Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menukar Putri yang Ditukar

Menukar Putri yang Ditukar

Demi menyelamatkan putrinya dari penderitaan, ibu mertuaku tega menukarnya dengan putri kandungku sendiri, sebuah rencana keji yang bahkan disetujui oleh suamiku. Tanpa mereka sadari, aku telah menukar kembali kedua anak itu secara rahasia. Bertahun-tahun berlalu, putriku tumbuh dalam gelimang kasih sayang, sementara adik iparku melarikan diri karena tersiksa. Kini, saat ibu mertuaku mengidap kanker dan melakukan tes DNA demi menuntut bakti, saatnya aku mengembalikan semuanya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Ibu mertuaku diam-diam menukar adik iparku dengan putriku.

Hanya karena dia tidak tega membiarkan putrinya hidup menderita.

Parahnya lagi adalah suamiku menyetujui hal itu.

Akan tetapi, diam-diam aku menukar mereka lagi tanpa memberi tahu siapa-siapa.

Putriku pun dibesarkan dengan segala yang baik, sementara adik iparku kabur dari rumah karena tersiksa.

Bertahun-tahun setelah itu, ibu mertuaku didiagnosis mengidap kanker. Dia pun melakukan tes DNA untuk menuntut bakti dari putrinya.

Aku menatap suamiku yang sok itu dan berkata sambil tersenyum, "Oke! Kalau memang salah, ya sudah ayo ditukar!"

"Kukembalikan putrimu, jadi kembalikan putriku."

Ibu mertuaku diam-diam menukar adik iparku dengan putriku.

Hanya karena dia tidak tega membiarkan putrinya hidup menderita.

Parahnya lagi adalah suamiku menyetujui hal itu.

Akan tetapi, diam-diam aku menukar mereka lagi tanpa memberi tahu siapa-siapa.

Putriku pun dibesarkan dengan segala yang baik, sementara adik iparku kabur dari rumah karena tersiksa.

Bertahun-tahun setelah itu, ibu mertuaku didiagnosis mengidap kanker. Dia pun melakukan tes DNA untuk menuntut bakti dari putrinya.

Aku menatap suamiku yang sok itu dan berkata sambil tersenyum, "Oke! Kalau memang salah, ya sudah ayo ditukar!"

"Kukembalikan putrimu, jadi kembalikan putriku."

....

Ibu mertuaku menderita kanker.

Aku sedang belanja bersama putriku, Cecilia Oktani, saat mendapatkan kabar itu.

Suamiku, Jack Viron, berulang kali meneleponku seolah-olah ibunya akan segera meninggal.

Para tetangga pun memadati rumah untuk menjenguk ibu mertuaku. Begitu aku masuk, ada yang memandangku dengan simpatik, tetapi ada juga yang terlihat angkuh.

Beberapa saat kemudian, ibu mertuaku menyerahkan hasil tes DNA kepadaku.

"Nak, beberapa tahun yang lalu Naraya jatuh sakit. Ibu membawanya ke rumah sakit dan dari situ ketahuan kalau Naraya ternyata bukan putri Ibu. Cecilia-lah putri Ibu! Pihak rumah sakit nggak sengaja menukar mereka!"

"Ibu awalnya ingin menyimpan rahasia ini, tapi … tapi Ibu ternyata mengidap kanker dan hidup Ibu hanya tinggal hitungan hari."

"Ibu bisa mati dengan tenang asalkan Cecilia mau memanggilku ibu!"

"Aduh, Cecilia, permata hati Ibu! Ibu benar-benar nggak mau berpisah darimu!"

Ibu mertuaku pun bersandar di tubuh putrinya sambil menangis tersedu-sedu.

Para orang tua yang berada di dalam sini juga ikut mengusap air mata masing-masing.

"Hei, anakmu sudah ada di sini! Jangan asal bilang mati begitu!"

"Iya! Ilmu kedokteran sekarang sudah sangat maju, kamu pasti bisa berumur panjang!"

"Lihat saja betapa hebatnya Cecilia! Dia sudah menjadi seorang mahasiswi! Nasibmu justru bagus sekali!"

….

Semua orang mencoba membujukku, sementara putriku menatapku dengan sorot kebingungan.

Aku pun tersenyum dengan dingin, lalu mengambil hasil tes DNA itu dan merobeknya.

Yang seharusnya adalah putri kandung jadi cucu, yang seharusnya adalah adik perempuan malah jadi sang putri, sementara yang seharusnya menjadi kakak malah menjadi ayah.

Manusia mana pun yang punya hati nurani dan tahu etika tidak mungkin melakukan hal semenjijikkan ini.

Di sisi lain, Jack dan keluarganya malah melakukan semua ini dengan percaya diri.

Jack sontak bangkit berdiri dengan kaget. "Jessica Oktani! Apa-apaan kamu!"

"Kedua anak itu harus ditukar lagi! Itu satu-satunya keinginan ibuku. Kalau kamu nggak setuju, kita cerai saja!"

