menyadari bahwa bayi tersebut bukanlah darah dagingnya, dan sang protagonis kini bersiap menikahi pria lain.
Sampul Novel Cinta Melawan Syarat
9.4
Demi kesembuhan sang ayah, Helena terpaksa menggantikan saudara tirinya menikahi pewaris kota yang tuli. Namun, malam pertama mereka justru diawali peringatan dingin bahwa pernikahan ini hanyalah bisnis. Helena harus bertahan menghadapi sikap suaminya yang sulit ditebak. Meski banyak yang meramal kehancurannya, sang suami justru menjadi pelindung utama. Saat kontrak usai dan Helena bersiap pergi, pria itu memohon sambil menangis agar ia tetap tinggal.
Sampul Novel Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO
8.8
Setelah sekian lama pergi, sang jagoan tangguh bernama Xion akhirnya kembali dengan satu misi besar: menuntaskan segala dendam masa lalu dan membalas budi baik orang-orang yang pernah membantunya. Langkah pertamanya membawanya menjadi sosok pelindung di balik bayang-bayang seorang CEO wanita yang sangat cantik. Xion rela mengabdikan dirinya sebagai pengawal pribadi demi menjaga sang wanita, menghadapi rintangan berbahaya dalam dunia modern yang penuh intrik dan perebutan kekuasaan demi menegakkan keadilan pribadinya.
Sampul Novel Ena-Ena 21+
8.4
Ena-Ena 21+ menyajikan antologi cerita pendek romantis yang mengeksplorasi beragam dinamika hubungan dewasa. Mulai dari romansa penuh kuasa antara CEO dan pengusaha, hingga kisah emosional yang melibatkan janda, duda, serta konflik antara mertua dan menantu. Dengan latar profesi yang luas seperti tentara, dokter, hingga satpam, setiap narasi dirancang untuk memuaskan fantasi pembaca melalui alur yang memikat. Nikmati setiap jalinan kisah cinta yang unik dan mendalam.
Sampul Novel Gadis Jaminan Tuan Max
7.8
Hera mengira penderitaannya sudah mencapai batas, namun kemalangan lebih besar justru datang menghampiri. Ibunya terjerat utang pada Max, seorang lintah darat kejam, dan kini Hera yang harus menanggung konsekuensinya. Ia dijadikan tawanan sebagai jaminan hingga utang tersebut lunas sesuai tenggat waktu. Jika sang ibu gagal membayar, Hera harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk dalam hidupnya. Akankah ia mampu bertahan di bawah kendali penuh Max?
Sampul Novel Mami, Papi Memintamu Kembali
8.1
Binar Mentari mengakhiri tiga tahun pernikahan pilunya dengan Barra Atmadja, penguasa angkuh yang selalu menghinanya. Setelah lama menghilang, ia kembali sebagai dokter ternama bersama sepasang anak kembar yang cerdas. Meski banyak pria hebat memujanya, Barra justru muncul membawa penyesalan mendalam dan memohon kesempatan kedua. Di tengah upaya mantan suaminya menebus kesalahan masa lalu, mampukah Binar membuka hati kembali demi masa depan keluarga mereka?