Nada bicara Jack terdengar begitu tegas. Sepertinya dia sudah tidak sabar ingin melihatku pingsan.

Ada dua orang anak yang diperebutkan di sini. Yang satu merupakan primadona sekaligus mahasiswi di salah satu universitas ternama, sementara yang satu lagi bertubuh kurus dan sudah lama kabur dari rumah.

Siapa pun pasti akan merasa terpukul, apalagi aku yang hanya punya satu orang putri.

Para tetangga kembali menatapku dengan simpatik, tetapi mereka diam saja karena menganggap almarhum ayah mertuaku adalah yang terhebat.

Aku pun tidak menyetujui pertukaran kedua anak itu.

Ibu mertuaku mulai meratap lagi. Dia bahkan begitu menjiwai sampai-sampai muntah darah.

"Putriku! Putriku …."

Nada bicaranya terdengar begitu memilukan.

Jack pun memelototiku dengan lebih marah. "Jessica! Kamu setuju atau nggak?"

"Masa iya kamu tega membiarkan ibuku mati dalam kesedihan!"

Kalian ingin mengambil putri yang kubesarkan dengan susah payah ini begitu saja?

Dasar kurang ajar! Awas saja kalian!

Aku menatap suamiku yang sok itu dan berkata sambil tersenyum, "Oke! Kalau memang salah, ya sudah ayo ditukar!"

"Kukembalikan putrimu, jadi kembalikan putriku!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Air Mata Kerinduan
9.2
Novel modern Air Mata Kerinduan mengisahkan keresahan seorang istri ketika suaminya mendatangkan seorang terapis laktasi pria ke rumah. Meski telah mengutarakan ketidaknyamanannya dan meminta pengganti, ia justru dituduh berlebihan oleh sang suami. Konflik memuncak ketika suaminya pergi untuk perjalanan dinas. Di malam itu, sang terapis laktasi bertindak jauh melampaui tugas profesionalnya, menggunakan mulut hingga diam-diam membuka gaun tidurnya tanpa sepengetahuan sang suami.
Sampul Novel Bercinta dengan Playboy
9.1
Hati Risa hancur berkeping-keping setelah dikhianati oleh Alan, tunangannya sendiri. Didorong rasa sakit hati, ia nekat menerima tawaran kencan satu malam dari Alva, rekan kerjanya yang dikenal sebagai playboy. Risa berniat menggunakan Alva demi membalas dendam pada Alan. Namun, situasi menjadi rumit karena Alva ternyata sepupu Alan. Akankah pembalasan ini berakhir lancar saat Alan menyadari hubungan terlarang antara tunangan dan saudaranya?
Sampul Novel Manis di Bibir, Pahit di Takdir
9.7
Devan Atmadja dikenal sebagai suami sempurna, namun Viona harus menerima kenyataan bahwa pria itu telah mengkhianatinya tiga kali. Devan menikahi Keira Maheswari, kekasih mendiang sahabatnya, dengan alasan tanggung jawab dan aliansi kekuasaan keluarga mafia. Meski Viona berulang kali memaafkannya, pengkhianatan terakhir berupa kehamilan Keira menyadarkannya bahwa janji suaminya palsu. Viona kini memutuskan untuk pergi dan meninggalkan hubungan tanpa masa depan tersebut.
Sampul Novel Menipu Penipu Asmara
8.3
Cassidy Belgenza menyelamatkan Sophie Marigold dari pelecehan, namun niat baiknya justru memicu salah paham. Di balik itu, Sophie ternyata wanita simpanan suami Angelica, mantan kekasih Cassidy. Demi menolong Angelica yang menderita, Cassidy pun setuju menjauhkan Sophie dari rumah tangga sang mantan. Tergerak oleh cinta lama, Cassidy menyusun rencana balas dendam demi menghancurkan Sophie. Namun, mampukah ia menipu Sophie, atau justru dirinya yang akan terjebak?
Sampul Novel Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor
7.9
Niat awal hanya ingin menuruti keinginan cucu laki-lakinya yang berusia empat tahun untuk bermain game di komputer. Namun, sebuah klik tidak sengaja justru membuka rekaman video yang sangat mengejutkan. Di layar, terlihat adegan intim yang panas. Setelah bergegas menutup mata sang cucu, wanita ini menyadari kenyataan pahit. Pria di video itu adalah suaminya sendiri, yang selama ini mengaku impoten, sedang bermesraan dengan cinta pertamanya.
Sampul Novel SALAH KIRIM KADO
9.5
Salah kirim kado mengungkap rahasia besar: Indra ternyata menikah siri dengan Siska, mantan primadona SMA. Sarah yang murka menyusun rencana untuk mempermalukan mereka sebelum menggugat cerai. Di tengah kehancuran itu, Dareen hadir menyatakan cintanya yang lama terpendam. Siska yang hanya mengincar harta Indra mulai menebar fitnah demi merusak hubungan Sarah dan Dareen setelah Indra jatuh miskin. Akankah Sarah menemukan kebahagiaan atau justru terjebak dalam dendam Siska?